Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Advertise with Anonymous Ads

Tampil Beda Di Jakarta, Sulut Expo 2019 OD-SK Jemput Bola

Di Postkan Infodetikawanua | Senin, 23 September 2019 , , , ,


Sulut, detiKawanua.com - Sulut Expo 2019 tampil beda. Apa yang beda? Untuk pertama kalinya dalam sejarah, iven akbar yang digelar Pemprov Sulut ini, digelar di Ibukota Jakarta semasa pemerintahan periode 2015-2020. Tepatnya di gedung Smesco Exhibition & Convention Hall Gatot Subroto Jakarta Selatan. Tahun-tahun sebelumnya, Sulut Expo yang biasanya dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Provinsi ini, berpusat di Lokasi Pameran Kayuwatu, Manado. Pemprov Sulut memiliki alasan kenapa Jakarta menjadi tempat pelaksanaan Sulut Expo.

“Kenapa dilaksanakan di Jakarta, karena kami ingin membuat lompatan terkait dengan promosi potensi daerah. Kita ingin memperkenalkan potensi-potensi Sulawesi Utara di tingkat nasional maupun internasional bahwa kita telah siap menjadi Pintu Gerbang Pasifik”, ungkap Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE. Lewat iven itu, ditambahkan Olly-sapaan akrab-suami tercinta Ir. Rita Maya Tamuntuan ini, diharapkan investor-investor dari luar daerah dapat menanamkan modalnya di Bumi Nyiur Melambai. ”Misalnya setelah para pelaku usaha mengetahui potensi yang dimiliki Sulawesi Utara, saya yakin mereka tertarik untuk berinvestasi di daerah ini. Dengan makin banyak investasi secara otomatis akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat”, paparnya. 

Apalagi dikatakan Olly, Sulawesi Utara telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan 5 Destinasi Unggulan. “Dengan begitu, Sulut akan ketiban banyak proyek penunjang pariwisata dan ini sangat menarik bagi investor. Beberapa tahun ini jumlah wisatawan yang berkunjung di sini, sudah banyak. Tapi saya punya mimpi, suatu kelak nanti Sulut akan dikunjungi 1 juta wisatawan. Tahun-tahun sebelumnya sekitar 30 ribu-35 ribu wisatawan. Tahun 20018 sebanyak 100 ribu wisatawan. Tahun ini target 150 ribu, dan tahun 2020, kita targetkan sebanyak 200 ribu wisatawan,” jelasnya. Target itu hanya bisa tercapai apabila pemerintah dan warga Sulut melakukan inovasi dan bersinergi. “Makanya, kita harus menjemput bola dengan mengajak wisatawan berkunjung ke Sulut sembari mengajak juga investor untuk berusaha di Sulut. Memang masih ada kekurangan di sana-sini, tapi bukan berarti kita tidak bisa melakukan sesuatu. Jangan tunggu semua selesai baru mau memulai. Yang penting kita punya tekad dan kemauan untuk membangun daerah”, papar mantan Ketua Fraksi FPDI Perjuangan DPR RI ini.  

Hal senada diungkapkan Wagub Sulut Drs Steven Kandouw. “Sulut Expo yang dibuat di Jakarta tujuannya agar para warga Kawanua, wisatawan domestik dan mancanegara bisa melihat langsung pesona Sulawesi Utara lewat materi yang dipamerkan. Setelah itu mereka bisa kepincut untuk berkunjung di daerah ini”, tutur suami tercinta dr Kartika Devi Tanos ini. Selain itu, Sulut Expo menjadi ajang bagi investor untuk berdialog dengan Pemprov Sulut. “Pak Gubernur sudah memberikan jaminan bahwa Sulut adalah daerah yang memiliki iklim yang ramah dan kondusif bagi investasi”, ujarnya sembari mengajak kepada kabupaten dan kota agar memanfaatkan iven tersebut untuk memasarkan produk dan jasa di Sulut.  

Sebelumnya, Sekprov Sulut Edwin Silangen SE, MS dan Asisten III Sekprov Sulut Asiano Gammy Kawatu SE, MSi telah mengadakan sosialisasi dengan menggelar jumpa pers di Restoran Rarampa, Jakarta, Senin (16/9). Tujuannya agar iven akbar tersebut bisa diketahui secara luas. “Target kami kegiatan Sulut Expo 2019 yang akan melibatkan 15 daerah kabupaten dan kota se- Sulawesi Utara, benar-benar akan menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah Sulut, terutama mengangkat kekayaan budaya yang selama ini belum banyak terekspos di publik,” kata Edwin. Tagline North Sulawesi “Pacific Gateway Of Indonesia” diangkat menurut Edwin, karena kegiatan ini diharapkan selain mendorong masyarakat Sulut untuk terus meningkatkan sumber daya manusia di bidang pariwisata, Sulut Expo 2019 merupakan panggung pertunjukkan, arena pergelaran untuk menampilkan keberagaman potensi Sulut (alam, wisata, kekayaan budaya/tradisi) termasuk perkembangan investasi), pasca disahkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Pulisan, Likupang. “Kami berharap Sulut Expo menjadi pintu masuk pengembangan Tourism, Trade, and Investment (TTI),” tambah Gemmy yang juga Ketua Umum Panitia. 

Tahun ini, Sulut Expo bakal tampil beda. Tak hanya soal tempat pelaksanaan. Tapi juga soal tema yang diusung yakni North Sulawesi: Pacific Gateway of Indonesia. Begitu juga dengan konsep expo dan acara. Selama pelaksanaan yakni sejak 26 sampai 29 September, iven ini juga setiap hari akan memberikan suguhan yang berbeda-beda. Termasuk produk-produk yang akan tampilkan bakal banyak perbedaan saat expo-expo tahun-tahun sebelumnya. Juga soal gathering bersama pelaku usaha yang telah disiapkan oleh panitia. 

