Pimpin Apel Pagi, Pjs Bupati Boltim Tekankan Serapan Anggaran Dan Penanganan Covid

  • Whatsapp

Boltim, detiKawanua com – Penjabat (Pjs) Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Christiano E. Talumepa, SH. M.Si, lakukan apel pagi di halaman kantor Bupati, pada Senin 16 November 2020 yang diikuti oleh seluruh pejabat eselon II, III, IV, staf dan honorer.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati menyampaikan bahwa saat ini sudah mau mengakhiri triwulan 4 karena ini masuk pertengahan bulan November, maka saya sampaikan kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pejabat yang terkait, serta staf untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran, program dan kegiatan yang telah di rencanakan sesuai Rencana Kerja Anggaran (RKA), harus digenjot karena, batas pencairan anggaran pada bulan Desember adalah tanggal 15. Oleh karenanya, jangan lagi pekerjaan kita tertumpuk pada bulan Desember. Kemudian dari hasil penerimaan CPNS tahun lalu, ada 88 orang yang lulus tes oleh karena itu, kepada BKPSDM segera mengatur distribusinya agar mereka sudah langsung dapat menyesuaikan.

Bacaan Lainnya

Saya sampaikan kepada CPNS ini bahwa kalian ini baru calon maka pegang teguh Trimatra Pengabdian yakni disiplin, profesionalisme, dan loyalitas. Sebab, jika di dalam penilaian selama dua tahun kemudian ada hal hal yang tidak sesuai dengan yang di harapkan maka sia sia anda lulus sebagai PNS.

“Saya mengingatkan, supaya kalian langsung menyesuaikan dan bersinergi dengan organisasi unit kerja yang akan ditempatkan. Trimatra harus diperhatikan, jangan mengikuti senior-senior yang dinilai malas,” tegas Talumepa.

Lanjut dikatakannya, tentu terkait dengan covid saya sudah sering sampaikan beberapa waktu lalu, bahwa ini covid akan di ketahui ketika kita melakukan tes. Sehingga ketika ada yang terkonfirmasi positif maka, segera dilakukan tracing pada orang yang Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT), kemudian di treatmen. Kita telah melakukan swab di beberapa SKPD dan ada yang positif dan saya telah menginstrukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Boltim, untuk melakukan tracing yang KERT di SKPD ini wajib. Semua harus melakukan tes, tidak ada yang terkecuali. Saya sudah mengawali untuk tes swab waktu lalu.

“Saya yang pertama di swab. Kita semua harus tetap waspada karena, di kantor kita berinteraksi dengan rekan kerja, di rumah berinteraksi dengan istri, suami, anak-anak serta orang tua. Kalau kita tidak mau diperiksa, maka kasihan keluarga yang di rumah. Diminta kepada kepala SKPD, jika ada pejabat atau staf yang tidak mau diperiksa laporkan kepada saya. Hanya kita tang dapat memutus rantai penularanya jadi harus dimulai dari diri kita sendiri. Mudah-mudahan hasil tes nanti tidak bertambah lagi. makanya, kita harus menjaga diri dan mematuhi protokol penangan covid-19,” imbaunya.

Talumepa menambahkan, saat ini kita sudah ada pagu definitif tahun anggaran 2021. oleh karena itu TAPD nanti akan melakukan pembahasan terkait dengan anggaran 2021 yang akan di breakdown kesetiap SKPD dituangkan dalan rencana kerja dan RKA, tentunya sesuai dengan kebutuhan.

“Saya mengapresiasi ucapkan terimakasih kepada bapak ibu, rekan rekan yang telah melaksanakan apel pagi ini. Dan jangan lupa menjaga jarak,” tutup Talumepa. (Fidh)

Pos terkait