Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Unjuk Rasa Anarkis, Diredam Anggota TNI dan Polri

Di Postkan Info detiKawanua | Selasa, 25 September 2018 , ,

Pati, detiKawanua.com – Unjuk rasa anarkis tentang Pemilu yang terjadi di Pati pada Selasa (25/09) siang tadi, dapat diredam oleh anggota TNI Polri. Simulasi Latihan Pra Operasi Mantap Brata 2018 yang melibatkan ratusan anggota Polres serta anggota TNI untuk pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 digelar di lapangan Stadion JoyoKusumo Pati.
Pada apel tersebut hadir pula Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos. serta jajaran Forkompinda Kabupaten Pati.

Pada kesempatan itu juga, personel gabungan TNI-Polri menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan menghadapi penyelenggaraan pemilu serentak mendatang. Kegiatan diikuti personel Polres Pati dan Kodim Pati.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidyawati S.IK. dalam sambutannya menyampaikan, Pasukan yang terlibat dalam kegiatan pemilu mendatang, harus benar siap dan faham akan tugasnya masing-masing. "Perkuat sinergitas TNI-Polri agar tercapai pemilu aman dan damai. Kepada pasukan yang sudah dipilih, susun dan rencanakan kegiatan secara profesional guna menjamin keamanan dalam pemilu,” imbuhnya.
"Banyak upaya-upaya yang menyebarkan isu-isu tidak benar dimana yang bertujuan untuk memprovikasi masyarakat. Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak ikut menyebar berita-berita yang bisa mengganggu kelancaran pelaksanaan Pemilu," tambah Kapolres.

Wabup Pati  H Sayful arifin dalam kesempatan ini mengatakan, dirinya berharap agar Pati tetap damai dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres, "kita semua menginginkan dalam memilih wakil rakyat dan pemimpin untuk  lima tahun kedepan bangsa lebih baik, kita rasakan latihan saja capek apalagi kenyataannya sekali lagi terima kasih kepada Polres Pati dan Kodim Pati yang telah bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,” ungkapnya.
Di temui di lokasi Dandim Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos mengatakan Simulasi penanggulangan unjuk rasa anarkis bertujuan agar personel yang terlibat pengamanan Pemilu faham akan tugas pokok dan fungsi, serta peran masing-masing satuan, baik di tingkat Polres maupun Polsek.

“Demikian juga dengan TNI dan instansi terkait lainnya, peran masyarakat sangat di butuhkan dalam pelaksanaan Pileg maupun Pilpres, mari kita jaga Pati dalam pelaksanaannya nanti aman damai dan tidak ada kendala,” tegasnya. (pen)

GURU dan LITERASI ; Profesionalisme dan Kesejahteraan Guru di Era Milenia

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,

Penulis: Yuyu Murthadha.


Menakar Profesionalisme Guru

Profesionalisme dan kesejahteraan guru adalah dua hal yang selalu mengemuka dalam membenahi persoalan guru (baca: pendidikan). Guru sendiri adalah ujung tombak untuk menentukan generasi penerus yang akan menentukan masa depan suatu bangsa. Karenanya itu persoalan guru adalah persoalan masa depan sebuah bangsa dan sudah semestinya pemerintah.

Sebagian besar guru di tanah air mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa tanggal 5 Oktober merupakan Hari Guru Sedunia (International Teachers Day). Hal ini dapat dimaklumi karena memang atas pertimbangan dari Pengurus Besar Persatuan Guru Repubhk Indonesia (PB-PGRI) terkait hari Guru sedunia yang bertepatan dengan Hari ABRI maka tidak diperingati pada tanggal tersebut Melainkan disatukan dengan Hari Guru Nasional yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PGRI yang jatuh pada 25 November.

Hari Guru Sedunia sendiri sebenarnya berkaitan dengan suatu Peristiwa bersejarah pada 21 September - 5 Oktober 1966. Yaitu diselenggarakannya konferensi antar pemerintah di Paris yang dihadiri oleh wakil dari 76 negara anggota UNESCO termasuk Indonesia dan 35 organisasi Internasional. Konferensi tersebut menghasilkan rekomendasi tentang status guru yang dikenal dengan ”ILO/UNESCO, Recommendations Concerning the Status 0f Teachers”. Isi rekomendasi tersebut di antaranya menekankan pada profesionalisme dan kesejahteraan guru khususnya di negara-negara berkembang. 

Profesionalisme dan kesejahteraan guru memang sangat mempengaruhi turhadap mutu pendidikan. Oleh karenanya membenahi profesionalisme dan kesejahteraan guru juga akan berimbas pada peningkatan mutu pendidikan dengan sendirinya.


