Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Advertise with Anonymous Ads

Tim Futsal Sulut Pesta Gol 9-1 Atas Kejagung Di Pornas Korpri

Di Postkan Infodetikawanua | Selasa, 12 November 2019 ,


Bangka Belitung, detiKawanua.com - Dimanageri Clay J Dondokambey, Tim Futsal Sulawesi Utara (Sulut) pada event Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri ke-XV 2019 di Kota Pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (12/11/2019) siang tadi, unggul 9-1 atas tim lawan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Adapun 'borongan' gol tersebut dihasilkan melalui kaki Tommy Manggopa, Ronald Sendoh, Frangky Korea Mananohas, Yudas Ugu, Allen Mandey, Franklyn dan Nicky Sangkaeng.

Clay yang terus menyupport dan mendampingi tim tersebut mengaku senang atas performa yang ditunjukan Allen Mandey Cs dilaga (futsal) pembuka itu

"Puji Tuhan tim dapat bermain dengan baik dan sesuai strategi main yang diterapkan pelatih. Mudah-mudahan ini hasil maksimal dapat berlanjut pada partai-partai berikutnya," ujarnya yang juga Kepala Biro Umum Pemprov Sulut itu.

Adapun Tim Futsal Sulut yang dilatih Pelatih Jan Kaunang dan Denny Lumintang tergabung dalam grup bergengsi (Grup G) yang didominasi tim-tim ternama di Jawa Barat (Jabar) seperti KPPPA dan Kejagung.

Dan sesuai jadwal laga ketat sudah harus dilakoni tim Sulut pada partai kedua kontra Jabar pada Rabu (13/11) serta pada Kamis (14/11) di laga terakhir versus KPPPA. (Mail70/*)

Segera Bertemu Gubernur Olly, Senior Nayoan Akan Bahas Soal KNPI Sulut

Di Postkan Infodetikawanua |


Manado, detiKawanua.com-Pergerakan jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) semakin cepat serta masif dilakukan pihak-pihak terkait.

Seperti gerbong para senior KNPI Sulut yang ikut bergerak demi suksesnya pelaksanaan suksesi tersebut.

"Kami segera akan menemui pak Gubernur Olly Dondokambey, untuk memberikan masukan soal KNPI Sulut," ungkap Senior KNPI Sulut Karel Nayoan.

Hal yang sama juga dikatakan kolega Nayoan, yakni Max Siso.

"Kami akan memberitahukan dan menyarankan ke pak gubernur terkait KNPI Sulut," aku tokoh yang dikenal kritis ini.

Tak kalah semangat diutarakan Sam Makaluase.

"Kami kader KNPI tua harus turun gunung terkait masalah KNPI. Karena kami sangat paham soal KNPI," tandasnya.

Pun halnya ditegaskan Elisa Regar, Wempie Frederick dan
Rio Sumual yang juga mengaku akan bersama-sama menemui Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw secepatnya.

"Pokoknya dalam waktu dekat kami akan bertemu pak gubernur ataupun pak Wagub," timpal Elisa Regar.(Mail70/*)

