Example floating
Example floating
POLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Emas Sulit Dijual, Pierre Makisanti Minta Pemerintah Carikan Solusi

×

Emas Sulit Dijual, Pierre Makisanti Minta Pemerintah Carikan Solusi

Sebarkan artikel ini

SULUT— Para penambang emas di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kini berada dalam situasi serba tidak pasti.

Emas yang berhasil mereka dapatkan dari aktivitas penambangan sulit untuk diperjualbelikan.

Sejumlah toko emas yang sebelumnya ramai menerima dan membeli emas dari penambang maupun perantara, kini memilih tutup atau menghentikan sementara aktivitas pembelian.

Menyikapi itu, Anggota DPRD Sulut Pierre Makisanti meminta pemerintah harus secepatnya mencari solusi agar masyarakat penambang bisa segera menjual hasil emas mereka.

“Mereka harus secepatnya menjual emas mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kasihan mereka para penambang rakyat yang sudah bekerja sekuat tenaga tetapi tidak bisa menjual hasil kerja mereka untuk membiayai keperluan pokok keluarga di rumah,” tegas Pierre Makisanti.

Terkait adanya sejumlah operasi pasar yang digelar Aparat Penegak Hukum (APH) di Sulut terkait emas dari penambangan, politisi PDIP ini meminta kepastian hukum yang jelas.

“Apalagi sudah ada Perda RTRW yang mengatur itu. Pemerintah dan Forkopimda harus secepatnya duduk bersama, kalau perlu malam ini segera membahas ini dan besok sudah ada kepastian,” tutupnya.

Diketahui, para penambang tengah mengeluhkan tidak adanya pembeli maupun toko emas yang berani membeli emas dari penambangan langsung karena takut disita APH.

Akibatnya, perputaran ekonomi di sektor tambang rakyat ikut melambat, banyak penambang yang menggantungkan hidup dari hasil tambang harian kini kesulitan mendapatkan pemasukan. Situasi ini tidak hanya berdampak pada penambang, tetapi juga keluarga mereka.

Para penjual emas juga merasakan dampak yang sama. Mereka yang biasanya menjadi perantara antara penambang dan toko emas kini kehilangan peran, karena tidak ada lagi yang mau mengambil emas dari tangan mereka. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *