Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Helmud Hontong Pimpin Apel HANI

Di Postkan Info detiKawanua | Jumat, 20 Juli 2018 ,

Tahuna, detiKawanua.com - Wakil Bupati  Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, pimpin apel dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Jumat (20/7/2018) di sentra kuliner Dinas Kelautan dan Perikanan. Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Kejaksaan Negari (Kejari) Tahuna Muhamad Irwan Datuinding SH MH, anggota TNI/Polri, sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran ASN dilingkup Pemkab Sangihe, para siswa/siswi.

Wabup Helmud Hontong SE, saat membawakan sambutan mengatakan, sejumlah kasus Narkoba beberapa tahun terakhir tampak mengejutkan bangsa Indonesia. "Hal ini terlihat dari penyeludupan dan peredaran gelap Narkoba yang masuk kedalam wilayah Indonesia yang tidak hanya terjadi di wilayah daratan melainkan terjadi di wilayah perairan," kata Hontong.

Lanjutnya, peran besar terhadap Narkoba menuntut seluruh komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara.

"Kejahatan Narkotika merupakan kejahatan luar biasa yana harus diatasi secara serius, apabila tidak ditanggulangi dapat digunakan salah satu senjata dalam melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara," lanjutnya.

Hontong, menjelaskan masalah yang ditimbulkan oleh narkoba akan terus menggerogoti Bangsa dari hulu sampai hilir, dari generasi ke generasi dan menjadi ancaman terbesar bagi bonus demografi bagsa kita pada 2030 nanti.

"Karena jika maslah narkoba tidak ditanggulangi maka bonus demografi penduduk kita akan menjadi beban bangsa, generasi muda sebagai estafet perjuangan bangsa akan dirusak oleh narkoba. Hal ini menjadi ancaman serius terhadap eksistensi negara yang berdampak pada ketahanan nasional," jelas Hontong.

Dalam mengatasi permasalahan narkoba Hontong menjelaskan, diperlukan strategi khusus, yaitu kesinambungan penenganan antara pendekatan penegakan hukum dan pendekatan kesehatan.

"Pengekatan penegakan hukum bertujuan untuk memutuskan mata rantai pemasok narkoba mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedarnya. Sedangkan pendekatan kesehatan bertujuan untuk memutuskan mata rantai para pengguna narkoba yang ketergantungan untuk mendapatkan perawatan atau rehabilitasi," kunci Hontong. (js)

Lantik 37 Eselon III dan IV, Gubernur: Wujudkan Visi Misi Membangun Sulut Semakin Maju dan Hebat

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Manado, detiKawanua.com - Hari ini kita bisa melaksanakan fungsi 'kaderisasi' Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulut. Demikian disampaikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey saat mengukuhkan 37 pejabat eselon III dan IV yang berlangsung di ruang CJ.Rantung, Jumat (20/07) sore tadi.

"Saya sangat mengharapkan dukungan kerja karena saudara-saudara telah diambil sumpah janji, maka ikutilah sumpah janji itu karena tidak hanya kita manusia namun juga didengar langsung oleh Tuhan. Laksanakanlah tugas dengan baik, sehingga apa yang diharapkan berjalan dengan baik, fungsi koordinasi kinerja harus dijalani bersama dengan baik dalam membangun Sulut semakin hebat kedepan," ingat Olly.

Disisi lain Gubernur juga mengingatkan bahwa sudah 2,5 tahun berjalan dan janji politik visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur (OD-SK) sudah dilaksanakan dan terwujud dengan baik dengan adanya penurunan angka-angka pada kemiskinan.

"Memang masih ada yang belum maksimal karena adanya keterbatasan. Namun itu tetap kami pacu dalam program pemerintah provinsi melalui visi misi saya dan wakil gubernur. Saya ingatkan lagi bagi eselon III karena merupakan ujung tombak. Keberhasilan kalian adalah keberhasilan kami (Gubernur dan Wagub), dan keberhasilan kita adalah keberhasilan Sulawesi Utara dan kita semua," terang Olly, sembari mengharapkan kepada para ASN bahwa kedepan adalah tahun politik dan apa yang kita akan hadapi kedepan sangat berat. Kita harapkan kepada ASN kedepan hingga tahun 2021 untuk bekerja profesional sesuai tupoksi untuk membawa Sulut lebih maju hebat dengan mewujudkan visi misi program kerja dari Gubernur dan Wakil Gubernur.