Bahkan para wisatawan akan dimanjakan dengan rupa-rupa tawaran menarik. Mulai dari promo ticket pesawat komersil, promo hotel hingga promo kuliner saat berkunjung di ujung peninsula pulau Sulawesi ini. Bagi warga yang suka pelesiran bakal dipermudah dengan kalender iven dan map tourism.  

Sulut Expo 2019 yang merupakan rangkaian dari kegiatan HUT ke-55 Provinsi Sulut yang puncaknya dirayakan dengan pesta rakyat pada tanggal 23 September 2019 di Lapangan Sario Manado, akan dibuka pada Kamis (26/9) oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Pembukaan akan diwarnai nuansa seni tradisi Sulut, seperti tarian Kabasaran dan Maengket.Setelah pembukaan, sesuai tema acara pada hari pertama “Kearifan Lokal” berbagai pertunjukan seni budaya Sulut akan ditampilkan di Smesco Exhibition. Setelah pembukaan akan digelar Investor Gathering & Digital Economy in North Sulawesi, dilanjutkan promosi daerah Kabupaten Minahasa, Kabúpaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Sitaro, Kota Kotamobagu, dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Pada hari kedua, akan mengusung tema “Wawasan Nasional” yang akan menampilkan potensi berbagai daerah di Sulut seperti Kabupaten Minahasa Selatan, Kota Tomohon, Kota Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Sangihe, dan Kabupaten Talaud.

Hari ketiga, Sabtu (28/9) dengan tema “Akses Global & Travel Exhibition” akan diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti donor darah, lomba kreasi poco-poco, pagelaran fesyen batik Sulut, dan pentas seni budaya, serta promosi daerah Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Bolaang Mongondow, dan Kota Bolaang Mongondow Selatan.

Dan pada hari terakhir, Minggu (29/9) puncak dari rangkaian expo. “Di hari terakhir ini akan berbagai pentas seni dan hiburan akan digelar dengan menghadirkan sejumlah penyanyi terkenal seperti Ruth Sahanaya, Ermy Kulit, Conny Mamahit, Nindy Ellese, Angel Karamoy, dan Mikha Tambayong”, kata Fabian Pascoal, Ketua Harian Panitia yang didampingi Sekretaris Sigit Cosmas.

Menariknya, di expo kali ini bakal diikuti oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Tidak hanya akan menjual paket wisata dan tiket pesawat ke Sulawesi Utara. Tapi lebih dari itu. Garuda Indonesia juga meluncurkan rute terbaru Manado-Davao, Filipina. Launching ini akan dibarengi dengan penandatanganan Letter of Understanding antara industri pariwisata Filipina dan Provinsi Sulut.  

Selain itu, kegiatan kali ini akan diikuti juga oleh Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM dan Polda Metro Jaya. Pihak Imigrasi akan membantu proses bebas visa kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut dan perpanjangan paspor. Sedangkan pihak kepolisian akan membuka loket untuk pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). (lex/tim)

Prestasi Di Kepemimpinan OD-SK, BPSDMD Sulut Urutan 2 Dari 5 Besar Lembaga Pelatihan Pemerintah

Di Postkan Infodetikawanua | Minggu, 22 September 2019 ,

“Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik, dan Berkepribadian Dalam Budaya Melalui Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan yang Berkualitas dan Terdepan di Kawasan Timur Indonesia” merupakan visi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Daerah Sulawesi Utara (Sulut) di kempimpinan pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw (OD-SK).

Atas hal tersebut BPSDMD Sulut yang dibawahi Ir. Jeffry Senduk, menoreh prestasi yang masuk urutan dua dari lima besar dalam ajang kompetisi Lembaga Pelatihan Pemerintah Berprestasi tahun 2019. Hasil tersebut sangatlah mengembirakan karena BPSDMD Sulut dinyatakan berhasil lolos pada seleksi tahap I yang digelar dari periode Mei-Juni 2019 bersama-sama lembaga pelatihan provinsi lainnya, seperti:

1. BPSDMD Prov. Jawa Barat
2. BPSDMD Prov. Sulawesi Utara
3. BPSDMD Prov. Jawa Tengah
4. BPSDMD Prov. Kalimantan Selatan
5. badan Diklat Daerah Istimewa Yogyakarta
Selanjutnya kelima lembaga pelatihan ini akan berkompetisi menjadi yang terbaik dalam kategori Lembaga Pelatihan Pemerintah Daerah Terakreditasi Pelatihan Kepemimpinan dan Prajabatan/Latsar Berprestasi Tahun 2019. Seleksi tahap II akan dilakukan dengan presentasi dan verifikasi di Kantor Lembaga Administrasi Negara di Jakarta.

SUPPORT BPSDMD SULUT UNTUK PROGRAM OD-SK BAGI LATSAR CPNS

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Utara terus melakukan aktivitas dalam menyiapkan, meningkatkan maupun mengembangkan kemampuan aparatur sipil negara untuk melaksanakan tugas fungsinya sebagai pelayan publik. Kegiatan terbaru yang dilakukan BPSDMD berupa pelaksanaan seminar rancangan aktualisasi/habituasi pelatihan dasar CPNS Kota Tomohon yang merupakan kolaborasi BPSDMD dengan Pemerintah Kota Tomohon. Seminar ini diikuti oleh 186 peserta pelatihan yang dibagi menjadi beberapa kelompok bimbingan coach yang sudah mengikuti workshop/pelatihan tentang kurikulum Pelatihan Dasar CPNS yang terbaru, hal ini sebagai bukti konsistensi BPSDMD menjaga kualitas penyelenggaraan diklat sesuai regulasi.

Kepala BPSDMD Sulut, Ir. Jefry Senduk, mengatakan CPNS selama mengikuti Pelatihan Dasar dibekali dengan nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh PNS dalam menjalankan perannya sebagai pelayan publik, nilai dasar tersebut adalah ANEKA; Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi. Lebih lanjut Kaban BPSDMD mengatakan kegiatan pelatihan dasar CPNS ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan BPSDMD untuk mendukung program ODSK di bidang pembentukan dan peningkatan kapasitas sumber daya aparatur yang mumpuni untuk dapat menjalankan fungsinya sebagai pelayan masyarakat. Karena CPNS dididik dan dilatih untuk bisa melayani  semua lapisan masyarakat secara profesional, berintegritas, tidak membeda-bedakan, bertanggungjawab dan mempunyai perilaku anti korupsi.

SINERGITAS DPSDMD SULUT BERSAMA KAB KOTA GELAR LATSAR
Seperti halnya untuk kegiatan seminar dilaksanakan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Pemerintah Kota Tomohon kerjasama dengan BPSDMD Sulut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc yang dihadiri oleh Kepala BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara Ir. Jefry Senduk, Kepala BKPSDM Kota Tomohon Drs. Daniel Pontonuwu, serta beberapa pejabat baik di lingkungan BPSDMD Prov. Sulut maupun pejabat di lingkungan pemerintah Kota Tomohon. Pelatihan dasar ini berlangsung selama 51 hari kerja mulai tanggal 6 Mei-3 Juli 2019 yang terdiri dari 21 hari on campus dan 30 hari off campus (masa mengaktualisasikan nilai-nilai dasar prosesi PNS).

Selain Kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Kota Tomohon, dalam tahun ini Pelatihan Dasar CPNS teragendakan  juga untuk dilaksanakan bersama beberapa kabupaten/kota serta Kementrian/Lembaga Pusat yang bekerjasama dengan BPSDMD Sulut.
Begitupun seperti Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) bekerjasama dengan BPSDMD Sulut melaksanakan Pelatihan Dasar CPNS bertempat di BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini  yang dibuka oleh Wakil Bupati Boloaang Mongondow Selatan, Deddy Abdul Hamid. Turut hadir dalam pembukaan ini Kepala BPSDMD Prov. Sulut, Ir. Jeffry Senduk dan Sekretaris Daerah Kab. Bolsel Marzanzius Arhan Ohy, S. STP masing-masing beserta jajaran. Pelatihan ini dilaksanakan dengan sistem on campus dan off campus. Untuk on campus peserta akan dibekali dengan beberapa mata pelatihan, yaitu:
1. Dinamika Kelompok
2 Wawasan Kebangsaan
3. Analisis Isu Kontemporer
4. Kesiapsiagaan Bela Negara
5. Akuntabilitas
6. Nasionalisme.
7. Etika Publik
8. Komitmen Mutu
9. Anti Korupsi
10. Whole of Goverment
11. Manajemen ASN
12. Pelayanan Publik
13. Agenda Habituasi/Aktualisasi. Sedangkan untuk off campus, peserta diharuskan mengimplementasikan rancangan habituasi/ aktualisasi yang telah diseminarkan pada seminar rancangan, setelah diimplementasikan selama 30 hari di unit kerja masing-masing akan diseminarkan dalam seminar aktualisasi.
SEMINAR RANCANGAN PROYEK PERUBAHAM DIKLAT PIM  PEMPROV SULUT

Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Pemprov Sulut melaksanakan Seminar Perancangan Inovasi atau lebih dikenal dengan seminar rancangan proyek perubahan. Seminar ini dibagi dalam empat kelompok seminar, menurut kelompok coach yang telah ditunjuk. Coach ayng bertugas dalam diklat ini:
1. Joachim Elias, MAP
2. Helen Dalip, M. Pd
3. Recky Pagerapan, SE. MM
4. Derio Inkiriwang, SH. MH

Dalam pelaksanaannya masing-masing kelompok seminar terdiri dari 1 orang coach, 1 orang mentor, 1 orang penguji/narasumber.  Seminar ini para peserta difasilitasi untuk mempresentasikan rancangan proyek perubahannya di depan narasumber, mentor dan coach guna mendapatkan masukan dan saran perbaikan untuk penyempurnaan rancangan proyek perubahan yang telah disusun. Pada kesempatan ini dilakukan pembahasan tentang usulan proyek perubahan tersebut apakah telah disetujui oleh atasan (atau mentor) termasuk dukungan pendanaannya. Hasil yang diharapkan adalah para peserta mampu mempresentasikan usulan proyek perubahannya serta mampu mempengaruhi para peserta agar dapat memberikan masukan dan saran perbaikan atas usulannya serta memberikan persetujuan untuk bisa dilanjutkan pelaksanaan usulan tersebut. 
DIBUKANYA LATSAR CPNS LINGKUP PROVINSI SULUT

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Utara membuka kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Tahun 2019 di ruangan Integritas BPSDMD Sulut oleh Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) yang diwakili oleh Kepala BPSDMD Sulut Ir Jeffry Senduk. Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 40 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja.

