Data 15 Pasien Positif Terpapar Covid-19 di Sulut

  • Whatsapp
Ilustrasi. /ist

Manado, detiKawanua.com – Catatan yang kami rangkum, kasus positif Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 di Sulawesi Utara (Sulut), telah ada 15 pasien positif.

“Tim Satgas Sulut mendapat keistimewaan dari pemerintah pusat karena bisa lebih dulu mempublis jumlah kasus, ketimbang di website pusat. Sehingga jangan bingung kalau data kami lebih banyak dari website pemerintah pusat,” ungkap Tim Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Arthur Tooy dalam jumpa pers, Sabtu (11/04/2020) pukul 18.00 WITA.

Bacaan Lainnya

Hingga kini, ada dua pasien yang sudah sembuh dan dua meninggal dunia. Pasien lainnya sedang dirawat di rumah sakit yang berada di Kota Manado, yakni 7 orang di Rumah Sakit Umum Pendidikan (RSUP) Prof Kandou  Malalayang dan 4 di Rumah Sakit Wolter Mongisidi Teling.

Berikut adalah daftar 15 pasien positif terpapar virus COVID-19 di Sulawesi Utara:

Pasien 01. laki-laki (51 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 14 Maret 2020. Menjadi pasien pertama di Sulawesi Utara, atau kasus ke-58 di Indonesia. Memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri, tepatnya baru mengikuti umroh. Pasien ini juga yang pertama terkonfirmasi sembuh pada tanggal 26 Maret 2020. Sayangnya, riwayat penyakit penyerta yakni gagal ginjal membuat dirinya meninggal sehari setelah dinyatakan sembuh.

Pasien 02. perempuan (32 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 24 Maret 2020, merupakan pasien dengan riwayat Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dengan Pasien 01 di Sulawesi Utara. Tenaga medis ini, menjalani isolasi mandiri usai kontak erat dengan pasien 01, dirinya kemudian diisolasi di RSUP Prof Kandou karena hasil swab menunjukan hasil yang positif. Sudah dinyatakan sembuh pada hari ini, 11 April 2020.

Pasien 03. perempuan (39 tahun) asal Tomohon. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 1 April 2020 dengan riwayat perjalanan ke Eropa dan melakukan transit di Singapura. Saat tiba di Manado menjalani isolasi mandiri di rumah pribadi, dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebelum akhirnya dirawat di RSUP Prof Kandou karena hasil swab positif.

Pasien 04. perempuan (49 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 6 April 2020 dengan riwayat perjalanan ke luar negeri mengikuti tour. Pasien ini menjadi pasien positif COVID-19 pertama yang dirawat di RS Wolter Mongisidi dan bukan di RSUP Prof Kandou di Malalayang.

Pasien 05. perempuan (42 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 6 April 2020. Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan Pasien 04 walaupun tak memiliki ikatan keluarga. Pasien juga dirawat di RS Wolter Mongisidi.

Pasien 06. laki-laki (65 tahun) asal Tomohon. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 7 April 2020. Hasil swab pasien ini dinyatakan positif setelah yang bersangkutan meninggal beberapa hari sebelumnya dengan status masih PDP.

Pasien 07. perempuan (56 tahun) asal Minahasa Utara. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 7 April 2020. Pasien ini merupakan pasien transmisi lokal karena tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, tetapi punya riwayat kontak erat dengan salah satu keluarganya yang datang dari luar daerah. Pasien ini meninggal Jumat (10/4) dan telah dimakamkan di desa asalnya.

Pasien 08. laki-laki (20 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 7 April 2020, merupakan KERT dengan Pasien 03 yang sementara dirawat di rumah sakit.

Pasien 09. laki-laki (31 tahun) asal Bitung. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 10 April 2020. Pasien memiliki riwayat perjalanan dari Bogor dan Jakarta. Pasien ini awalnya berstatus PDP di RSUP Prof Kandou. Sempat dipulangkan karena hasil swab negatif, namun kemudian kembali dijemput karena ditemukan ada unsur genetik SARS-COV-2 dalam hasil lab. Akhirnya setelah diperiksa kembali, statusnya menjadi positif corona. Hal ini membuat polemik, karena sempat dipulangkan ke rumah.

Pasien 10. perempuan (70 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 10 April 2020. Sebelumnya berstatus PDP, dengan riwayat perjalanan dari Jakarta. Telah dirawat di RSUP Kandou Manado.

Pasien 11. laki-laki (37 tahun), asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 10 April 2020. Anak dari Pasien 10, terkonfirmasi positif COVID-19 karena dia kontak erat dengan ibunya. Sebelumnya berstatus PDP.

Pasien 12. laki-laki (52 tahun) asal Manado.
Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 10 April 2020, merupakan pasien yang memiliki kontak erat dengan Pasien 04 dan Pasien 05. Saat ini dirawat di RS Wolter Mongisidi yang ada di Teling, Manado.

Pasien 13. laki-laki (39 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 10 April 2020, juga merupakan pasien yang memiliki kontak erat dengan Pasien 04 dan Pasien 05. Dirawat di RS Wolter Mongisidi.

Pasien 14. laki-laki (25 tahun) asal Minahasa. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 10 April 2020 oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Minahasa, walaupun secara resmi di data nasional belum terdata. Bekerja dan tinggal di Jakarta, lalu balik kembali ke Minahasa. Kini telah dirawat di RSUP Prof Kandou Manado.

Pasien 15. laki-laki (46 tahun) asal Manado. Diumumkan positif COVID-19 pada tanggal 11 April 2020. Memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya, Makassar dan Manado. Sebelumnya berstatus PDP, dan sudah diisolasi di RSUP Kandou Manado sejak dua pekan lalu.

 

(dKc)

Pos terkait