Hadir dalam pelantikan tersebut diantaranya Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen beserta sejumlah pejabat eselon II dan Staf Khusus dan Ahli Lingkup Pemprov Sulut.

(IsJo)

Pengusaha Nasioal Lirik Pariwisata Sangihe

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Tahuna, detiKawanua.com - Pariwisata merupakan salah satu program unggulan yang terus digenjot oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam meningkatkan kesejahteraan.

Upaya yang selama ini dilakukan pemerintah daerah melalui dinas teknis dalam hal ini dinas pariwisata, mulai membuahkan hasil yang ditandai dengan kedatangan sejumlah investor nasional mengunjungi Sangihe untuk melihat langsung potensi pariwisata yang ada di Sangihe. Perusahaan yang bergerak dibidang pemasaran pariwisata PT New Kuta Golf dan Ocean View melalui general managernya Bagus Waluyo Kurniadji datang langsung mengunjungi Sangihe Kamis (19/07).

Ditemui wartawan disalah satu hotel di Kota Tahuna, Bagus mengatakan, Pihaknya tertarik dengan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang merupakan daerah perbatasan.

"Setelah saya dan tim melakukan survey spot - spot wisata yang ada, ternyata daerah ini sangat menarik dari sisi pariwisata dan ada spot wisata yang memang cuma ada di Sangihe tidak ada ditempat lain sehingga menjadi keunggulan tersendiri bagi Kabupaten Sangihe" kata Bagus.

Sehingga menurutnya, Perusahaan yang dipimpinnya siap bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Sangihe melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mengembangkan dan menjual pariwisata Sangihe.

"Saya pastikan kami akan bekerja sama dengan Pemkab Sangihe dalam bidang pariwisata"ujarnya. Ia menambahkan, untuk langkah awal sebagai bentuk keseriusan kami, kami akan melaksakan event khusus untuk menjual pariwasa Sangihe.

"Tahap awal kami akan menggelar event internasional yang akan digelar di Bali khusus untuk menjual pariwisata Sangihe, dan untuk event ini Kabupaten Sangihe tidak akan mengeluarkan biaya karna semu biaya akan tanggung oleh kami penyelenggara" tutupnya. (js)

Agustus, Sulut Masuk Fase Dua Imunisasi Virus Campak dan Rubella, Indonesia Urutan 6 Besar

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,

Manado, detiKawanua.com - Mengantisipasi informasi kesehatan terlebih soal Imunisasi Campak dan Rubella (disebut MR) segenap jajaran dengan target menyasar kepada 70 Juta anak, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui Dinas Kesehatan (Dinskes) pada Jumat (20/07) siang tadi di salah satu hotel ternama di Manado, menggelar Temu Media Kampanye Nasional Imunisasi Campak dan Rubella (disebut MR).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut, dr Debby Kalalo melalui Dinkes Sulut dr Rima Lolong dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan ini strategi nasional memberikan imunisasi tambahan Campak dan Rubella terutama bagi anak dari usia 9 bulan sampai 15 tahun.

"Adapun fase pertama tahun 2017 di 6 provinsi di Pulau Jawa yang telah mencakup 37 Juta anak dan fase kedua ditahun 2018 ini di 28 provinsi lainnya (diluar pulau Jawa) termasuk di Sulut," terang Rima.

Disebutkannya berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) berkomitmen menyukseskan kampanye MR diantaranya membentuk imunitas/kekebalan kepada kelompok sehingga bisa mengantisipasi hingga dewasa nanti. Mencegah agar tidak terjangkit kepada ibu hamil, sehingga anak tidak mengalami kebutaan hingga kematian.

"Pertemuan ini sangat strategis, untuk saling memberikan informasi, berdiskusi dalam mengkampanyekan imunisasi Campak dan Rubella yang dimulai bulan Agustus hingga September 2018 sehingga Sulut mencapai 100 persen," ujarnya.

