Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

OD Bersama Menteri Puan Salurkan Berbagai Bantuan PKH

Di Postkan Info detiKawanua | Senin, 26 September 2016 , , , ,

Didampingi Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE, Menko PMK Puan Maharani saat menyerahkan bantuan program PKH. (ist)

Manado, detiKawanua.com - Sebanyak 2008 keluarga miskin yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) yang berada di Kecamatan Tandurusa Aertembaga Kota Bitung, Sabtu (24/09) menerima berbagai bantuan dari Menko PMK Puan Maharani. Dalam penyerahan bantuan tersebut Puan Maharani melakukan dialog dan tanya jawab dengan para siswa Sekolah Dasar serta ibu-ibu penerima PKH.

Puan berharap bantuan uang bagi PKH kiranya dapat digunakan untuk kepentingan biaya dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak seperti beli buku, sepatu, baju seragam serta tas sekolah. Jangan dibelanjakan atau membeli keperluan yang tidak penting, ujarnya.
Dalam kesempatan itu Puan juga memberikan makanan tambahan bagi anak-anak sekolah sebanyak 1 ton. Makanan tambahan ini berupa biskuit selama 3 bukan untuk anak-anak kurang gizi, juga makanan MP ASI harus tetap diberikan kepada anak-anak bayi, makanan pendamping ini untuk anak-anak 3 tahun keatas.

Bantuan lain yang di berikan Menko PMK seperti Test KIT deteksi dini 5 pak, obat-obatan seperti Contrexyn 600 dis, minyak telon 5335 botol, SOS Handsoop 144 botol, pasta gigi 6947 tube, obat bodrexin tablet 10.074 folding box, Vidoran KIDS rasa coklat 115 ml 1000 pcs, rasa strawberi 115 lm 1000 pcs, PKH sejumlah Rp 658.873.750 untuk 2008 KK. Khusus Kec. Aertembaga sebanyak 398 KK, beras raskin sejumlah 10.798 RTS masing-masing 15 kg beras, 100 paket untuk anak-anak sekolah berisi buka, pensil, pulpen.

Usai Penyerahan bantuan Ibu Puan yang ikut di dampingi Gubernur Olly Dondokambey berasama Ibu Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Walikota Bitung Max Lomban, beraama Ibu, Asisten Pemerintahan Dan Kesra Drs Jhon Palandung MSi, Kaban Kesbang Pol Edwin Sangen SE MS, Kadis DKP Ir Ronald Sorongan MSi, Kadis Sosial Provinsi dr Liesje G Punuh MKes, Kadis Kesehatan Sulut dr Jemmy Lampus MKes, dan Kaban P3A Ir Ernie Rumundo.

Rep/Editor: IsJo

Bupati Bertekad Jadikan Mitra terbaik di Sulut

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Bupati James Sumendap dan Wakil Bupati Ronald Kandoli tampak mesrah saat perayaan Kepemimpina selama Tiga Tahun di Mitra.
Bupati James Sumendap dan Wakil Bupati Ronald Kandoli tampak mesrah saat perayaan Kepemimpina selama Tiga Tahun di Mitra.

Mitra, detiKawanua.com - Peringatan tiga tahun kepemimpinan Bupati James Sumendap dan Wakil Bupati Ronald Kandoli kembali memilih desa yang berada di pelosok Minahasa Tenggara (Mitra) untuk memperingatinya.

Desa Suhuyon Kecamatan Touluaan Selatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Minahasa Selatan dengan 76 kepala keluarga menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pada peringatan yang dilaksanakan dengan kesederhanaan dan penuh keakraban tersebut, pasangan 'Dwi Tunggal' Mitra ini merayakannya bersama dengan masyarakat dan para anggota DPRD dan ASN di lingkungan Pemkab.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati mengungkapkan rasa syukurnya dengan hasil yang telah diperoleh saat ini.

"Ini merupakan momentum sangat penting bagi kita semua, apalagi dalam tiga tahun ini apa yang menjadi visi dan misi kami, telah dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Bupati.

Dia mengungkapkan keinginannya dalam dua tahun mendatang akan menjadikan Mitra sebagai daerah terbaik di Provinsi Sulawesi Utara.

"Kita Bertekad untuk menjadikan Minahasa Tenggara menjadi daerah terbaik bahkan daerah paling maju di Sulut. Untuk itu kita harus bersama-sama," ujarnya Bupati yang didampingi Wabup.

Untuk mencapai hal tersebut Bupati menuturkan, Pemkab akan terus memberikan perhatian dalam pembangunan infrastruktur dan pembangunan manusia.

"Sekarang kita bertekad mantap sarana infrastruktur sehingga tak ada lagi tempat terpencil karena semua sudah bisa diakses, serta bisa menunjang perekonomian rakyat. Serta peningkatan sarana pendidikan, kesehatan," jelasnya.

Selain itu Ia mengungkapkan, dengan peningkatan sarana dan prasara tersebut rakyat Mitra dapat memperoleh kesejahteraan.

"Dengan sarana dan prasarana yang telah mantap saat ini, saya berharap masyarakat dapat mendapatkan kesejahteraan. Karena untuk mendapatkan kesejahteraan itu kita yang menentukan sendiri," kata Bupati yang dijuluki bapak pembangunan Mitra ini.

Bupati pun menjamin seluruh pembangunan di Mitra akan selesai tepat waktu dan sesuai dengan rencana, karena penyelenggaraan dan pengelolaan keuangan semakin baik dan tidak ada korupsi.

Dalam rngka peringatan tersebut juga, Pemkab juga melaksanakan bakti sosial bagi masyarakat Desa Suhuyon dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, pembagian kaca mata, melaksanakan lantainisasi bagi sejumlah rumah warga, pemberian dokumen kependudukan. (Indri)

Tiga Tahun Memimpin, JS-RK Berhasil Memajukan Minahasa Tenggara

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,

Logo Pemkab Mitra.

Mitra, detiKawanua.com - Tiga Tahun memimpin Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Bupati James Sumendap (JS) dan Wakil Bupati Ronald Kandoli (RK) berhasil melakukan perbaikan dalam pemerintahan sampai pembangunan di segala bidang, dan langsung dirasakan oleh masyarakat.
Dimulai dengan penataan pengelolaan pengelolaan keuangan sehingga mencapai hasil terbaik dengan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Dari perbaikan pengelolaan keuangan ini, hasilnya adalah pembangunan infrastruktur yang layak dan memadai bagi masyarakat.
Pembangunan jalan di 144 desa dan kelurahan, peningkatan jalan serta jembatan antar kecamatan sampai ke pedalaman yang bertujuan mengerakkan ekonomi masyarakat.

Peningkatan sarana serta pelayanan kesehatan dan pendidikan untuk menjadikan menghasilkab Sumber Daya Manusia yang lebih berkualitas yang bisa berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Perhatian terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan dengan pembangunan fasilitas yang lebih memadai seperti pasar-pasar rakyat dan pasar modern. Peningkatan sektor pertanian perkebunan serta Perikanan dengan pemberian bantuan dan pemberdayaan bagi petani dan nelayan.
Pelayanan pemerintah bagi masyarakat yang lebih manusiawi turut dikembangkan sehingga keberadaan pemerintah sangat dirasakan masyarakat. Keinginan untuk memajukan daerah dalam beberapa tahun mendatang berdasarkan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati akan terus dimaksimalkan demi rakyat Minahasa Tenggara. (adv/Indri)

CEP Ketua DPD II PG Minsel, Setya Novanto: Partai Harus Solid

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Kedatangan KeTum DPP PG, Setya Novanto, disambut antusiasme pengurus PG dan sejumlah warga Minsel. /Ist

Minsel, detiKawanua.com - Hajatan luar biasa ditampilkan oleh Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), meski hanya merupakan acara berskala daerah tingkat I. Namun, peran pengurus DPD II Minsel yang diketuai Jemes Kojongian dan kawan-kawan sangatlah terlihat jelas. Sebagai ketua harian sebelum ada pelantikan ketua DPD II definitif di Minsel, Jemes berperan penting dalam menjalankan organisasi Partai PG Minsel, apalagi terkait dengan persiapan acara akbar pelantikan pengurus DPD I dan DPD II PG se-Sulawesi Utara (Sulut), 

Dari pantauan detiKawanua.com, kehadiran Ketua DPD I Provinsi Sulut, Verke Runtu dan beberapa petinggi partai berlambang pohon Beringin ini, membawa semarak prosesi acara pelantikan kali ini. Antusias dari semua Kader, simpatisan PG dan undangan yang hadir, nampak juga Wakil Bupati Minsel yang juga Sekertaris DPD PDI- P provinsi Sulut, Franky Donny Wongkar SH.

