Ini Penjelasan Kadispora Sangihe Tentang Paskibrka 2020

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Akibat pandemi Covid 19, sebanyak 30 Calon Paskibraka (Capas), Kabupaten Kepulauan Sangihe terancam gagal untuk mengikuti Diklat Paskibraka tahun 2020. Padahal sebelumya telah dipilih melalui tahapan seleksi dari tingkat sekolah, tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten.

Kepala dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sangihe Wandu Labesi kepada wartawan baru-baru ini menjelaskan memang ada edaran dari Kementian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), terkait dengan Pasakibraka tingkat Nasional tahun 2020, yang ditiadakan.

Bacaan Lainnya

Dan untuk tingkat Kabupaten, kata dia, masih menunggu petunjuk soal tata cara pelaksanaan perayaan HUT RI ke-75 untuk di Kabupaten/Kota.

“Untuk pembentukan atau Diklat ditingkat Kabupaten masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat, serta soal tata cara pelaksanaan perayaan HUT RI ke-75 untuk di Kabupaten/Kota,” ungkap Labesi.

Namun menurut Labesi berbagai opsi telah disiapkan pihaknya antara laian jika tidak ada pembentukan Paskibraka tahun 2020, maka akan di siapakan Purna Paskibraka untuk melaksanakan pengibaran bendera di tanggal 17 Agustus nanti.

“Sudah ada antisipasi opsi-opsi untuk Paskibraka seprti apa kalau tidak ada pelatihan berarti disiapkan PPI, namun jika ada edaran yang membolehkan adanya pelatihan atau Dikalat maka akhir Juli atau awal Agustus sudah mulai pelatihan,” jelasnya lagi.

Sementara untuk utusan ke tingkat Provinsi sudah di siapkan dua orang putra dan putri.

“Sudah ada utusan ke tingkat Provinsi ada dua orng yang ikut seleksi secara online tinggal menunggu kapan akan dipangil,” kuncinya. (Js)

Pos terkait