Diakhir Masa Jabatan, Bupati Landjar Dan Wabub Rusdi Dilepas ASN

  • Whatsapp

Boltim, detiKawanua.com – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), periode 2016-2021 Sehan Salim Landjar SH dan Drs. Rusdi Gumalangit dilepas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada akhir masa jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada Selasa 16 Februari 2021 bertempat dilantai 3 aula kantor Bupati Boltim. Acara perpisahan menerapkan protokol kesehatan penangan covid 19 sehingga, ASN yang hadir terbatas pada eselon II dan eselon III.

Dalam acara yang penuh khikmad dan rasa haru tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, Ir. Sonny Warokka Ph.D menyampaikan kesan-kesan mewakili ASN, bahwa sulit diungkapkan dengan kata-kata karena selama 10 tahun bersama, begitu banyak hal yang menarik, sebagai pengalaman yang bermanfaat bagi kami dalam melaksanakan tugas.

Bacaan Lainnya

“Pak Sehan tidak pernah berhenti, untuk bagaimana membangun Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Bahkan, bagaimana membangun Indonesia dan selalu keluar ide-ide brilian yang sudah kelas nasional sehingga, membuka wawasan kami selaku pembantu Bupati dan Wakil Bupati dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan untuk pelayanan publik,” ungkap Sekda.

Pak Sehan luar biasa, punya ketajaman dalam menganalisis persoalan, meramu bahkan mengambil kebijakan dalam pelaksanaan. Sering kami kewalahan mengikuti kecepatan irama Pak Sehan baik, berpikir maupun pelaksanaan dilapangan, dan intinya harus dilaksanakan.

“Terima kasih Pak, telah memberikan semangat dan motivasi bagi kami ASN. Sehingga saya dan teman-teman bekerja penuh semangat sesuai kemampuan yang kami miliki untuk, membangun Boltim yang sama kita cintai,” ucap Sekda.

Juga dalam kesempatan tersebut, mewakili tokoh masyarat, Nus Mokoginta menyampaikan kesan bahwa Sehan Salim Landjar adalah sosok pemimpin yang sederhana dan selalu memperhatikan rakyat kecil yang kurang mampu, ringan tangan untuk memberi, itu sudah jadi kebiasan Eyang (sapaan akrab Bupati-red) sejak dulu.

“Selanjutnya, bahwa kata perpisahan atau pelepasan hanya berlaku secara protokoler bagi ASN dan struktur pejabat Pemda. Tetapi, tidak bagi masyarakat Bolaang Mongondow Timur yang telah menyatu selama ini secara emosional,” terang, toko masyarakat ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Drs. Rusdi Gumalangit juga menyampaikan secara khusus ucapan terimakasih karena, pada periode pertama kepemimpinan bapak Sehan Salim Landjar, dirinya msih sebagai ASN dan telah berikan kepercayaan jabatan mulai dari Camat menjadi Kabag Tapem, kemudian ditunjuk sebagai kepala BPMPD pada waktu itu. Selanjutnya, pada pemilihan periode kedua, Saya diberi kepercayaan mendampingi beliau (Sehan Salim Landjar) sebagai Wakil Bupati.

“Untuk itu, Saya menyampaikan ucapan terima kasih karena tanpa seorang Sehan Salim Landjar, Saya bukan apa apa. Saya bersyukur jabatan  adalah nikmat Allah kepada saya melalui pak Sehan. Saya dan keluarga, menyampaikan ucapan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Dan beliau, adalah guru saya dalam hal pemerintahan dan politik,” ujar Rusdi Gumalangit dengan jelas.

Bupati Sehan Salim Landjar SH menuturkan, selama 10 tahun memimpin Boltim mulai dari periode pertama sampai periode kedua begitu banyak tantangan bagi seorang Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. Kalau diceritakan membutuhkan waktu. Tetapi pada prinsipnya, semua kita dapat lalui dan selesaikan walaupun belum sempurna.

“Ada satu yang belum dapat  terwujud dimasa kepemimpinan kami, adalah TPA yang masih terkendala dengan lahan, dalam menentukan dan memperoleh lahan, harus sesuai dengann RTRW kita. Mudah-mudahan tahun ini akan terealisasi,” terang Bupati.

Selama sepuluh tahun memimpin, lanjut dikatakan Bupati, tentunya banyak kelemahan dan kekurangan saya. Melalui kesempatan ini, Saya minta maaf kepada Meidy Lensun dan Rusdi Gumalangit selama mendampingi saya, dan sebagai manusia biasa tidak ada yang sempurna.

“Sekali lagi, Saya minta maaf kepada semua pihak, kepada legislatif, forkompimda, Sekda dan jajaran serta seluruh ASN, masyarakat,  kepada wartawan. Terimakasi atas kerjasama dan sinergitas selama ini. Tetap semangat dalam mengemban dan melaksanakan tugas tugas kedepan,” ucap Bupati, sembari menambahkan, semoga pandemi covid 19 di daerah kita akan makin menurun kasus terkonfirmasi. Karena, akan berdampak terhadap ekonomi kepada masyarakat.

Setelah acara perpisahan di lantai 3, dilanjutkan dengan acara pelepasan secara adat  kepada Bupati dan Wakil Bupati, oleh pemangku adat yang berlangsung di lantai 2 kantor Bupati pada pukul 17.30 Wita, siang tadi.

Undangan yang hadir adalah Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPR D Boltim, Kapolres Boltim, Dandim 1303 Bolmong, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kemenag Boltim, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus, kepala SKPD, Kabag, Camat dan pejabat eselon III lainya.

(Fidh)

Pos terkait