Bupati ROR Diminta Telusuri Dugaan Oknum Nakal di PDAM Minahasa

  • Whatsapp

Minahasa, detiKawanua.com – Biaya tagihan (tarif) retribusi bulanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Minahasa dinilai tidak wajar alias tak masuk akal. Hal ini disinyalir kurangnya suplaier pasokan pelayanan air bersih bagi konsumen. Bahkan diduga adanya oknum nakal yang memanipulasi data rekening tagihan, warga geram, reaksi keraspun ditunjukan masyarakat, imbasnya to eksekutif kemudian diminta mengevaluasi kinerja PDAM.

“Padahal torang ini kota aer, kota yang dekat dengan danau mar aer bersih pe sulit mo dapa kadang mengalir kadang tidak, tapi tarifnya tinggi,” kata Edwin warga Tondano, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, para pelanggan kini sangat mengeluh besarnya tarif langganan yang tidak sesuai, sementara realisasi pelayanan air bersih di lapangan masih rendah.

“Bisa kita melihat, saat ini juga selain sumber mata air yang sudah berkurang, hal ini dikarenakan banyaknya Sumber resapan yang sudah rusak dan tidak diperbaiki, kemana kinerja PDAM,” semburnya.

Tentunya sebagai masyarakat lanjut dia, Kami meminta kepada pak Bupati dan Wakil Bupati untuk mengevaluasi lagi kinerja PDAM, apalagi jika ada oknum PDAM yang memanipulasi data rekening sehinggah tarif pelanggan meningkat.

Hal yang sama diutarakan Rendy kaseger warga tondano yang mengakui jika pelayanan PDAM akhir akhir ini tidaklah efisien, bahkan kurangnya air bersih menurutnya sangat mempengaruhi kebutuhan sehari-hari.

“Air sering mati, suplai air menurun, fisik penunjang rusak kong dorang mo main data rekening, kemungkinan ini so ada indikasi, Kalo ada oknum yang nakal supaya di berhentikan saja, baik dia pimpinan PDAM sampai karyawannya,” kesalnya.

Terpisah Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Minahasa Randy Waraney Rompas ditemui di kantornya juga seperti menutup diri dari keterbukaan informasi publik baik laporan kinerja maupun keuangan terkait meningkat tarif pelanggan, beberapa kali ditemui selalu sibuk.

“Maaf neh Bapak ada rapat nda bisa diganggu, nanti bale jo neh,” pungkas salah satu staf di instansi tersebut. (Baim)

Pos terkait