Dugaan Lecekan Dua Wanita Cantik, Oknum Pejabat Dilapor Ke Polres Sangihe

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum pejabat SL terhadap sejumlah Aparatur Sipil Negara memasuki babak baru. Sebelum laporan dirujuk ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulut, awalnya kasus pelecehan ini dilaporkan oleh dua orang korban ke DP3A Kabupaten Kepulauan Sangihe, hingga pihak DP3A provinsi Sulut bersama DP3A Kabupaten Sangihe dan kuasa hukum melakukan pendampingan terhadap korban, untuk melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Kepolisian Resor (Polres) Sangihe.

“Jadi saya bersama DP3A Sangihe dan provinsi Sulut melakukan pendampingan terhadap korban, untuk membuat laporan secara resmi di Polres Sangihe atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pejabat di salah satu OPD di Kabupaten Sangihe. Korban juga masih mengalami syok, makanya butuh pendampingan konselor,” ujar Citra Patricia Tangkudung SH selaku kuasa hukum dari pihak korban, Jumat (19/11/2021).

Bacaan Lainnya

Dihadapan sejumlah wartawan, Tangkudung mengungkapkan kronologi kejadian pelecehan seksual tersebut berawal dari korban yang datang ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sangihe guna melakukan koordinasi secara langsung dengan terduga pelaku.

“Nah tepat didalam ruangan ini, oknum pejabat tersebut melakukan tindakan pelecehan dengan cara merangkul, mencium dan mengelus-elus kepala korban. Bahkan sesuai pengakuan korban lainnya, oknum pejabat tersebut nekat meremas payudara korban,” jelas dia.

Disentil terkait adanya korban lain yang dilecehkan terduga pelaku, Tangkudung mengatakan bahwa informasi tersebut masih ditelusuri. Namun jika memang benar ada korban lainnya, tetap akan dilakukan pendampingan.

“Mungkin ada korban lain yang akan muncul setelah adanya laporan ini, dan ini masih kami telusuri tapi kami yakin pasti ada korban lain yang akan melapor. Sampai saat ini baru dua korban yang melapor,” ucap Tangkudung.

Sementara itu, Kapolres Sangihe AKBP Denny Wely Wolter Tompunuh membenarkan adanya laporan terkait dugaan pelecehan di Polres Sangihe.

“Memang kita sudah menerima beberapa laporan terkait dugaan pelecehan ini, namun sekarangkan masih di proses. Kemungkinan juga akan kita panggil pihak terlapor ini, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, nanti jika sudah ada hasil pemeriksaan akan segera disampaikan ke rekan-rekan media,” kunci Tompunuh. (Js)

Pos terkait