Example floating
Example floating
MANADOSULAWESI UTARA

Jadi Khatib Shalat Jumat, Sahrir Bachrudin Sampaikan Lima Persiapan Menyambut Ramadhan

×

Jadi Khatib Shalat Jumat, Sahrir Bachrudin Sampaikan Lima Persiapan Menyambut Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Kasie Bimas Islam Kemenag Kota Manado, Sahrir Bachrudin, S.E., M.AB saat menjadi Khatib Sholat Jumat di Masjid Aziddin, Kelurahan Malalayang I

MANADO – Kepala Seksi (Kasie) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado, Sahrir Bachrudin, S.E., M.AB menjadi khatib Jumat di Masjid Aziddin, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatam Malalayang, Kota Manado, Jumat (13/02/2025).

Khotbah Jumat yang dimulai pukul 12.02 WIB ini mengambil tema “Lima Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan.”

Pada kesempatan mulia ini, beliau mengajak kepada jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas karunia nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita semua. Tak lupa Shalawat dan salam juga harus terus disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW agar kita dapat meraih syafaatnya dalam kehidupan di dunia dan akhirat.

Sahrir Bachrudin yang juga merupakan Wakil Sekretaris PW NU Provinsi Sulawesi Utara ini menjelaskan, terdapat setidaknya lima hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut bulan suci Ramadhan, yakni persiapan Ruhiyyah, ‘Amalyyah, ‘Ilmiyyah, Maliyyah, dan Jasadiyyah.

-Persiapan Ruhiyyah
Hendaknya seorang muslim semakin berusaha menjaga niatnya dari segala perbuatan yang dapat merusak kesucian hati. Diantaranya amal yang dianjurkan adalah selalu menjaga niat agar tidak menyimpang.

“Betapa banyak amalan yang tampak sepele, namun menjadi besar pahalanya disebabkan niatnya yang benar. Sebaliknya begitu banyak amalan yang besar namun menjadi tidak bernilai disebabkan niatnya yang salah. Hendaknya setiap aktifitas baik kita diniatkan semata-mata hanya mengharap ridha Allah SWT,” jelasnya.

-Persiapan ‘Amaliyyah
Sahrir mengatakan, hendaknya seorang muslim menyusun rencana apa saja target yang ingin dicapai selama bulan Ramadhan. Misalnya, ingin khatam membaca 30 jus Al-Quran, atau memberi makan 100 porsi kepada yatim piatu, melunasi hutang saudara, tidak bolong sholat tarawih, melunasi hutang orang kesulitan, dan sebagainya.

“Target-target tersebut perlu disiapkan agar menjadi panduan dan motivasi kita selama berada di dalam bulan Ramadhan. Supaya Ramadhan tidak berlalu secara sia-sia,” ujarnya.

-Persiapan ‘Ilmiyyah
Seorang muslim senantiasa membekali dirinya dengan ilmu seputar Ramadhan dengan sebanyak mungkin. Baik ilmu sebelum, ketika, ataupun sesudah Ramadhan. Hal ini sebagai wujud bahwa kita betul-betul senang dan gembira menyambut Ramadhan dan tidak ingin melewatinya begitu saja agar setiap detik yang dilewati menjadi lebih bermakna dan indah.

“Dengan ilmu yang mapan, kita akan semangat dan menikmati untuk menjalankan perintah Allah, dan semangat untuk menjauhi larangan Allah SWT,” tuturnya.

-Persiapan Maliyyah
Persiapan Maliyyah ini maksudnya adalah persiapan harta. Islam memiliki banyak sekali jenis ibadah yang menuntut kita untuk mengeluarkan harta. Misalnya adalah infaq, naik haji, atau ibadah zakat fitrah khusus dikeluarkan pada bulan Ramadhan.

“Jika kita tidak memiliki harta, maka kita tidak akan bisa untuk beribadah tersebut. Oleh karena itu sedari sekarang kita persiapkan, kita sisihkan setiap rupiah yang kita miliki agar dapat kita salurkan selama bulan Ramadhan kepada yang membutuhkan, baik itu dalam skema zakat, infaq, ataupun shadaqah,” jelasnya

-Persiapan Jasadiyyah
Seorang muslim hendaklah selalu menjaga kebugaran atau kesehatan tubuhnya. “Semua itu kita lakukan dengan niat beribadah kepada Allah, dan tentunya dengan harapan agar kita selalu berada dalam kondisi yang prima selama menjalani ibadah di bulan Ramadhan,” ucapnya.

Diakhir penyampaian khotbahnya, beliau mengajak untuk menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai Ramadhan yang terbaik agar supaya tidak menjadi golongan orang-orang yang merugi ketika menjumpai Ramadhan.

“Semoga kita diberkahi oleh Allah SWT dan dipertemukan kita dengan Bulan Ramadhan yang penuh dengan pengampunan ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *