Example floating
Example floating
Example 468x60
EkonomiBisnis

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Monitoring Penyaluran Pertalite di Gorontalo

×

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Monitoring Penyaluran Pertalite di Gorontalo

Sebarkan artikel ini

Gorontalo, detiKawanua.com – Aktivitas pengisian Pertalite di sejumlah SPBU Kota Gorontalo terus menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Monitoring dilakukan terhadap ketersediaan stok, realisasi penyaluran, hingga perkembangan antrean untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai ketentuan.

Pertamina secara berkala memeriksa kondisi stok dan realisasi penyaluran Pertalite di seluruh SPBU wilayah Gorontalo. Pengawasan juga diarahkan pada proses transaksi di SPBU, termasuk kesesuaian transaksi dengan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pembelian berulang, penimbunan, maupun pola transaksi yang dapat mengganggu penyaluran Pertalite kepada masyarakat yang berhak.

Sebagai bagian dari pengawasan transaksi, Pertamina juga melakukan evaluasi terhadap pola pembelian yang teridentifikasi melalui sistem. Berdasarkan hasil pemantauan, sebanyak 526 nomor polisi (NOPOL) di wilayah Gorontalo telah dilakukan pemblokiran barcode karena terindikasi memiliki pola transaksi yang tidak sesuai dengan ketentuan penyaluran BBM subsidi. Pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian dan pencegahan penyalahgunaan dalam pemanfaatan Pertalite bersubsidi.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, operasional penyaluran BBM dari Integrated Terminal (IT) Gorontalo juga dimulai lebih awal, yakni sejak pukul 04.00 WITA. Penyesuaian waktu tersebut memungkinkan proses penyaluran ke SPBU dilakukan lebih dini sehingga ketersediaan BBM dapat dipantau dan dikelola sepanjang periode pelayanan.

Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan data transaksi dan pemantauan langsung di lapangan.

“Pengawasan kami lakukan mulai dari ketersediaan stok, realisasi penyaluran hingga pola transaksi di SPBU. Untuk transaksi yang teridentifikasi tidak sesuai dengan ketentuan, dilakukan langkah pengendalian, termasuk pemblokiran barcode. Di Gorontalo, sebanyak 526 NOPOL telah diblokir sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran Pertalite subsidi tetap sesuai peruntukannya,” ujar Okky.

Pertamina turut berkoordinasi dengan Tim Satgas BBM Provinsi Gorontalo untuk memperkuat monitoring penyaluran BBM subsidi di wilayah tersebut. Koordinasi ini mencakup pemantauan kondisi SPBU dan evaluasi penyaluran sebagai bagian dari upaya menjaga distribusi Pertalite tetap tertib dan sesuai peruntukan.

Masyarakat diimbau menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Apabila menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, masyarakat dapat menyampaikannya melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. **

error: Content is protected !!