Seriusi Pembangunan Energi Terbarukan Hybrid di Tamako, Gaghana Temui Langsung Investor di Jakarta

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Pemadaman penerangan atau listrik yang masih saja menjadi persoalan klasik yang terjadi di Kabupaten Sangihe hingga sekarang ini, membuat Bupati Jabes E Gaghana SE ME terus melakukan terobosan. Buktinya akhir pekan lalu tepatnya Jumat (12/03/2021) Gaghana melakun peninjauan lokasi project pembangunan pembangkit listrik terbarukan dalam hal ini tenaga hybrid di Kampung Ulung Peliang, Kampung Balane, Kampung Lelipang dan Kampung Menggawa II Kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Gaghana dalam kesempatan tersebut pertemuan dengan pihak investor Austria dan pihak BUMN di Jakarta akan menjadi tindaklanjut.

Bacaan Lainnya

“Untuk titik koordinat tenaga air dan surya tadi sudah disurvei. Titik tenaga angin juga sudah ditemukan. Kita berharap, tahun ini minimal sudah ada yang beroperasi dari tiga pembangkit ini. Karena ini punya nilai tambah untuk daerah dan masyarakat Sangihe,” ungkap Gaghana.

Ia juga menyatakan antinya, ada dampak baik untuk masyarakat diantaranya keandalan sistem PLN, kemudian juga adanya lapangan pekerjaan dan pendapatan masyarakat akan bertumbuh dengan kondisi sistem PLN yang semakin baik serta suplai listrik semakin baik karena  punya kapasitas di sini 6 MW.

“Ada banyak manfaat yang nantinya akan kita dapatkan bila pembangunan tenaga listrik terbarukan bisa terlaksana. Baik penyerapan tenaga kerja ketika mulai pembangunan fisik hingga pengoperasian listrik terbarukan. Ketiia sudah berfungsi nantinya menjadi harapan persoalan listrik di Sangihe akan mampu diminimalisir”, tegas Gaghana kembali sambil memohon topangam doa masyarakat demi suksesnya pembangunan ini.

Menindaklanjuti hal ini, Senin (15/03/2021) Jabes E Gaghana SE ME menemui langsung PT Jasa Tirta Energi dan PT Renewable Energy First terkait dengan Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid. Pertemuan ini sendiri dilakukan di Century Park, Senayan City Jakarta.

“Dalam kesempatan ini saya sudah menyampaikan secara gamblang kepada pihak investor terkait kebutuhan listrik di Sangihe. Mulai dari persialan mesin pembangkit listrik yang bermasalah hingga berimbas pada kurangnya pasokan listrik dan berimbas pada pelayanan kepada masyarakat. Demi keandalan listrik di Sangihe terobosan penambahan daya listrik melalui energy terbarukan dalam hal ini hybrid menjadi perjuangan pemerintah”, ungkap Gaghana dalam kesempatan tersebut.

Turut mendampinggi Ketua TP PKK Kabupaten Sangihe Dra Hermin Ririswaty Gaghana Katamsi, Assisten II Pemkab Sangihe Gregorius Londo, Kepala Bapelitbang Sangihe Feliks Gaghaube serta sejumlah pejabat lainnya.

Terpisah Camat Tamako Hengky Nantingkaseh mengakui, pihak pemerintah kecamatan dan kampung yang lahannya akan digunakan untuk kegiatan pembangkit listrik tenaga hybrid, sejauh ini sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kegiatan tersebut lewat agenda-agenda pemerintah.

“Jadi kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di kampung yang akan dilaksanakannya kegiatan ini diantaranya, Kampung Ulung Peliang, Lelipang, Balane dan Lumahedo Menggawa II. Dan respon masyarakat sangat baik. Dan masyarakat merespon sangat baik,” singkat Nantingkaseh. (Adve/js)

Pos terkait