Peserta Pelatihan Dasar ini merupakan hasil perekrutan CPNS yang berproses sejak tahun 2018 dan merupakan kelas pertama yang diselenggarakan dari beberapa kelas yang harus dilaksanakan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan sistem on campus dan off campus. Untuk on campus peserta akan dibekali dengan beberapa mata diklat, yaitu:
1. Dinamika Kelompok
2 Wawasan Kebangsaan
3. Analisis Isu Kontemporer
4. Kesiapsiagaan Bela Negara
5. Akuntabilitas
6. Nasionalisme.
7. Etika Publik
8. Komitmen Mutu
9. Anti Korupsi
10. Whole of Goverment
11. Manajemen ASN
12. Pelayanan Publik
13. Agenda Habituasi/Aktualisasi
Sedangkan untuk off campus, peserta diharuskan mengimplementasikan rancangan habituasi/ aktualisasi yang telah diseminarkan pada seminar rancangan, setelah diimplementasikan selama 30 hari di unit kerja masing-masing akan diseminarkan dalam seminar aktualisasi.
Kurikulum yang dibuat dalam Pelatihan Dasar diharapkan dapat menghasilkan generasi Smart ASN yang akan membawa Sulut semakin Hebat di mana misi ODSK juga adalah untuk menghadirkan ASN yang berkualitas untuk melayani semua lapisan masyarakat.

KPK RI GANDENG BPSDMD SULUT KERJASAMA TUK-SPA

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mengunjungi BPSDMD Prov. Sulut dengan maksud menindaklanjuti kerjasama antara KPK dengan Pemprov Sulut dalam hal ini BPSDMD yang akan menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi (SPA). KPK menurunkan dua srikandinya dari Kedeputian Bidang Pencegahan KPK, yakni Dian Rachmawati (Spesialis Pusat Edukasi Antikorupsi) dan Rischa Melisa (Administrasi Sekretariat Jenderal Muda) untuk bertemu dengan pihak BPSDMD beserta jajaran.

Pertemuan ini terlaksana pada hari Rabu, 10 Juli 2019, dimoderatori langsung oleh Kepala BPSDMD Prov. Sulut Ir. Jefry Senduk dan berlangsung dalam suasana keakraban karena adanya kesepahaman dari peserta pertemuan tentang pentingnya Pencegahan korupsi. Beberapa masalah teknis tentang persiapan dan pelaksanaan uji kompetensi dibicarakan serta dimantapkan melalui pertemuan ini.
Kepala BPSDMD Prov. Sulut, Ir. Jefry Senduk mengatakan bahwa dengan ditunjuknya BPSDMD Prov. Sulut menjadi TUK sertifikasi penyuluh antikorupsi menunjukkan kepercayaan dari insitusi KPK kepada BPSDMD untuk bersama-sama mencegah terjadinya korupsi dan hal ini selaras dengan agenda prioritas ODSK dalam hal meningkatkan manajemen pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya. Karena itu semua stakeholder BPSDMD Sulut wajib mensupport dan mensukseskan kegiatan uji kompetensi penyuluh antikorupsi yang akan dilaksanakan di TUK BPSDMD Prov. Sulut. Lebih lanjut Ir. Jefry Senduk mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi berani jujur hebat untuk Sulut Hebat.

VISITASI DIKLAT PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA

Untuk memperkenalkan peserta tentang keadaan riil pengelolaan pariwisata yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Peserta Diklat Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata melakukan visitasi ke lokasi pariwisata Bukit Kasih yang terletak di Desa Kanonag, Kabupaten Minahasa. Bukit Kasih merupakan lokasi wisata yang mempunyai sumber air panas serta pemandangan alam sekitar yang indah, ditambah lagi lokasi ini merupakan salah satu simbol kerukunan umat beragama di Indonesia. Di lokasi ini dibangun tempat ibadah untuk agama yang ada di Indonesia, Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu.

Peserta diklat diminta untuk mengamati dan mempelajari lokasi wisata ini kemudian dianalisis sesuai dengan materi yang didapat terkait perencanaan dan pengembangan pariwisata. Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, dan setelah melakukan visitasi peserta diklat berdiskusi dan menyusun laporan terkait hasil visitasi yang dilakukan untuk kemudian diseminarkan bersama narasumber untuk bersama-sama menganalisis perencanaan dan pengembangan pariwisata yang tepat untuk tempat yang dikunjungi dan destinasi lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.
BPSDMD SULUT JADI PESERTA KULIAH UMUM PRESIDENTIAL LECTURE OLEH WAPRES RI

Kegiatan Presidential Lecture yang diinisiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang digelar di Istora Senayan, Jakarta. Tahun kedua penyelenggaraan Presidential Lecture ini, sebanyak 6.198 Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) dari berbagai instansi serta perwakilan pemerintah daerah, mendapat kuliah umum dari Wakil Presiden RI. Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III yang sementara pelatihan di BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara tidak ketinggalan untuk mengikuti kegiatan ini melalui live streaming yang difasilitasi oleh BPSDMD Sulut. 

Melalui acara yang mengambil tema "Sinergi untuk Melayani" ini diharapkan CPNS dapat memahami visi pembangunan nasional pemerintah. Selain itu, CPNS dapat termotivasi untuk berkarakter dan berkepribadian unggul sebagai Smart ASN. CPNS juga diharapkan dapat berkinerja tinggi setelah bergabung di pemerintahan.