Dalam sambutannya, Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE yang juga sebagai Ketua DPD II PG kabupaten Minsel, menjelaskan kedatangan ketua umum DPP PG, Setya Novanto, bukan hanya untuk melantik Pengurus PG Sulut. Tapi juga berkerinduan untuk membantu para lansia dan anak yatim piatu.

"Dalam kesempatan ini, Pak KeTum akan menyerakan 4 Mobil Ambulace dan 2 unit alat pertanian Treaktor dan membantu prigram beda rumah yang di targetkan setiap kecamatan akan tersentu dengan bantuan ini," jelas CEP singkatan Bupati cantik ini.

Ditambahkan CEP, pihaknya sangat bersyukur karena partai Golkar melalui pak KeTum sudah tergerak hati membantu kaum para lansia, janda, duda dan juga anak yatim.

"Ini satu hal yang mulia, dan ini bukan hanyq di rasakan oleh masyarakat Minsel tapi juga masyarakat se-Sulut, adapun khusus Minsel anak nyatim diambil di 167 desa yang kurang lebih 1000 anak, dan Lansia, janda dan duda total 2 ribu orang di daerah Provinsi Sulut," papar CEP.

Acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus DPD I PG dan DPD II PG se-Sulut oleh KeTum DPP PG, Setya Novanto, dan disaksikan pengurus DPP PG. Seperti Typrus Tatali, Wasekjen Jerry Sambuaga, serta petinggi partai lainnya.

Adapun Ketua DPD II PG Minsel secara sah dipanggil dan dilantik CEP dan pengurus lain. Diantaranya Jemes Kojongian, dan Maudy Tiwa sebagai bendahara Partai PG Minsel.

( Vandytrisno )

Haornas 2016: Ghabriella Persembahkan Medali Perunggu Untuk Kedua Orang Tuanya

Di Postkan Info detiKawanua | Minggu, 25 September 2016

Ghabriella C Melati Lumempow
Foto Ghabriella bersama kedua orangtuanya seusai menerima medali Perunggu. /Ist

Manado, detiKawanua.com - Pelaksanaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2016 tingkat Kota Manado, menjadi titik awal era kebangkitan taekwondoin dan juga untuk mencari bibit baru dalam olahraga Taekwondo.

Salah satu bibit baru yang muncul yakni Ghabriella C Melati Lumempow (11), Siswi SD kelas 6 ini bisa mencapai hasil yang begitu memuaskan dengan mempersembahkan medali perunggu.

Sebelum pertandingan dimulai, sebagian ofisial tidak yakin kalau Ghabriella bisa meraih medali. Namun karena tekad pribadi untuk membanggakan keluarganya, api semangat Ghabriella membara di dadanya ketika ia menginjakkan kakinya di atas matras pertandingan Taekwondo yang dihelat sejak Sabtu (24/09) hingga Minggu (25/09) di gedung Olympic KONI Sario.

Saat pertandingan usai, tangis bahagia akhirnya pecah di wajah petarung putri Taekwondo ini, dirinya tampil luar biasa walaupun hanya meraih medali perunggu di kategori Kadet B Putri Tekwondo.

Menurut Ghabriella, Medali Perunggu yang diraihnya saat ini, dipersembahkan untuk kedua orangtuanya, Stewart dan Indah. Terlebih, bagi pelatih yang telah gigih mensuportnya sampai ia meraih medali perunggu.

"Syukur puji Tuhan bisa berbuat yang terbaik untuk semua orang yang aku sayangi. Medali ini saya persembahkan untuk kedua orang tua, pelatih saya, juga keluarga dan teman-teman yang selalu memberikan motivasi kepada saya," tutur Ghabriella sambil menitikkan air mata bahagia.