  • Guru dituntut untuk meningkatkan profesionalismenya sementara Guru Pun balik menuntut akan peningkatan kesejahteraannya, ini adalah suatu hal yang logis Karena bagaimanapun profesionalitas harus ditopang dengan tingkat kesejahteraan dan memenuhi unsur well educated, well trained, wel paid (berpendidikan, terlatih, dan dibayar). Di mata masyarakat profesionalisme, guru belum begitu diakui sebagaimana profesi lainnya seperti dokter atau pengacara. Ini terjadi akibat kebijakan pemerintah sendiri dalam bidang pendidikan yang tidak mempunyai konsep dan arah yang jelas serta berkesinambungan dan banyaknya mafia pendidikan dalam ruang lingkup pemerintahan.

Guru dan Publikasi Ilmiah

Budaya membaca dan menulis adalah salah satu ciri masyarakat intelektual di dalamnya termasuk profesi guru. Oleh karenanya budaya menulis khususnya di media massa di kalangan guru perlu terus dibangun. Karena dengan budaya menulis otomatis budaya membacanya telah baik. 

Kegiatan menulis merupakan salah satu kegiatan yang sarat dengan nilai pendidikan yang perlu terus dibangun di kalangan guru. Karena dengan menulis berarti seorang guru juga telah mampu membangun Tulisan-tulisan guru di media massa akan menjadi titik terang untuk mengurai benang kusut permasalahan pendidikan di Indonesia. Ini mengingat para guru adalah akar rumput sekaligus garda terdepan dalam menentukan kemajuan pendidikan suatu bangsa. Guru jugalah orang pertama yang memahami dan mengalami dampak secara langsung permasalahan-permasalahan pendidikan yang muncul. Oleh karenanya, melalui tulisan- tulisannya seorang guru yang berisi gagasan, kritik membangun atau saran dapat memberi solusi bagi karut marutnya dunia pendidikan nasional kita. 

Sebetulnya bila kita melihat tugas dan peranan guru ternyata tidak hanya sebatas di kelas atau lingkungan sekolah saja melainkan mencakup lingkungan di luar sekolah yang juga mengemban tugas kemanusiaan dan kemasyarakatan. Dalam tugas kemanusiaan guru memiliki peran strategis dalam menentukan kemajuan suatu bangsa. Keberadaan guru merupakan faktor penting yang tak dapat digantikan oleh apapun dan sampai kapan pun. Sedangkan tugas kemasyarakatan yang dipikul guru adalah mencerdaskan masyarakat bangsa Indonesia melalui kiprah dan karyanya dalam menulis. ***

Pesta Dimulai, Ini Warna Kertas Suara Pemilu 2019

Di Postkan Info detiKawanua | Senin, 24 September 2018 , , ,

Manado, detiKawanua.com - Pesta demokrasi pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif akan digelar serentak, pada 17 April 2019 nanti. Sementara Kampanye Pemilu 2019 telah dimulai sejak 23 September 2018.

Pencoblosan serentak Pemilu Legislatif dan Pilpres adalah yang pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

1 Presiden, 575 anggota DPR, 19.817 anggota DPRD, 185,7 juta pemilih

Untuk diketahui, yang akan dipilih kali ini, sepasang presiden dan wakil presiden 575 anggota DPR RI, 136 anggota DPD, 2.207 anggota DPR Provinsi dan 17.610 anggota DPRD Kota/Kabupaten.

Terdapat 16 partai yang mempertarungkan para calonnya, plus empat partai daerah yang khusus bertarung di Aceh.

Sedangkan para pemilih, sejauh ini jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tercatat Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 185.732.093 orang yang terdiri dari 92.802.671 pemilih laki-laki dan 92.929.422 pemilih perempuan, yang akan memilih di 805.075 TPS.

Lima kertas suara dalam lima warna

Dilansir dari Fajar Indonesia Network, yang dipilih di Pemilu 2019 adalah presiden dan wakil presiden, anggota DPR-RI, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, anggota DPD. Kecuali DKI Jakarta, yang hanya empat kertas suara —tanpa DPRD kota/kabupaten.

Di dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) kita akan diberikan 5 (lima) buah Kertas Suara untuk dicoblos masing-masing sekali.
Kelima kertas suara itu juga warnanya berbeda-beda.

1). Kertas Suara warna Abu-abu, untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden.

2). Kertas Suara warna Kuning, untuk memilih DPR RI.

3). Kertas Suara warna Merah, untuk memilih DPD RI.

