SANGIHE – Eskalasi dinamika menjelang suksesi kepemimpinan di tubuh Pelayanan Kategorial (Pelka) Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) untuk periode pelayanan 2026–2031 kian menunjukkan pergerakan yang signifikan. Sejumlah nama figur potensial mulai mencuat ke permukaan, salah satunya adalah Penatua (Pnt.) Dekki Taduminggir. Nama pemuda gereja ini dikabarkan mendapat dukungan kuat dan dorongan masif dari arus bawah, baik di tingkat jemaat maupun resort.
Sebagai organisasi kepemudaan gereja terbesar di wilayah Nusa Utara, Pelka Pemuda Sinode GMIST memegang peranan krusial dalam pembentukan karakter, mentalitas, dan spiritualitas generasi muda. Kehadiran Pnt. Dekki Taduminggir di bursa pencalonan dinilai banyak pihak sebagai angin segar yang membawa harapan baru yang mampu melanjutkan pelayanan dari Pnt. J. W. Adrian (Ketua Pemuda Masa Bakti 2016-2026)
Sejumlah kader dan aktivis pemuda dari resort tabukan selatan mulai terang-terangan menyuarakan aspirasi mereka dan solid satu komando untuk Pnt Dekki Taduminggir. Figur Pnt. Dekki dikenal sebagai sosok yang memiliki karakter yang melayani tanpa sekat dan terbuka untuk setiap masukan dalam pelayanan
“Pemuda GMIST saat ini membutuhkan pemimpin yang bukan hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga melayani tanpa sekat. Pnt. Dekki Taduminggir memiliki kedekatan emosional bukan hanya dengan pengurus pemuda tapi juga dengan semua anggota pemuda. Beliau adalah representasi kader yang siap bekerja dengan hati,” ungkap salah seorang ketua pemuda jemaat yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Selasa (13/10/2026).
Dorongan terhadap Pnt. Dekki Taduminggir diperkirakan akan memperketat kontestasi pemilihan yang puncaknya dijadwalkan berlangsung pada agenda strategis Sinode GMIST. Bursa ketua ini dipastikan berjalan dinamis demi kursi pelayanan tertinggi pemuda GMIST ini.
Selain fokus pada konsolidasi internal organisasi, tantangan besar yang menanti Ketua Pelka Pemuda Sinode GMIST terpilih nantinya adalah bagaimana merumuskan program kerja kreatif yang mampu menjawab isu-isu modern generasi muda, mulai dari pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan, pemberdayaan ekonomi kreatif pemuda, hingga penguatan benteng iman terhadap dampak negatif modernisasi.
Hingga berita ini diturunkan, dukungan dan konsolidasi dari jemaat-jemaat pendukung Pnt. Dekki Taduminggir terus mengalir secara organik. Forum-forum diskusi informal antar-kader pemuda pun terus intens digelar guna menyatukan visi dan misi pelayanan demi membawa kepengurusan Pelka Pemuda Sinode GMIST periode 2026–2031 ke arah yang lebih progresif, solid satu komando dalam pelayanan, dan berdampak nyata bagi jemaat serta masyarakat luas.