Pada saat pertandingan, Ghabriella menuturkan bahwa ia merasa cukup tegang. Beruntung, katanya, ia berhasil melewatinya sehingga dapat meraih hasil cukup baik. Bahkan, jauh melampaui waktu latihannya.

"Sempat sedikit tegang. Tapi setelah cukup pemanasan, mulai rileks. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, sehingga bisa meraih medali walaupun hanya perunggu," tutur Ghabriella.

Sementara, Stewart selaku orang tua Ghabriella, mengatakan, walaupun anaknya hanya mendapatkan medali perunggu, dirinya sangat bangga.

"Walaupun hanya mendapat medali Perunggu, tapi sebagai seorang ayah saya merasa bangga dengan keberhasilan anak saya.  Menurut saya, ini adalah awal dari keberhasilan yang diraih anak saya. Yang pastinya saya akan selalu mensuport Ghabriella agar dia terus berlatih dan bisa bersaing di kancah nasional dan Internasional dengan mengahrumkan nama Kota Manado dan Negara tercinta kita, Indonesia," ungkap Stewart.

Dalam pertandingan final di GOR Koni Manado, anak tertua dari seorang Jurnalis di Media lokal ini berhasil mengalahkan lawannya yang turun di kelas 33 kg, kategori Kadet B. Ghabriella mampu menunjukkan kemampuan tandingnya meski tak diunggulkan dalam perebutan medali.

(*/v1c)

Persiapan Lawan Jakarta Matang, JWS Protes ke Dewan Hakim Voli PON Jabar

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,

JWS saat memberikan briefing ke Tim Voli Puteri Sulut.
Bandung, detiKawanua.com
- Persiapan Tim Voli Indoor Puteri Sulut menghadapi Tim DKI Jakarta di Babak 8 Besar dalam ajang PON XIX 2016 Jawa Barat pada Minggu (25/09) jam 18.00 WIB sore nanti semakin matang.

Persiapan yang dilakukan disamping melakukan latihan pemanasan di halaman Hotel Grand Aquila Bandung, Tim juga mendapat siraman rohani dalam bentuk Ibadah Minggu bertempat di salah satu ruangan Hotel tersebut.

Dalam Ibadah yang dipimpin oleh Bupati Minahasa yang juga Pelayan Khusus GMIM Pnt Drs Jantje Wowiling Sajow MSi DMin ini, hadir semua atlit Voli Sulut Putera dan Puteri yang beragama Kristen, Asisten Manager Siby Sengke SSos MAP, Pelatih Kepala Bripka Jhonatan, Asisten Pelatih David Soni, Trainer Jotje Markus dll.

Setelah Ibadah, Bupati JWS melakukan kunjungan silaturahmi ke keluarganya yang berada di Bandung. Dalam pertemuan ini, didampingi Kaban BPMPD Djefry Sajow SH, Kabag Humas dan Protokol Agustivo Tumundo dan Sespri Bupati Dedit Telaumbanua SPt, Bupati JWS menyapa semua sanak familinya dengan Bahasa Sunda yang fasih.

Sehari sebelumnya, Bupati JWS yang juga Manager Tim Voli Puteri Sulut melakukan Protes resmi ke Dewan Hakim Voli PON Jabar ini.

Bupati JWS melakukan protes karena perlakuan para suporter Tim Jawa Timur yang meneriakan hal-hal yang menyinggung pribadi dari atlit asal Sulut Aprilia Manganang.

Aprilia yang juga atlit Voli Nasional dan pernah mewakili Tim Voli Puteri Indonesia dalam Sea Games di Philipina tahun lalu, diteriakin dengan kata-kata yang tidak pantas oleh suporter Jawa Timur.

"Saya tidak terima perlakuan para Suporter Jawa Timur itu, makanya selaku Manager Tim, saya ajukan protes resmi. Semoga ditindaklanjuti oleh Dewan Hakim nantinya" ungkap JWS.

Menghadapi pertandingan Tim Sulut melawan Tim DKI Jakarta sebentar malam, Bupati JWS mengharapkan dukungan doa seluruh rakyat Sulut dan pencinta Voli untuk keberhasilan Tim Sulut nanti.

