Saat evaluasi Dana BOS di salah satu sekolah kecamatan Kotabunan.
Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) belum lama ini melakukan evaluasi penggunaan dana DID, BOS dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun anggaran 2018.
Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim Yusri Damopolii, bahwa dimulai dua pekan lalu Dirinya ikut mengevaluasi penggunaan BOS bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dari semua sekolah di seluruh kecamatan di Boltim dan sejumlah instansi terkait.
“Kita lakukan evaluasi dana BOS di semua sekolah SD dan SMP bersama pak Sekda,” katanya.
Dalam proses evaluasi itu, sekitar sembilan puluh persen pihak sekolah sudah memahami tentang sistem penganggaran Dana BOS sesuai degan RKAS. Hanya saja, ada beberapa yang perlu dibenahi administratifnya untuk sekolah SD-SMP.
“Dua minggu kita lakukan evaluasi ini. Di mulai dari SMP dan SD di desa Buyat kecamatan Kotabunan. Jumlah SDN di Boltim ada 58, sedangkan SMP ada 28. Semuanya kita sudah evaluasi soal dana BOS dan berakhir pada Jumat akhir pekan kemarin,” jelas Yusri, Senin (21/01) siang tadi.
Lanjutnya, nominal dana BOS itu tergantung jumlah siswa di masing-masing sekolah. Makanya, ada keluhan dari sejumh pihak sekolah terkait dengan kebutuhan atau fasilitas sekolah yang memang tidak bisa dibiayai dengan dana BOS. Olehnya, Bapak Bupati Boltim merencanakan untuk memberikan bantuan Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) pada tahun 2019 ini, di seluruh sekolah yang ada di Boltim.
“Kita menunggu rencana Pak Bupati untuk memberikan dana atau biaya BOSDA mengenai kebutuhan sekolah guna peningkatan mutu kwalitas pendidikan, khususya di Boltim. Kami jajaran Dikbud Boltim, sangat menyambut positif rencana Pak Bupati ini,” terang Yusri di ruang kerjanya.
Dia menambahkan, Saya imbau ke pengguna dana BOS, agar memahami kesesuaian Juknis BOS untuk dituangkan di RKS.
“Sebab, tidak bisa bertentangan antara Juknis dan RKS. Hal ini harus disesuaikan dan diperhatikan untuk penggunaan dana BOS di tahun 2019 ini,” ucap Yusri tegas.
(Fidh)











