Kecelakaan Tunggal Satu Korban Meninggal Dunia

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com –  Motor Ninja-R yang dikendarai AMCSW (32) warga Airmadidi, Kecamatan Airmadidi Kabupaten, Minahasa Utara dan SS (41) Kecamatan Tuminting Kota Manado, Kamis (2/4) sekitar pukul 16.00 Wita mengalami kecelakaan masuk jurang di sekitar Jalan Bowongbaru Kelurahan Soataloara 1, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Adapun kronologi kejadian, kedua orang tersebut mengendarai motor Ninja-R dengan tujuan ke Tahuna dijalan turun  Bowombaru Kelurahan Soataloara 1, motor yang  dikendarai rem mengalami blong di sekitar rumah payung dua.

Bacaan Lainnya

Dengan rasa panik, SS melompat dari atas motor. Sedangkan AMCSW masih di atas motor yang tetap melaju. Naas di tikungan Bowongbaru dekat Gereja GMIST, dikarenakan motor yang dikendarai tak bisa dikendalikan lagi, akhirnya masuk jurang.

Akibat kecelakaan ini, SS mengalami patah tulang pergelangan tangan kiri, sementara itu AMCSW yang dievakuasi pihak Polres Sangihe dan Basarnas sekitar pukul 18.30 Wita, dan dibawa ke RS Liun Kendaghe. Naas nyawanya tak bisa ditolong lagi.

Kepada media ini, Kasat Lantas Polres Sangihe Iptu Awaludin Puhi SIK membenarkan kejadian ini. Menurut keterangan yang dia terima, ke dua orang pengendara Ninja-R itu baru datang sore ini, dan berniat membeli motor milik warga Petta Tabukan Utara.

“Menurut informasi yang kita dapat, ke dua pengendara ini datang ke Sangihe hari ini. Mereka berniat membeli motor Ninja-R yang mereka kendarai itu. Dan direncanakan pulang ke Manado malam ini membawa motor itu. Tapi naas di Jalan Raya Bowongbaru ke duanya mengalami kecelakaan,” ungkap Kasat.

Tim dari Unit Laka Lantas Polres Sangihe dan Basarnas saat mengetahui kejadian itu langsung terjun ke TKP, namun sulitnya medan, membuat pengendara yang masuk ke jurang tidak bisa langsung di evakuasi.

“Sekitar pukul 18.30 Wita pengendara yang masuk jurang bisa di evakuasi oleh tim Basarnas. Langsung di bawa ke RS Liun Kendaghe untuk mendapatkan perawatan. Namun ternyata nyawanya tidak bisa di tolong, pengendara itu diketahui sudah meninggal saat diperjalanan menuju rumah sakit,” terang Kasat.

Dirinya pun menghimbau kepada setiap pengendara, agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan. Dengan memeriksa kelengkapan kendaraan saat hendak berkendara di jalan raya.

“Selalu kita ingatkan kepada masyarakat, dari himbauan-himbauan kita baik di medsos, di jalan-jalan atau sebagainya. Agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan. Jangan sampai dari kelalaian yang sepele, bisa berujung petaka bagi kita. Karena keselamatan adalah kebahagiaan,” kuncinya. (js)

Pos terkait