(**/Sandy)

5 Bulan Menjabat di Sulut, Tonaas LMI Akui dan Apresiasi Kinerja Dirjen OTDA

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Tonaas Wangko LMI, Hanny Pantouw (kiri) bersama Dirjen OTDA Soni Sumarsono (kanan). 

Manado, detiKawanua.com - Tonaas Wangko Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI), Hanny Pantouw mengapresiasi kinerja Dirjen Otinomi Daerah (OTDA) Kemendagri RI, Soni Sumarsono dalam memimpin Sulawesi Utara (Sulut) selaku Penjabat Gubernur Sulut, walaupun dalam menjalankan tugas hanya kurun waktu lima (5) bulan, tapi telah banyak berbuat bagi rakyat Sulawesi Utara (Sulut).

"Saya secara pribadi dan sebagai Tonaas Wangko Ormas LMI mengapresiasi kinerja pak Soni Sumarsono. Karena dalam pimpin Sulut banyak kontribusi yang beliau (Sumarsono-red) berikan di Sulut walaupun hanya lima (5) bulan. Saya lihat Sumarsono adalah seorang tokoh yang pinter, dan punya pengalaman serta seorang pluralisme yang merangkul seluruh kerukunan beragama yang ada daerah ini," kata Tonaas Wangko saat bersama Dirjen OTDA, Soni Sumarsono dan para wartawan JIPS di rumah kopi Warong Kobong jalan Pomorouw Manado, Sabtu (24/09) tadi malam.

Tak lupa juga dirinya mengapresiasi kepada Soni Sumarsono yang telah bersedia sebagai penasehat dewan Laskar Manguni Indonesia (LMI).

"Saya bersyukur kalau beliau akan menjadi penasehat dewan pembina Laskar Manguni Indonesia (LMI). Visi dan misi itu yang saya apresiasi," terangnya.

Disisi lain, Tonaas Wangko menyebutkan, organisasi masyarakat (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI) ini juga merupakan organisasi budaya untuk perekat bangsa.

"Makanya budaya itu harus dihidupkan diseluruh elemen masyarakat dan seluruh indonesia," sebutnya.

Soal Gong Kerukunan beragama ini dirinya mengaitkan dengan tupoksi LMI untuk pengamanan daerah ini.

"Kami peduli dengan keamanan. Makanya setiap statement saya, anggota laskar Manguni Indonesia harus menjadi pelaku keamanan yang dimulai dari  dirinya sendiri, baru membela Sulawesi Utara dan nasional. Jadi, Gong kerukunan beragama merupakan harga mati bagi kami," tegas Pantouw.

Rep/Editor: IsJo

Singkron Dengan Program ODSK, Sumarsono : Separuh Nafas Saya Ada di Sulut

Di Postkan Info detiKawanua | , , , , , ,

Dirjen OTDA Soni Sumarsono (tengah) bersama JIPS saat pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Warong Kobong.

Manado, detiKawanua.com - Pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Sulut, Soni Sumarsono yang juga sebagai Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) walaupun hanya berkisar selama 5 bulan menjadi Pj, ternyata dirinya sudah terlanjur 'mencintai' daerah Nyiur Melambai (Sulut) ini diantaranya sektor budaya, kultur suku, ras dan agama yang menjadikan Sulut mempunyai rasa aman tentram.
Sumarsono yang juga penerima penghargaan gelar 'Warga Kehormatan Sulut Tahun 2016' yang diserahkan Gubernur, Olly Dondokambey itu membeberkan bahwa Provinsi Sulut yang terdiri dari 15 Kabupaten Kota ini serasa spesial bagi dirinya dalam segala urusan baik kunjungan pribadi maupun dalam urusan tugas negara yang singkron dengan program Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw (ODSK) terutama dalam memajukan Sulut di sektor pariwisata.

"Sulut punya daya tarik luar biasa (Surga Utara) 60 persen ketertarikan adalah budaya. Sulut jadi spesial dan ini bukti, tamu dari Gubernur Bupati Walikota lain yang ke kantor saya datang saking padatnya agenda saya itu masih menunggu, tapi kalau dari Sulut yang datang jangankan Gubernur Bupati Walikota, sampai stafpun masuk dalam ruangan Dirjen. Ibaratnya, kalau provinsi lain seperti nasi biasa saja, tapi kalau Provinsi Sulut itu nasi goreng spesial," ungkapnya saat bersama Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), Sabtu (24/09) tadi malam dirumah makan Warong Kobong Pumorouw Teling Manado.