Diketahui untuk virus Campak di Indonesia masuk urutan 6 besar dari dunia yang merupakan penyakit menular/virus (Campak) melalui percikan ludah dan jalan nafas (batuk). Bahaya dari penyakit Rubella, menular saluran nafas atau bersin (batuk) penyebabnya virus Campak Jerman dengan muncul kelenjar getah bening dibelakang telinga, komplikasi jika terkena pada ibu hamil pada 3 bulan pertama, anak mendapat diare, kebutaan, tuli, hingga kematian.
Untuk anak ideal 3 kali imunisasi Campak dan Rubella itu dasar 1 pada usai (9 bulan), dasar 2 (usia 18 bulan) dan terakhir pada usia 6 tahun.

Hadir dalam kegiatan tersebut dan turut menandatangani komitmen bersama, diantaranya,  Ketua IDI Sulut, dr Maramis, Abdul Wahab Ketua MUI Sulut, Ketua Ikatan Bidan Sulut, Maria Dondokambey, Perwakilan UNICEF, Khalid Malik, FKUB, Sinode GMIM, PPNI Sulut, Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), UNICEF, Komda KIPI, IBI Sulut dan IBI Sulut.

(IsJo)

Draft Kebijakan Umum PPAS APBD 2019 Diserahkan Ke DPRD

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Tahuna, detiKawanua.com - Kesiapan pemerintah daerah untuk menunjang penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat terus dioptimalkan, termasuk draft untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh  Asisten II Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Ben Pilat ST, yakni untuk draft Kebijakan Umum (KU) Prioritas Platfom Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2019 sudah disiapkan oleh instansi yang menanganinya.

Dan sudah diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penyusunannya sesuai jadwal secara bertahap dan sudah rampung. Selanjutnya masih menunggu agenda yang akan ditetapkan oleh DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe," kata Pilat

Lanjut dikatakanya, paling lambat draft KU PPAS APBD Tahun 2019  minggu kedua bulan Juli 2018. Sesuai dengan Permen No 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Tahun 2019.

"Bila sudah dipelajari, nantinya DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe akan menggelar Banmus dan menentukan jadwal pembahasannya yang ditetapkan. Tindaklanjutnya perlu dikoordinasikan lagi terhadap agenda dan jadwal pelaksanaannya," jelas Pilat, 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga sudah menyiapkan semua kelengkapan yang diperlukan dalam KU PPAS APBD 2019 secara maksimal dan tentunya tetap berkoordinasi dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (js)

KAPOLRES MINSEL :" Jadilah Pemimpin Yang Berwawasan Dan Visioner ".

Di Postkan Info detiKawanua | Kamis, 19 Juli 2018 ,



Kapolres Minsel berikan materi Manajemen Kepemimpinan dihadapan ratusan Saka Bhayangkara

MINSEL, detikawanua.com - Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, memberikan materi tentang ‘Manajemen Kepemimpinan’ di hadapan ratusan anggota Pramuka Saka Bhayangkara, Kamis (19/07/2018), di Gedung Aula Polres Minahasa Selatan.

Dalam pemaparannya, Kapolres Minsel menekankan tentang pentingnya memupuk jiwa kepemimpinan sejak usia muda dengan terus menumbuhkan sifat dan sikap yang baik, terpuji, beretika, serta memiliki kemampuan untuk mengatur diri sendiri serta dalam kehidupan berorganisasi.

“Generasi muda adalah calon-calon pemimpin masa depan yang harus dibina sedini mungkin dengan terus berupaya memupuk jiwa kepemimpinan, menumbuhkan sifat dan perilaku terpuji seperti rajin bekerja, bersimpati terhadap lingkungan sekitar dan memiliki kemampuan untuk mengatur diri sendiri maupun dalam kehidupan berorganisasi,” ucap Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa menjadi pemimpin bukan seperti menjadi bos; dimana sosok pemimpin lebih kepada mengayomi anggotanya untuk mencapai tujuan sedangkan seorang bos berorientasi pada sifat arogansi serta sifat egosentris.