4). Kertas Suara warna Biru, untuk memilih DPRD Provinsi.

5). Kertas Suara warna Hijau, untuk memilih DPRD Kota / Kabupaten. ***

(Indra)

Bupati Boltim Pimpin Massa ke Istana Negara, Desak Pemekaran Daerah

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Boltim, detiKawanua.com - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH, memimpin sedikitnya 1.600 massa dari 173 daerah se Indonesia melakukan aksi menyuarakan tuntutan pemekaran daerah di Istana Negara, Senin (24/09). 

Massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (Forkonas PP CDOB) bergerak sekitar pukul 14.00 menuju Istana  usai melakukan audiensi dengan pimpinan DPD RI di gedung Nusantara V.

Dalam orasinya, Bupati meminta pemerintah dalam hal ini Presiden untuk mencabut moratorium dan segera menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Penataan daerah (Detada) dan PP tentang Desain Besar Penataan Daerah sesuai amanat undang-undang 23 tahun 2014.

"Kami warga bangsa yang berhimpun dalam Forkonas PP CDOB seluruh Indonesia, mendesak pemerintah RI segera mengakomodir dan menyetujui pembahasan calon daerah persiapan pada tahun 2018 dan secara bertahap dapat direalisasikan menjadi daerah persiapan mulai tahun 2019," ujarnya.

Bupati mengungkapkan, apabila pemerintah tidak mengindahkan tuntutan itu sampai 31 Oktober 2018, pihaknya akan melakukan aksi-aksi secara masif, tegas dan keras di seluruh Indonesia. "Ini adalah awal, sekedar peringatan kecil kepada pemerintah. Kami tidak akan berhenti," sebut Sehan.

Ditegaskannya, apabila tidak ada sikap positif dari pemerintah sampai batas waktu yang ditentukan, pihaknya akan melakukan pergerakan yang lebih besar. "Kita lakukan 3 gerakan besar. Pertama, gerakan hari ini, kedua akan kita jadwalkan bulan depan dan gerakan ketiga adalah pada 17 April 2019 (Pilpres)," tuturnya.

Lebih jauh, Bupati menyebut aksi Forkonas PP CDOB hanya mengiginkan dua tanda tangan presiden pada PP yang Sudah 2 tahun didiamkan wakil presiden selaku Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah.

"Presiden harus berani mengambil kebijakan untuk menetapkan 2 PP itu karena, kita hanya akan berhenti klau 2 PP itu ditandatangani oleh Presiden," katanya.

Sementara, salah-satu peserta aksi perwakilan Bolmong Raya Deny Mokodompit menambahkan, alasan keuangan negara yang menyebabkan pemerintah melakukan moratorium adalah tidak tepat. Pasalnya, justru pada awal orde reformasi saat negara sedang mengalami krisis ekonomi lebih dari 100 DOB diresmikan pemerintah dan sampai saat ini tdk ada satupun daerah baru hasil pemekaran itu yang mengalami kesulitan.

"Oleh karena itu, alasan pemerintah tentang keuangan negara saat ini Saya katakan tidak benar. sehingga itu kami desak pemerintah segera memekarkan daerah karena kondisi keuangan saat ini dalam keadaan stabil," terangnya.

(Fidh)

H-2 Pendaftaran CPNS 2018, Ini Petunjuk Foto Selfie untuk Diunggah di sscn.bkn.go.id

Di Postkan Info detiKawanua | , ,


Manado, detiKawanua.com - Pendaftaran Calon Pagawai Negeri Sipil (CPNS) tinggal 2 hari lagi. Penting bagi calon pelamar memahami Alur Pendaftaran CPNS 2018 yang akan dibuka pada Rabu (26/09/2018) mendatang.

Dikutip dari website sscn.bkn.go.id, ada tiga tahapan alur mendaftar CPNS 2018. Mulai dari tahap pembuatan akun Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN), tahap cetak kartu pendaftaran, dan tahap verifikasi.

Saat tahap cetak kartu, calon pelamar diharuskan mengunggah foto diri dengan berselfie sambil memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan juga kartu SSCN. Ini menjadi alur yang terbilang baru dan belum pernah diterapkan di pendaftaran CPNS sebelumnya.

Modifikasi syarat ini memiliki tujuan untuk menyesuaikan pelamar dengan identitasnya.

"Itu untuk memastikan kesesuaian orang dan datanya," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Mudzakir seperti dilansir dari kompas.com.

Tentu saja, banyak calon pelamar dibuat bingung dengan persyaratan baru ini. Bagaimana mereka harus memegang kartu, hingga posisi tangan maupun sudut badan.