DPRD MONITORING KE RSUD BOLMUT, PROYEK BERBANDROL 28 M DI DUGA ADA KEJANGGALAN

Di Postkan Infodetikawanua | , ,

DPRD Bolmut saat lakukan monitoring.
BOLMUT, detiKawanua.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melakukan peninjauan proyek pembangunan gedung rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolmut di Desa Tomoagu Kecamatan Bolangitang Barat, Senin (11/11/2019) sekitar pukul 14.30 wita.
Peninjauan tersebut dilakukan oleh Komisi I  dipimpin oleh Rekso Siswoyo Binolombangan serta Komisi III dipimpin oleh Sartono Dotinggulo,
Dari hasil tunjauan proyek yang berbandrol 28 Miliar itu, kontrak kerja yang dilaksanakan sejak bulan Juli 2019 itu, DPRD mendapati progres pekerjaan baru sekitar 20 persen. itu artinya progras pembangunan gedung rawat inap RSUD itu sedikit terlambat, jika melihat perjalan waktu pengerjaan terhitung sejak dikeluarkannya surat perintah kerja.
Kejanggalan lain yang ditemui, diantaranya para pekerja tidak dilengkapi helm proyek serta tidak adanya pengawas eksternal perusahan di lokasi.
“Kami harap, pengerjaannya bisa seleasai tepat waktu. sebab jika tidak!, bisa menghambat realisasi Alokasi Dana Khusus (DAK) oleh pemerintah pusat. Dan jika itu terjadi penyelesaian proyek akan menjadi beban Dana Alokasi Umum (DAU). kami tidak berharap demikian”, kata personil Komisi III Suriansyah Korompot.
Meski ada regulasi yang mengatur pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan kepada penyedia barang/jasa selama 50 (lima puluh) hari, lanjut Suriansyah, DPRD tidak mengiginkan penyelesaian proyek tersebut menjadi beban DAU, mengingingat anggaran DAU APBD yang terbatas.
“Ini adalah salah satu bangunan icon Bolmut sehingga kami berharap pembagunannya benar-benar berkualitas”, imbuh Suriansyah
Dia menambahkan, berdasarkan pengalaman, ada beberapa kejadian ketika pekerjaan yang bersumber dari Anggaran DAK Putus Kontrak dan bangunannya belum mencapai progress maka konsekuensinya untuk melanjutkan sisa pekerjaan yang terhenti harus menggunakan Anggaran DAU.
Menanggapi hal tersebut, Pengawas Pelaksana proyek PT. Multikarya Utamajaya, Muh. Hardin menyanggupi akan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target waktu dengan memperhatikan kualitas pekerjaan.
“Kami terus melakukan evaluasi yang dilakukan perminggu sehingga prosentasenya kelihatan, kami yakin pekerjaan ini akan selesai tepat waktu dan kualitas pekerjaannya terjaga” Ujar Hardin
Keterlambatan progres munurut Hardin, Seharusnya Pekerjaan ini dimulai pada 5 Juli 2019 dan akan berakhir pada 28 Desember 2019. Namun dalam perjalanannya, ada perubahan konstruksi bangunan sehingga diadakan penjadwalan kembali pada bulan september kemarin”, terangnya
Di tempat yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Bolmut Sutri Buhang, S. Kep, mengatakan jika, pihaknya sudah siap dengan kemungkinan terburuk. Menurutnya, jika pekerjaan ini tidak selesai, maka minimal mencapai angka 70% di tanggal 28 Desember 2019 itu.
“Jika pekerjaan hanya mencapai 70% pada Desember nanti, maka untuk pembayaran pekerjaan sisanya akan menggunakan Dana Alokasi Khusus pada tahun 2020”, jelasnya
Dia pun menambahkan, jika dana DAK tidak masuk kas daerah maka pihaknya tidak mau ambil resiko, karena tidak ada dana untuk pembayaran pihak ketiga.
“Maka saya tegaskan kepada pihak ketiga, kalau tidak capai 70%, kita putus kontrak”, tutup Buhang.(#di kutip dari InfoBmR#i)

Siang Tadi, Wagub Kandouw Evaluasi Kinerja dan Pengelolaan Keuangan SKPD

Di Postkan Infodetikawanua | ,


Sulut, detiKawanua.com - Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw saat memimpin langsunh Rapat Evaluasi Pengelolaan Keuangan Daerah di Lingkup Pemprov Sulut, yang berlangsung di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur pada Selasa (12/11/2019) siang tadi didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulut, Jeffry Korengkeng, menekankan soal pengelolaan keuangan disemua jajaran instansi Pemprov Sulut.

"Saya atas nama pak Gubernur Olly Dondokambey menegaskan beberapa hal diantaranya yang pertama terkait penyerapankeuangan,
kedua soal konsolidasi penyerapan, ketiga penyelesaian temuan dan  keempat terkait integritas, loyalitas, dedikasi, pengorbanan," tegas wagub dihadapan para pejabat dan staf ASN terkait, dengan mengingatkan untuk selalu menjaga kekompakan dan sinergitas dalam tugas keseharian.

"Ini dikarenakan kita semua mempunyai pimpinan yaitu pak Gubernur Olly. Jadi sangat wajar kita semua mendukung seluruh program pemerintah OD-SK (Olly Dondokambey-Steven kandouw)," terangnya.

Disamping itu Kandouw pun meminta kepada seluruh perangkat daerah di jajaran Pemprov Sulut dalam memasuki akhir tahun ini untuk segera menggelar rapat konsolidasi.

