Example floating
Example floating
HEADLINEPOLITIKSULAWESI UTARA

Ditetapkan di Musda XI, MEP Nahkodai DPD I Golkar Sulut

×

Ditetapkan di Musda XI, MEP Nahkodai DPD I Golkar Sulut

Sebarkan artikel ini

SULUT– Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara menetapkan Michaela Elsiana Paruntu (MEP) sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut masa bakti 2026–2031, Sabtu (11/4/2026) di Ballroom Grand Kawanua Hotel Manado.

Sidang pleno dipimpin unsur DPP dan DPD Golkar ini berlangsung dinamis namun kondusif hingga menghasilkan keputusan bulat.

MEP kini memimpin partai berlambang pohon beringin itu menghadapi agenda konsolidasi internal dan kontestasi elektoral ke depan. Penetapan ini sekaligus menandai babak baru kepemimpinan Golkar di tingkat provinsi Sulawesi Utara.

Hakim Komarudin dari unsur DPP Golkar memimpin jalannya sidang pleno Musda XI secara langsung. Sekretaris Sidang Raski Mokodompit kemudian membacakan surat keputusan penetapan di hadapan seluruh peserta.

“Keputusan pertama, menetapkan dan mengesahkan saudari Michaela Elsiana Paruntu sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Utara masa bakti 2025–2030,” ujar Raski tegas.

Sidang juga memberi kewenangan penuh kepada ketua terpilih untuk menyusun komposisi kepengurusan baru.

Keputusan tersebut berlaku sejak tanggal penetapan dan mengikat seluruh jajaran kader Golkar Sulut. Anggota sidang dari unsur DPD II serta organisasi pendiri dan yang didirikan turut menyaksikan proses penetapan itu.

Musda XI pun menjadi momentum penting bagi restrukturisasi dan penguatan organisasi Golkar Sulut.

Sebelumnya, MEP sudah merepresentasikan perpaduan antara profesionalisme medis dan kepemimpinan politik yang jarang dimiliki politisi daerah.

Di bawah kepemimpinannya, Golkar Sulut bergerak memperkuat basis elektoral dan meningkatkan peran kader dalam pembangunan daerah.

Berbagai program kemanusiaan, edukasi kesehatan, dan advokasi kelompok rentan selama ini menjadi ciri khas gaya kepemimpinan MEP.

Dengan demikian, ia tampil sebagai figur perempuan potensial yang memainkan peran kunci dalam dinamika politik Sulawesi Utara.

Terpilihnya MEP memperkuat posisinya sebagai figur sentral di tubuh Golkar Sulut untuk lima tahun ke depan.(*)