Example floating
Example floating
Example 468x60
BOLMONG RAYAHEADLINEPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

HUT TNI ke-81, Muliadi Paputungan Tekankan Pentingnya Kemitraan Strategis TNI-Rakyat demi Akselerasi Pembangunan di Sulawesi Utara

×

HUT TNI ke-81, Muliadi Paputungan Tekankan Pentingnya Kemitraan Strategis TNI-Rakyat demi Akselerasi Pembangunan di Sulawesi Utara

Sebarkan artikel ini

SULUT – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 yang jatuh pada hari ini, Senin, 5 Oktober 2026, mendapat perhatian mendalam dari parlemen Sulawesi Utara. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, Muliadi Paputungan, secara khusus menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme seluruh prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai bahwa di usianya yang telah melintasi delapan dekade, TNI terus menunjukkan transformasi yang positif. Bukan hanya menjelma sebagai institusi pertahanan yang semakin modern dan disegani di kancah internasional, tetapi juga tetap konsisten memelihara kedekatan emosional serta nilai-nilai kemanunggalan bersama rakyat jelata.

“TNI adalah benteng pertahanan utama bangsa kita. Atas nama pribadi, dan lembaga DPRD Provinsi Sulawesi Utara, kami mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 untuk seluruh prajurit TNI di mana pun berada, khususnya yang tengah mengabdi di bawah panji Kodam XIII/Merdeka,” ujar Muliadi, Senin (5/10/2026).

Sebagai anggota Komisi I DPRD Sulut yang membidangi urusan Pemerintahan, Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Keamanan, Muliadi memberikan catatan penting mengenai posisi strategis Sulawesi Utara. Wilayah bumi nyiur melambai yang bercorak kepulauan serta berbatasan laut langsung dengan negara tetangga Filipina, membuat faktor stabilitas keamanan menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan.

Menurut tokoh muda asal Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini, jaminan keamanan wilayah merupakan prasyarat mutlak bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Investasi dari luar, perputaran ekonomi sektor pariwisata, hingga ketenangan aktivitas nelayan di pulau-pulau terluar sangat bergantung pada kesiapsiagaan patroli pertahanan.

“Kita tidak bisa bicara soal lonjakan pertumbuhan ekonomi atau pemerataan infrastruktur jika fondasi utamanya, yaitu keamanan, goyah. Oleh karena itu, sinergi yang harmonis antara jajaran TNI, Kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen sipil harus terus diperkuat tanpa ada sekat pembatas,” tegasnya secara lugas.

Lebih lanjut, Muliadi juga menyoroti pentingnya pelibatan generasi muda dalam menyokong agenda-agenda strategis nasional yang diinisiasi oleh TNI. Menurutnya, konsep bela negara di era modern tidak lagi melulu soal angkat senjata, melainkan bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Ada tiga poin utama yang didorong oleh Muliadi untuk diakselerasi bersama jajaran komando kewilayahan di Sulawesi Utara:

1. Aksi Kemanusiaan dan Mitigasi Bencana: Mengingat Sulawesi Utara merupakan daerah yang rawan bencana alam, keterlibatan aktif pemuda bersama TNI dalam satgas tanggap bencana perlu disistematiskan secara matal agar lebih responsif.

2. Edukasi dan Penguatan Wawasan Kebangsaan: Melibatkan personil koramil dan kodim untuk memberikan literasi ideologi Pancasila serta cinta tanah air kepada Generasi Z dan Milenial, guna menangkal radikalisme serta polarisasi di ruang digital.

3. Kolaborasi Ketahanan Pangan: Menggerakkan potensi pemuda tani dan nelayan di desa-desa tertinggal melalui program pembinaan terpadu bersama para Bintara Pembina Desa (Babinsa) guna mewujudkan kemandirian pangan lokal.

“Tantangan global dan domestik ke depan akan semakin kompleks. TNI tidak bisa berjalan sendirian, begitupun dengan elemen masyarakat sipil. Ketika energi progresif dari generasi muda menyatu dengan disiplin dan ketangguhan TNI, kita tidak hanya menjaga kedaulatan fisik wilayah, tetapi juga sedang membangun fondasi kesejahteraan yang kokoh bagi masa depan Sulawesi Utara,” pungkas legislator vokal tersebut.