"Setiap hari Jumat gelar konsolidasi terkait penyerapan anggaran karena ini tinggal lima minggu (5 pekan berjalan). Jadi saya usulkan harus gelar konsoliadasi tiap pekan karena target dari keuangan tanggal 15 Desember masuk semua tuntas," tandas wagub. (Mail70/tim)

Polres Minsel Sambangi Sekolah dalam Program Polisida

Di Postkan Infodetikawanua | ,



MINSEL, DETIKAWANUA.COM -
Humas Polres Minsel,
Personel Polres Minahasa Selatan mengadakan kegiatan sambang pembinaan dan penyuluhan hukum serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada siswa siswi di sejumlah sekolah menengah, Senin (11/11/2019).

“Kegiatan sambang sekolah ini merupakan bagian dari salah satu program unggulan Polres Minsel yaitu Polisida atau Polisi Peduli Generasi Muda,” ungkap Kabag Ops Kompol Syaiful Wachid, SH, SIK.

Pada kesempatan tersebut, para personil Bhabinkamtibmas Polres maupun Polsek jajaran menyampaikan pesan-pesan kamtibmas diantaranya yaitu menghindari pergaulan bebas, kenakalan remaja, bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) serta menjauhi tindakan-tindakan melawan hukum.

“Intinya kita memotivasi siswa-siswi ini menjadi generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa serta mengimbau untuk menjauhi perbuatan-perbuatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri, sekolah dan keluarga,” tambah Kompol Syaiful.
( VANDY/HPoM )

Enda Ungu: Saya Fans Imba Rogi

Di Postkan Infodetikawanua | Senin, 11 November 2019 ,

Imba Rogi dan Enda Ungu. /ist

Manado, detiKawanua.com - Enda Ungu melakukan pertemuan dengan Imba Rogi pada Senin (11/11) sore.

Menurut Enda, pertemuan di Hotel Aston Manado itu, merupakan silaturahmi biasa. Tidak ada pembicaraan politik. 

"Torang cuma bacirita biasa, belum ada pembicaraan politik. Jadi kalau ada yang berpikiran kita bicara politik, itu keliru. Ini hanyalah silaturahmi," tutur lelaki yang bernama asli Franco Widjaja Kusumah.

Dikutip dari kliknews, Enda sengaja bertemu Imba karena fans dengan dengan mantan Walikota Manado itu.  

"Saya sengaja bertemu pak Imba karena saya mengagumi sosok beliau. Saya sudah kenal Om Imba sejak beliau jadi walikota. Dan silaturahmi ini ibarat pertemuan antara saya sebagai fans dengan Om Imba sebagai idola saya," jelasnya.

"Jadi kalau yang orang tahu itu saya punya banyak fans, tapi sebenarnya saya sendiri adalah fans dari seorang Om Imba," tandasnya.

(*/Redaksi)

Tahun Ini, Jumlah Data Jiwa dan Wajib KTP di Boltim Meningkat

Di Postkan Infodetikawanua | ,

Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Boltim, Ristanti Manangin.

Boltim, detiKawanua.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam waktu dekat kembali melakukan upaya perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi warga yang belum memiliki.

Dikatakan Kepala Disdukcapil Boltim melalui Kepala Bidang (Kabid) PIAK dan Pemanfaatan Data, Ristanti Manangin SE, di akhir tahun ini kita melakukan perekaman terkait data lapangan guna pembuatan KTP.

"Dalam waktu dekat, akan dilakukan perekaman KTP di desa dan kecamatan. Kita bentuk tim yang terjadwal. Namun, jika ada Pemdes meminta untuk perekaman di desanya, maka dipastikan kita tidak melihat jadwal. Artinya, kita segera penuhi permintaan desa atau kecamatan. Sebab ini sudah masuk akhir tahun," terang Ristanti di ruang kerjanya, Senin (11/11) siang tadi.

Untuk data jumlah jiwa keseluruhan Kabupaten Boltim tahun ini, sesuai data ada 45,713 laki-laki sedangkan perumpuan 41,942.

"Wajib KTP sebanyak 65,645 sesuai data akhir bulan September 2019. Tahun 2018 kemarin, hanya 53,464 wajib KTP. Ketambahannya, didominasi pemula yakni anak usia SMK SMA yang telah genap usia wajib KTP," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, tujuannya kita bagaimana agar semua warga wajib KTP segera memiliki. Kita turun jadwalkan dua kali sebulan dengan sasaran warga belum ada KTP.

"Akhir tahun ini, kita sasar SMA SMK guna melakukan pendataan bagi pemula serta melakukan perekaman KTP, sebab hal ini sangat penting. Maka diimbau bagi warga wajib KTP dan belum memiliki KTP, agar segera melakukan perekaman guna pembutaan Kartu Tanda Penduduk," ujar Ristanti kepada awak media ini.

(Fidh)

Tuai Sorotan Publik, Soal Pejabat Pemprov Sulut Ramai ke Babel

Di Postkan Infodetikawanua |

(Foto/Ist: pembukaan Pornas Korpri XV di Pangkal Pinang)

Manado, detiKawanua.com - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri ke-XV 2019 di Kota Pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang telah dibuka hari Minggu (10/11) kemarin dan akan berlangsung sampai 18 November 2019 mendatang, untuk Provinsi Sulut mengikutsertakan para atlet Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan kontingen gabungan dari kabupaten kota berjumlah 37 orang yang bertanding di 4 cabang olahraga seperti Futsal, Senam Bugar, Tenis Meja dan Lari 10 Km, yang akan mulai bertanding pada Selasa (12/11) besok.

Tidak hanya atlet, namun terinformai sejumlah pejabat Eselon II Lingkup Pemprov Sulut (Diluar atlet) pun nampaknya turut serta menjadi bagian official tim yang hingga kini (Senin, 11/09) masih berada dilokasi pelaksanaan Pornas Korpri tersebut. Hal tersebutpun menuai sorotan warga, yang menilai terkesan tak ada perhatian pada program kerja terutama menyangkut kepentingan masyarakat, dimana (keberangkatan para pejabat) itu sangat ironi karena mengingat saat ini Pemprov Sulut tengah dalam pembahasan APBD 2020 bersama DPRD Sulut. 

Tidak hanya sampai disitu saja seperti halnya sesuai instruksi dari Gubernur Olly Dondokambey,SE bahwa selama pembahasan berlangsung tidak ada pejabat yang keluar daerah (Tugas Luar). Disisi lainnya, terinformasi bahwa terdapat sebagian pejabat yang berangkat tersebut diduga tidak mengantongi izin dari pimpinan.

"Seharusnya pembahasan APBD yang harus diutamakan karena ini menyangkut kepentingan rakyat," Jemmy Sasia, salah satu warga Kota Manado kepada wartawan, Senin tadi.

"Tampaknya jumlah tim offcial lebih banyak dari pada ASN yang akan bertanding?," sindir warga Minahasa, Jhony.

Sementara itu melalui Karo Pemerintahan Daerah Sulut, DR Ir Jemmy Kumendong yang berangkat dalam kapasitas atlet tenis meja, mengatakan bahwa para pejabat yang ikut adalah bertindak selaku penanggung jawab per cabang olahraga.

"Pejabat yang datang sudah selesai melakukan pembahasan APBD 2020," ujar Kumendong yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan elektonik WhatsApp (WA) yang kini dirinya sebagai atlet dan masih akan mengikuti pertandingan di Pangkal Pinang.

"Tak mungkinlah penanggung jawab lebih banyak dari peserta yang ikut," tepisnya dengan menambahkan, bahwa untuk pejabat Pemprov Sulut yang berada di Pangkal Pinang berjumlah 8 orang dan mereka bertanggungjawab pada masing-masing cabang olahraga. (tim/Mail70)

Pengajian KAHMI Manado, Anis: Benih Radikalisme Ada di Semua Agama

Di Postkan Infodetikawanua | , ,

Capture video Pengajian KAHMI Manado. /ist

Manado, detiKawanua.com - Waktu dua jam tidak cukup rasanya bagi puluhan aktivis muda untuk menemukan titik temu tentang radikalisme apakah fiksi atau fakta.

Diskusi yang diramu KAHMI Manado di sebuah warung kopi 69, Perkamil, Jumat (8/11) sore, coba merajut gagasan para aktivis dalam diskusi Pengajian Inklusive bertema Proxy Radikalisme Fiksi atau Fakta.

Diskusi ini melahirkan dua pandangan berbeda terkait wacana radikalisme yang disuarakan pemerintah.

Selain, menuai kontroversi, muncul dugaan ini proxy negara untuk alihkan masalah. Namun ada juga mengakui radikalisme itu fakta. 

Pengajian yang dipandu moderator Rizaldy Pedju MH diawali penjelasan Presidium Kahmi Manado Idham Malewa.

Kata Idam, radikalisme menjadi boming di mana-mana. Makin masif di era pemerintahan Jokowi jilid 2. Melalui Menkopolhukam dan Menteri Agama.

"Pengajian bulanan ini  adalah kerinduan bagi Alumni HMI Kota Manado guna menjalin silaturahmi dan peka terhadap tema kontekstual. KAHMI mampu menjawab tantangan sebagai agen of changes yang progresif," tuturnya.

Selain itu, jurnalis senior ini menegasikan agenda tradisi intelektual tak ada kaitan dengan Muswil KAHMI Sulut dan agenda politik 2020.

Rizaldy  mengantar diskusi dengan sedikit mengurai definisi radikal (radiks). "Isu radikalisme di Indonesia mulai mengundang keresahan. Isu ini terus berkembang dan dianggap gerakan yang dapat merenggangkan integritas bangsa dan bernegara," jelas dosen muda IAIN Manado.

Pemantik dialog Anis Toma MAg membuka dialog dengan menegaskan makna radikal sesungguhnya. Dirinya mengakui radikalisme ini proxy. Bisa hanya fiksi dan bisa menjadi fakta.

Radikal secara etimologi adalah hal secara mendasar (principle). Radikalisme perlu dipandang dari 2 kacamata yang berbeda, radikal positif dan  serta radikal negatif.

"Saya pun tidak berani menyimpulkan apakah radikalisme ini sengaja diciptakan oleh kelompok tertentu atau memang negara melihat ada gejala radikalisme di tengah warga," terang Kepsek MIN 2 Manado.

"Radikal Positif maksudnya adalah secara mendasar kita pegang sebagai suatu prinsip hidup kita, misalnya terkait keyakinan (iman), nasionalis dan hal-hal prinsip lain terkait kemanusiaan. Sedangkan negatif maksudnya prinsip kita yang paling benar dan prinsip orang lain salah atau dalam Islam kita bisa katakan mudah mengkafir-kafirkan orang yang berbeda madzab atau aliran dengan kita," tutur mantan Ketua Komisariat IAIN Manado ini.

Anis menyentil mengangkat sejarah dalam di zaman sahabat nabi telah ada peristiwa yang melatarbelakangi kelompok yang melahirkan gerakan radikal.

"Misalnya peristiwa lahirnya kelompok Khawarij, antara kelompok Muawiyah dan Ali bin AbiThalib. Khawarij merupakan suatu kelompok/aliran pengikut Ali bin Abi Thalib yang kemudian keluar dan meninggalkan barisan karena ketidaksepakatan terhadap keputusan Ali yang menerima arbitrase (tahkim), dalam perang Shiffin pada tahun 37 H/648 M dengan kelompok Muawiyah bin Abu Sufyan persengketaan khalifah," paparnya. 

"Ada juga peristiwa 11 September 2001 di Amerika mengakibatkan runtuhnya Gedung WTC  oleh kelompok Al-Qaeda dipimpin oleh Osama Bin Laden. Dari sini lahir stereotip bahwa Islam identik dengan radikal sehingga label itu menyebar yang akhirnya lahirnya Islamophobia," tegasnya.

Anis mengatakan ada 4 Faktor benih radikalisme. Faktor Ekonomi, Politik, Psikologi dan Pendidikan. Ke empat faktor ini bisa jadi faktor utama suatu individu atau kelompokmenjadi radikal.

Terkait Radikalisme itu Fakta atau Fiksi, kata Anis bahwa, "Kita tidak bisa menutup mata adanyafakta kelompok radikal di Indonesia, namun disisi lain adanyasuatu grand desain bahwa umat islam sebagai lakon opera yang dimainkan aktor intelektual global yang hendakmengembangkan isu Islamophobia juga adalah suatu faktatersendiri, yang mengiring bahwa tumbuh suburnyaRadikalisme di Indonesia adalah suatu fiksi belaka."

Pengajian perdana KAHMI Manado setelah istirahat selama setahun lebih, dihadiri puluhan aktivis muda. Di antaranya Sekretaris PPP Sulut Agus Abdullah, Wakil Ketua KNPI Sulut Iswadi Amali, Wakil Ketua Pemuda Muslimin Sulut Fadly Kasim, Ketua BM PAN Sulut Faisal ‘bang Toyib’ Salim, Sek BM PAN Gilang Ramadhan, Ketua Tidar Sulut Syarif Darea, Sekum PAN Manado/KAHMI Minut Ronal Salahuddin, Aktivis Muhammadiyah Jeffry Alibasyah, Komisioner Bawaslu Bitung Zulkifli Densi, Hadi, Ketua Bawaslu Boltim Haryanto, Ketua Prisma Sulut Dr Mardhan Umar, Wakil Dekan Tarbiyah IAIN Manado Dr Feiby Ismail dan para aktivis Suling Manado. Dari KAHMI ada Anggota Presidium KAHMI Manado Fadilab Polontalo dan dr Zainal Ginsu, Sekum KAHMI Manado Mazhabullah Ali serta Ketum HMI Manado Iman Karim dan pengurus HMI Manado lainnya.

(*/Redaksi

Bersama DPRD Boltim, Dikbud Gelar RDP

Di Postkan Infodetikawanua | ,

Suasana RDP.

Boltim, detiKawanua.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim, yang menghadirkan seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP se-Boltim, tepat di Kantor DPRD (11/11) siang tadi.

RDP tersebut dipimpin dan resmi dibuka oleh Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar bersama Ketua Komisi III Suradi Simbala beserta anggota.

Ketua Komisi III Suradi Simbala, menyampaikan, perlu adanya perubahan cara mengajar di sekolah-sekolah, dan tidak monoton. Dengan adanya RDP ini, nantinya akan didapatkan solusi dan inovasi guna peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Boltim.

"Kepala-kepala sekolah harus bisa menegur guru-guru yang hanya menggunakan metode catat buku sampai habis, kemudian selfi. Sebab, kami akan menanyakan bagaimana metode pengajaran di sekolah selama ini. Kami juga meminta, agar ada perubahan dan inovasi supaya siswa-siswi merasa nyaman dalam belajar di sekolah," terangnya.

Sementara, aggota komisi III, Antonius Muaya meminta agar data anak usia sekolah yang tidak sekolah, dapat disampaikan oleh Kepala Dikbud Boltim Yusri Damopolii, supaya ada solusi bagi anak-anak Boltim yang tidak sekolah.

"Diminta data anak usia sekolah yang tidak sekolah, agar dibuat solusi bagi mereka. Dengan tujuan di Kabupaten Boltim tidak ada lagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah," tandas Antonius.

Seluruh kepala sekolah yang hadir pun berharap, dengan adanya RDP ini, dunia pendidikan di Boltim semakin maju.

Nantinya, hasil RDP akan difaktualisasi oleh DPRD Boltim, supaya dapat diketahui apakah apa yang disampaikan sesuai dengan kondisi di lapangan.

(Fidh)

Proyek Pengadaan Internet Desa, Masuk Proses Penyelidikan

Di Postkan Infodetikawanua | , ,

Tahuna, detikawanua.com - Pengadaan internet yang di adakan di kampung/desa di Kabupaten Sangihe oleh salah satu perusahaan  yang sempat menjadi polimik dikalangan masyarakat terkait proses pengadaannya, kini mulai ditangani oleh pihak penyidik Kepolisian Polres Sangihe.

Dimana oleh masyarakat, pengadaan tersebut di nilai banyak penyimpangan mulai proses pengadaannya hingga dugaan ada mark up serta terjadi gratifikasi di pengadaan internet desa tersebut.