Selain itu soal Perda menjadi contoh kongkrit, semua Perda itu harus melewati persetujuan dari Dirjen OTDA dan untuk Sulut semua tidak pernah ada kendala.

"Semua serba Sulut, Perda mana yang lambat? contoh Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semua selesai. Bahkan di Indonesia untuk Provinsi Sulut menjadi pertama kali selesainya Perda OPD itu, tawar menawar dikit selesai disetujui. Saya malu kalau sampai Perdanya lambat, begitu juga dengan Perda BUMD berapa lama prosesnya, sama halnya dengan perijinan Gubernur, Bupati Walikota keluar negeri itu 14 hari harus sampai dimeja saya sebelumnya kalau tidak kami tolak tapi khusus Provinsi Sulut ini membuat susahnya saya untuk menolak, ada yang datang waktu seminggu bahkan tiga hati yang seharusnya sudah ditolak tapi akhirnya disetujui. Itulah sebenarnya komitmen saya untuk meembuktikan demi Sulut," beber Sumarsono sembari menambahkan sudah mewakafkan dirinya sejak awal untuk Sulut dan walaupun sudah tidak lagi menjabat tapi dirinya masih mempunyai ikatan moril dengan Sulut.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Staf Ahli Dirjen OTDA Bidang Komunikasi Politik, Ferry Rende dan Tonaas Wangko Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI), Hanny Pantouw beserta sejumlah staf Dirjen OTDA.

Rep/Editor: IsJo

Turunkan Barisan Kedua, Tim PON Sulut Lolos 8 Besar Voli Puteri

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,

Tampak Pertandingan Bola Voli antara Tim Puteri Sulut vs Tim Puteri Jatim.

Bandung, detiKawanua.com
- Dengan menurunkan para pemain "second line", Tim Voli Puteri Sulut harus mengakui keunggulan Tim Jawa Timur dalam pertandingan terakhir di Pool Y ajang PON XIX 2016 Jawa Barat yang berlangsung pada Sabtu (24/09) siang, di Gelora Sabilulungan, Soreang Kabupaten Bandung.

Dalam pertandingan yang tidak lagi memengaruhi kedudukan Tim Sulut yang sudah memastikan diri lolos ke babak delapan besar ini, Tim Sulut tidak menurunkan atlit tangguhnya Aprilia Manganang untuk bermain full.

Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi selaku Manager Tim Voli Puteri Sulut selesai menyaksikan pertandingan itu, mengatakan cukup puas akan hasil yang dicapai hari ini karena mereka bermain sesuai strategi yang diterapkan.

"Kami tidak menurunkan kekuatan full dalam pertandingan melawan Tim Jatim saat ini, karena disamping Sulut sudah memastikan diri lolos ke babak delapan besar, juga untuk menyimpan tenaga dalam menghadapi pertandingan melawan Tim tangguh DKI Jakarta besok malam" ungkap Bupati JWS.

Ditambahkan Bupati bahwa untuk menghadapi DKI Jakarta besok, pihaknya telah menyiapkan strategi khusus, disamping berkaca dalam pertandingan di Kejuaraan PON Mini yang berlangsung pada akhir Juli yang lalu, Tim Sulut pernah mengalahkan Tim DKI Jakarta waktu itu.

Turut menyaksikan pertandingan siang tadi diantaranya Anggota DPRD Sulut Netty Agnes Pantouw SE yang juga Bendahara PBVSI Sulut, Anggota Fraksi PDIP DPRD Sulut Jeanny Mumek, Kadis Hubkominfo Minahasa Siby Sengke SSos MAP selaku Asisten Manager Voli Puteri Sulut, Kaban BPMPD Djefry Sumendap Sajow SH, Kabag Humas dan Protokol Agustivo Tumundo SE MSi, Kasubag Sosnaker Kesra Dedit Telaumbanua SPt, para Ketua PAC PDIP di 25 Kecamatan se-Minahasa dan 15 anggota Pers Minahasa.

Dalam pertandingan Tim Sulut melawan Tim DKI Jakarta pada Minggu 25/9 jam 18.00 WIB besok malam, Bupati JWS kembali mengharapkan dukungan doa semua masyarakat Sulut.

(**/Sandy)

Loyalitas, Mario Hendra Jadikan Kritik Sebagai Motivasi Kerja

Di Postkan Info detiKawanua |

Foto Mario Wuisan (kiri) dan Hendra Tambajong (kanan) siap tunjang kinerja Wakil Gubernur. (ist)

Manado, detiKawanua.com – Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sudah menjadi kewajiban untuk menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam pekerjaan. Seperti hal yang dilakukan Hendra Tambayong dan Mario Wuisan yang merupakan Sekretaris Pribadi (Sespri) dari Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw.

Kedua lelaki ini, sangat loyal dalam menunjang kerja Wakil Gubernur terlebih dalam pengelolaan adminisrtrasi. Tak heran, meski sering mendapat kritikan dari Wagub, keduanya menganggap itu sebuah motivasi untuk lebih baik lagi dalam menopang kinerja kerja pimpinannya.

Kepercayaan yang diberikan Wagub, dibuktikan dengan kinerja kerja. Baik Mario maupun Hendra, telah berbagi tugas masing-masing dan hingga kini kerjasama itu terus berjalan dengan baik.

"Apa yang menjadi perintah pimpinan, itu harus dilaksanakan. Memang sering ditemui kendala, namun lewat proses pembelajaran, kami tetap menjalankan tugas sesuai Tupoksi," ucap Mario dan Hendra yang merupakan Sespri sejak Steven Kandouw masih menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulut periode 2014 lalu, hingga terpilih sebagai Wakil Gubernur mendampingi Gubernur Olly Dondokambey. (ist)

Rep/Editor: IsJo

Disaksikan Gubernur dan Polda Sulut, PresDir Lion Air Lakukan MoU dengan Pemkab Minsel

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Foto. /Ist

Minsel, detiKawanua.com - Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE, di dampingi Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH, akhirnya sepakat melakukan Kerja Sama dengan Presiden Direktur Lion Group "RUSDI KIRANA" Yang adalah Owner Lion Group bersama Bupati Minsel Christiany Eugenia Tetty Paruntu di dampingi Wakil Bupati Franky Wongkar, membuat Nota Kesepahaman MoU, antara Pemkab Minsel dan Lion Group untuk membangun area Destinasi Pariwisata di kabupaten Minsel, 

Kabag Hukum Brando Tampenawas SH.MH, mengatakan, kesepatakan di dibuat sesuai Prosedur hukum wilayah kabupaten Minsel.sebelum acara MoU di mulai terlebih dahulu Bupati Minsel dan Wakil Bupati Minsel hadir di Hotel Lion jalan Wolter Monginsidi Bolevard Manado lewat Pertemuan bersama Presdir, Kapolda Sulut, Irjend Wilmar Marpaung, Walikota Manado, beserta Tim Lion Group.acara di lanjutkan dengan 'Window Of Indonesia yang di pusatkan di lokasi yang akan di bangun Destinasi Pariwisata tersebut, 

Dalam sambutan Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait, dalam Pemaparanya, mengatakan dipilihnya Sulawesi Utara sebagai tempat yang akan dijadikan pusat informasi terkait pariwisata, kuliner dan kerajinan khas Indonesia itu karena provinsi ini memiliki potensi yang sangat besar untuk pariwisata , di katakannya juga,"Potensi market turis Indonesia khususnya untuk Sulawesi Utara sangat terbuka dan bisa dibuktikan dengan pertumbuhan sektor pariwisata beberapa tahun belakangan ini, seperti halnya Kabupaten Minsel yang telah kami kunjungi bersama kemarin, untuk itu perlu disiapkan sarana pendukung agar para wisatawan dapat menikmati liburannya dan mendapatkan souvenir yang diproduksi oleh usaha kecil dan menengah, katanya.

Gubernur Sulut dalam sambutanya mengatakan tentunya kita sangat berbangga atas di bangunya pembangunan di sektor wisata di mana Sulut menunjukan peningkatan kunjungan PARA WISATAWAN Asing , untuk itu kerja sama dengan Pemerintah Daerah sangat perlu bagi Investor, mari bersama- sama memberikan kontribusi untuk membangun daerah di Sulut, tentunya bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Sementara itu Menteri Kordinator Pebangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, mengatakan dengan hadirnya Window Of Indonesia maka kita perlu mengangkat Hasil Produksi Daerah sendiri tidak menjual Produk Daerah Lain ,kata Puan, beliau mengatakan juga APBD Sulut 3 Triliun belum Mampu untuk membangun terlebih untuk sektor Pariwisata, untuk itu kerja Sama ini di manfaatkan sebaik-baiknya, 

Puan sendiri berharap pemerintah dan masyarakat Sulut memanfaatkan kehadiran Window of Indonesia dengan baik. "Antara pemerintah dan masyarakat harus punya visi yang sama membangun pariwisata. Semoga produk-produk lokal Sulut yang dijual bukan dari Jawa, Sumatra, Bali atau daerah lain di Indonesia. Paling tidak 80 persen produk khas daerah ini, Sehingga paling penting ujar Puan, " stabilitas keamanan terjaga dengan baik bagi para wisatawan sehingga tercipta Gerbang Budaya Indonesia.demikian ujarnya. 

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu di dampingi wakil Bupati menanda tangani MoU, di saksikan Presdir Lion Group, Gubernur Sulut, dan Dirut Lion Air Edward Sirait.Bupati memberikan Apresiasi kepada Pihak Lion Group dan Pemprov sulut atas kerja sama ini.

( Vandytrisno/hpm )

Disaksikan JWS, Tim Voli Puteri Hadiahkan Kemenangan di HUT Sulut

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,

Bupati JWS , kabag humas protokol dan pers'min sebelum menonton laga voli putri Sulut vs Riau. (Ist)

Bandung, detiKawanua.com - Di hari lahir Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tim Bola Voli Indoor Puteri Sulut kembali menampilkan permainan terbaiknya dengan menundukkan Tim Voli Puteri Provinsi Riau dengan skore 3-0 dalam arena PON XIX 2016 Jawa Barat yang dilangsungkan pada Jumat 23/9 sore tadi di Gelora Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung. 

Disaksikan langsung oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi yang juga Manager Tim Voli Puteri Sulut dalam ajang PON XIX ini yang didampingi oleh Ketua TP PKK Dr Olga Sajow-Singkoh MHum, Kadis Perhubungan dan Kominfo Siby Sengke SSos MAP selaku Asisten Manager Voli Puteri Sulut, Kaban BPMPD Djefry Sumendap Sajow SH dan 25 Ketua PAC PDIP Kecamatan se-Kabupaten Minahasa serta 15 Pers Minahasa ini, Tim Sulut yang dikapteni oleh Aprilia Manganang memberikan hadiah khusus bagi Provinsi Sulut yang merayakan HUT-nya yang ke-52 dengan mengalahkan Tim Riau dengan angka 25-10, 25-15 dan 25-12.

Atas hasil gemilang ini, Bupati JWS yang juga Ketua Harian Pengprov PBVSI Sulut bersyukur dan bangga atas penampilan anak-anak asuhannya.

Bupati berharap untuk pertandingan selanjutnya, walaupun Tim Sulut sudah memastikan diri masuk ke-8 besar, tetapi harus tetap memberikan penampilan terbaiknya lagi sehingga memperoleh hasil yang lebih baik lagi.

Untuk agenda selanjutnya, Tim Voli Puteri Sulut akan berhadapan dengan Tim Provinsi Jawa Timur pada Sabtu 24/9 besok pukul 12.00 WIB di Gelora Sabilulungan, Soreang ini.

Adapun para atlit Voli Puteri Sulut terdiri dari Aprilia Manganang (Capten), Rizky Amalia Puteri, Graciela Angeline, Gabriella Mantiri, Reza Fahma, Tanti Triyana, Jenifer Saliding, Cicilia Senduk, Mariane Adeli, Lissa B Surusa, Anastasia Renyaan dan Desi Sri Ayu, dengan Pelatih Kepala Bripka Jhonatan, Asisten Pelatih David Soni dan Trainer Jotje Markus.

(***/Sandy)

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

MITRA

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional