Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Diancam Pidana Enam Tahun Penjara, Polisi Tetapkan SR Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Di Postkan Info detiKawanua | Jumat, 16 November 2018 , ,

Tahuna, detikawanua.com - Satuan Reskrim Polres Sangihe menetapkan SR alias Sonya sebagai tersangka kasus penyebaran ujaran kebencian.

Kapolres Sangihe melalui Kasat Reskrim Danny Tampenawas ditemui sejumlah media diruang kerjanya Kamis 15/11/18 membenarkan penetapan tersangka kasus ujaran kebencian.

"Benar kami telah menetapkan SR sebagai tersangka ujaran kebencian dan yang bersangkutan telah dilakukan  pemanggilan dengan status tersangka namun yang bersangkutan tidak hadir dan akan dilakukan panggilan kedua."ujar Tampenawas.

Lanjutnya, SR sebagai tersangka diminta koperatif dan sportif ketika dipanggil hadir untuk kepentingan pemeriksaan.

"Saya berharap yang bersangkutan koperatif dan siap hadir diperiksa namun ketika pemanggilan pertama tidak hadir, akan dilakukan pemanggilan kedua dan bisa saja dilakukan pemanggilan paksa apabila tersangka tidak hadir."tegas Tampenawas.

Menurutnya, tersangka akan dijerat dengan Undang - Undang ITE.

"Pasal yang diterapkan adalah pasal 28 ayat (2) UU ITE dengan ancaman pidana sebagai mana diatur dalam Pasal 45 ayat (2) yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah)," kunci Kasat yang dekat dengan wartawan ini.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu SR dilaporkan oleh ZA karna melakukan ujaran kebencian melalui media sosial. (js)

Peran PKK Sulut Diakui Gubernur Mampu Kendalikan Inflasi Dua Tahun Terakhir Ini

Di Postkan Info detiKawanua |

Manado, detiKawanua.com - Peran dari Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulut selain sangat penting juga sangat membantu program pemerintahan untuk masyarakat terutama bagi kaum perempuan dikarenakan peranan PKK dalam mengendalikan inflasi (indikator untuk melihat tingkat perubahan dan saling pengaruh-memengaruhi) di Sulut, seperti halnya program menanam tanaman barito (bawang, rica dan tomat) di area pekarangan rumah.

"Selama dua tahun terakhir, inflasi di Sulut dapat dikendalikan. Ini juga karena peranan PKK. Di era globalisasi saat ini, peran produktif dan peran sosial kader PKK itu sebagai media untuk mengakomodasi partisipasi perempuan sangat penting," ucap gubernur
saat membuka kegiatan Temu Kader PKK/Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sulut yang bertempat di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (16/11).

Dirinya juga mengapresiasikan kinerja, kekompakan dan kerjasama dari seluruh kader dan pengurus TP PKK Sulut yang dinahkodai Ketua Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan itu dalam hal melaksanakan seluruh program kegiatan PKK demi meningkatkan kualitas keluarga di Sulut.

"Segenap jajaran pengurus dan anggota PKK semakin dituntut untuk menghadirkan peningkatan pengelolaan organisasi PKK, terutama dalam upaya optimalisasi terhadap potensi dan sumber daya yang dimiliki," kata Olly.

"Saya lihat semua kader PKK sangat kompak. PKK merupakan andalan sekaligus panutan dalam masyarakat, PKK terus meningkatkan kebersamaan untuk mewujudkan kader-kader yang terampil," tambahnya.

Gubernur juga berharap pelaksanaan seluruh kegiatan dimaksud dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas serta menyamakan persepsi dalam upaya meningkatkan peran dan eksistensi TP-PKK guna memberdayakan peran keluarga.

"Terutama peran ibu-ibu, peran perempuan, dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera, membangun masyarakat dan bangsa yang maju dan sejahtera," terangnya sembari mengungkapkan rasa optimisnya bahwa kedepan TP-PKK di Sulut menjadi lebih eksis, lebih kreatif, memiliki inovasi dan lebih berperan lagi.

