KOTAMOBAGU – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah selesai melaksanakan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 selama empat hari dimulai tanggal 28 hingga 31 Maret 2026.
Tal terkecuali Muliadi Paputungan. Legislator Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini telah melaksanakan reses di empat titik lokasi berbeda di wilayah Kota Kotamobagu.
Muliadi menyampaikan, dirinya secara langsung bertatap muka dan mendengarkan langsung aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat di Kelurahan Sinindian, Kelurahan Motoboi Besar, Kelurahan Mongkonai Induk, serta Desa Bungko.
Ia mengatakan, mayoritas warga menyampaikan harapan terkait pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan ekonomi. Kondisi jalan, fasilitas umum, hingga dukungan terhadap usaha kecil menjadi isu yang paling banyak disuarakan.
“Sebagian besar aspirasi masyarakat masih berfokus pada pembangunan infrastruktur dan upaya peningkatan kesejahteraan. Semua masukan sudah kami tampung dan selanjutnya akan dibahas pada tahapan berikutnya,” ungkap Muliadi.
Selain infrastruktur, kata Muliadi, perhatian terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi sorotan masyarakat.
“Masyarakat berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah, baik di tingkat kota maupun provinsi, agar usaha lokal dapat berkembang dan meningkatkan perekonomian warga,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan diperjuangkan di tingkat provinsi agar dapat menjadi program pemerintah daerah untuk pembangunan yang tepat sasaran.
“Aspirasi dari masyarakat kami akan berupaya untuk perjuangkan dan kemudian dirangkum menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai bahan penyusunan program kerja pemerintah kedepan,” tandas Politisi PKB ini. (*)
Reses Muliadi Paputungan, Masyarakat Kotamobagu Minta Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur, Kesejahteraan Ekonomi dan UMKM











