Example floating
Example floating
HEADLINEMANADOPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Hillary Julia Tuwo Resmi Nahkodai Womenpreneur HIPMI Sulut Periode 2026-2028

×

Hillary Julia Tuwo Resmi Nahkodai Womenpreneur HIPMI Sulut Periode 2026-2028

Sebarkan artikel ini

MANADO – Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Utara, Hizkia Sembel, resmi melantik jajaran pengurus Badan Semi Otonom (Basnom) Womenpreneur HIPMI Sulut periode 2026-2028. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Hotel Swiss-Belhotel Maleosan, Manado, Jumat (1/5/2026) malam.

Dalam komposisi kepengurusan baru tersebut, Hillary Julia Tuwo dipercayakan menjabat sebagai Ketua Umum. Ia akan didampingi oleh Vilia Theressa Angouw sebagai Wakil Ketua Umum, Natalie Angela Sandra Wewengkang sebagai Sekretaris Umum, dan Harini Sondakh sebagai Bendahara Umum.

Dalam sambutannya, Hillary menegaskan bahwa Womenpreneur HIPMI Sulut di bawah kepemimpinannya bukan sekadar wadah seremonial. Ia menekankan bahwa organisasi ini adalah representasi nyata dari kekuatan ekonomi perempuan di Bumi Nyiur Melambai.

“Kehadiran Womenpreneur adalah semangat baru. Di Sulawesi Utara, angka keterlibatan perempuan di bidang profesional sudah mencapai 48 persen, hanya selisih dua persen dari laki-laki. Ini membuktikan bahwa perempuan kita sangat mandiri dan berdaya,” ujar Hillary yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sulut tersebut.

Hillary memaparkan misi strategisnya untuk dua tahun ke depan, yang berfokus pada pemberdayaan sektor industri kreatif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menjadi wadah pengasahan kemampuan manajerial, Womenpreneur HIPMI Sulut diproyeksikan menjadi pilar pendukung target inklusivitas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Lebih lanjut, Hillary menyatakan akan mengoptimalkan perannya di parlemen untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan praktis pelaku usaha di lapangan.

“Kami ingin menjadi jembatan agar regulasi yang dihasilkan tepat sasaran bagi para pengusaha perempuan,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, pengurus telah menyiapkan rangkaian program seperti seminar bisnis, pelatihan teknis, hingga penjaringan kader ke seluruh pelosok Sulawesi Utara. Menariknya, Hillary menyebutkan bahwa saat ini organisasi masih membuka kesempatan bagi perempuan pengusaha di daerah untuk bergabung.

“Kami masih melakukan open recruitment karena kepengurusan belum full team. Kami ingin menjaring potensi dari daerah-daerah agar bersama-sama memajukan perekonomian Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Susunan kepengurusan inti ini juga akan diperkuat oleh 6 Wakil Sekretaris, 4 Wakil Bendahara, serta para Ketua Bidang yang akan membawahi berbagai sektor industri strategis. (*)