Dilansir dari instagram @cpnsindonesia, berikut petunjuk foto selfie yang bisa diunggah saat pendaftaran CPNS 2018:

1. Foto selfie dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun SSCN.

2. File yang diunggah adalah file image ekstensi jpg (.jpg) dengan ukuran maksimal 200KB.

3. Foto selfie harus memperlihatkan dengan jelas baik wajah maupun nama dan NIK yang terdapat pada KTP dan Kartu Informasi Akun SSCN.

4. Foto yang diunggah pun dapat mengikuti dua contoh berikut ini.


Dalam foto pertama, calon peserta dapat berpose formal dengan menunjukkan KTP dan juga kartu SSCN-nya.


Sementara itu, di foto kedua, calon peserta bisa berselfie sembari memegang KTP dan juga kartu SSCN.

Untuk melihat alur lengkap pendaftaran CPNS 2018 bisa mengunjungi tautan ini https://sscn.bkn.go.id/alur.

Atau bisa juga merujuk pada Buku Petunjuk Pendaftaran Sistem Seleksi CPNS Nasional Tahun 2018 yang dibagikan oleh Kemenkominfo beberapa waktu lalu.

Buku ini berisi sejumlah informasi penting terkait CPNS 2018. Di dalamnya juga disampaikan bagaimana panduan untuk melakukan pendaftaran CPNS 2018. Langkahnya lengkap, dari log in, cara mengakses situs sscn.bkn.go.id, hingga mencetak kartu peserta.

Buku Petunjuk Pendaftaran Sistem Seleksi CPNS Nasional Tahun 2018 bisa didownload di http://bit.ly/panduanCPNS2018.

Berikut ulasan Alur Pendaftaran CPNS 2018 melalui portal terintegrasi sscn.bkn.go.id.

1. Buat Akun SSCN

- Akses portal pendaftaran di https://sscn.bkn.go.id.

- Pilih menu Registrasi.

- Isi alamat email aktif, password akun portal SSCN, dan CAPTCHA.

- Isi data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor KK atau NIK Kepala Keluarga.

- Unggah pas foto size minimal 120 kb, dan max 200 kb.

- Cetak kartu informasi akun SSCN 2018.

2. Cetak kartu pendaftaran

- Login ke portal menggunakan akun yang sudah dibuat.

- Unggah foto diri memegang KTP dan kartu (selfie).

- Lengkapi biodata.

- Pilih instansi, formasi, jabatan sesuai kualifikasi pendidikan.

- Lengkapi data pada form yang tersedia.

- Unggah dokumen sesuai persyaratan instansi.

- Cek kembali isian yang telah dilengkapi pada form Resume.

- Cetak kartu pendaftaran SSCN 2018.

3. Tahap Verifikasi

-Data yang sudah diinput pelamar akan diverifikasi tim verifikator instansi.

- Berkas atau dokumen yang diunggah/dikirimkan pelamar akan diperiksa kelengkapan syaratnya.

- Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan kartu ujian yang akan digunakan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya. ***

(Indra)

Forkonas PP CDOB Audiens dengan Komite I DPD RI

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Boltim, detiKawanua.com - Perjuangan pemekaran daerah kembali digaungkan. Senin (24/09), bertempat di Gedung Nusantara V DPR RI. 173 daerah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (Forkonas PP CDOB) melakukan audiens dengan Komite I DPD RI.

Pada kesempatan itu, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH yang merupakan Ketua Forkonas PP CDOB, mempertanyakan komitmen pemerintah terkait penerbitan dua Peraturan Pemerintah (PP) tentang pemekaran daerah.

"Selambatnya dua tahun setelah ditetapkannya UU 23 Tahun 2014 seharusnya pemerintah harus segera melakukan proses pemekaran. Saat ini, jangankan proses pemekarannya, dua PP yang menjadi instrumen utama tidak pernah diterbitkan pemerintah," ujarnya.

Dia mengaku, sudah setahun pihaknya menyurati Presiden dan Wapres meminta dilakukan audiens, namun tidak pernah direspon. Sehingga itu, kata Dia, meskipun perjuangan yang dilakukan adalah soal pemekaran daerah dan tidak terkait Pilpres. Tetapi, diingatkannya dampakya pasti akan ke politik.

"Kita tidak ada urusan dengan Pilpres. Tapi, yang perlu saya ingatkan bahwa, sikap pemerintah hari ini akan berdampak pada keputusan politik rakyat pada 2019. Saya harap presiden bisa pahami itu," sebut Sehan.