"PKK menjadi ujung tombak, dalam pelaksanaan program-program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, pariwisata, kelestarian lingkungan, dan program-program kesejahteraan lainnya sehingga kita dapat mengoptimalkan pencapaian visi pembangunan di daerah ini, menuju kesejahteraan yang setinggi-tingginya," tandas gubernur.

Sebelumnya melalui Ketua TP-PKK Sulut, Rita menjelaskan tujuan dilaksanakannya temu kader PKK tersebut untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta saling bertukar informasi dan pengalaman antar kader untuk meningkatkan kualitas keluarga di Sulawesi Utara.

"Agenda ini juga juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara pengurus dan kader PKK antar kabupaten, kota serta provinsi, serta memperkuat kebersamaan antara para kader dan pengurus PKK di Sulawesi Utara," ucap Rita yang merupakan isteri dari gubernur.

Terkait kegiatan yang merupakan program tahunan dari TP-PKK Sulut bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sulut itu, selain merupakan sarana bertukar informasi dan pengalaman antar Kader PKK se-Sulut, juga untuk meningkatkan motivasi dan kebersamaan dalam rangka mendukung program pemerintah, melalui peningkatan kesejahteraan keluarga, kesejahteraan ibu dan anak. Adapun Temu Kader PKK itu juga digelar lomba Defile dan Cerdas Tangkas Kader PKK, Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK yang selanjutnya penyerahan penghargaan bagi pengurus PKK yang telah lama mengabdi di PKK oleh Gubernur Olly Dondokambey.

Turut hadir Wakil Gubernur, Steven Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut, Kartika Devi Kandouw-Tanos dan para pengurus TP-PKK Kabupaten dan Kota se-Sulut.

(IsJo)

Gubernur Pastikan ULA Biro Umum Ini Akan Mudahkan Pelayanan Ke Masyarakat

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Manado, detiKawanua.com - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey saat melaunching Ruangan ULA (Unit Layanan Administrasi) Biro Umum Setdaprov Sulut pada Jumat (16/11) siang tadi di Kantor Gubernur, memastikan bahwa kehadiran ULA tersebut memiliki dua tugas inti untuk kepentingan masyarakat.

"Yang pertama, agar bisa melayani masyarakat dalam proses administrasi secara maksimal dan kedua, sudah ada ukurannya, sampai dimana proses pelayanan kepada masyarakat. Intinya dua itu," jelas gubernur, sembari menambahkan sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang betul-betul prima dan ini (ULA) juga dalam rangka kepentingan masyarakat semua.

"SKPD juga nanti kita akan dorong. Kan tidak semua SKPD ada pelayanan langsung ke masyarakat hanya SKPD-SKPD tertentu yang pelayanan langsung ke masyarakat kita akan terapkan sistimnya seperti itu," terang Olly yang saat itu didampingi isteri tercinta Rita Dondokambey-Tamuntuan dan Kepala Biro Umum, Clay J.Dondokambey.

Adapun sebelumnya juga melalui Karo Clay (sapaan akrab Kepala Biro Umum) telah menjelaskan seperti proses administrasi masuk keluarnya surat menyurat melalui ULA tersebut dikelola dengan prinsip OD-SK (Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw) olah dokumen sesuai ketentuan yang diberlakukan melalui Biro Umum dan Protokol.

"Dulu pengelolaan administrasi masih dikelola secara parsial, artinya surat menyurat itu memang tersentral ke Biro Umum tapi surat masuk keluarnya (termasuk surat kepimpinan) itu masih diantar ke masing-masing biro dulu. Nah, ini yang nantinya akan diatur (sistem ULA) kita upayakan semua terintegrasi semua harus masuk ke Biro Umum. Yang diatur bukan subtansi surat apa yang diberikan tetapi alur pelayanan surat itu yang diatur," terang Clay sembari menambahkan begitu juga dengan masyarakat bisa langsung mendapatkan informasinya sudah sampai dimana keberadaan surat tersebut.

"Itu bisa dicek real time, kapan dimasukan, prosesnya sudah sampai dimana dan kapan bisa diambil," jelas Clay.