Wakil Presiden Republik Indonesia mengatakan prinsip yang harus dipegang ASN adalah melayani. Dikatakan, setiap ASN harus memberikan pelayanan yang baik sesuai bidangnya masing-masing. Wapres menyontohkan, seorang guru harus melayani muridnya dengan baik. ASN yang bekerja di kantor harus mempercepat administrasi dan proses birokrasi di kantor masing-masing. “Jangan berprinsip, kalau bisa diperlambat kenapa dipercepat. Pokoknya harus dipercepat,” jelas Wapres.
Dalam persaingan global, kemajuan teknologi tidak dapat dibantahkan. Wapres mengajak seluruh CPNS untuk menambah pengetahuan dan kemampuan untuk meningkatkan pelayanan dan selalu berinovasi dengan memanfaatkan teknologi. “Ini semua tergantung pada kemampuan generasi milenial,” ujarnya.

Wapres mengatakan bahwa kemajuan negara sangat ditentukan kemampuan sumber daya manusia (SDM). Kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia akan habis jika tidak dikelola dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat. “Kombinasi sumber daya manusia dan sumber daya alam adalah kunci kemakmuran bangsa ini,” katanya. Selain itu, Wapres juga mendorong ASN untuk bersaing sehat. Integritas perlu dipegang untuk seluruh ASN.

BPSDMD SULUT LEMBAGA LEGAL, BERAKREDITASI PUNYA KEWENANGAN GELAR DIKLAT/LATSAR DAN DIKLAT PENJENJANGAN

Adapun Kepala BPSDMD Sulut, Ir Jeffry Senduk mengungkapkan pada dasarnya merupakan lembaga satu-satunya yang berakreditasi dan diberi kewenangan untuk melaksanakan Pendidikan Latihan (Diklat), Latihan Dasar (Latsar) serta Diklat Penjenjangan bagi 15 Kabupaten Kota se-Sulut, yang melakukan kerjasama dalam menggelar kegiatan tersebut.
"Untuk tahun 2019 ini, dengan ketentuan bagi kabupaten kota yang telah siap untuk pelaksanaan kegiatan itu telah diajukan izin prinsip ke Lembaga Administrasi Negara (LAN) baik itu yang sementara ini berjalan maupun yang baru akan melaksanakan," terang Senduk kepada media ini, Minggu (22/09).

Dikatakannya pula bahwa, untuk kabupaten kota seperti Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara (Minut) sudah ditutup pelaksanaanya dan bagi yang tersisa (kabupaten kota) lain dibuka pada bulan Oktober (bulan depan).

"Sekarang ini yang sementara berlangsung adalah Latsar dari Kemenkumham serta Diklat PIM III Provinsi Sulut," terang kaban.

(ADVETORIAL Biro Protokol dan Humas Setdaprov Sulut)

Wagub Kandouw Bersama Wakapolda Marthen Resmikan Lantik Jemaat dan Pendeta Mathilda

Di Postkan Infodetikawanua |


Manado, detiKawanua.com - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O. E Kandouw bersama Wakapolda Sulut Brigjen Pol Alexander Marten Mandalika menghadiri Ibadah Syukur Pemekaran/Peresmian Jemaat GMIM Viadolorosa Wanea (Kompleks Asrama Polisi) Wilayah Manado Tenggara dan Penerimaan Serta Pelantikan Pdt Mora Mathilda Supit S.Th sebagai Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Viadolorosa minggu (21/9/2019) siang.

Dalam sambutan Wagub Kandouw mengatakan tidak ada kata lain selain bersyukur kepada Tuhan .
Karena Jemaat GMIM Viadolorosa Wanea hari ini dapat melaksanakan Ibadah peresmian dan penerimaan Ketua Jemaat.

“Atas nama Bapak Gubernur Pemerintah Provinsi Sulut mengucapkan selamat atas peresmian Jemaat GMIM Viadolorosa Wanea sekaligus selamat kepada Hamba Tuhan yang hari ini dilantik sebagai Ketua Jemaat," kata Wagub Kandouw.

Lanjut Wagub Kandouw salut bangga dan senang kepada jemaat GMIM Viadolorosa kiranya suasana yang telah terjalin sinergis akan teraktualisasi pula dalam tugas dan pelayanan kedepan yang penuh tantangan.

“Kepada seluruh Jemaat untuk terus mengembangkan kehidupan yang rukun dan damai serta memelihara kebersamaan dan kondusifitas keamanan sebagaimana yang telah terangkai selama ini," harap Kandouw.

Kepada Ketua Jemaat yang baru dilantik, kiranya akan senantiasa intens untuk membina para Jemaat, utamanya generasi muda gereja agar senantiasa memiliki modal iman yang kuat dalam menghadapi tantangan dan tidak terjerumus pada hal hal duniawi.

Dalam kesempatan tersebut
Wagub Kandouw menyanyikan sebuah lagu Saya Mau ikut Yesus yang diikuti oleh seluruh jemaat.
” Jadi sudah betul dinamakan Viadolorosa biar susah susah tetap mengikuti Yesus, tutup Wagub Steven Kandouw.

Ibadah syukur ini dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt DR Hein Arina M.Th dalam khotbahnya mengatakan kalau jemaat baru ini ingin maju supaya banyak mengajar tentang Alkitab.

"Supaya anak anak kita mengerti tentang firman firman Tuhan yang ada di Alkitab dan bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat” Kata Pdt Arina.

Ibadah peresmian dan pelantikan ini dihadiri oleh, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Imanuel Wanea Pdt Julien K Saisab- Rotty S. Th, Pejabat Eselon 2 dilingkup Pemprov Sulut.

