Manado, detiKawanua.com – Menanggapi informasi yang beredar di media sosial terkait antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang dikaitkan dengan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, dalam kondisi aman dan terjaga.
Sales Branch Manager (SBM) Sulutgo I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mohammad Agung Afrizal, menyampaikan bahwa pasokan BBM subsidi maupun nonsubsidi saat ini tersedia dan terus disalurkan melalui seluruh lembaga penyalur resmi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Pertamina memastikan stok BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, berada dalam kondisi aman. Penyaluran ke SPBU juga berjalan normal untuk melayani kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Utara,” ujar Agung.
Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penyaluran di lapangan serta memastikan distribusi energi berjalan lancar di seluruh wilayah layanan. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan BBM tersedia dan disalurkan secara berkelanjutan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengajak masyarakat untuk memperoleh informasi dari sumber resmi agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi. Apabila membutuhkan informasi terkait produk, layanan, maupun kebijakan perusahaan, masyarakat dapat mengakses kanal komunikasi resmi Pertamina sehingga informasi yang diterima akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Lilik.
Lilik menambahkan bahwa Pertamina terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi di seluruh wilayah Sulawesi sekaligus memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Apabila masyarakat menemukan kendala layanan maupun indikasi pelanggaran terkait penyaluran BBM, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. **







