Dinakhodai Steven Kandouw, KONI Sulut Siap Berdayakan Atlet Lokal

  • Whatsapp

(foto:Ist)

Sulut, detikawanua.com – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musrprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut 2021 memutuskan dan menetapkan Drs Steven OE Kandouw sebagai Ketua Umum KONI Sulut periode 2020-2024.

Bacaan Lainnya

Hasil keputusan Musprov KONI Sulut disampaikan Pimpinan Sidang Harley Mangindaan di hadapan para peserta Musprov KONI Sulut di Hotel Gran Puri Manado, Sabtu (27/03/2021).

Terpilihnya Steven Kandouw pada Musprov KONI Sulut ini karena 37 Cabang Olahraga (Cabor) dan 12 KONI Kabupaten dan Kota se-Sulut di Calon Tunggal atas nama Steven Kandouw kepada Tim Hanya Penjaringan Pemilihan Ketua Umum KONI Sulut. Dengan hanya satu calon, maka secara otomatis, Steven Kandouw terpilih memimpin induk olahraga ini.

Dalam menentukan terpilih, Steven Kandouw menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kepercayaan para peserta Musprov KONI Sulut 2021.

Steven Kandouw pun menyampaikan Visi dan Misi-nya untuk membawa dan menjadikan KONI Sulut, selain untuk meraih prestasi, akan tetapi sebagai alat pemersatu masyarakat olahraga di daerah ini.

“Bagi saya, olahraga selain memberi banyak inspirasi, prestasi tetapi juga terutama membawa persatuan bagi bangsa dan negara Indonesia, khususnya persatuan kita di Sulut,” ungkap Steven Kandouw.

Ia menambahkan bahwa banyak orang yang terjebak dalam retorika, dialektika yang diakibatkan berbagai perbedaan.

“Yang bisa satukan kita adalah olahraga. Jadi KONI Sulut selain dorong meraih prestasi, mari kita utamakan persatuan, ”ujar Ketua KONI Sulut terpilih ini.

Untuk itu, ia berharap insan olahraga harus menghilangkan batas-batas yang berlatar agama, apalagi politik.

“Dalam olahraga, kita benar-benar murni berprestasi dan bersatu untuk Sulut,” supportnya dengan menegaskan beberapa poin penting untuk kemajuan KONI Sulut diantaranya;

Pertama, penyiapan bibit atlit yang mumpuni, terlatih dan bisa berprestasi di ajang nasional pun internasional.

“Kita sepakat untuk jangan membeli lagi atlit dari luar Sulut. Kita punya segudang atlit yang berjaya di Cabor apapun. Kedua , Pembenahan infrastruktur olahraga di beberapa tempat di antaranya Manado, Minut, Bitung, Minahasa.
Ketiga , Kesiapan SDM yang memiliki mindset yang bisa merangkul baik pengurus maupun atlit di semua Cabor.
Keempat , Anggaran untuk kegiatan olahraga dikelola KONI Sulut, dan tidak terbatas pada instansi Dispora termasuk anggaran untuk menuju PON Papua 2021.
Kelima, baik setiap Cabor juga tersedia untuk mempersiapkan para atlit untuk suatu iven yang lebih besar, tetapi juga untuk iven-iven daerah. Keenam, Integritas yang harus dimiliki setiap pengurus Cabor olahraga untuk memenej anggaran yang dialokasikan, dan sikap terbuka terhadap pengelolaan anggaran. “Soal anggaran ini, harus terbuka dan bisa diakses,” terang Kandouw.

Sebelumnya juga melalui Gubernur Olly Dondokambey SE membuka Musprov KONI Sulut 2021 telah mengingatkan agar KONI Sulut agar memberdayakan atlet lokal untuk tampil di tingkat nasional dengan tidak mengambil atlit dari luar Sulut. Selain itu pula,
Olly juga meminta agar kabupaten kota terus membina merawat cabang olahraga yang ada.

Diketahui, Gubernur Olly merupakan Ketua Umum KONI Sulut Periode 2016-2020.

(*/mild70)

Pos terkait