MANADO – Bursa pencalonan Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) X kian menghangat. Sejumlah figur dari berbagai latar belakang profesi mulai mencuat ke permukaan. Salah satu nama yang kini ramai diperbincangkan dan didorong untuk ikut bertarung adalah Donal Pakuku.
Pengusaha muda yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Sulut sekaligus Presidium MD KAHMI Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ini, dinilai sangat representatif untuk mengambil peran dalam kepemimpinan KAHMI Sulut ke depan.
Dukungan tersebut salah satunya datang dari Koordinator Presidium Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Manado, Rolandi Thalib. Dalam sebuah kesempatan diskusi pagi di Manado, Rolandi menyatakan bahwa sosok Donal Pakuku memiliki kapasitas yang mumpuni sebagai representasi dari generasi alumni muda yang mandiri secara ekonomi.
“KAHMI sesungguhnya adalah instrumen kolaborasi dan penguatan jaringan. Maka sejatinya semua unsur kader, baik itu profesi, usia, dan komunitasnya harus ada dalam satu rajutan yang solid,” ujar Rolandi menjabarkan esensi organisasi, Kamis (01/10/2026).
Lebih lanjut, Rolandi menyoroti komposisi kader KAHMI di Sulawesi Utara saat ini yang dinilainya surplus akan figur politisi, birokrat, dan akademisi. Menurutnya, keterwakilan dari sektor dunia usaha sangat krusial untuk membawa warna baru dan memperkuat pilar kemandirian ekonomi organisasi.
“Teman-teman pengusaha harus mulai ambil bagian dalam konsolidasi KAHMI ke depan. Untuk itu, saya mendukung jika Donal Pakuku ikut bertarung memperebutkan posisi 7 orang Presidium KAHMI Sulut dalam Muswil yang akan diselenggarakan tanggal 17 Oktober nanti,” tegasnya.
Selain munculnya nama Donal Pakuku dari klaster pengusaha, sejumlah tokoh beken dari lintas profesi juga dipastikan siap meramaikan kontestasi. Beberapa nama yang sudah santer terdengar di antaranya Iskandar Kamaru (Bupati Bolsel), Aditya Moha (Politisi), Hairil Paputungan (Jurnalis), Jifly Adam (Hakim), Lanny Ointu (Profesional), Baso Afandi (Peneliti), Fikry Darise (Notaris), Muin Sumaila (Birokrat), serta Feiby Ismail (Akademisi).
Tak hanya itu, Rolandi juga mengisyaratkan bahwa tokoh-tokoh kuat KAHMI dari berbagai daerah di Sulut seperti Gunawan Pontoh, Robi Mamonto, Arter Datunsolang, Kalo Tahirun, dan Firman Mustika memiliki potensi besar untuk menjadi kandidat alternatif yang diperhitungkan.
Sebagai informasi, perhelatan Muswil X KAHMI Sulut dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026 di Kota Manado. Agenda akbar ini akan mengumpulkan delegasi resmi dari 12 Majelis Daerah (MD) KAHMI kabupaten/kota se-Sulawesi Utara untuk merumuskan program kerja sekaligus memilih 7 orang Presidium baru yang akan menakhodai organisasi berlambang hijau hitam tersebut.









