Rehabilitasi Rumas Dinas Ketua DPRD Dinilai Hamburkan Uang Rakyat

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Meski tidak pernah dihuni oleh Ketua DPRD terpilih kurang lebih 6 tahun terakhir.

Namun di penghujung Tahun Anggaran 2020 ini, justrus Rumah Dinas yang terletak di Jalan Stadion tersebut justru direhabilitasi. Tak tanggung-tanggung Pemkab Sangihe mengalokasikan anggaran rehabilitas mencapai angka Rp 965 juta.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal ini Ketua Tim Investigasi Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN RI) Darwis ‘Plontos’ Saselah angkat bicara menyatakan bahwa wajib pertanyakan rehabikitasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sangihe ini.

“Kurang lebih 6 tahun terakhir Ketua DPRD baik periode lalu maupun periode sekarang tidak pernah menempati Rumah Dinas  tapi kenapa ada anggaran di tahun 2020 ini yang mencapai Rp 965 juta untuk rehabilitasi rumah jabatan yang tidak pernah dihuni,” jelas Saselah.

Lebih lanjut Saselah menyatakan bahwa ini merupakan penghamburan uang rakyat percuma.

“Rp 965 juta bukanlah anggaran yang sedikit tapi terkesan dipaksakan untuk sesuatu pembangunan yang mubasir. Kasihan rakyat Sangihe masih banyak membutuhkan sentuhan infrastruktur maupun sentuhan lainnya dari pemerintah daerah tapi sangat disayangkan justru hanya terkesan dikesampingkan,” jelasnya kembali.

Olehnya Saselah meminta agar Ketua DPRD Sangihe periode sekarang pasca selesainya rehabilitasi Rumah Dinas wajib menempatinya.

“Rehabilitasi Rumah Dinas sudah sementara dilaksanakan, jadi selesainya rehabilitasi tidak ada alasan lagi bagi Ketua DPRD Sangihe untuk tidak menempati Rumah Dinas dimaksud,” imbuh Saselah.

Seperti diketahui, rehabilitasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sangihe sementara dikerjakan oleh CV Freedem dengan jangka waktu pekerjaan 105 hari dan dibandrol senilai Rp 965 juta. (Js)

Pos terkait