(Hms/**)

Hanya Berkaos Celana Pendek, Gubernur Olly Bahas Proyek 34 Miliar

Di Postkan Infodetikawanua | , ,


Minut, detiKawanua.com - Dalam pertemuan bersama masyarakat Desa Kuwil Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Sabtu (21/09) kemarin di Balai Desa Kuwil, Gubernur Sulut Olly Dondokambey walaupun sebagai seorang pejabat nomor satu di Sulut itu dirinya tetap merasa diri sebagai rakyat biasa dengan ciri khas sebagai seorang petani. Hal itu terlihat ketika Olly tiba dilokasi dan langsung berbaur ditengah-tengah masyarakat pada pertemuan resmi dengan hanya mengenakan kaos dan celana pendek serta sendal, sehingga membuat para warga terkejut salut dengan keadaan gubernur itu.

Suasana kekeluargaan pun terlihat dan terasa langsung dalam pertemuan membahas soal pelebaran jalan dari Desa Kuwil menuju Desa Sawangan sebagai bagian dari rencana pembangunan jalan yang menghubungkan ruas jalan Desa Kolongan-Desa, KuwiI-Desa Sawangan yang berbanrol Rp 34 Miliar.

Gubernur Olly yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut (Steve Kepel) meminta dukungan masyarakat Desa Kuwil atas pelaksanaan proyek berbandrol Rp 34 miliar tersebut.

"Jika pelebaran jalan telah selesai, ini bakal membawa keuntungan dari sisi perekonomian bagi masyarakat, karena proyek jalan selebar 9 meter ini juga merupakan akses ke objek pariwisata Waduk KuwiI-Desa Kawangkoan," terang gubernur sembari memastikan pemerintah akan mengganti untung jika ada lahan yang terkena dampak pelebaran jalan dan lahan itu sebelumnya sudah didirikan bangunan.

“Ganti untung jangan dinilai dengan rupiah. Nilailah dengan seberapa manfaat yang akan kita peroleh ketika semua program pemerintah telah terlaksana,” tandas Olly.

(*/1s70)

Peringati WCD, Berbagai Elemen Masyarakat Gelar Aksi Bersih Lingkungan

Di Postkan Infodetikawanua | Sabtu, 21 September 2019 , ,

Aksi bersih lingkungan memperingati WCD.

Boltim, detiKawanua.com - Masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan aksi bersih lingkungan dari sampah di Tutuyan pada Sabtu (21/09), untu kmemperingati hari bersih-bersih sedunia yang dikenal dengan sebutan World Clean Up Day (WCD) 

Aksi yang diikuti oleh relawan dari berbagai elemen masyarakat, seperti KPA Pondabo, Ikatan Pemuda dan Pelajar Muslim (IP2M) Boltim, KPA Panebulan, KPA Torotakon, Sispala Khatulistiwa, Pemuda GMIBT Syalom Tutuyan, siswa SDN 1 Tombolikat, dan elemen masyarakat lainnya melakukan bersih lingkungan dari sampah yang difokuskan di 2 lokasi yaitu jalan raya area SPBU Tutuyan, kompleks perkantoran SKPD, dan pantai Tutuyan sampai pantai desa Togid.

Para relawan berkumpul di lapangan Pinogaluman Tutuyan dan tepat pada jam 6.00 pagi tadi, mereka mulai bergerak membagi diri ke arah 2 lokasi dimaksud, sambil menyisir sampah-sampah yang ditemui sepanjang jalur.

"Kami langsung bergegas ke lokasi, guna menyisir sampah disepanjang jalur jalan. Aksi bersih-bersih ini, tujuannya untuk kebersihan lingkungan yang bertepatan hari ini, adalah hari WCD. Ada puluhan karung sampah yang terkumpul oleh para relawan," ujar Rafly Paputungan, selaku Leader WCD Regional Sulut Lokus Boltim

Dirinya berharap, di tahun 2019 ini akan menjadi momentum untuk merubah perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk tetap bersih, serta melakukan pengelolahan sampah dengan baik.

"Saya harap, adanya aksi bersih lingkungan tahun ini akan menjadi moment, untuk bagaimana perilaku masyarakat menjaga lingkungan agar tetap bersih. Ini adalah salah satu bentuk dalam mewujudkan penanggulangan soal masalah sampah. Kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, diucapkan terima kasih, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Boltim yang telah menyiapkan kendaraan pengangkut sampah," pintanya.

Aksi bersih lingkungan ini, diakhiri dengan pembersihan tumpukan sampah liar di sejumlah titik sepanjang jalan Trans Sulawesi, yang berada di antara Desa Togid dan Desa Motongkad.

(Fidh)

Kasatpol PP Blokir Upah Sejumlah Anggota Karena Terlambat Naikkan Bendera

Di Postkan Infodetikawanua | ,

Ilustrasi.

Tahuna, detikawanua.com - Upah bagi setiap tenaga kerja merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam melangsungkan kehidupan,begitu juga akan sangat sensitif ketika tidak dibayarkan. Pemblokiran upah kerja terhadap sejumlah anggota Polisi Pamong Praja (PolPP) Sangihe akhirnya menjadi perbincangan beberapa pihak. Karena tidak semua kesalahan dilakukan oleh piket jaga saat itu yang terlambat menaikkan bendera di kantor Bupati Sangihe tetapi pemblokiran upah diberlakukan bagi semua petugas piket saat itu.

"Jika memang ada yang salah ditindaki sesuai aturan tanpa harus menahan upah yang menjadi harapan mereka setiap bulannya,sangsi tegas lainnya pasti ada jika memang ingin memberi sangsi kepada sejumlah anggota Pol PP itu,"ujar Aldi Boham salah satu pemerhati pembangunan sangihe.

Lanjut dikatakannya selain pemblokiran upah,Kakansatpol PP juga memberi sangsi kepada petugas piket untuk menanggung bendera karena kelalaian petugas piket dalam menjalankan tugas pada tanggal 11 September lalu.

