Example floating
Example floating
Example 468x60
HEADLINEPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Tegaskan Faktor Keselamatan, Normans Luntungan Desak Pemprov Tambah Armada Kapal ke Sitaro

×

Tegaskan Faktor Keselamatan, Normans Luntungan Desak Pemprov Tambah Armada Kapal ke Sitaro

Sebarkan artikel ini

SULUT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Normans Luntungan, menyampaikan aspirasi mendesak dari masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Aspirasi tersebut terkait dengan sangat terbatasnya armada kapal yang melayani rute pelayaran menuju wilayah kepulauan tersebut.

Pernyataan tegas ini disampaikan Normans melalui interupsi dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Sulut yang berlangsung di Ruang Paripurna, Senin (19/10/2026).

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, saya akan menyampaikan aspirasi masyarakat Sitaro berkaitan dengan kapal. Setiap harinya, kapal yang berlayar ke Sitaro hanya satu,” ungkap Normans di hadapan forum rapat.

Khawatirkan Keselamatan Penumpang
Menurut politisi tersebut, keterbatasan armada kapal yang terjadi saat ini menimbulkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat, terutama mengenai aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang. Ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengabaikan potensi risiko fatal yang bisa terjadi apabila jumlah penumpang harian tidak sebanding dengan kapasitas kapal yang tersedia.

Untuk memperkuat desakannya, Normans menyentil insiden kebakaran Kapal Barcelona yang belum lama ini melayani jalur Kepulauan Talaud. Ia menilai tragedi tersebut harus menjadi pelajaran mahal dan evaluasi penting bagi seluruh pemangku kebijakan dalam memperhatikan keselamatan pelayaran di Sulut.

“Belum lama ini ada kecelakaan Kapal Barcelona di jalur Kepulauan Talaud. Hal itu disebabkan banyaknya penumpang di kapal tersebut sehingga kondisinya sudah tidak beraturan,” ujarnya mengingatkan.

Ia menegaskan, jika persoalan keterbatasan transportasi laut ini tidak segera ditangani dengan serius, potensi terjadinya musibah serupa di kemudian hari akan sangat besar. Oleh karena itu, Pemprov Sulut diminta memberikan perhatian dan tindakan konkret.

Minta Kejelasan Peran Syahbandar
Lebih lanjut, Normans juga menyoroti adanya isu penahanan izin berlayar bagi armada lain. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan memfasilitasi koordinasi lintas sektor guna mengurai sumbatan regulasi yang ada.

“Daripada kita saling menyalahkan satu dengan yang lainnya, menyalahkan pihak kapal, pemerintah, atau rekan-rekan lainnya, mohon dibantu untuk diperhatikan, Bapak Gubernur. Katanya, Syahbandar yang menahan kapal lainnya untuk berlayar. Kiranya hal ini dapat difasilitasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Normans.

Dirinya berharap koordinasi intensif bersama pihak Syahbandar dan operator kapal bisa segera membuahkan solusi, sehingga pelayanan transportasi laut ke Sitaro dapat berjalan optimal tanpa sedikit pun mengabaikan aspek keselamatan.

Merespons interupsi tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas masukan krusial yang disampaikan demi keselamatan masyarakat kepulauan.

“Nanti akan diperhatikan oleh Bapak Gubernur,” pungkas Fransiskus menutup tanggapannya. (*)