Sementara, Ketua komite I DPD RI Beny Rhamdani mengatakan, terkait pemekaran yang dituntut daerah, sikap politik DPD RI tidak akan pernah bergeser dan tetap istiqomah bersama rakyat daerah.

"173 DOB sudah kita putuskan pada 4 oktober 2016, dan secara jumlah tidak akan berkurang kecuali bertambah. DPD pada posisi bersama-sama para pejuang pemekaran daerah," tegasnya.

Ia menilai, alasan pemerintah tentang keuangan negara tidak memiliki dasar hukum yang kuat, mengabaikan aspirasi dan kebutuhan daerah serta perlawanan terhadap hak konstitusional. Bahkan, lanjutnya, ada temuan 30% BUMN setiap tahun mengalami kerugian tapi dipaksakan tiap tahun mendapat kucuran anggaran.

"Daripada membiaya BUMN dan anak perusahaan yang merugikan negara ditarik dan digunakan membiayai DOB itu mungkin lebih tepat. Terlebih, sejak Jokowi memerintah negara ini setiap desa mendapat anggaran kurang lebih 1 milyar artinya, desa-desa yang merupakan bagian adminstratif dari kabupaten kota maupun provinsi sudah terbantu dari aspek pembiayaan negara," beber Beny.

(Fidh)

Gubernur Olly Menilai ODSK Tahun 2018 Jadi Tolak Ukur Kinerja Dari ASN

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Manado, detiKawanua.com - Banyak hal yang bisa diraih, seperti pada program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) yang tahun 2018 ini masuk top 99 inovasi. Hal ini juga menjadi tolak ukur bagi kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kalau kita bekerja bersama-sama kita dapat hasil dan dengan tekad komitmen bahwa Sulut bekerja mendapat prestasi hebat," terang Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dalam sambutannya selaku Irup di Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulut ke-54 yang digelar Senin (24/09) pagi tadi di Lapangan KONI Sario Manado.

Disamping itu, Gubernur juga menambahkan bahwa persatuan sangat penting dalam mendapatkan hasil maksimal begitupun dengan peran para Bupati/Walikota dan stakeholders terkait hingga dari Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten hingga tingkat Provinsi.

Adapun diketahui, program ODSK mendapatkan penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik 2018 itu dihadiahi langsungb Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI, berdasarkan kerja keras Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) dalam membangun Sulut.

Turut hadir dalam pelaksanaan upacara pada pagi tadi diantaranya, Ketua TP PKK Sulut, Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut, Kartikan Devi Kandouw Tanos, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen bersama Ibu Silangen Lombok, pimpinan DPRD Sulut, Bupati Kab/Kota, pejabat eselon II, pemuka agama, tokoh-tokoh masyarakat, pejabat sipil TNI dan Polri, ASN Pemprov, beserta para tamu undangan lainnya dengan menggunakan pakaian adat semakin menambah kental budaya daerah Nyiur Melambai. Yang diakhir kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan SK kenaikan pangkat ASN Lingkup Pemprov.

(IsJo)

Boltim Gelar Upacara Peringati HUT Provinsi dan Harhubnas

Di Postkan Info detiKawanua |

Upacara dalam rangka Peringatan HUT Provinsi dan Harhubnas.

Boltim, detiKawanua.com -  Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menggelar upacara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), Senin (24/09/2018).

Mewakili Bupati, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Amin Musa SH MH bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) sekaligus membacakan sambutan Gubernur. "Melalui momentum HUT Provinsi yang ke-54 tahun ini, semoga kebersamaan kita dalam membangun daerah tetap terjaga dengan baik, dan progres pembangunan di Sulut kedepan juga semakin baik. Semua itu muaranya dapat menorehkan prestasi hebat," kata Musa saat membacakan sambutan.

Ditambahkannya, telah banyak yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi sejauh ini dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, serta menjadikan Sulut sebagai salah-satu gerbang di kawasan timur Indonesia.

"Berbagai capaian ini salah-satunya, mampu menekan angka kemiskinan hingga berada pada 7,9 persen di tahun 2018. Dengan begitu, boleh dikatakan angka tersebut menurun drastis dibandingkan tahun 2017 yang berada pada posisi 8.9 persen," ucapnya.


Lanjut Musa, berbagai capaian dan prestasi tersebut sudah sepatutnya disyukuri dan dimaknai dengan rintisan kerja yang lebih sempurna.