Hadir pada kegiatan tersebut sejumlah Kepala SKPD dan para staf ASN Biro Umum dan Protokol.

(IsJo)

Hari Ini, Pentas 'Ruang Musik Kawan' Hentak De'Corlano Manado

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Kawanua Kreatif saat menggelar konpres. /ist

Manado, detiKawanua.com - Para Anak muda di Kota Manado yang tergabung dalam Kawanua Kreatif membuat sebuah pentas musik yang mengangkat tema "Ruang Musik Kawan".

Iven yang menyasar kepada kaum muda tersebut, akan menghentak di lokasi outdoor yang ada di De'Corlano, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

Bahkan iven musik ini dibuat dengan sesuatu yang berbeda. Iven tersebut merupakan semi festival musik.

"Sebelumnya kita sempat membuat beberapa iven dan sekarang kita akan membuat sesuatu yang agak berbeda. Sebenarnya kita akan membuat semi festival musik. Karena beberapa iven musik di Manado banyak yang bergenre keras," ujar Daniel Umbex selaku Kreatif Director, Kamis (15/11/18).

Lia melanjutkan, iven ini bersifat kolektif dan akan berkolaborasi dengan teman-teman musisi di Kota Manado. 

"Mereka pun mau bermain tanpa dibayar. Kalau cuma untuk mencari musiknya, kita sebenarnya bisa panggil band reguler. Tapi kita mau yang benar-benar mau berkarir," ucapnya.

Untuk musisinya sendiri, ada 13 band yang akan mengisi pada iven tersebut. Nanti juga akan ada juga kreatif market dan manual breuw untuk teman-teman pecinta kopi.

Sementara itu, Ivent Director Stive Sandro menambahkan, Acara tersebut akan dibuka oleh musisi Manado yakni Axel Gula dan akan dilanjuti band-band lainnya. "Ada juga band dari luat Sulawesi Utara (Sulut)," ujarnya.

Untuk open gate sendiri akan dibuka pada Jumat (16/11/2018) sekitar pukul 15.00 Wita, dan berlangsung selama dua hari yakni Jumat dan Sabtu.

(Rul

TMMD Rembang Membawa Dampak Yang Positif Bagi Warga

Di Postkan Info detiKawanua | Kamis, 15 November 2018 ,

Rembang, detiKawanua.com - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Tahun 2018 yang dilaksanakan di wilayah Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang telah rampung dilaksanakan.  Target dapat menyelesaikan semua program, baik fisik maupun non fisik, sudah tereliasisasi.

Salah satu program yang dikerjakan dalam rangkaian kegiatan ini adalah pembangunan jalan penghubung pedukuhan yaitu Dukuh Ngotoko dan Desa Pasedan yang berada di wilayah Kecamataan Bulu. Ratusan anggota Satgas TMMD bersama masyarakat dikerahkan untuk mengerjakan kegiatan pembangunan jalan dengan volume panjang 2.358 meter dan lebar 2,5 meter.

Kondisi jalan yang menghubungkan dua pedukuhan ini sebelumnya merupakan jalan berbatu dan sulit dilintasi. Dengan dibangunnya jalan ini akses infrastruktur menuju ke salah satu Dukuh diharapkan akan lebih mudah dijangkau, menjadi lebih ramai dan lebih dikenal umum, sehingga dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dukuh Ngotoko dan Desa Pasedan.

Program TMMD Reguler ini juga memiliki manfaat besar, diantaranya untuk meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Sasaran fisik yang dikerjakan diantaranya makadam jalan, dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Selama waktu tiga puluh hari ini sudah selesai proses pengerjaannya, dan sebagian hasil TMMD Reguler ini sudah dapat dinikmati atau dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Pasedan. Ini seperti pada pengerjaan akses jalan yang menghubungkan Dukuh Ngotoko dan Desa Pasedan yang sudah terlihat bagus.

