Guna Penyusunan Rencana Induk SPAM, PUPR Boltim Giat Forum Diskusi

  • Whatsapp

Boltim, detiKawanua.com – Penyediaan air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat, yang erat hubungannya dengan jumlah air baku tersedia dan selanjutnya diolah menjadi air minum yang akan didistribusikan kepada masyarakat. Demikian dikatakan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Harris Pratama Sumanta ST dalam forum diskusi tentang, penyusunan rencana induk Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) di ruang rapat kantor PUPR Boltim pada Kamis (18/11/2021).

Permasalah antar program, pengembangan sarana-prasarana air minum perlu dicermati, sehingga dapat diselesaikan secara sistematika dan terintegrasi. Tak hanya itu, yang menjadi pendukung juga kondisi geografis, topografis dan geologis beserta aspek Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbeda disetiap wilayah dinilai berpengaruh terhadap penyediaan air baku.

Bacaan Lainnya

“Nah, Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) menjadi dasar tersusunya program pengembangan sistem penyediaan air minum wilayah yang berkelanjutan dan terarah. Untuk tahap awal dari perencanaan air minum jaringan perpipaan, serta non perpipaan berdasarkan proyeksi kebutuhan air minum,” ujar Harris.

Untuk sasaran, kata Harris, identifikasi permasalahan pengembangan SPAM di kabupaten Boltim, Identifikasi kebutuhan pengembangan SPAM yang meliputi unit air baku, produksi, transmisi dan distribusi serta cakupan pelayanan.

“Sehingga, tersusunya strategi dan program pengembangan SPAM yang meliputi pola investasi, dan pembiayaan tahapan rencana pembangunan SPAM. Kita juga mengacu dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2005 tentang pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Juga yang tertuang didalam Peraturan Meteri (Permen) PU Nomor 18 Tahun 2007 tentang penyelenggaraan pengembangan SPAM. Dan, Permen PU Nomor 13/PRT/M/2013 tentang kebijakan dan strategis Nasional pengembangan SPAM” urainya.

Untuk kegiatan rencana umum, lanjut dikatakan Harris, yakni evaluasi kondisi kawasan yang tujuannya untuk mengetahui karakter, fungsi strategis dan konteks regional nasional kabupaten. Evaluasi kondisi eksisting SPAM yang dilakukan dengan menginventarisasi permasalah, serta kebutuhan pengembangan 15 tahun kedepan, perkiraan kebutuhan air dan identifikasi air baku.

“Juga rencana sumber air baku, penggunaan sumber air baku, kebutuhan kapasitas sumber air baku dan kebutuhan kapasitas air baku yang dibutuhkan SPAM” terangnya, siang tadi.

Kegiatan forum diskusi itu dihadiri, sejumlah instansi terkait diataranya Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Sosial, seluruh Camat se Kabupaten Boltim, Bagian Ekbang dan Bagian Sumber Daya Air (SDA).

(Fidh)

Pos terkait