“Persiapkan diri adik-adik menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan dan visioner; ingatlah bahwa pemimpin bukan seperti bos, sosok pemimpin mengutamakan kebersamaan dalam mencapai tujuan, sedangkan bos lebih berorientasi pada arogansi dan sifat egoisme,” tambah Kapolres.

Paparan dan arahan Kapolres Minahasa Selatan ini tampak disambut penuh antusias oleh ratusan anggota Pramuka Saka Bhayangkara yang mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) di Polres Minahasa Selatan.
( Vandytrisno / hpom )

Festival Bunaken Milik Indonesia dan Dunia, Akses Sulut Lebih Unggul Dari Daerah Lain

Di Postkan Info detiKawanua | , , , ,

Manado, detiKawanua.com - Pembukaan Iven Festival Pesona Bunaken 2018, oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw dalam sambutannya mengungkapkan Kementerian (khususnya Kementerian Pariwisata) mempunyai akses.

"Singkat kata kita lebih unggul dari daerah-derah lain. Rilis dari Kemenpar pertumbuhan pariwisata kita meningkat sekarang 66 persen," kata Wagub, saat membuka Iven Festival Pesona Bunaken 2018, Kamis (19/07) siang tadi di Mantos Manado.

Disisi lain kata Kandouw, Sulut baru sampai discovery untuk sampai saat ini belum punya atraksi yang tersistim yanf ada tempat/lokasi atraksi-atraksi yang menonjolkan budaya yang ada di Sulut, seperti di Bali tempat petunjukannya sudah ada dan terjadwal.

"Namun dalam fesatival Bunaken ini, untuk Sulut adalah atraction. Pada intinya Sulut butuh 4 faktor A (akses, amenities, atmosfir, dan attraction), harga hotel bintang 5/penginapan sangat berbeda berbanding setengah dengan yang ada didaerah lain, kebutuhan restauran juga masih ada yang belum penuhi syarat. Untuk itu Balai POM terus berusaha sebaik mungkin dalam tugas, sebab kalau di Amerika itu ditakutkan lembaga seperti Balai POM sebagai pengawas makanan dan obat-obatan yang jika sajian makanan dan minuman fatal bisa berdampak pada pidana," jelas Wagub sembari mengingatkan kepada Kadis Pariwisata Sulut (Dainel Mewengkang) untuk menyampaikan dalam Rakor bersama kementerian untuk sejumlah masukkan termasuk sampah dan lain-lain.

"Jika pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak seimbang dengan pendapatan Hotel dan Restaurant (PAD dibawah dan harga hotel diatas), ini jadi pertanyaan dan ada apa-apa nya," tandas Kandouw.

Sebelumnya dalam laporan panitia mempunyai komitmen ikut mempromosikan program Pemerintah Provinsi Sulut dimana Festival Bunaken adalah milik Indonsia dan milik dunia karena sudah terkenal secara internasional sehingga banyak wisatwan berbondong-bondong datang menyaksikan festival tersebut.

Kadis Pariwisata Sulut, Mewengkang mengatakan pariwisata merupakan hal yang paling penting dalam mendongkrak mempromosikan kemajuan daerah. Ini juga merupakan bentuk kerjasama dari seluruh stakeholder," ungkapnya.

Diketahui iven disektor pariwisata itu akan berlangsung hingga tanggal 22 Juli 2018.

(IsJo)

Dinas Pendidikan Mitra Siap Salurkan Blanko Ijazah SD

Di Postkan Info detiKawanua | , ,


Felda Tombokan, kabid Dikdas 

Mitra,detiKawanua.com – Dinas Pendidikan kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) memastikan penyaluran blanko ijazah Sekolah Dasar (SD) siap di salurkan (20/7/2018) kepada seluruh perwakilan SD se Mitra.

“ besok (20/7/2018) akan ada penyerahan blanko ijazah kepada kepsek SD se Mitra di kantor Dinas Pendidikan Mitra,” ujar kadis Pendidikan Djelly Waruis lewat  Kabid Dikdas Felda Tombokan (19/7/2018).