Salah satu warga Dukuh Ngotoko Takrim (51), menyampaikan rasa  puasnya  dan mengucapkan banyak terimakasih karena jalan yang tadinya rusak sudah menjadi bagus. Ini memudahkan masyarakat Ngotoko dan Pasedan untuk memasarkan hasil-hasil pertanian dan perkebunan mereka, yang secara tidak langsung juga akan dapat meningkatkan perekonomian warga. Kamis(15/11).

Itulah sebabnya dirasa wajar kalau Takrim dan warga lainnya, berharap agar program TMMD ini menjadi kalender tetap di setiap tahunnya. Ini sebagai wujud kemanunggalan TNI-rakyat serta untuk mempercepat pembangunan dan lebih meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. (*)

Komunikasi Sosial TNI Dengan Rakyat

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang ini mendapat apresiasi dari masyarakat, semua ini akan meninggalkan sejuta kesan dan kenangan indah yang tertinggal dan akan dikenang selalu oleh masyarakat setempat, Kamis (15/11).

Menurut salah satu warga bapak Humaedi (39), keberadaan prajurit TNI pada pelaksanaan TMMD di daerah mereka sungguh sangat bermakna dan bermanfaat. Banyak sudah pekerjaan fisik yang berhasil dilakukan seperti betonisasi dan makadam jalan penghubung yang diselesaikannya, RTLH, pembuatan Poskamling dan kegiataan-kegiatan lainya,”ungkapnya.

Kenangan lain yang juga mengesankan saat para prajurit menginap di rumah warga selama kegiatan TMMD, sehingga para prajurit secara langsung aktif berbaur dalam kegiatan masyarakat. Bahkan ikut dengan warga berbincang-bincang seperti di rumah warga, atau tempat lainnya.

Humaedi juga mengaku,” sangat senang dengan kedatangan bapak- bapak Prajurit TNI, saya sempat terharu karena tidak pernah bermimpi Desa saya akan di datangi tentara untuk TMMD. Warga disini tidak merasa terbebani,justru merasa bangga Desanya terjamah TMMD Reguler Kodim Rembang,” ucapnya.

Warga berharap,” program seperti ini dapat kembali hadir di tahun-tahun mendatang. Hal Ini menunjukan bahwa TNI telah manunggal dengan rakyat dan semakin dicintai rakyat,” imbuhnya. (*)

TNI Bersihkan Umbul-Umbul Di Desa Pasedan

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Dengan berakhirnya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang tahun 2018 dengan ditandai dengan upacara penutupan yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 13 Nopember 2018 di lapangan sepakbola Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, maka semua kegiatan yang ada dalam program baik kegiatan fisikmapun non fisik juga sudah selesai dilaksanakan dengan sukses.

Terlihat anggota Koramil 05/Bulu sudah mulai bersih-bersih dan melepas umbul-umbul yang saat itu dipergunakan untuk meramaikan dan mensukseskan rangkaian kegiatan upacara penutupan TMMD. Unbul-umbul yang saat itu dipasang dilapangan sepakbola Desa Kemadu dan sepanjang jalan menuju ke lokasi TMMD di Desa Pasedan.

Lokasi TMMD yang berada di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu sehingga anggota Koramil 05/Bulu saat itu selalu terlibat untuk menyiapkan penyelenggaraan upacara baik pembukaan maupun penutupan yang dilaksanakan kemarin.

Anggota Koramil Bulu dengan kesadaran penuh membantu menyiapkan dan membersihkan sarana/prasarana upacara yang digelar Kodim Rembang tersebut.

“Kami anggota Koramil 05/Bulu ikut aktif mempersiapkan dan pembersihan dalam upacara baik pembukaan  maupun penutupannya, kesuksesan dalam upacara tersebut menjadi tanggung jawab kami juga” Ujar Cholik Mahmudi selaku Bati Tuud Koramil 05/Bulu yang saat itu memimpin kegiatan pembersihan dan pelepasan umbul-umbul. (*)

Tanggapan Warga Usai TMMD Rembang

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Keseharian kerja Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pasedan yang selalu berkunjung ke rumah-rumah warga, membuat sudah kenal dan akrab dengan Baibinsa Pasedan yang saat ini dijabat oleh Sertu Serka Sutrisno.

