BOLTIM – Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulawesi Utara, Seska Ervina Budiman, S.Sos., sukses menggelar kegiatan Reses II masa persidangan ketiga tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Desa Tombongon, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Agenda reses ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, keterwakilan perempuan, kelompok tani, pelaku UMKM, serta organisasi kemasyarakatan setempat, Selasa (04/8/2026).
Kegiatan reses yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi ruang dialog terbuka bagi warga. Kesempatan tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Boltim untuk mengadukan berbagai kendala di lapangan sekaligus menitipkan harapan pembangunan kepada wakil rakyat mereka.
Dalam sambutannya, Seska Ervina Budiman menegaskan bahwa reses merupakan instrumen konstitusional yang sangat krusial bagi anggota parlemen. Melalui agenda ini, legislator dapat mendengarkan langsung jeritan hati masyarakat guna memastikan seluruh aspirasi tersebut dikawal ketat melalui kewenangan regulasi di tingkat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Berdasarkan hasil jaring aspirasi dalam dialog tersebut, terdapat sejumlah poin krusial yang mendesak untuk segera ditindaklanjuti, di antaranya:
-Legalitas Tambang Rakyat: Warga memohon dukungan penuh dalam memfasilitasi pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar aktivitas ekonomi warga memiliki payung hukum yang sah.
-Infrastruktur dan Keselamatan Jalan: Permintaan pemeliharaan jalan Trans Provinsi di wilayah Kecamatan Modayag yang selama ini rawan memicu kecelakaan lalu lintas.
-Fasilitas Umum & Pendidikan: Desakan pemasangan lampu penerangan jalan di Desa Moyag dan Desa Tombongon, serta pembangunan pagar pengaman di SMK Tombongon.
-Mitigasi Bencana & Pemukiman: Usulan normalisasi aliran sungai di Desa Moyag guna mencegah banjir, serta pengadaan bantuan program Rumah Layak Huni (RLH) di Desa Kotabangon.
-Penguatan Ekonomi & UMKM: Permintaan bantuan modal bagi pelaku usaha kecil serta dukungan perluasan pasar untuk produk unggulan lokal, seperti komoditas gula semut dan kerajinan anyaman eceng gondok.
Merespons rentetan aspirasi tersebut, Seska menyatakan seluruh masukan warga telah dicatat secara formal. Pihaknya berkomitmen membawa poin-poin strategis ini ke dalam rapat paripurna sebagai Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk digodok bersama jajaran Pemprov Sulut.
“Aspirasi masyarakat ini adalah amanah besar yang wajib kami suarakan. Seluruh masukan yang masuk hari ini akan menjadi prioritas intervensi kami melalui optimalisasi fungsi penganggaran, pengawasan, dan legislasi yang melekat pada DPRD Provinsi Sulawesi Utara,” tegas Seska di hadapan konstituennya.
Melalui reses ini, diharapkan sinergi antara masyarakat dan lembaga legislatif semakin solid. Dengan demikian, program-program pembangunan yang dikucurkan provinsi ke depan dapat lebih tepat sasaran, mampu mendongkrak roda ekonomi lokal, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Seska Ervina Budiman Jaring Aspirasi Warga Boltim: Siap Perjuangkan IPR, Jalan Trans, hingga Pemasaran UMKM