"Dalam konteks tersebut, melalui semangat HUT Provinsi tahun ini, mari kita satukan tekad untuk tetap menjaga sinergitas langkah, bahu-membahu dalam merealisasikan berbagai program pembangunan di berbagai sektor," imbaunya, sembari mengakhir sambutan.

Diketahui, upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Ny Hj Sumardia Modeong, Unsur Forkopimda, Perwakilan PT Bank Sulutgo, serta seluruh jajaran pejabat Pemerintah Daerah, ASN dan para Kepala Desa (Sangadi-red) bersama aparatur desa.

(Fidh)

"Satu Hati Satu Jiwa", 25 Tahun Tisabilaga Mengabdi

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Pati, detiKawanua.com – Tisabilaga Satu Hati Satu Jiwa, demikian teriakan- teriakan yang terdengar dari berbagai penjuru dalam Reuni Perak 25 tahun Tisabilaga mengabdi kepada Bumi Pertiwi. Minggu, (23/9) kemarin.

Prakarsa Tisabilaga adalah singkatan  dari Prajurit Karier Satu – Tiga Satu Sembilan Tiga yang juga almamater Tamtama TNI AD yang dilantik pada tanggal 18 September 1993 secara nasional  dari pendidikan Secata  di masing-masing Rindam yang ada di Jajaran Angkatan Darat. Kali ini Kotama Tisabilaga  Kodam IV melaksanakan reuni akbar di Desa Ngargogondo  Borobudur Magelang. Dalam acara sederhana dan penuh dengan keakraban ini, tidak hanya diikuti dari Lulusan Secata Gombong Rindam IV saja akan tetapi reuni ini diikuti juga dari alumni Secata dari Kodam lain yang selama ini masih berdinas di Kodam IV Diponegoro. Bahkan dari Kotama selain Kodam IV pun ikut hadir dalam reuni ini.
Tidak hanya kali ini saja Tisabilaga melaksanakan silaturahmi, akan tetapi kegiatan ini sudah dilaksanakan dalam agenda masing-masing Kotama dan Sub Kotama. Reuni kali ini adalah puncak dari kegiatan tersebut, dengan tema  “Dengan Semangat Kebersamaan Kita Tingkatkan Silaturahmi Antar Keluarga Besar 3193 (TISABILAGA) Demi Terwujudnya Satu Hati Satu Jiwa”. Personel Tisabilaga bertekad untuk menjadikan Tisabilaga sebagai Keluarga Besar dengan tidak memandang strata dari masing-masing anggotanya.
Satu Hati Satu Jiwa Seduluran selawase jadi moto yang sering kita dengar dimana ada personel Tisabilaga. Tidak hanya slogan saja, akan tetapi hal tersebut benar-benar dilaksanakan. Dalam acara ini selain kita mengenang rekan – rekan Tisabilaga yang telah gugur baik dalam penugasan pengabdian maupun hal lainnya, juga memberikan sumbangan kepada rekan  yang cacat secara  fisik maupun janda dan anak-anak dari anggota yang sudah meninggal. Tidak lupa pula dalam acara tersebut memberikan sumbangan kepada anak yatim piatu di sekitar lokasi kegiatan. Tisabilaga tidak hanya untuk intern anggota saja, melainkan juga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dimana Tisabilaga berada.
“Kita tidak sendiri, Tisabilaga adalah keluarga besar kita untuk itu mari kita tetap jaga silaturahmi agar Tisabilaga tetap solid, untuk itu mari kita saling bahu membahu untuk memperhatikan rekan rekan kita yang menderita cacat fisik dan keluarga dari sudara kita yang telah gugur mendahului kita karena mereka tetap menjadi keluarga besar kita, keluarga TISABILAGA dengan semboyan Satu Hati Satu Jiwa Seduluran Selawase, “ Ujar Prada Herry selaku ketua Tisabilaga Kotama Kodam IV.

“Tidak ada pangkat yang lebih tinggi dari Prada di Tisabilaga, karena Prada lah awal kita masuk dalam institusi TNI untuk mengabdikan diri kepada nusa dan bangsa,” imbuhnya menambah.
Inilah yang mempererat silaturahmi dari Tisabilaga, walaupun masing-masing personelnya secara bertahap dan bertingkat  menduduki pangkat dan jabatan yang berbeda-beda akan tetapi tetap dalam satu sebutan tetap dalam satu almamater PRADA.
Salam Tisabilaga Satu Hati Satu Jiwa Seduluran Selawase. (sol3193)

Bunda Rita dan Dr Devi Lihat Langsung Para Isteri Pejabat Eselon II Pasangkan Dasi

Di Postkan Info detiKawanua |

Manado, detiKawanua.com - Bertempat di Stand Dharma Wanita Sulut, pada Sabtu (22/09) malam, ke 12 pejabat eselon II (Kepala Dinas/Badan dan Kepala Biro) lingkup Pemprov Sulut secara serentak dipasangkan dasi oleh masing-masing isteri pejabat tersebut pada hitungan ketiga oleh Ketua Dharma Wanita Sulut, Ivone Silangen.

