SULUT – Komisi II DPRD Sulawesi Utara menemukan indikasi penyimpangan distribusi LPG 3 kg yang memicu kelangkaan dan lonjakan harga di tengah masyarakat.
Adanya indikasi aksi borong yang dilakukan oleh pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggota DPRD Sulut, Jeane Laluyan, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai praktik nakal tersebut.
“Banyak laporan masyarakat kalau pengelola dapur MBG memborong tabung gas saat mobil distribusi datang. Ini salah satu pemicu stok di masyarakat cepat habis,” ujar Jeane, dikutip dalam akun facebooknya, Jumat (20/3/2026).
Menurut Jeane, selama dua pekan terakhir, Komisi II DPRD Sulut melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara acak di sejumlah kabupaten dan kota. Hasilnya, ditemukan ketidakteraturan harga yang sangat merugikan warga kecil.
Berdasarkan pantauan tim, harga gas melon di tingkat pengecer atau warung kini berada di luar batas kewajaran.
Harga rata-rata dijual Rp25.000 – Rp40.000 per tabung. Bahkan menyentuh angka Rp50.000 per tabung di wilayah Bolmong.
Jeane menegaskan, berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM tahun 2025, pangkalan hanya diperbolehkan menjual maksimal 10% dari total jatah subsidi kepada pengecer atau warung. Namun, kenyataan di lapangan justru sebaliknya.
“Pangkalan memberikan jatah jauh lebih banyak ke pengecer daripada yang dijual langsung ke masyarakat. Padahal Pertamina mengaku sudah mensosialisasikan aturan 10% ini ke semua pangkalan,” tegas Jeane.
Ia mempertanyakan apakah pangkalan sengaja melanggar atau ada oknum penjual yang tidak memahami mekanisme aturan tersebut.
Pihak DPRD telah berkoordinasi dengan Pertamina dan mengonfirmasi bahwa sebenarnya tidak ada pengurangan kuota subsidi. Pasokan dipastikan normal, namun masalah besar terletak pada rantai distribusi dan permainan harga di tingkat pengecer.
“Ketidakjelasan harga di pengecer inilah yang membuat masyarakat menderita. Saat stok di pangkalan dibilang habis, harga di warung langsung melonjak tajam,”pungkasnya. (*)
Beranda
POLITIK/PEMERINTAHAN
Subsidi LPG 3 Kg Langka, Jeane Laluyan Ungkap Terima Banyak Laporan Diborong Dapur MBG
Subsidi LPG 3 Kg Langka, Jeane Laluyan Ungkap Terima Banyak Laporan Diborong Dapur MBG
Enda Syariati2 min baca