Dalam kunjungannya yang hari itu dirumah keluarga Sukinah (76) warga Dukuh Ngotoko, ia mendapatkan sambutan dari tuan rumah yang saat itu sedang duduk-duduk diteras rumahnya, warga Desa Pasedan selama ini menyambut baik kehadiram Babinsa yang hampir setiap hari selalu lalulalang di Desanya untuk melaksanakan patroli wilayah dan Komsos dengan warga binaannya.

Dengan berakhirnya kegiatan TMMD Kodim Rembang tiga hari yang lalu warga Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, warga sampai saat ini masing terngiang dengan keberadaan Satgas di desanya. Warga juga terlihat puas dengan hasil TMMD Kodim Rembang yang dilaksanakan di Desa Pasedan itu.

“Saya merasa senang sekali nak, dengan adanya program TMMD yang memperbaiki jalan menuju ke Dukuh Ngotoko ini, sehingga warga kalau mau ke Desa Pasedan bisa lewat dengan nyaman” tutur Sukinah.

Sukinah dan warga Dukuh Ngotoko lainnya terlihat senang dan puas dengan hasil TMMD Kodim Rembang, sehingga warga dalam bepergian sudah tidak kerepotan lagi. (*)

Tim CTI 6 Negara Ini "Minta Restu" OD Jadikan Sulut Pusat Kelola Terumbuk Karang

Di Postkan Info detiKawanua | , , , , ,

Minut, detiKawanua.com - Menyambangi kediaman dan bertatap muka langsung dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey di Kolongan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Kamis (15/11) siang tadi, oleh Direktur Eksekutif Sekretariat CTI, Hendra Yusran Siry mengutarakan bahwa keberadaan Provinsi Sulawesi Utara pada sekarang ini akan mendunia dikenal karena dengan adanya keberadaan Gedung Sekretariat Coral Triangle Initiative (CTI) yang sekarang berlokasi di Kawasan Grand Kawanua Internasional City (GKIC) Manado tersebut akan dioptimalkan fungsinya.

Yusran sebagai Direktur Eksekutif CTI yang baru itu meminta dukungan Gubernur Olly agar program pengelolaan terumbu karang dunia yang dipusatkan di gedung "futuristik berbentuk bola dunia" dan merupakan sekretariat bersama 6 negara anggota CTI diantaranya, Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini dan Solomon Island ini agar bisa berjalan dengan lancar.

Sementara itu oleh Gubeenur Olly menyambut baik niat kedatangan pihak CTI yang juga ingin mensupport program Pemerintah Provinsi Sulut termasuk melibatkan teknokrat dan stakeholders untuk bekerja sama dalam pengelolaan sumberdaya hayati laut - terumbu karang dan konservasi pesisir dan laut. Dimana, sekretariat CTI juga menunjukkan keterlibatan langsung Sulut dan juga Indonesia dalam pengelolaan kekayaan dan keanekaragaman hayati laut yang menjadi perhatian dunia saat ini.

Selain itu, Olly juga mendukung rencana CTI mengadakan kegiatan MICE berupa pertemuan-pertemuan, simposium dan seminar internasional tentang terumbu karang termasuk kegiatan internasional yaitu peringatan 10 tahun berdirinya CTI yang akan menghadirkan 6 kepala negara. Sebelumnya, pada Mei 2019, para menteri negara anggota CTI juga berencana melakukan pertemuan di Sulut.

Adapun pertemuan ini turut dihadiri Nora Ibrahim, Deputy Executive Director Program Services (Malaysia); Gregory Bennet Technical Program Senior Manager (Salomon Island), Janet Polita Communication and Information Manager (Filipina), Tim Kemenlu RI, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ronald Sorongan dan Kepala Biro Perekonomian dan SDA Sulut, Franky Manumpil.

(IsJo)

Ada Manfaat Lain Keberadaan Poskamling Di Dusun Ngotoko

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang langsung dirasakan oleh pedagang sayuran yang tiap hari keliling ke Dukuh Ngotoko Desa Pasedan.

Salah satunya ibu Salamah pedagang sayuran dan kebutuhan yang di perlukan dapur, hampir tiap hari keliling ke pasedan Ngotoko. Kamis(15/11/2018).

"Saya tiap hari jualan keliling Pasedan Ngotoko, dulu sebelum jalan di bangun sulit dilewati apa lagi musim hujan malah tambah parah, hampir tiap hari tiap selesai naik ke Dukuh Ngotoko, sepeda motor saya rusak, baut kendor dan ban sering bocor," Ucapnya.

"Alhamdulillah dengan masuknya TMMD Reguler jalan sekarang sudah bagus, mulus naik sepeda motor pun juga nyaman dan sepeda motor saya juga jarang servis." tambahnya. (*)

Pasca TMMD Rembang, Komunikasi TNI Dan Warga Terus Berjalan

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - TMMD Rembang mampu membawa Kondisi wilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu kian membaik dan terus berkembang setelah dilaksanakannya kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang baru saja membangun beberapa infrastruktur diwilayah ini.

Upaya TNI dalam membantu pemerintah setempat untuk mempercepat pembangunan diwilayah pedesaan sangat tepat dan mendapat apresiasi serta dukungan dari berbagai pihak. Hal tersebut mampu merubah kondisi sosial diwilayah ini, terutama warga masyarakat setempat merasa senang dan mendapatkan suatu keadilan dan diperhatikan oleh pemerintah dengan adanya beberapa pembangunan infrastruktur diwilayah ini.

Saat ditemui dirumahnya, seorang warga mengatakan “Sekarang Desa kami sudah berubah terutama infrastruktur jalan diwilayah ini sudah sangat bagus, ini semua berkat kerja keras Bapak-Bapak TNI.”  Ungkap Ibu Ngami (40) warga Dusun NgotokoKamis (15/11)

Dan hasil beberapa pembangunan infrastruktur diwilayah ini dapat dirasakan langsung oleh warga masyarakat setempat dan sekitarnya serta memberikan dampak yang sangat positif bagi pertumbuhan ekonomi. Kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang merupakan wujud kepedulian TNI terhadap wilayah pedesaan yang belum tersentuh pembangunan oleh pemerintah setempat.

Meskipun kegiatan TMMD sudah berakhir, akan tetapi TNI terus pro aktif berkomunikasi  dengan warga masyarakat diwilayah ini demi menjaga kebersamaan yang sudah terjalin selama kegiatan TMMD berlangsung. (*)

Asik Konsumsi Miras, 2 Wanita Diamankan Polsek Malalayang

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Para Pelaku saat berada di Mapolsek Malalayang. /ist

Manado, detiKawanua.com - Kedapatan sedang mengkonsumsi miras jenis Bir Valentin dan Captikus, 2 wanita diamankan Polsek Malalayang pada Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 11.00 Wita.

Keduanya masing-masing AK alias Angel (27), dan SK alias Suci (25) ditemani 4 pemuda yakni RP alias Rangga (20), FS alias Fangky (30), RS alias Randy (32),  dan JT alias Jemmy (29), tengah asik mengkonsumsi miras di Kelurahan Malalayang Satu Lingkungan VII atau Kompleks H dan F.

Menurut Kapolsek Malalayang Kompol Elia Maramis, awalnya pihaknya menerima informasi dari warga, bahwa ada sekelompok pemuda yang lagi asik minum-minuman keras yang selalu meresahkan warga.

"Berdasarkan hal tersebut, anggota langsung menuju ke TKP. Saat tiba di TKP, benar ada sekelompok anak muda yang sedang  asik miras," ujar Maramis.

Ia menjelaskan, keenam anak muda tersebut, langsung digiring ke Mapolsek Malalayang untuk kami bina.

"Sesampai di Mapolsek Malalayang, keenam anak muda tersebut kami lakukan pembinaan. Agar mereka tidak akan mengulangi kesalahan yang sama," kata Kapolsek.

(Rul)

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional