171 ASN-JFT Dikukuhkan Wagub Kandouw Tegaskan Integritas Dalam Disegala Hal

  • Whatsapp

(foto:Ist)

Sulut, detikawanua.comWakil Gubernur Steven O.E. Kandouw pada Kamis (01/04/2021) di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, telah melantik dan mengambil sumpah 171 ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) di lingkungan Pemprov Sulut. Adapun pada kesempatan itu, Wagub Kandouw menegaskan soal menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas kerja sesuai tupoksi masing-masing.

Bacaan Lainnya

“Integritas dalam semua hal seperti, aspek waktu, aspek pengorbanan diri dan dedikasi,” ingatnya.

Selain itu dikatakannya bahwa, penerapan jabatan fungsional merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Hari ini status saudara-saudara berubah menjadi pegawai dalam jabatan fungsional tertentu, memang paling lambat di bulan Juli nanti reformasi birokrasi kita oleh Kementerian PAN-RB sudah tidak ada lagi eselon IV semuanya dilebur menjadi pejabat fungsional, saudara-saudara sekalian sudah mendahului dari teman-teman yang ada di eselon IV tersebut,” jelasnya.

Disampaikan pula, pesan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey agar ASN selalu bekerja profesional.

“Di sisi lain ada yang namanya reward tapi jangan lupa ada juga punishment, arahan dari bapak Gubernur selalu menyampaikan bagaimana kita dituntut untuk bekerja profesional, sebagai PNS kita harus banyak bersyukur oleh karena walaupun ada dalam situasi pandemi Covid-19 profesi yang paling bertahan adalah sebagai PNS,” ujarnya.

Hadir hadir dalam acara tersebut, Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen; Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Gammy Kawatu dan Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh.

Ke 171 ASN dalam jabatan fungsional tertentu tersebut tersebar di beberapa Perangkat Daerah yaitu : Dinas Pertanian Peternakan : widyaiswara utama (1).

Kemudian Dinas Kesehatan : apoteker utama (1), analis kepegawaian muda (1), dokter pertama (2), perawat pertama (6), perawat terampil (11), perawat gigi pertama (1), pranata labkes pertama (1), radiografer terampil (2), teknisi elektromedis terampil (1), bidan pertama (1), bidan terampil (4).

Selanjutnya Dinas Pangan : pengawas mutu hasil pertanian madya (1), Inspektorat : auditor madya (1), pengawas pemerintahan madya (3), pengawas pemerintahan muda (2).

Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan : arsiparis madya (1), arsiparis muda (1), pustakawan madya (2), pustakawan muda (4), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi : penguji keselamatan dan kesehatan kerja (3), Dinas Pendidikan : guru pertama (120) dan Dinas Kelautan dan Perikanan : pengelola produksi perikanan tangkap madya (1).

(*/mild70)

Pos terkait