Sekretaris Dinsosnakertrans Kota Kotamobagu, Suhartien Tegela
Kotamobagu,
detiKawanua.com
– Ekspansi sejumlah perusahaan skala nasional, yang masuk ke Kota Kotamobagu, baik
bergerak di bidang jasa maupun perdagangan, rupanya menjadi perhatian serius
Pemerintah Kota Kotamobagu.
detiKawanua.com
– Ekspansi sejumlah perusahaan skala nasional, yang masuk ke Kota Kotamobagu, baik
bergerak di bidang jasa maupun perdagangan, rupanya menjadi perhatian serius
Pemerintah Kota Kotamobagu.
Selain kehadiran
perusahaan-perusahaan tersebut diharapkan dapat mendongkrak roda perekonomian
Kotamobagu, Pemerintah Daerah setempat juga memperingatkan agar tenaga kerja lokal
dapat diprioritaskan oleh manajemen
perusahaan.
perusahaan-perusahaan tersebut diharapkan dapat mendongkrak roda perekonomian
Kotamobagu, Pemerintah Daerah setempat juga memperingatkan agar tenaga kerja lokal
dapat diprioritaskan oleh manajemen
perusahaan.
“Salah satu yang
dimintakan pemerintah daerah, yakni, sebelum perusahaan-perusahaan ini masuk dan
resmi beroperasi, mereka harus memprioritaskan tenaga kerja asal Kotamobagu,”
kata Sekretaris Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans)
Kota Kotamobagu, Suhartien Tegela, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa
(02/02), kemarin.
dimintakan pemerintah daerah, yakni, sebelum perusahaan-perusahaan ini masuk dan
resmi beroperasi, mereka harus memprioritaskan tenaga kerja asal Kotamobagu,”
kata Sekretaris Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans)
Kota Kotamobagu, Suhartien Tegela, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa
(02/02), kemarin.
Menurut Tegela, ketersediaan
angkatan kerja di Kotamobagu tidak hanya siap secara kuantitas semata, namun
juga secara kualitas. “Saya kira sumber daya manusia di Kota Kotamobagu, saat
ini sudah semakin baik,” imbuhnya.
angkatan kerja di Kotamobagu tidak hanya siap secara kuantitas semata, namun
juga secara kualitas. “Saya kira sumber daya manusia di Kota Kotamobagu, saat
ini sudah semakin baik,” imbuhnya.
Lebih lanjut
dirinya menerangkan, permintaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal tersebut,
tidak hanya ditujukan Pemerintah Daerah kepada sejumlah perusahaan yang baru masuk dan akan segera beroperasi,
namun juga kepada para pelaku usaha yang telah cukup lama beroperasi.
dirinya menerangkan, permintaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal tersebut,
tidak hanya ditujukan Pemerintah Daerah kepada sejumlah perusahaan yang baru masuk dan akan segera beroperasi,
namun juga kepada para pelaku usaha yang telah cukup lama beroperasi.
“Jadi
yang baru akan masuk itu ada Indo Maret. Namun, beberapa waktu lalu, Walikota
juga sudah menggelar rapat koordinasi dengan para pengusaha Perbankan di kota
ini, dan saat itu Walikota secara langsung juga menyampaikan agar mereka
memprioritaskan tenaga kerja asal Kotamobagu,” terang Mantan Kabag Humas Pemkot
ini menandaskan. (Ilman Ariyan)











