Kejar Target Pacu Vaksinasi Covid19 Dari Rumah Ke Rumah

  • Whatsapp

Tahuna, detiKawanua.com – Percepatan vaksinasi covid-19 terus digencarkan dengan beragam cara, salah satunya dengan aksi blusukan, mendatangi rumah-rumah warga termasuk para lansia di Kecamatan Tabukan Selatan tenggara Kabupaten Kepulauan Sangihe Vaksinasi dari rumah ke rumah ini dilakukan untuk membantu mempercepat target herd immunity bagi warga masyarakat yang ada di Kampung Malisade, mengingat di kampung malisade vaksinasi covid19 baru mencapai 70%  pada pekan lalu.

“Vaksinasi hari ini merupakan tahap untuk menyelesaikan vaksinasi di Kampung Malisade yang baru 70%, jadi dengan cara dor to dor  kita kejar  targetkan sampai semua warga penduduk di wilayah kecamatan Tabukan Selatan tenggara semua tervaksin tanpa ada yang ketingalan,” kata. Camat Cristine A.J Makagansa.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat sangat antusias, kita modelnya sekarang dari rumah ke rumah atau ‘door to door’ atau jemput bola, supaya masyarakat yang belum tervaksin kita vaksin, dan kita akan mendatangi rumah penduduk yang lansia (usia lanjut),” ungkap Cristine.

Dalam gencarnya penyaluran vaksinasi ini, sebagai wujud upaya percepatan untuk membentuk kekebalan tubuh, jadi penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan hingga mengurangi mobilitas tetap penting dilakukan agar lebih efektif menekan penularan dan penyebaran Covid-19.

“Apalagi sekarang PTM (pembelajaran tatap muka) di sekolah juga sudah dilaksanakan, sehingga dengan vaksinasi ini akan lebih efektif, di samping protokol kesehatan yang sudah kita jalankan,” Lanjut Cristine.

Kapitalaung Kampung Malisade RisManangsang menambahkan hingga kini di kampung malisade sudah bergeser dari 70% ada kenaikan dengan cara vaksinasi covid19 dari rumah ke rumah pihaknya akan mempercepat pelaksanaan vaksin untuk mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru 2022.

“Jadi program ini sangat bagus untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, apalagi ini mendekati Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, kita awasi bersama jangan sampai nanti varian AY.4.2 masuk ke Kabupaten Kepulauan Sangihe hingga sampai ke pelosok pedesaan,” ujarnya.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini nanti akan segara tuntas yang divaksin terutama pada lansia, difabel kemudian dari mereka yang tidak bisa hadir karena sesuatu hal, tetapi bisa dikunjungi di rumah-rumah untuk divaksin,” tambah Manangsang.

Manangsang berharap, vaksinasi rumah ke rumah terus dilaksanakan. Sebab, menurutnya masih ada warga yang belum divaksin atau gagal vaksin karena tidak bisa hadir, atau kondisi kesehatan tidak memungkinkan dikampung Malisade dan sekitarnya. (Js)

Pos terkait