Adapun kegiatan lomba pemasangan dasi tersebut disaksikan langsung, Ketua TP PKK Sulut, Rita Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK, Kartika Devi Kandouw Tanos, beserta Sekprov Sulut, Edwin Silangen dan juga sejumlah pejabat eselon II lainnya itu merupakan kegiatan spontanitas/tambahan sebagai bentuk kebersamaan para pejabat lingkup Pemprov Sulut dalam meramaikan kegiatan Pameran Pembangunan Promosi Dalam Rangka HUT Pemprov Sulut ke-54 tanggal 23 September.

Pantauan media, setelah aba-aba mulai pada hitungan ketiga dengan suasana bahagia, ke-12 pasangan pejabat itupun langsung memakaikan dasi secara cepat dan tak selang berapa lama pun oleh juri dihentikan tanda waktu telah selesai.

Sekprov Silangen yang bertindak sebagai dewan juri mengungkapkan bahwa lomba dimaksud berjalan secara fair tidak ada pejabat yang dispesialkan semua sesuai hasil yang ditampilkan.

"Jadi dengan syarat ketentuan itu melihat kerapian dan ketepatan waktu pemasangan dasi, maka dengan ini menetapkan untuk Juara I adalah ibu anggota Dharma Wanita (isteri) dari Karo Umum (Clay Dondokambey), Juara II, isteri dari Asisten I (Edison Humiang) dan Juara III jatuh pada isteri dari Karo Hukum," ucap Sekprov yang pada kesempatan itu Sekprov bersama isteri (Ketua Dharma Wanita Sulut) memperagakan bagaimana cara pemakaian dasi yang baik dan benar, yang diakhir lomba melalui Penasehat Dharma Wanita Sulut, Rita Dondokambey-Tamuntuan dan Wakil Ketua PKK Sulut, Kartika Devi Kandouw Tanos telah menyerahkan hadiah bingkisan pada ketiga pemenang.

Berikut 12 peserta pejabat eselon II yang mengikuti lomba pemasangan dasi yakni, Dispora, Disbud, Karo Hukum, Asisten 1, Badan Perbatasan, Kasatpol PP, Kadis DKP, Kadis PU, Karo Pemerintahan, Sekertariat DPRD dan Karo Umum.

(IsJo)

Kabar Gembira bagi Warga Sulut, Inggris Kembali Beri Peluang Beasiswa bagi WNI

Di Postkan Info detiKawanua | Minggu, 23 September 2018

Foto : Saat sosialisasi beasiswa Chevening di Unsrat

MANADO, detiKawanua.com - Kabar gembira bagi warga Indonesia, khususnya Sulawesi Utara (Sulut), karena Pemerintah Inggris kembali membuka pendaftaran beasiswa Chevening bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Dikatakan, Scholarship and Alumni Coordinator Kedubes Inggris, Rowena Rompas, Chevening adalah beasiswa yang sangat menguntungkan bagi warga Indonesia.

Hal tersebut karena seluruh penerima beasiswa akan dibiayai penuh oleh Pemerintah Inggris. Mulai dari biaya kuliah, kehidupan sehari-hari hingga pesawat pulang-pergi akan seluruhnya ditanggung Pemerintah Inggris.
Bukan hanya itu, beasiswa pascasarjana ini terbuka bagi seluruh latar belakang studi.

“Para penerima beasiswa pun bebas menentukan belajar di universitas yang diinginkannya di seluruh wilayah cakupan Inggris Raya,” terang Rompas.

Rompas pun melanjutkan, Penerima beasiswa hanya cukup menempuh studi selama satu tahun untuk mendapatkan gelar master.

“Chevening akan memberi kalian akses ke sarana pendidikan nomor satu di Inggris," ujarnya saat sosialisasi tentang beasiswa chevening di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado baru-baru ini.

Rompas pun mengatakan, Sosialisasi beasiswa S2 dari pemerintah Inggris untuk warga negara Indonesia termasuk di Sulut, karena selama ini kami lihat animo masyarakat di Sulut masih kurang, karena belum banyak yang tahu ada beasiswa dari pemerintah Inggris untuk belajar Master atau S2 di Inggris selama satu tahun.

