Example floating
Example floating
Example 468x60
EkonomiBisnis

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tingkatkan Pengawasan Penyaluran Biosolar di Manado

×

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tingkatkan Pengawasan Penyaluran Biosolar di Manado

Sebarkan artikel ini

Manado, detiKawanua.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memantau penyaluran Biosolar di SPBU 74.953.12 Ring Road Manado seiring meningkatnya antrean kendaraan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Data penyaluran menunjukkan adanya peningkatan volume Biosolar di SPBU tersebut sejak penyesuaian harga BBM pada April 2026. Pada Juli, penyaluran Biosolar tercatat 12 persen lebih tinggi dibandingkan periode sebelum penyesuaian harga, kemudian kembali meningkat hingga 15 persen pada Agustus 2026.

Memasuki September 2026, harga sejumlah produk BBM nonsubsidi kembali mengalami peningkatan yang dipengaruhi dinamika harga minyak dunia dan kondisi geopolitik. Perubahan harga tersebut turut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pola konsumsi masyarakat, termasuk pergeseran sebagian pengguna BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina terus mengawal penyaluran Biosolar di SPBU agar berjalan sesuai ketentuan.

“Penyaluran Biosolar di SPBU Ring Road Manado terus kami pantau. Secara data, volume penyalurannya meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Pertamina juga memastikan pencatatan transaksi dan penyaluran dilakukan sesuai ketentuan serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendukung pengawasan di lapangan,” ujar Lilik.

Untuk memastikan antrean tidak mengganggu pengguna jalan umum, Pertamina berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk melakukan pengaturan antrean atau marshalling. Langkah ini dilakukan agar kendaraan tetap berada di area yang telah ditentukan, tidak menutup akses maupun badan jalan, serta mendukung proses penyaluran Biosolar yang aman, nyaman, dan tertib bagi konsumen maupun pengguna jalan lainnya.

Pertamina juga melakukan pemantauan terhadap pola transaksi dan kondisi antrean di SPBU. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tertib sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan, pembelian berulang, maupun aktivitas lain yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying agar antrean dapat tetap terkendali dan pelayanan di SPBU berjalan lancar.

Apabila masyarakat menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan. **

error: Content is protected !!