"Jika hanya menanggung bendera atau tindakan tegas lainnya masih bisa dipahami,jika soal pemblokiran gaji itu akan menjadi perbincangan masyarakat banyak," jelasnya.

Sementara itu Drs Rokefeler M Parera membenarkan bahwa dirinya telah melakukan pemblokiran bagi petugas piket dan itu sangsi yang pantas diterima termasuk menanggung bendera. Untuk hari ini senin (16/9) sudah ada yang dibuka blokir upahnya karena mendapat pembinaan di kantor.

"Dari 17 sudah 14 yang upahnya sudah dibuka blokir,karena mereka sudah diberi pembinaan dan berjanji tak akan mengulanginya lagi,"urai Parera.

Dirinya menegaskan tak masalah jika di perbincangkan dan walaupun tindakan yang diambil itu salah menurut penilaian masyarakat.

"Silahkan saja dipersoalkan kalau itu memang saya salah dalam pengambilan keputusan, yang penting uang ada direkening mereka dan saya buka sesudah ada pembinaan. Kalau memang rajin dan taat aturan kenapa bendera tidak dinaikan pada jam kerja," kuncinya. (js)

Inspektorat Sangihe Hadirkan Tim Pemeriksa LHKPN

Di Postkan Infodetikawanua | ,

Tahuna, detikawanua.com - Kerap mengalami kendala dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pihak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sangihe akhirnya mengundang langsung Tim Pemeriksa LHKPN KPK untuk datang ke Sangihe.

“Adanya berbagai kendala yang dialami para pejabat dalam menyampaikan LHKPN ke KPK, menyebabkan laporan mereka tak kunjung masuk ke KPK, padahal form LHKPN telah dikirim semenjak tahun 2018 lalu,” ujar Inspektur Inspektorat Sangihe N Pande kepada media ini di sela penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pendampingan Pengisian e-Filing LHKPN di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati, Kamis (19/9).

Pande mengatakan Tim Pemeriksa LHKPN KPK yang datang ke Sangihe berjumlah tiga orang, masing-masing, Jeji Azizi (Spesialis pendaftaran dan pemeriksaan LHKPN) selaku Ketua Tim, Pipin Purbowati (Spesialis Muda Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN) dan Yuniarty Veronika (Staf Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN).

Bimtek ini diikuti oleh seluruh pejabat penyelenggara negara dilingkup Pemkab Sangihe. “Kami berharap lewat Bimtek ini kendala pelaporan LHKPN teman-teman pejabat akan teratasi dan laporannya bisa langsung masuk ke KPK,” kata Pande.

Sangihe Siaga Darurat Kekeringan

Di Postkan Infodetikawanua | , ,

Tahuna, detikawanua.com - Musim kemarau masih berlangsung menyebabkan terjadinya kekurangan air bersih.

Siaga darurat kekeringan telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe.

Badan Penanghulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyuplai air, disejumlah wilayah yang berdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Kepala BPBD Sangihe Rivo Pudihang mengatakan, sehubungan dengan musim kemarau panjang sampai saat ini di Kabupaten Sangihe mengalami kekurangan air bersih. Pemerintah telah menetapkan keadaan siaga darurat kekeringan selama 14 hari kedepan, terhitung sejak tanggal 16 September 2019, dan dapat diperpanjang sesuai keadaan di lapangan.

"BPBD Sagihe, PDAM Sangihe dan Pemerintah Kampung/Kelurahan melakukan upaya penanganan  kekeringan melalui penyaluran air ke beberapa titik," ujar Pudihang, Jumat (20/9).

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan air sesuai kebutuhan yang menjadi prioritas. Hindari penggunaan air yang tidak perlu. Lakukan penghematan, menampung air pada malam hari sehingga ada persediaan untuk esok hari.

"Juga sehubungan dengan kekeringan agar mewaspadai dampak kebakaran. Jangan membakar sampah, jangan membuang puntung rokok sembarangan. Jika membutuhkan air bersih dapat menghubungi BPBD Sangihe," kuncinya. (js)

Keluarga besar Sekretariat DPRD Minsel Berduka , Kabag NONTJE KALANGI " berpulang "

Di Postkan Infodetikawanua | , ,



MINSEL,  DETIKAWANUA.COM -Duka yang mendalam kini dirasakan keluarga besar Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Minahasa Selatan.

Figur yang dikenal tegas dengan aturan di bidang media ini juga diimbangi dengan Kedekatannya dengan Insan Pers biro minsel,  canda tawanya, gurauannya selalu mengenak dengan suasana para Pencari berita bahkan pada momend tertentu banyak memberikan Penguatan soal tugas dan fungsi kewartawanan


Duduk dalam jabatan strategis sebagai Kepala Bagian Administrasi dan Umum Sekretariat DPRD Minahasa Selatan Nontje Kalangi S.Pd tidak membuat dirinya sombong namun kerendahan hati dan suka bercanda menjadi ciri khasnya setiap berhadapan dengan lawan bicara apalagi Para anggota dewan ,sesama ASN dan para insan pers.