“Per tahun Indonesia mendapat kuota hingga 70 lebih dibandingkan negara lain. Tapi dari tahun ke tahun kadangkala tidak terisi kuotanya. Hal tersebut mungkin karena kendala bahasa,” tutur Rompas.

Harapannya dengan sosialisasi ini akan banyak animo masyarakat Sulut agar bisa mendapatkan beasiswa lanjut studi di UK.

Sementara itu, Direktur Office of International Affairs (OIA) UNSRAT, Dr Wiske Rotinsulu Phd  mengatakan untuk syarat mendapatkan beasiswa di UK yakni harus warga negara Indonesia, setelah selesai studi paling lama dua tahun harus balik ke Indonesia, kemudian harus S1, memiliki dua tahun pengalaman kerja, bahasa inggris harus toefl 6,5 dan untuk peserta beasiswa terbuka bagi siapa saja tidak ada batasan umur, baik ia mahasiswa, pekerja dan lainnya. “Degan sosialisasi ini, kami harapkan agar mahasiswa atau pun dosen dari Unsrat bisa terpilih meraih beasiswa tersebut,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Andress Hamenda (Founder Punya Harapan) mengatakan, selain beasiswa, pemerintah Inggris juga memberikan bantuan kepada anak-anak tahanan yang ada di Lapas Anak Tomohon.

“Kami akan memberikan bantuan berupa pembelajaran komputer, bahasa inggris dan tentang entrepreneur kepada anak-anak yang ada di Lapas Tomohon,” ungkapnya, sembari mengatakan, jika keluar nanti dari Lapas, anak-anak ini bisa ada skill, dan tentunya bisa melanjutkan studi.

(*)

Pentas 'Home Ludens' Manado di HUT ke-2 Padepokan Puisi Amato Assagaf

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,


Manado, detiKawanua.com - Moffee Cafe yang beralamatkan di Jalan Politeknik Perum Kairagi Permai Nomor 3 Manado, pada Sabtu (21/09/2018) malam berubah jadi 'pentas' generasi mileneal Kota Manado. 


Generasi muda yang rata-rata aktif pada organisasi ekstra kampus, seperti IPNU Cabang Manado, IPPNU Cabang Manado, PMII Rayon Politeknik, PMII Cabang Metro Manado, LPM Inovasi Unsrat, dan Depot Seni Fisip Unsrat ini, datang ke Moffee Cafe untuk menikmati dan menampilkan sejumlah atraksi dalam rangka peringatan HUT ke-2 Padepokan Puisi Amato Assagaf.

"Bukan hanya para generasi mileneal yang mentas, bahkan beberapa seniman ternama Sulut seperti Altje Wantania, Mila Ukoli, Arther Olii, Aldes Sambalao, dan Padepokwan/Padekpowati Padepokan Puisi Amato Assagaf turut berpartisipasi pada malam ini," ujar Idris Hamzah selaku Presiden HUT ke-2 Padepokan Puisi Amato Assagaf.


Sebelum peniupan lilin di ultah yang bertemakan 'Seni, Kebajikan dan Harapan', Imam Besar Amato Assagaf menjelaskan latar belakang pendirian padepokan. Menurut lelaki bernama lengkap S. Ahmad Assagaf ini, padepokan yang dibentuknya lahir dari semangat ludik, lahir dari semangat homo ludens-nya Huizinga. 

"Kesenian itu lebih dari sekedar bagaimana kita bikin sesuatu yang indah, sesuatu yang dianggap menarik. Kesenian punya makna ke dalam yang jauh lebih luas. Pada saat yang sama, kesenian hanya bisa diciptakan dengan hati yang riang, hanya bisa didekati dengan cara yang riang. Kesenian tercipta dengan semangat ludik, tidak tercipta dengan semangat faber," jelas Kak Amato, panggilan akrab Imam Besar Padepokan Puisi Amato Assagaf.


Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini lebih lanjut mengatakan, dengan semangat ludik itu kesenian kita dekati. Dan pada saat yang sama, efek yang terjadi dalam seni apapun, lebih dari sekedar main-main.

"Manusia kesenian bukan homo faber, manusia bekerja. Manusia kesenian adalah homo ludens, manusia bermain," sambung murid Didi Petet ini.


Untuk diketahui, Padepokan Puisi Amato Assagaf terbagi atas 4 wilayah yang memiliki direkturnya masing-masing, yakni Aliansi Membangun Negeri (Amagi), Pengajian Filsafat, Publika, dan Akademi Tubuh.

(Indra)

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional