Minahasa, detiKawanua.com – Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengajak kepada semua elemen masyarakat di Bumi Nyiur Melambai (Sulawesi Utara) untuk bersama-sama secara tegas menolak penyebaran berita bohong atau dikenal dengan istilah Hoax. Sambutan penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Gereja GMIM di Kabupaten Minahasa diantaranya, Gereja Sentrum Efrata Sonder, Gereja Sentrum Tondano, serta Gereja Nasareth Touliang pada Minggu (25/3).
“Masyarakat diharapkan cakap dalam menghadapi segala bentuk berita yang sangat cepat tersebar, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun pemberitaan yang ada di media sosial,” terang Gubernur.
Oleh karenanya dirinya (Gubernur) mengajak semua masyarakat untuk lebih jeli melihat realita yang dilakukannya selama 12 tahun saat menjadi ‘politikus’ yang dirinya begitu banyak dilanda dengan pemberitaan bohong dan fitnah yang dilayangkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dan tidak jelas.
“Namun dengan semua itu saya tetap bersabar dan tidak membalas mereka,
berkati saja mereka yang menyebar fitnah dan berita bohong itu. Selama 12 tahun lamanya banyak sekali berita bohong dilayangkan pada saya, tapi itu merupakan resiko sebagai politikus, terus berbuat baik,” ujar Olly.
Lanjutnya, dengan menolak berita hoax berarti kehidupan damai antar sesama masyarakat dapat terus terjaga di Sulut.
“Khususnya di Saerah Minahasa yang kini dihadapi Pilkada. Oleh karenya saya menghimbau semua masyarakat menjaga diri, tidak terpancing dengan isu negatif yang merusak kedamaian yang dapat mengacaukan pesta demokrasi,” ajaknya sembari menambahkan agar masyarakat harus menjaga predikat Sulut sebagai daerah dengan toleransi terbaik dapat terus dipertahankan.
(IsJo)











