Kepala pasar kawangkoan Medi Audi Moniung.
Minahasa, detiKawanua.com – Beberapa harga komuditas bahan sembako di Pasar Esa Waya Kawangkoan kini mengalami perubahan, meski faktor cuaca relatif namun faktor harga bahan pokok juga terjadi penurunan harga.
Salah satunya harga cabai rawit kini anjlok dari harga tertinggi mencapai 100 ribu per kilo, namun saat ini menjadi 25 ribu per kilo.
Selain cabai rawit beberapa komuditas bohon pokok juga rata rata menurun, contohnya harga beras dari 8500 per kg menjadi 8 ribu, bawang merah 50 ribu per kilo menjadi 45 ribu. Begitupun harga bahan pokok lainnya juga menurun.
Salah satu pedagang di pasar andrean tombokan mengungkapkan meski harga turun dirinya tetap berdagang mengingat berdagang merupakan aktivitas harian sebagai penghasilan hidup.
“Mo bagimana le biar harga turun tetap torang bajual,” ucap Andrean, Sabtu (22/02).
Meski harga turun, pantauan media ini di Pasar Kawangkoan tetap stabil dan maaih ramai baik para pedagang maupun para pembeli.
Kepala pasar kawangkoan Medi Audi Moniung ditemui detikawanua.com mengatakan pasar esa waya memang selalu ramai, mau harga naik ataupun harga turun pasar tetap seperti biasa.
“Biasa saja,persoalan harga sembako tidak menjadi tolak ukur,” ujar Muniung.
Muniung menjelaskan dengan luas pasar 18766 hektar ini bisa menampung 391jumlah pedagang dengab kios banguan pemda 48 unit,lapak pemda 208,ruko swadaya 35, dan lapak swadaya sebanyak 200 unit.
“Mau harga diatas ataupun dibawah pasar tetap normal,dan puji Tuhan boleh memberikan pendapatan asli daerah yang sesuai,” pungkasnya. (Baim)