“Jadi memang kami melaporkan ini karena kami menilai banyak kejanggalan saat proses pengadaan hingga dugaan mark-up. Dan kalau kami perkirakan ada kurang lebih Rp 3 miliar yang di mark- up dari nilai total pengadaan Rp 6 miliar untuk 145 kampung yang ada di Sangihe,” ujar pelapor yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

“Apalagi dalam spesifikasi yang kami peroleh, banyak item barang yang harga satuannya berbeda jauh di banding dengan harga pasar. Dan ini membuat kami bersikeras membawa masalah ini di aparat hukum, agar masyarakat khususnya di kampung- kampung yang sudah memiliki internet desa ini bisa mengetahui manfaat pengadaan tersebut. karena jangan sampai mubazir dan hanya menguntungan sekelompok orang saja,” tambahnya.

Kapolres Sangihe, AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK melalui kasat Reskrim Iptu Angga Maulana ketika dikonfirmasi sejumlah media tak menapik adanya laporan warga terkait pengadaan internet desa.

“Jadi memang benar ada laporan, dan ini masih dalam tahap penyelidikan. Beberapa kapitalaung sudah kami penggil untuk mencari tahu soal pengadaan ini,” pungkas Maulana.

Gaghana Hadiri Perayaan Hut Gmist Imanuel Batunderang

Di Postkan Infodetikawanua | ,

Tahuna, detikawanua.com - Merayakan HUT ke 139 berarti sama-sama merayakan perjalanan dan komitmen bersama sebagai warga Gmist Jemaat Imanuel Batunderang, untuk lebih mewujudnyatakan kesatuan sebagai tubuh Kristus dalam pelayanan dan kesaksian di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dicintai

"139 Tahun ini. Allah tidak membiarkan umatNya berjalan sendiri. Allah memberikan kepada kita Roh Kudus untuk menuntun, menguatkan, mempersatukan dan mengarahkan kita dalam ziarah iman mewujudnyatakan kehendakNya di tengah dunia," terang Bupati Kabupaten Sangihe, Jabes E. Gaghana.

Gereja diingatkan kembali akan tugas gereja yang tidak pernah berubah, yakni mengabarkan Injil Kristus di tengah bangsa kita yang dililit oleh berbagai persoalan ini. Dalam anggka 139 Tahun Gmist Immanuel Batunderang semakin kokoh, bukan pesimis, tetapi makin diperkuat untuk mewujudkan kasih Allah.(red)

Ibadah Syukur HUT ke 139 Jemaat Gmist Imanuel Batunderang  berlangsung semarak dengan diisi puji-pujian oleh Paduan Suara, Vocal Group, dan musik bambu

Pada kesempatan itu, Pdt. Y Derek STH mengajak warga Jemaat untuk bersama - sama merenungkan pembacaan Alkitab melalui Injil Yohanes 16:1-8.

Selain itu, Bupati Jabes E Gagana dalam sambutannya, menyebutkan, dalam usia 139 Tahun ini, maka Jemaat Gmist Imanuel Batunderang bukan lagi jemaat kecil melaikan Jemaat yang besar, untuk itu lebih mendekatan pelayanan bagi warga Jemaat yang jau maka perlunya ada pos pelayanan agar dapat menjangkau.

Lanjutnya, dikesempatan yang penuh suka cita ini saya mengajak seluruh warga Jemaat Immanuel Batunderang, untuk menunjang program ungulan pemerinta Kabupaten Sangihe dengan dua hari tanpa makan nasi "To Day No Rice". Serta memanfaatkan lahan pertanian, dan pangelolaan minyak kelapa".

Disementara itu Toko Muda Gereja Ronny Kirimang ditemui usai santap bersama mengatakan, badah Syukur Hut ke 139 ini merupakan momentum yang sangat luar biasa bagi warga Jemaat Immanuel Batunderang, "hal ini bisa dikatakan menampak tilas sebagaimna perjuangan pendahulu kita membangun karakteristik dari warga jemaat. Hal ini kita patut memberikan apresiasi bagi pendahulu kita, tanpa mereka Gereja tidak akan sekoko ini," kata Kirimang

Ditambakannya, perlu menyebarkan kuasa cinta kasih di tengah situasi bangsa saat ini. Sementara kuasa kesatuan sangat dibutuhkan sebagai kunci dari pekabaran Injil. Juga di tengah perpecahan gereja yang sekarang marap terjadi. Sedangkan kuasa keberanian, lewat kuasa ini Gmist Imanuel Batunderang harus berani menyampaikan pesan-pesannya kepada siapapun,  jika terjadi hal-hal yang tidak sebagaimana mestinya. (js)

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional