MANADO – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi melepas 394 jemaah haji Provinsi Sulawesi Utara tahun 1447 H / 2026 M di Asrama Haji Transit Tuminting, Manado, Selasa (28/4/2026). Dalam seremoni tersebut, Pemerintah Provinsi menyerahkan bantuan tali asih dengan total nilai Rp1,97 miliar.
Setiap jemaah menerima bantuan sebesar Rp5 juta yang dialokasikan untuk menyokong biaya operasional selama menjalankan ibadah di tanah suci. Gubernur menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah dalam memastikan kenyamanan warga Sulawesi Utara.
“Selama masih ada di daratan Indonesia, Gubernur masih terus mengikuti perkembangan. Saya ingin rombongan ini terurus dengan baik,” ujar Yulius dalam arahannya.
Ia juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan dan memperkuat solidaritas antaranggota kelompok selama berada di Arab Saudi. “Tolong saling menolong, jangan jalan sendiri-sendiri. Kita harus kompak karena di sana kita bersama masyarakat dunia lainnya,” tambahnya.
Selain melepas jemaah, Yulius memaparkan visi strategis pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur embarkasi mandiri di Sulawesi Utara. Rencana ini telah dimasukkan ke dalam RPJMD dengan target agar ke depannya jemaah asal “Bumi Nyiur Melambai” tidak perlu lagi transit melalui provinsi lain.
“Cita-cita kami Sulut menjadi embarkasi haji di Indonesia Timur. Ini bertujuan agar jemaah dan keluarga pengantar tidak lagi kesulitan,” pungkasnya.
Sesuai jadwal, 394 jemaah gelombang pertama ini akan mulai memasuki asrama pada 1 Mei 2026 sebelum bertolak menuju embarkasi Balikpapan dan melanjutkan perjalanan ke Madinah. (*)
Gubernur Sulut Lepas 394 Jemaah Haji 2026, Siapkan Bantuan Rp1,97 Miliar