Lebih lanjut diungkapkan Tombokan, sebelum penyerahan blanko ijazah akan dilaksanakan sosialisasi kepada kepsek dan guru kelas enam terkait petunjuk teknis penggunaan blanko.
“ jadi sebelumnya kita akan sosialisasi bagi kepsek dan guru kelas enam karena mereka yang akan menulis di ijazah,” ungkapnya.

Tombokan juga menambahkan selain penyerahan Blanko Ijazah juga ada penyerahan hadiah bagi pemenang FL2SN tingkat kabupaten mitra yang belum lama di gelar.

“ besok juga akan ada penyerahan langsung hadiah kepada para siswa pemenang FL2SN dan itu harus diterima langsung oleh yang bersangkutan,” pungkasnya. (INDRI RAMBI)


Ratusan Caleg Berebut 25 Kursi DPRD Mitra

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Mitra,detiKawanua.com – menghadapi pemilihan legislatif  2019, dikabupaten Minahasa Tenggara, tak tanggung tanggung 13 partai dengan 222 calon legislatif berjibaku memperebutkan 25 kursi panas di DPRD kabupaten Mitra dengan resmi mendaftarkan diri di KPU Mitra (17/7/18) untuk dilakukan pemeriksaan lewat aplikasi SILON. (Indri Rambi).



Daftar lengkap caleg 13 Partai di Mitra

NO
PARTAI
DAPIL I
DAPIL II
DAPIL III
1
PKPI
1. Jano Ibrahim Tomboimbela.S.Sos
2. dr Lily Mawati
3. James Tons Lontaan
4. Jan F.Komalig.S.Pd
5. Ir George Sonny Ruata
6. Marrie Meini Makal
-
1. Fanly Mokolomban
2. Djely Deivis Kawulusan
3. Alfrets Soleman Liwan
4. Agung Runturambi
e. Melky Alfian Tiow
5. Hesty Tuda
6. Chrisye Susanti Natalia Mamahit.S.Pd
7. Tabitha Marta Lidya Pelleng
2
NASDEM
1. dr Jolie Tili Tanauma
2. Drs Berty Kawengian.S.Pd
3. Drs Jemmy Siwi.M.Si
4. Altje Hosang.S.Pd
5. Broeri Tanauma
6. Dolfi Sualang
7. Selvy Kario

1. Subandrio Tololiu
2. Alwin Ribka Walangitan
3. Dekker Mamusung
4. Selfina Banakono
5. Markus Marthen Korua
6. Syuul Tampi
1. Sammie Audi Efrayim Tongkotow
2. Billy Munaiseche
3. Detty Likuayang
4. Ventje.W. Momuat.ME
5. Ot Liwe
6. Bella Katuche.SH
7. Elvin Erny Tangel
8. Gusman Pangka Mangera.S.Kom
9. Niko Royke Fence Pelleng

3
PDIP
1. Semuel Montolalu.SH
2. Sammy Pongilatan
3. Marty Mareyke Ole.SMn
4. Iwfone Adam
5. Sophia Antou.SE
6. Meksi J.Sahensolar.SPi
7. Abram L.Maseo.SH,S.Sos,M.Si,MH
8. Ir Denij Porajow.M.Si

1. Drs Tavif Watuseke
2. Artly Kountur.S.Sos
3. Meiske Mandang
4. Chris S.Rumansi.SP. M.Si
5. Wahyuni Lakodi
6. Stery Wurangian.S.Pd
7. Rakimin Ibrahim

1.Corry Kawulusan
2.Adelyna Pelleng
3.Heedy Tumbelaka
4.Berty Rumochoy
5.Royke Somba
6.Fredy Tuda
7.Dewi Roe
8.Otto CB Sandag
9. Arter Runturambi
10.Zonny Tenny Kosegeran


4
GOLKAR
1. Meldi Untu
2. Lanny Hesty Punusingon
3. Hesky Hendra Ario Naray.S.IP
4. Vanda Stevani Rantung
5. Reifon Alfi Siwi
6. Sony Taruminggi.ST
7. Noldy Pondaag.SP
8. Serly Sante

