Example floating
Example floating
Example 468x60
EkonomiBisnisHEADLINESANGIHESULAWESI UTARA

HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara: Ketua APINDO Sangihe Arthur Lomboh Ajak Pelaku Usaha Perkuat Sinergi dan Akselerasi Ekonomi Inklusif di Wilayah Perbatasan

×

HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara: Ketua APINDO Sangihe Arthur Lomboh Ajak Pelaku Usaha Perkuat Sinergi dan Akselerasi Ekonomi Inklusif di Wilayah Perbatasan

Sebarkan artikel ini
Ketua APINDO Sangihe, Arthur T. Lomboh, S.IP.

SANGIHE – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Arthur T. Lomboh, menyampaikan ucapan selamat dan harapan mendalam dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara yang jatuh pada, Rabu, 23 September 2026. Momentum hari jadi Bumi Nyiur Melambai ini dinilainya sebagai titik balik yang sangat krusial bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mempererat kolaborasi dalam menghadapi dinamika ekonomi global serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok daerah.

Sebagai representasi dunia usaha di wilayah kepulauan, Arthur menegaskan komitmen penuh APINDO untuk terus berjalan beriringan dengan program-program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Menurutnya, kemajuan pesat dan berbagai prestasi yang diraih Sulawesi Utara dalam beberapa tahun terakhir harus dijadikan fondasi kuat untuk melakukan lompatan besar berikutnya, terutama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, berdaya saing tinggi, dan berkeadilan.

“Atas nama jajaran pengurus APINDO Kabupaten Kepulauan Sangihe serta seluruh pelaku usaha, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-62 untuk Provinsi Sulawesi Utara. Di bawah kepemimpinan yang ada saat ini, kita telah menyaksikan banyak terobosan luar biasa. Tugas kita sekarang sebagai mitra strategis pemerintah adalah memastikan roda perekonomian ini bergerak semakin cepat, adaptif, dan mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar,” ujar Arthur Lomboh saat dihubungi media ini, Selasa (22/09/2026).

Dorong Pemerataan Ekonomi dan Infrastruktur Digital Wilayah 3T

Secara khusus, Arthur menaruh perhatian besar pada akselerasi pembangunan di kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), termasuk wilayah perbatasan utara NKRI seperti Kepulauan Sangihe. Ia menekankan bahwa pemerataan ekonomi dan penguatan infrastruktur digital merupakan dua kunci utama agar pelaku usaha lokal, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kepulauan, mampu naik kelas dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Pembangunan yang inklusif tidak boleh hanya berpusat di daratan utama atau kawasan perkotaan saja. Kami yang berada di wilayah kepulauan sangat berharap konektivitas digital yang merata dan stabilitas pasokan energi terus diperkuat oleh pemerintah provinsi dan pusat. Jika akses terhadap pasar global dan teknologi canggih seperti internet satelit terbuka lebar, maka potensi maritim, perikanan, serta komoditas unggulan di daerah perbatasan akan menjadi motor penggerak baru yang luar biasa bagi perekonomian Sulawesi Utara,” tambahnya.

Sinergi Sektor Industri dan Hak Asasi Manusia

Lebih lanjut, tokoh organisasi yang dikenal vokal ini mengaitkan erat antara pilar ekonomi, stabilitas sosial, dan perlindungan hak-hak masyarakat. Menyusul pertemuan strategisnya dengan Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) RI baru-baru ini di Manado, Arthur mengingatkan bahwa dunia usaha di Sulawesi Utara kini harus mulai mengintegrasikan nilai-nilai HAM ke dalam ekosistem industri. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan iklim kerja yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Sulawesi Utara hanya dapat bertahan lama apabila kesejahteraan ekonomi warga dan keadilan sosial terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu, APINDO terus mendorong agar para pelaku industri besar tidak hanya mengejar pertumbuhan profit semata, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat lokal dan menjaga hak-interaksi kerja yang sehat.

Menuju Gerbang Pasifik yang Tangguh

Memasuki usia yang ke-62 tahun, Sulawesi Utara diharapkan mampu terus bertransformasi menjadi gerbang ekonomi Pasifik yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. APINDO Sangihe menyatakan optimisme tinggi bahwa melalui sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah, pelaku industri besar, akademisi, dan para pelaku UMKM, target swasembada ekonomi, pembukaan lapangan kerja massal, serta pengentasan kemiskinan di seluruh pelosok Sulawesi Utara dapat segera terealisasi.

“Mari kita jadikan peringatan HUT ke-62 ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, menjaga toleransi yang selama ini menjadi kebanggaan Sulut, dan terus berinovasi demi masa depan daerah yang lebih gemilang, maju, dan sejahtera seutuhnya,” pungkas Arthur Lomboh.

error: Content is protected !!