TOMOHON – Iskandar Baladraf resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kota Tomohon masa bakti 2026–2031. Keputusan krusial ini ditetapkan dalam forum Musyawarah Daerah (MUSDA) GPII Kota Tomohon yang berlangsung khidmat, Kamis (10/09/2026).
Proses persidangan berjalan dinamis dan penuh mufakat. Seluruh pemilik suara serta delegasi peninjau sepakat menaruh kepercayaan penuh kepada Iskandar untuk menakhodai organisasi kepemudaan Islam ini selama lima tahun ke depan. Momentum regenerasi ini disahkan langsung oleh pimpinan sidang Hendra Nabu, dan disaksikan langsung Ketua Pimpinan Wilayah GPII Sulawesi Utara (Sulut), Helmy Syaus.
Dalam pidato perdananya setelah resmi terpilih, Iskandar Baladraf menyatakan rasa terima kasih atas amanah besar yang dititipkan kepadanya. Ia menekankan komitmennya untuk mentransformasi GPII Kota Tomohon menjadi wadah kepemudaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami siap pasang badan untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kota Tomohon, serta organisasi kepemudaan (OKP) lainnya. Fokus utama kami adalah pemberdayaan kader dan menjaga erat nilai toleransi di kota religius ini,” ujar Iskandar.
Di sisi lain, Ketua PW GPII Sulut Helmy Syaus turut memberikan apresiasi tinggi atas lancarnya pelaksanaan MUSDA. Helmy berpesan agar pengurus yang baru segera tancap gas menyusun struktur dan merumuskan program kerja nyata.
“Kota Tomohon membutuhkan sentuhan gagasan dari pemuda Islam yang inklusif. Di bawah kepemimpinan Adinda Iskandar, saya optimis GPII Tomohon mampu melahirkan program-program progresif yang menyentuh langsung kepentingan umat serta masyarakat luas,” tegas Helmy.






