Pemkab-Dekab Minahasa Paripurna Peringatan Hut Minahasa ke-592

  • Whatsapp

Minahasa, detiKawanua.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Minahasa yang ke-592 tahun 2020 Pemerintah Kabuapaten (Pemkab) Minahasa Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat Paripurna, Kamis (05/11), bertempat di Aula Benteng Moraya Tondano.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Glady Kandou Wakil Ketua Oktesi Runtuh dan Deni Kalangi dihadiri Langaung Pejabat Sementara Gubernur Sulawesi Utara Dr Agus Fatoni, Bupati Minahasa DR Ir Royke Octavian Roring MSi bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi berkomitmen, mewujudkan cita-cita membangun Minahasa sebagaimana Visi dan Misi ROR-RD yakni, “Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan sejahtera”.

Bacaan Lainnya

“Berbagai capaian pembangunan sudah mulai dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat Minahasa. Geliat ekonomi Minahasa makin menunjukkan trend yang  baik, dimana klim investasi daerah makin baik. Kinerja ekonomi daerah ini tentu memberikan kontribusi penurunan angka kemiskinan dan angka pengangguran dalam tiga tahun,” kata ROR dalam sambutannya.

Lanjut kata Bupati, pengembangan sektor-sektor ekonomi daerah seperti pariwisata, pertanian, perikanan, kelautan dan koperasi, akan terus dimaksimalkan dalam memacu kinerja ekonomi daerah, yang tentunya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Di bidang pemerintahan, fungsi pelayanan publik dirasakan makin baik dengan wadah R3D Call Center, yang menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai keluhan masyarakat dan respon cepat untuk menjawab keluhan tersebut,” ungkapnya.

Sinergitas pemerintahan daerah makin efektif dan kinerja keuangan daerah juga makin baik kata ROR. Menurutnya, Minahasa dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan sampai saat ini sudah 6 kali memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian secara berturut-turut.

“Pelaksanaan program menyentuh kepentingan masyarakat Minahasa seperti bantuan seragam sekolah bagi anak kelas 1 SD dan 7 SLTP, Program bantuan dana duka, BPJS Ketenagakerjaan yang makin meluas dengan dukungan ASN melalui ASN Care, bantuan keluarga yang terkena bencana, Bantuan tas ramah lingkungan bagi setiap keluarga di Minahasa serta mengcover rakyat Minahasa melalui BPJS Kesehatan telah diaktualisasikan,” tukasnya.

Di bidang kemasyarakatan, dimana kondisi stabilitas daerah Minahasa makin kondusif, sehingga stigma-stigma Minahasa masa lalu tinggal menjadi bagian dari perjalanan sejarah Minahasa. Dirinya yakin, dengan dukungan dari Forkopimda dan tokoh-tokoh agama serta tokoh masyarakat, serta dengan topangan dari seluruh rakyat, akan mampu mewujudkan Minahasa aman dan damai.

“Perjuangan memutus mata rantai COVID-19, mengobati yang sakit dan mencegah kematian, sudah di lakukan. Untuk itu, ROR RD atas nama Pemerintah Minahasa dan rakyat Minahasa menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada dokter dan perawat serta seluruh petugas kesehatan, kepada tokoh masyarakat, para relawan awak media, aparat TNI dan POLRI serta para ASN di Tanah Toar Lumimuut, yang tanpa lelah memberikan tenaga dan pikiran dan kepada semua pihak yang ikut membantu penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak COVID-19,” ujarnya.

“Saya mohon topangan, dukungan, sinergitas, baik pimpinan dan anggota DPRD Minahasa, Forkopimda Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten, Instansi Vertikal, Perbankan, Dunia Usaha, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Partai Politik, LSM, Insan Pers, serta semua pihak yang senantiasa mengalirkan dukungan dalam berbagai berbagai bentuk, untuk membangun Minahasa tercinta ini. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas semua bentuk sinergitas yang senantiasa diaktualisasikan sampai saat ini untuk Minahasa makin berkembang dan makin maju, serta makin Hebat kedepan,” pungkasnya.

Sementara, pada Rapat Paripurna Hari Jadi Minahasa ini juga, dilakukan pemberian gelar adat pada Dua Tokoh yang oleh Majelis Kebudayaan Minahasa di pandang layak untuk memperoleh Gelar teesebut yaitu DR Jan Maringka SH MH sebagai Tonaas Wangko Gumi’iroth Um Banua dan DR Ir  Ellen Joan Kumaat MSc DEA, sebagai Tonaas Papendangan Um Banua. Gelar adat ini merupakan penghargaan dan penghormatan masyarakat Minahasa atas dedikasi dan pengabdian yang sudah disumbangsihkan bagi bangsa dan negara di berbagai bidang. (Adve)

Pos terkait