Minsel, detiKawanua.com – Bertemu dengan orang tua dan om tante , saudara bersaudara adalah dambaan setiap anak ,kemanakan, apalagi Kedatangan figur berdarah Malola yang juga bagian dari MAMAKU (Makasili, Malola, Kumelembuai) Sabtu ( 29/08) kemarin, telah dinanti Keluarga besar di Desa Malola Raya, bersuah dengan para sesepuh dan tokoh Masyarakat kampung menjadi dambaan Sosok yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)
Bicara blak-blakan terkait sejarah dirinya dan sejauh perkenalan sikap dan prinsip hidup seorang Steven Liow yang hadir dalam keluarga besar Liow Rondonuwu Bertemu sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Liow selalu dalam komunikasinya dengan masyarakat selalu menekan soal saling menghormati dan menghargai adalah satu hal terpenting yang harus dijaga pada masa ini agar keamanan dan kerukunan antar warga selalu terjalin apalagi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2020 mendatang.
“Marilah jaga kedamaian dengan saling menghormati dan menghargai jangan hanya karena perbedaan pilihan akhirnya sudah saling serang antara satu dengan lainnya. Jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing,” kata Liow.
Namun demikian dirinya berharap sebagai warga negara yang baik masih kita tunjukan sikap pilihan di tanggal 9 Desember Nanti dengan menggunakan hak politik sebagai masyarakat dalam menentukan masa depan daerah sendiri harus tetap dijalankan artinya bertanggung jawablah atas pilihan kita.
“Sebagai masyarakat juga ikut andil dalam membentuk suatu pemerintahan yang devinitis dan tanggung jawab ini ada ditangan rakyat dan tentu dengan cara yang santun dan beradab bukan cara yang tidak terpuji karena memilih pemimpin harus dari hati maka pasti akan mendapat pemimpin yang merakyat dan memiliki hati untuk membangun daerah,” imbuh Liow.
Dalam kesempatan tatap muka ini para tokoh masyarakat Malola berkenan bicara soal sosok Steven Liow mulai menceritakan sejarah Steven kecil dan akhirnya boleh menjadi Pejabat esolon dua di Provinsi Sulawesi Utara, para tokoh masyarakat yaitu Frans Liow, Elyas Pangkey Dosen Unima, Eddy Liow, Harry Saroinsong dan mantan hukum tua Malola dan sejumlah Tokoh Masyarakat lainnya.
Pertemuan ini dilakukan di Rumah Tokoh Masyarakat Malalo Raya Noldy Liow yang juga sekaligus inisiator pertemuan yang bersejarah dalam pemahaman dan pencerahan untuk Minsel lebih baik dan lebih maju lagi kedepan yang juga merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Utara.
(Vandytrisno)