1. Tonny Hendrik Lasut
2. Heryanto Laharun
3. Katotje Trusye Sangkay
4. Melany Criselda Porajow
5. Risma Minggu

1. Temmy Naray 
2. Pdt Sonny Ernstein Mandagi.S.Th
3. Dina Nelly Lendombela
4. Tomy Like Agesweros Lumintang
5. Ledy Kristian Mononege
6. Nona N.Ponggohong
7. Agustinus Pangau
8. Markus Robby Lendombela
9. Selvi Punuindoong
10. Elvira Ester Kekung

5
PERINDO
1. Jemmi Max Mamuntu
2. Christian D.Rantung
3. Naomi Rantung.SE
4. Gllen CH Rokot
5. Meisye Pananginan
7. Daniel Saraun
8. Sentha Lomban
9. Warnicke E.B. Kosokoy

1. Max Edison Manampiring
2. Riani Woinalang
3. Ferry Alfrits Pangalila


1. Micky Raymond Heronimo Watti
2. Wenny Selfie Rolos.S.Sos
3. Marien Munaiseche
4. Boy Kariso
5. Aris Julius Edward Kaawoan.S.Th
6. Yesinta Uway.SE
7. Djelli Kotangon
8. Markos Marthen Wurara

6
DEMOKRAT
1. Nolly Narsisus Langingi
2. Veppy Jeldi Rambi
3. Sientje Rantung
4. Nofri F.Tangkuman
5. Drs Joni Josefian Sualang.M.Pd
6. Deitje Goniwala
7. James J.Punusingon.S.Pd
8. Fitria Asaha

1. HJ Suriani Tora
2. Polien Stans Tampi.S.Pd
3. Denny Lumintang
4. Iprani Puyungsu
5. Martha Mareike Waas
6. Rafli Antau

1. Katrine Mokodaser
2. Jois Jetje Tuda
3. Martinus Tomy Pauran
4. Adrian Janjte Koba
5. Rogers Kumenep.SE
6. HI Danny Runturambi
7. Dra Jeane Thresye Tangian
8. Meiy Lumbu
9. Romeo R.Sangkaen
10. Desly E.C Bala

7
PKS

1. Ria Feronika Masloman
2. Ir Johny Arbie


8
BERKARYA
1. Charla Maggie Tangkuman
2. Orni Wanta
3. Alamanda Lianfong Nay.SE
4. Jefta Sengka.SE
5. Deki Wahongan
6. Murry Maxi Sumangando.SE
7. Michael Solar
8. Meldy Kowimbin.SE



1. Nolvy Ruata.S.Pd.M.I.Kom
2. Ir Rohana Nou.M.Si
3. Yaty Bety Anike Piong
4. Notji Joseph Raco
5. Jeiny Lontaan
6. Ivonne Enos
7. Ossy Malingkas
1. Emerlen Maya Tongkotow.SE
2. Yoke Yoppy Kountul
3. Imelda Natalia Mokodongan.S.Pd
4. James Jofrye Leonard Selaindong
5. Brahmanda Ramli Rondonuwu
6. Dina Umar
7. Devis Christianto Tumiwa.S.IP
8. Dolfie Gosal
9. Fiona Korompis
10. Robby Rugian

9.
PPP
1. Fitria Assagaf



1. Sukardi Mokoginta
2. H. Kasim Mololonto.SH
3. Sifa Sulasni Wuyoyo.S.Pd
4. Djuniati Palikayah
5. Frini Aditya Samiun


10
PAN
1. Mila Karmila Punusingon
2. Imbang Inkirawang
3. Eka Yunitasari Modjo
4. Fitria Asaha



1. Kisman Hala
2. Arifawati Abdjulu
3. Agus Jahja Kandau
4. Zahra Brenda Tawo
5. Novita Ibrahim
6. Rusmiati Baso

1. Agus Kosegeran
2. Felmy Jecline Pelleng
3. Lineke Leong
4. Agustina D.Tolandang

11
PSI
1. Donal Kosakoy
2. Tini N.F. Tulandi
3. Rommy B. Engkol

1. Arifin Musa
2. Zulfan Massie
3. Regita Cahyani Logor
4. Trisandi Lakodi
5. Risnawati Nusi
6. Maya F. Palempung
1. Armi A. Tumiwa.SS
2. Marcel W.Pangau
3. Tyny K.Socmohusin
4. Rudolf W. Dopong
5. Stien A.Leong
6. Michael R.Sualang

