MANADO – Ketua DPD I Partai Golkar (PG) Sulawesi Utara, dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS (MEP), memimpin langsung rapat pleno perdana jajaran pengurus DPD I PG Sulut di Kantor DPD I Golkar Sulut, Jalan Martadinata, Manado, Senin (12/10/2026). Rapat ini menjadi momentum krusial bagi kepengurusan baru yang telah resmi terbentuk dan disahkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Dalam rapat yang berlangsung cukup alot tersebut, partai berlambang Pohon Beringin ini membahas sejumlah agenda strategis dan resmi. Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan di antaranya adalah persiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada 23–25 Oktober 2026, serta kesiapan peringatan HUT Partai Golkar pada 20 Oktober mendatang.
Jalannya rapat juga diwarnai dengan interupsi dari para peserta, khususnya mengenai kejelasan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di tingkat DPD II kabupaten/kota. Diketahui, masa tugas kepengurusan DPD II di seluruh wilayah Sulawesi Utara secara keseluruhan telah berakhir sejak tahun 2025 lalu.
Menanggapi dinamika tersebut, MEP yang saat itu didampingi oleh Sekretaris dr. Aditya Anugrah Moha dan Bendahara Inggried Sondakh,bersikap terbuka dalam menerima setiap masukan dan aspirasi dari pengurus yang hadir. Demi menjaga stabilitas partai, rapat akhirnya memutuskan bahwa polemik kepengurusan DPD II akan diputuskan langsung oleh Ketua Golkar Sulut, apakah akan dilakukan perpanjangan masa bakti atau penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) setelah berkonsultasi dengan DPP.
“Soal pelaksanaan Musda akan segera kami konsultasikan ke DPP,” tegas MEP, yang langsung disambut dengan respons positif dan apresiasi dari seluruh peserta rapat. Sementara itu, untuk agenda perayaan HUT Partai Golkar, Sulut masih akan menunggu arahan teknis lebih lanjut dari pusat.
Di akhir pimpinan rapat, seluruh jajaran pengurus yang hadir dengan lantang dan penuh semangat menyatakan komitmen dan kesolidan mereka untuk bergerak bersama membesarkan Partai Golkar di bumi Nyiur Melambai.
MEP optimis bahwa struktur kepengurusan DPD I PG Sulut yang baru ini memiliki energi besar karena memadukan dua kekuatan utama politik.
“Kami Golkar Sulut dengan jajaran pengurus baru yang merupakan kolaborasi figur berpengalaman dan politisi pemuda, akan solid untuk bekerja bersama membesarkan partai dalam menghadapi Pemilu 2029 nanti,” ujar MEP dengan nada optimis.
Ia juga berharap agar api kesolidan ini tidak hanya terjaga di tingkat provinsi, melainkan harus mengakar kuat hingga ke tingkat kelurahan dan desa. Terlebih, Partai Golkar dihadapkan pada banyak agenda penting ke depan. MEP pun mengimbau kepada seluruh kader di daerah untuk mulai bersiap diri menghadapi kontestasi Pemilu 2029, sembari mengawal jalannya pembahasan Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang digodok.









