BITUNG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kota Bitung tahun ini menjadi momentum sarat makna bagi legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Letkol Inf (Purn) H. Ruslan Abdul Gani, S.Sos., M.M.
Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyebut pertambahan usia kota digital dan industri ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan lembaran baru untuk memperkuat gotong royong dan kesejahteraan masyarakat.
Secara khusus, pria yang akrab disapa Haji Gani ini menyampaikan untaian doa dan ucapan selamat yang mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat dan jajaran pemerintah kota.
“Saya, atas nama pribadi, keluarga, dan sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-36 untuk Kota Bitung tercinta. ‘Bitung Kota Idaman, Maju, dan Berkelanjutan’. Semoga di usia yang semakin matang ini, Kota Bitung terus bertumbuh menjadi berkah bagi setiap warganya, semakin kokoh dalam keberagaman, dan terus melaju menjadi pilar ekonomi utama di Sulawesi Utara. Baku-baku bae, baku-baku sayang, demi kemajuan tanah Bitung yang kita banggakan,” ucapnya penuh takzim, Sabtu (10/10/2026).
Sebagai wakil rakyat yang dipercayakan mengawal Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Utara dan Kota Bitung, sosok yang karismatik ini menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tertingginya atas capaian yang telah diraih Kota Cakalang hingga hari ini.
“Tiga puluh enam tahun adalah perjalanan yang penuh dinamika. Bitung telah tumbuh dari sebuah kota kecil di ujung jazirah utara menjadi pusat ekonomi dan pelabuhan internasional yang diperhitungkan. Hari ini, saya ingin mengetuk hati seluruh elemen masyarakat mari kita kesampingkan perbedaan, rapatkan barisan, dan fokus bergotong royong membangun Bitung,” ungkap Haji Gani.
Sebagai purnawirawan TNI-AD yang kini mendedikasikan hidupnya di jalur politik dan sosial, Ruslan menaruh perhatian besar pada harmoni sosial. Baginya, kemajemukan suku dan agama di Kota Bitung merupakan kekayaan terbesar, sekaligus motor penggerak pembangunan jika dikelola dengan rasa saling menghargai.
Ia menegaskan, jaminan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjadi kunci mutlak agar sektor industri, perikanan, dan pariwisata di Bitung bisa terus bertumbuh tanpa hambatan.
“Bitung adalah rumah bersama kita. Rasa aman yang dirasakan warga dan pelaku usaha di kota ini adalah modal utama. Jika daerah aman, investasi akan mengalir, lapangan kerja terbuka, dan dengan sendirinya kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” kata Ketua BPW KKSS Sulut tersebut dengan nada optimis.
Lebih lanjut, Ruslan memastikan bahwa momentum HUT Kota Bitung menjadi pengingat bagi dirinya untuk bekerja lebih keras di Gedung Cengkih (DPRD Sulut). Dari hasil tatap muka langsung dan serapan aspirasi warga saat agenda reses belakangan ini, ia telah merangkum sejumlah poin krusial yang butuh intervensi langsung dari pemerintah provinsi.
Ia berkomitmen untuk terus menyuarakan dan mengawal anggaran yang berpihak pada rakyat kecil, seperti perbaikan infrastruktur jalan penghubung, pembenahan sistem drainase terpadu untuk mengatasi genangan air, hingga peningkatan layanan fasilitas kesehatan dan pendidikan gratis.
“Bagi saya, indikator kesuksesan hari jadi sebuah kota terletak pada senyum masyarakatnya yang berada di garis paling bawah. Apakah mereka sudah bebas banjir? Apakah anak-anak mereka bisa sekolah dengan tenang? Tugas kami di DPRD Sulut adalah memastikan hak-hak mendasar warga Bitung dan Minut itu terpenuhi dengan adil dan merata,” pungkasnya.









