Manado, detiKawanua.com – Prosesi tradisi Satuan TNI Angkatan Darat (AD) dalam menerima Panglima Daerah Militer (Pangdam) yang baru yang digelar di Lapangan Makodam XIII Merdeka pada Senin (26/03) pagi tadi yang dimulai pukul 07.30 berlangsung khidmat, yang selanjutnya telah dilakukan Upacara Serah Terima Pasukan Kodam XIII Merdeka yang mencakup Daerah Militer Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah, oleh Mantan Pangdam XIII Mdk, Mayjen TNI Ganip Warsito kepada Pangdam baru Mayjen TNI Madsuni. Adapun nantinya dijadwalkan pada pukul 13.30 Wita siang ini tradisi pelepasan Pangdam XIII Mdk lama dan pada pukul 19.30 Wita malam nanti akan ada pisah sambut bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.
Dalam pesan kesan yang diawali Mayen Ganip Warsito mengungkapkan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI Kodam XIII Mdk, dimana kesuksesan dirinya itu tidak akan ada apa-apanya tanpa dukungan dari seluruh jajaran Kodam XIII Mdk.
“Saya sangat berterima kasih telah diberikan kepercayaan amanah memimpin, dimana diketahui bersama ini adalah Kodam yang baru umurnya baru 1 Tahun 3 Bulan. Namun, saya bersyukur diterima baik masyarakat di Gorontalo, Sulawesi Tengah dan lebih khusus di Sulawesi Utara,” terang Ganip.
Disamping itu pula Jendral Bintang Dua itu menyampailan kepada seluruh jajaran Kodam XIII Mdk untuk terus eksis dalam kerja kedepan nanti.
“Terima kasih, dan saya tidak akan menangis disini (diatas panggung), karena tentara menangis iti hanya karena pengkhianatan. Sukses selalu buat kita semua, tetap semangat bagi prajurit menjaga NKRI dan daerah lebih hebat kedepan, Merdeka!,” tutup Jendral Ganip yang saat itu didampingi isteri tercinta yang juga merupakan Mantan Ketua Dharma Pertiwi Daerah M, Ny Atie Ganip Warsito.
Sementara itu Pangdam XIII Merdeka (baru) Mayjen TNI, Madsuni dalam sambutan, mengucapkan terima kasih dan perjuangan Kodam XIII Mdk Jaya Sakti harus terus dilanjutkan demi cita-cita bersama.
“Saya mengucapkan kata Merdeka itu terbawa saat di Mabes TNI itu seperti mengucapanya seperti (suara) Macan dan itu dibawa disini (Kodam XIII Mdk). Kalian semua tetap semangat dan semangat, artinya dengan semangat kalian merupakan dedikasi diri. Satu hal yang penting ada pepatah tak kenal maka tak sayang. Satuan Kodam ini tetap menjadi penjuru disemua kesatuan Angakatan Darat, harus menjadi prajurit profesional, hebat dan disiplin itulah tujuan saya,” ujar Mayjen Mantan Danjen Kopasus itu.
Hadir dalam prosesi ‘sakral’ dikesatuan AD itu diantaranya, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, Kapolda Sulut, IrjenPol. Bambang Waskito, beserta seluruh jajaran kesatuan Kodam XIII Mdk dan unsur Forkopimda Sulut, juga sejumlah Bupati Walikota.
(IsJo)