12
HANURA
1. Robby Jefry Langi
2. Jemi Aduard Ratunuman
3. Rosedei Lily Deane Raco
4. Noldy Ventje Raco
5. Fernando Talumewo
6. Helty Indry Lombogia
7. Marlen Sventlana
8. Jein Maringka



1. Christianov Jacksen Mokat
2. Patria Caraka Ragar
3. Dyna Tampomalu
4. Vicky Levran Mandagi
5. Rizky Faisal Anwar.S.Pd
6. Pinkan Pondaag
7. Artika Fitri Mokat
8. Vecky Andrie Rondonuwu

13
GERINDRA
1. Alkindo Bilfagih
2. Olfiani Yuliana Adriana Kawengian.SE
3. Jelviana Tulandi
4. Rasni Pontororing
5. Jeni Sawel
6. Harvey Robby Orto Walelang
7. Masye Maengkom.SE
8. Veddy J. Ompi


1. Fransisca Fitje Motolalu
2. Fateh Muhamad Amar Kosoloi
3. Ir Suparti Logor
4. Evie Diana Sumangando
5. Rudi Noflan Kaunang.SH

1. Ramlan Korompot.SE
2. Ir Dina K. Damongilala.M.Si
3. Jotje Gosal
4. Yenny Likuayang
5. Rinni Manopo



Mission Oriented Training Jadi Bagian Amanat Pangdam Madsuni Saat Gelar Pasukan

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Manado, detiKawanua.com - Upacara Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Operasional Kodam XIII/Mdk TA 2018 yang dipimpin Pangdam Mayjen TNI Madsuni pada Rabu (18/07) di Halaman Makodam XIII Mdk, telah mengamanatkan kepada seluruh prajurit bahwa prosesi gelar pasukan dilakukan adalah bagian dari skenario latihan untuk mengecek kesiapsiagaan operasional Kodam XIII/Merdeka dalam menghadapi Rentinkon Siaga Operasional (Mission Oriented Training) dalam rangka  mengatasi aksi terorisme yang terjadi di wilayah tanggung jawab Kodam XIII/Merdeka, tepatnya di daerah Manado dan Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

"Kita semua mengetahui bahwa aktivitas terorisme di Indonesia saat ini masih merupakan salah satu ancaman aktual yang terus merongrong kewibawaan pemerintah RI, terlebih khusus aparat pertahanan dan keamanan negara.Kondisi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan operasional dari seluruh Kotamaops TNI agar senantiasa siap siaga secara operasional untuk menghadapi setiap kontinjensi dan dinamika yang berkembang serta mewujudkan interoperability antar matra di dalam menangani aksi terorisme sebagaimana tema Latihan kali ini, yakni ”Kodam XIII/Merdeka beserta Jajarannya Melaksanakan Operasi Mengatasi Aksi Terorisme dalam rangka Mendukung Tugas Pokok TNI.”

Lanjut Madsuni, kejadian di Marawi Philipina Selatan tahun lalu adalah contoh aktual yang harus menjadi pembelajaran bagi kita, di mana hanya dalam waktu beberapa jam saja Kelompok ISIS Maute berhasil menguasai Kota Marawi dan mempertahankannya selama beberapa bulan.
Hal ini tentunya tidak boleh terjadi di wilayah NKRI, terlebih khusus di wilayah tanggung jawab Kodam XIII/Merdeka yang kebetulan berbatasan dengan wilayah Philipina Selatan.

"Yang patut kita waspadai sekarang ini adalah potensi kemungkinan adanya pelarian para teroris militan ISIS Marawi yang telah terdesak dan terpojok menuju wilayah NKRI melalui wilayah kerja Kodam XIII/Merdeka di Sulawesi yang begitu luas. Lebih runyam lagi kalau ternyata para pelarian tersebut dapat menarik simpati dari kelompok-kelompok berideologi radikal di tanah air kita, khususnya di wilayah tanggung jawab Kodam XIII/Merdeka," tegas Pangdam, sembari menambahkan bahwa disinilah urgensi latihan dimaksud yakni melatih satuan jajaran Kodam XIII/ Merdeka agar mampu menjalankan “Operasi Jaya Sakti XIII-17” secara terpadu, efektif dan efisien.

"Mengingat pentingnya kegiatan gelar pasukan ini untuk memberikan gambaran kesiapan Prajurit Kodam XIII/Merdeka di dalam menanggulangi aksi dan ancaman terorisme di wilayah kerja Kodam XIII/Merdeka dalam mendukung keberhasilan tugas pokok TNI, maka saya tekankan kepada setiap peserta latihan agar mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan disiplin dan loyalitas serta semangat juang yang tinggi. Perhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materil," tutup Pangdam.

Adapun pelaksanaan gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Kasdam XIII/Merdeka,    Ir Ops Itjen TNI beserta rombongan, Danpusdikma Kodiklat TNI beserta rombongan,Danrem 131/Santiago, Ketua Tim LKO dari Kodiklat TNI, Irdam, Danrindam, para Staf Ahli dan para Asisten Dam XIII/Merdeka, Para Kabalak Dam XIII/Merdeka serta LO AU dan LO AL.

(IsJo/Bag Pengdam XIII Mdk)

DPRD MINSEL Gelar Paripurna Ranperda PJP APBD TA 2017

Di Postkan Info detiKawanua | ,


MINSEL, detikawanua.com - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) dalam rangka Pembicaraan tingkat ke-2 terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah ( APBD )  kabupaten minahasa selatan tahun anggaran 2017 dilakukan hari ini meski molor dari jadwal yang di tetapkan sebelumnya pukul 15.00 wita

Hadir dalam paripurna ini Bupati Minahasa Selatan DR (HC ) Christiany Eugenia Paruntu SE, di dampingi Wakil Bupati  Franky Donny Wongkar. SH,
Rabu (18/7/2018 ).kemarin bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Minsel meski kehadiran Anggota dewan sesuai  yang hanya 18 anggota karena sebelumnya beberapa Anggota Dewan sedang Ijin karena sesuatu dan lain hal namun Rapat Paripurna berjalan dengan baik.

Sidang Paripurna yang di Pimpin oleh Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE, didampingi dua Wakil ketua DPRD Rommy Pondaag SH.MH, dan Frangky Lelengboto, ST. Dalam sidang tersebut Sekretaris DPRD Minsel, Lucky Tampi SH membacakan laporan atas kerja Banggar dan Pansus Ranperda Dimana mekanisme Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PPAPBD) tersebut merupakan bagian dari proses pengelolaan keuangan daerah setelah adanya  proses penyusunan Rancangan APBD

Dengan persetujuan RAPBD oleh DPRD, pengesahan APBD oleh Pemerintah Pusat, penetapan menjadi APBD, dan pelaksanaanAPBD selesai dilakukan. Secara normatif, taktala mekanisme PPAPBD merupakan juga suatu rangkaian prosedur pengawasan yang dilakukan oleh instansi-instansi yang memiliki fungsi pengawasan anggaran. Sidang di lanjutkan dengan pandangan-pandangan umum fraksi yang semuanya  menyetujui Raperda Pertanggung jawaban APBD.

Bupati Minahasa-Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu, dalam sambutan mengatakan, Saya memberikan apresiasi tentunya kepada DPRD, atas dukungan dalam pelaksanaan keuangan Daerah, dalam hal ini mengapa perlu penyusunan laporan keuangan Daerah di lakukan mengingat Agar Pemerintah Daerah
mempertanggungjawabkan pengelolaan dan pengendalian sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepada kami dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan

Tentunya Pemerintah Daerah dapat melaksanakan prinsip keterbukaan yang memungkinkan masyarakat untuk mengetahui dan mendapatkan akses informasi seluas-luasnya tentang keuangan daerah. Kiranya kedepannya pengelolaan keuangan kita akan lebih baik lagi, guna terus membangun Minsel tercinta, ujar Tetty diakhir sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan penanda-tanganan Persetujuan Eksekutif dan DPRD Kabupaten Minsel .hadir juga Kepala OPD para Asisten Bupati dan Forkopimda Minsel .
( Vandytrisno )

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional