Revitalisasi Pasar Tutuyan, Wahyu : Kita Kerjakan Sesuai Spesifikasi Bangunan

  • Whatsapp

Boltim, detiKawanua.com – Pekerjaan pembagunan revitalisasi pasar pondabo Tutuyan kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongodow Timur (Boltim), Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Boltim, dengan sumber anggara Dana Insentif Daerah (DID) berbandrol Rp 1.159.138.901.56 miliar yang dikerjakan CV. Reamar Perkasa Mandiri sesuai spesifikasi bangunan.

Pembangunan tersebut, saat ini sementara action sesuai dengan informasi papan proyek, untuk waktu pekerjaan mulai tanggal 15 September 2021 hingga 24 Desember 2021, atau 100 hari kerja.

Bacaan Lainnya

Terkait pembagunan, Kepala Disperindagkop UKM Boltim, Norma Linggama beserta sejumlah stafnya kunjungi lokasi pembagunan pasar Tutuyan, pada Senin 11 Oktober 2021 kemarin. Ia mengatakan, turun ke lokasi pekerjaaan karena ingin memastikan jalannya pembangunan.

“Saya langsung ke sini karena Saya ingin pastikan. Dan ternyata, pekerjaannya berjalan baik juga sesuai speksifikasi,” katanya, kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, Wahyu selaku Project Manager memastikan, bahwa jenis batu atau material, digunakan untuk bangunan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) yakni batu gunung yang dipecah (dibelah-red). Jadi speknya batu gunung bukan batu kali. “Makanya, seluruh material baik, batu maupun pasir kita gunakan sesuai RAB dari spesifikasi bangunan,” terang, Wahyu kepada detiKawanua.com.

Lanjut dijelaskannya, saat ini kita dalam tahap proses pembangunan berjalan. Sebab, sudah ada item pekerjaan yang memang sedang dikerjakan.

“Soal kuat atau tidaknya jenis batu (material-red) digunakan, kita sudah tahu. Karena, batu yang tidak sesuai spesifikasi bisa dipastikan tidak akan bertahan lama. Nah, olehnya kita gunakan batu pecah dari gunung, ini yang tahan lama. Pasalnya, jika diuji soal kuat atau tidaknya kedua material batu dimaksud, maka yang paling kuat dan tahan untuk bangunan, adalah batu gunung dipecah. Saya sudah berpengalaman, dan sering uji coba material bangunan yang berkualitas baik. Saat ini kita pakai batu gunung pecah, bukan batu kali. Intinya kita tidak melanggar spesifikasi serta sesuai RAB,” urai, Wahyu sembari menunjuk material dilokasi pembangunan pasar Tutuyan, Selasa (12/10/2021) siang tadi.

(Fidh)

Pos terkait