BOLTIM, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, SE,, MM, bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku menerima kunjungan Safari Ramadan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn). Yulius Selvanus, yang dilaksanakan di Ibukota Tutuyan pada Rabu (11/3/2026).

Dalam Safari Ramadan tersebut, Gubernur Sulut turut menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat Kabupaten Boltim secara simbolis. Bantuan tersebut antara lain penyerahan 26 Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah transmigrasi kepada warga Transmigrasi UPT Motongkad.
Selain itu, diserahkan pula bantuan satu unit mesin gilingan jagung kepada Kelompok Masyarakat Bangkit Bersama di Desa Atoga Timur, bantuan nutrisi melalui program Aksi Mapalus Cegah Stunting dalam Gerakan Nasional Orang Tua Asuh Cegah Stunting, bantuan mesin pangkas rumput, serta bantuan hand sprayer.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menyalurkan bantuan dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Utara berupa kursi roda, tongkat, susu untuk balita, susu ibu hamil, dan susu lansia, serta santunan jaminan kematian.
Selain itu, Kabupaten Boltim juga menerima sejumlah bantuan program pemerintah, di antaranya bantuan Cadangan Pangan Pemerintah untuk alokasi Februari–Maret 2026, bantuan cetak sawah rakyat, bantuan pemeliharaan jaringan irigasi tersier, serta bantuan tambahan dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Utara berupa biskuit bayi, susu anak dan remaja, susu lansia, serta susu bagi ibu menyusui.

Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Gubernur Sulawesi Utara beserta rombongan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Timur, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur Provinsi Sulawesi Utara bersama rombongan. Kehadiran Bapak merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami semua, sekaligus menjadi bukti nyata perhatian dan kedekatan Pemerintah Provinsi dengan masyarakat di Bolaang Mongondow Timur,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terus berupaya mendukung berbagai program pembangunan yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan pembangunan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi yang telah membantu terwujudnya berbagai pembangunan infrastruktur di daerah kami,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat Boltim dalam momentum Safari Ramadan tersebut.

“Tentunya bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan kita dalam berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyampaikan bahwa saat ini terdapat 63 Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah disetujui di Sulawesi Utara, dengan mayoritas berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sebanyak 25 WPR.

“Setelah pemerintah daerah memperoleh izin pertambangan, maka akan ada penerimaan daerah dari berbagai sektor seperti pajak, alat berat, dan lainnya. Secara otomatis pendapatan daerah akan meningkat, dan jika pendapatan meningkat maka program-program untuk masyarakat juga akan semakin banyak,” jelas Gubernur.
Gubernur juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara menunjukkan tren positif.

“Dalam satu tahun kepemimpinan saya bersama Pak Viktor, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara meningkat dan bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Jika nasional berada di angka 5,33 persen, Sulawesi Utara mencapai 5,66 persen, sehingga kita turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan dengan lahirnya WPR dan IPR di Sulawesi Utara, pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus meningkat hingga mencapai 6 hingga 7 persen pada akhir tahun 2026.

“Mari kita semua sebagai wajib pajak tidak menghindari kewajiban membayar pajak, karena pajak tersebut pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan kesejahteraan,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus, unsur Forkopimda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, jajaran Pemerintah Kabupaten Boltim, Ketua TP-PKK Kabupaten Boltim Ny. Rosita Manoppo-Pobela, serta para tenaga ahli Bupati. (Advetorial)










