Example floating
Example floating
Example 468x60
HEADLINEMANADOPOLITIK/PEMERINTAHANSULAWESI UTARA

Hari Kesaktian Pancasila, Lady Olga Ajak Warga Manado Perkokoh Persatuan dan Tangkal Paham Radikal

×

Hari Kesaktian Pancasila, Lady Olga Ajak Warga Manado Perkokoh Persatuan dan Tangkal Paham Radikal

Sebarkan artikel ini

MANADO – Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober harus dijadikan landasan kuat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur ideologi negara. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Manado dari Fraksi Partai Golkar, Lady Olga, S.E., M.M..

Srikandi politik perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) Tikala – Paal Dua ini mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Manado untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membentengi diri dari berbagai potensi disintegrasi bangsa.

Menurut Lady Olga, jalannya sejarah telah membuktikan bahwa Pancasila merupakan fondasi kokoh yang mampu menyelamatkan serta mempersatukan bangsa Indonesia menghadapi berbagai dinamika dan ancaman ideologi lain. Oleh sebab itu, menjaga kelestarian nilai-nilai Pancasila bukan lagi sekadar tugas negara, melainkan tanggung jawab kolektif setiap warga negara.

Benteng Utama Menghadapi Radikalisme

“Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya seremonial tahunan atau sekadar peringatan sejarah di atas kertas. Ini adalah alarm pengingat bagi kita semua, khususnya generasi muda-mudi di Kota Manado, bahwa Pancasila adalah benteng utama kita. Ideologi ini yang menjaga kemajemukan, merawat bingkai NKRI, serta menangkal radikalisme atau paham-paham yang bertentangan dengan kepribadian bangsa,” ujar alumni Golkar Institute tersebut, Kamis (01/10/2026).

Ia menambahkan, di era keterbukaan informasi saat ini, tantangan terhadap ideologi bangsa semakin samar namun nyata. Hoaks, provokasi berbasis SARA, dan radikalisme dapat dengan mudah menyusup ke masyarakat jika pemahaman terhadap Pancasila mulai luntur.

Wujudkan Pancasila Melalui Aksi Nyata dan Keadilan Sosial

Sebagai legislator yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Komisi IV, Lady Olga menilai pengamalan Pancasila tidak boleh mandek pada tatanan teori. Nilai-nilai mulia tersebut harus diwujudnyatakan lewat aksi gotong royong, toleransi beragama, dan kepedulian sosial yang konkret di tengah masyarakat.

Dirinya juga berkomitmen penuh bersama jajaran DPRD Kota Manado untuk terus mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah agar selalu berlandaskan asas keadilan sosial. Hal ini krusial demi memastikan program kerja daerah, terutama stimulus ekonomi seperti bantuan UMKM dan penguatan kesejahteraan masyarakat akar rumput, benar-benar tersalurkan secara adil dan merata.

“Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harus menjadi roh dari setiap kebijakan publik di kota ini. Tugas kami di DPRD adalah memastikan tidak ada warga Manado yang merasa terpinggirkan,” lanjutnya tegas.

Ajakan Menjaga Kerukunan Manado

Di akhir penyampaiannya, peraih suara signifikan pada Pemilu 2024 ini menaruh harapan besar agar predikat Kota Manado sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia bisa terus dipertahankan.

“Mari kita perkuat rasa saling menghormati, bahu-membahu membangun daerah, dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari. Dengan begitu, Kota Manado akan senantiasa tumbuh menjadi kota yang rukun, aman, maju, dan sejahtera,” pungkas Lady Olga.