Dari Akun resmi miliknya Sekretaris DPRD Minahasa Selatan Joins F Langkun SH mendengar kabar duka cita ini langsung menyampaikan Turut Berbelasungkawa atas kepergian Jajaran sekretariat DPRD Minsel sebagai Kabag Administrasi dan Umum

Menurut beberapa kalangan yang ada di DPRD Minsel Selama ini Kabag Nontje Kalangi S.Pd memiliki riwayat penyakit yang
sering dikeluhkannya yaitu penyakit jantung dan Magh yang sering kambuh bahkan sampai masuk RS , namun kesan pun tak berbeda Selama hidup Kabah Nontje Kalangi dikenal akrab dan baik serta penuh tanggungjawab dalam tugas sehingga berpulangnya beliau meninggalkan kesan yang cukup dalam terlebih dikalangan insan pers

Sosok istri dari John Pangkey ini dikenal sebagai seorang istri yang begitu mengasihi keluarga serta penuh komitmen dalam setiap tugas dan tanggung jawabnya

Adapun Kabag Nontje Kalangi SPd berpulang pada usia 57 tahun.dengan mengucapkan belasungkawa, keluarga besar Sekretaris DPRD Minahasa Selatan Joins F Langkun SH dan jajaran sekretariat Dewan  Minsel menyatakan turut Berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Kabag Nontje Kalangi SPd Tuhan yang berkuasa menyatakan semua kehendaknya bagi manusia
( Vandytrisno)

Danrem J Robert Giri Pimpin Langsung Funk Bike Jajaran Korem 131/Stg Route Manado-Bitung

Di Postkan Infodetikawanua | , ,


Manado, detiKawanua.com - Bertujuan membina ketahanan fisik serta membudayakan berolahraga sepeda di jajaran bagi para prajurit di jajaran Korem 131/Santiago Manado, maka melalui Danrem Brigjen TNI Joseph Robert Giri memimpin langsung ajang "Fun Bike" pada Jumat, (21/09) yang mengikutsertakan Kasrem Rudolf T. S Manoppo, para Kepala Seksi dan Pamen beserta seluruh anggota, dengan route start dari Kota Manado ke lokasi finish di Kantor Kodim 1310/Bitung yang menempuh waktu 1 Jam 45 Menit.

Adapun Fun Bike yang telah menjadi agenda kegiatan rutin mingguan itu oleh Danrem Giri berharap, giat tersebut tidak hanya diikuti peserta dari jajaram Korem 131/Stg saja namun, terbuka untuk umum terlebih khusus bagi masyarakat yang ada diseputaran Kota Manado maupun sekitarnya.

"Masyarakat bisa ikut ambil bagian dari kegiatan ini. Kan berolahraga sepeda, sangat penting demi menjaga stamina kesehatan tubuh," ujar Jenderal Bintang Satu itu.

(1s70/Penrem 131/Stg)

Inspektorat Boltim Bakal Periksa Pengelolaan DD Pekan Depan

Di Postkan Infodetikawanua | Jumat, 20 September 2019 ,

Kepala Inspektorat Boltim, Meike Mamahit.

Boltim, detiKawanua.com - Pemeriksaan pengelolaan Dana Desa (DD) di 70 desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akan dilakukan oleh Inspektorat pada Senin (23/09) pekan depan.

Kepala Inspektorat Boltim Meike Mamahit mengatakan, soal pemeriksaan DD tersebut akan menurunkan 3 tim untuk memeriksa penggunaan DD tahun anggaran 2019.

"Senin pekan depan, kami akan turunkan tim selama kurang lebih 15 hari guna melakukan pemeriksaan di 70 desa se-Boltim. Sedangkan 10 desa lainnya tidak, karena telah diperiksa oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat Provinsi beberapa waktu lalu," jelasnya.

Ditegaskannya, jika ada temuan kekurangan atau kerugian maka pihak Pemerintah Desa (Pemdes) harus segera mengembalikan ke kas desa.

"Saya berharap, sebelum dilakukan pemeriksaan, Pemdes diminta mempersiapkan semua dokumen terkait DD maupun dokumen fisik. Itu harus segera terpenuhi mengingat waktu pemeriksaan yang tinggal beberapa hari kedepan. Dan diharapkan juga, apa harapan Pemerintah daerah (Pemda) tentang pengelolaan keuangan desa, sesuai aturan berlaku dan direncanakan. Demikian juga dengan penerima manfaat," tutur Meike.

Dirinya mengingatkan, Pemdes jangan sampai dengan sengaja merugikan keuangan negara.

"Jika didapati atau terindikasi penyalahgunaan anggaran secara sengaja sampai negara dirugikan, maka sanksinya akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Kami akan serahkan kasus tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH)," tegas Meike, Kamis (19/09) kemarin.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, Inspektorat Boltim telah selesai melakukan audit ke 15 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berbasis resiko, juga melakukan monitoring dan evaluasi kepada SKPD lainnya.

(Fidh)

Gubernur Olly Janji Bangun Panti Asuhan Nazareth Yang Terbakar, Plus Fasilitasnya

Di Postkan Infodetikawanua | ,


Tomohon, detiKawanua.com - Mengunjungi dan melihat langsung kondisi bangunan panti asuhan Nazareth Kota Tomohon dan para penghuni panti yang terkena dampak musibah kebakaran, oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada Kamis (19/09) sore, menyempatkan dirinya berbaur bersama para anak panti dan memberikan motivasi, semangati hingga bertawa canda bersama.

Pada kesempatan itu juga, gubernur didampingi Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan seluruh pengurus panti asuhan Nazaret, berjanji bakal memberikan bantuan dari Pemprov Sulut untuk membangun kembali asrama anak-anak yang habis terbakar. Selain itu, berbagai fasilitas lainnya akan dibangun supaya panti asuhan lebih representatif.

“Jadi minggu depan akan mulai dibangun lagi. Nanti ada tempat hiburan di kolam untuk anak-anak bermain. Ingat jangan lupa rajin belajar kalau sudah jadi,” kata Olly kepada seluruh anak-anak panti asuhan Nazaret.

(1s70/**)

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional