Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
PratinjauPratinjau

Pangdam Mayjen Aritonang Tinjau Kesiapan Gedung Kodim Gorut

Di Postkan Info detiKawanua | Rabu, 19 Desember 2018 ,

Gorut, detiKawanua.com - Perkembangan pembangunan Kodim Gorontalo Utara (Gorut) yang rencananya akan beroperasi pada tahun 2019 terus digenjot dalam pembangunannya sehingga pada waktunya akan dioperasikan sudah siap, sehingga pada Selasa 18 Desember 2018 Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang bersama rombongan dari Kodam yang didampingi Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw melaksanakan peninjauan pembangunan Kodim Gorontalo Utara yang disambut Bupati Gorut Indra Yasin bersama pejabat Pemkab Gorut yang selanjutnya menuju ke kantor Bupati Gorontalo Utara.

Pada kegiatan kenjungan Pangdam XIII/Merdeka pada selasa 18 Desember 2018 berawal dari kedatangan dari Bandara Jalaludin Gorontalo selanjutnya peninjauan Kodim Gorontalo Utara dan berkunjung ke kantor Bupati Gorontalo Utara serta Koramil 1304-11/Kuandang dan 1304-12/Atinggola sebelum kembali ke Manado lewat jalan darat, dalam kunjungan peninjauan Pangdam XIII/Merdeka pada kantor Bupati Gorontalo Utara (Gorut) disamping jamuan makan juga diberikan Cendramata dari Bupati Gorut Indra Yasin kepada Pangdam XIII/Merdeka bersama Ketua Persit KCK PD XIII/Merdeka selanjutnya berkunjunga ke Koramil 11/Kuandang dan Koramil 12/Atinggola serta berkomunikasi langsung dengan Danramil dan para Babinsa pada dua Koramil tersebut.

Kunjungan tersebut yang dilakukan Pangdam XIII/Merdeka merupakan kunjungan silaturahmi biasa antara pimpinan dan bawahan guna memberikan semangat kepada para Danramil dan Babinsa untuk selalu tetap bersemangat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

(IsJo)

Himbauan Warga Sulut, Data Diri Akan Diblokir Sementara Jika Tak Rekam e-KTP Batas 31 Desember

Di Postkan Info detiKawanua | Selasa, 18 Desember 2018

Manado, detiKawanua.com - Hingga kini tercatat sebanyak 52.003 keping elektronik (e) KTP di 8 Kabupaten Kota di Sulut telah dilakukan pemusnahan massal diantaranya, Kota Manado 6620 keping, Kab. Boltim 3143 keping, Kota Tomohon 8255 keping, Kab. Kep Talaud  8894 keping, Kab. Mitra 4563 keping, Kab. Minut 4613 keping, Kab. Bolmut  5917 keping, dan Kab. Kota Kotamobagu 9998 keping e-KTP. Dimana, dasar pemusnahan tersebut menurut Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan KB Provinsi Sulut, Bahagia Mokoagow, merupakan e-KTP yang sudah invalite atau cacat, rusak dan lakukan perubahan data.

"Hingga saat ini baru 8 kabupaten/kota tersebut yang melakukan pemusnahan KTP nantinya akan disusul oleh kabupaten/kota lainnya," ungkapnya, Selasa (18/12).

Adapun juga menurut Mokoagow, pemusnahan itu atas instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui surat edaran Sekretaris Jenderal (Sekjen) dilanjutkan instruksi Dirjen Dukcapil ke jajaran Dukcapil se-Indonesia.

"Cara pemusnahannya juga bukan hanya digunting tapi dengan cara dibakar, guna menghindari agar tidak disalahgunakan oknum tidak bertanggungjawab apalagi ini menjelang momentum Pemilu," jelasnya.

Selain itu dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat yang telah ber usia 17 tahun ke atas agar segera melakukan perekaman e-KTP mengingat batas terakhir tanggal 31 Desember sudah dilakukan pemblokiran.

"Segera datangi Dukcapil kabupaten/kota terdekat apabila sampai tanggal 31 belum merekam maka data akan dinonaktifkan sementara. Hal ini juga untuk mendukung data proses pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019," tandas mantan Pj Bupati Bolsel itu.

(IsJo/*)

Bimtek Pelaporan Kinerja Pemerintahan Daerah Dibuka Resmi Bupati Boltim

Di Postkan Info detiKawanua |

Bupati Boltim memberikan sambutan di Bimtek Pelaporan Kinerja Pemerintahan Daerah.

Boltim, detiKawanua.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) pelaporan kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (skb) Tutuyan, Desa Togid, Selasa (18/12/2019). Bimtek tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sehan Salim Landjar SH yang diikuti pimpinan perangkat daerah, sekretaris serta kasubag program pelaporan di lingkungan Pemkab Boltim.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, nilai LPPD Boltim dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari capaian tahun 2017, di mana secara nasional LPPD Boltim berdasarkan penilaian tim evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah pusat, meraih predikat sangat tinggi mencapai nilai 3,0098.

"Tahun 2017 Boltim naik ke peringkat 6 se-Sulawesi Utara. Peningkatan ini dikategorikan baik jika dibandingkan tahun 2015 di mana LPPD Boltim masih pada nilai 1,1330 dengan predikat sedang maupun, tahun 2016 dengan nilai 2,9190 atau predikat tinggi," papar Bupati.

Dengan hasil itu, Bupati berharap seluruh perangkat daerah terus memacu kinerja. Sehingga, LPPD Boltim bisa mendekati nilai sempurna. "Tidak menutup kemungkinan bisa drop, jika LPPD tahun berikutnya tidak sinergi dengan apa yang kita rencanakan selama 1 tahun berjalan sehingga Bimtek ini menjadi sangat penting. Untuk itu, cermati arahan dari narasumber dan teknis penyusunan LPPD tahun 2018 yang akan dilaporkan, karena apabila LPPD mempunyai capaian yang bagus maka akan berdampak pada penambahan dana insentif daerah," ujar Bupati.

Sementara, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Boltim, Ikhlas Pasambuna SSTP menambahkan, Bimtek dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat daerah yang terlibat dalam tim daerah, terhadap instrumen yang akan digunakan selama proses evaluasi agar hasil klarifikasi data kinerja yang termuat dalam LPPD tahun 2018, khususnya capaian kinerja untuk indikator kinerja kunci dapat diukur secara komprehensif dan tepat sasaran.

"Bimtek akan dilaksanakan selama dua hari, mulai 17 sampai 18 Desember 2018, dengan menghadirkan narasumber dari Inspektorat Provinsi serta Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sulut," tuturnya.

Dia juga mengungkapkan, sejumlah materi akan dibahas dalam Bimtek, di antaranya mencakup penyusunan manual tata cara penyusunan LPPD tahun 2018 yang telah tertransformasi dengan inovasi baru melalui e-LPPD dengan penekanan utama pada perubahan prosedur, tahapan, serta penegasan metode pengukuran indikator kinerja kunci.

"Melalui pertemuan ini, peserta diharapkan dapat berbagi informasi mengenai best practice atau lesson learned dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun-tahun sebelumnya, serta rencana aksi pelaksanaan evaluasi tahun ini yang sudah menyesuaikan dengan perubahan OPD," kata Dia.

Diketahui, LPPD adalah dokumen penyelenggaraan pemerintah daerah selama 1 tahun anggaran, yang wajib disampaikan kepada Menteri melalui Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang dilakukan selama satu kali dalam satu tahun, paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir, sebagai bahan evaluasi untuk terwujudnya pelaksanaan otonomi daerah sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, bertanggungjawab serta mampu menjawab tuntutan perubahan sesuai prinsip tata pemerintahan yang baik.

(Fidh)

Catatan OD-SK Dari 6000an THL Pemprov Sulut Hampir Tidak Miliki Motivasi, Akan Ada Kebijakan Perekrutan

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Manado, detiKawanua.com - Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengungkapkan bahwa akan ada kebijakan khusus perekrutan THL (Tenaga Harian Lepas) yang dilaksanakan berdasarkan kompetensi serta kualifikasi. Mengingat hal tersebut dari hampir 6000 THL yang ada, hampir tidak memiliki motivasi. Dan bagi jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut agar kedepan untuk lebih giat dalam melakukan inspeksi mendadak (Sidak) lapangan dan tempat kerja kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan THL di lingkup Pemprov Sulut.

"Tetap loyalitas dan disiplin dalam bekerja. Pesan pak Gubernur (Olly Dondokambey) kepada saya bahwa kepada seluruh Non ASN/THL untuk tetap loyalitas kepada pimpinan dan bekerjalah dengan disiplin, jangan tabrak aturan yang ada," tegas Wagub saat memberikan arahan sambutan pada kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Tenaga Harian Lepas (THL) lingkup Pemprov Sulut yang digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Selasa (18/12).

Lanjut Kandouw menyebutkan bahwa pekerjaan THL yang ditekuni selama ini sangat membantu jalannya roda pemerintahan dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Utara.

"Jadi kalian semua patut diapresiasi, apalagi bagi Non ASN dan THL yang sudah lama bekerja selama 10 tahun dan kini mengabdi dalam pemerintah OD-SK. Kita harus selalu bersyukur, cintai pekerjaan, tingkatkan kualitas serta loyalitas terhadap pimpinan," ucapnya, sembari mengatakan bagi THL Pemprov Sulut yang sudah lama bekerja akan mendapatkan perhatian khusus.

"Sekali lagi kalian (THL) semua harus mendapat perhatian khusus oleh pemerintah. Saya minta kepada BKD Sulut untuk mencatat Non ASN dan THL yang sudah bekerja selama 10 tahun mengabdi kepada pemerintah provinsi Sulut," tandas Kandouw.

Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh mengungkapkan, evaluasi yang dilakukan BKD Sulut sepanjang tahun 2018 ini terhitung sejak bulan Maret hingga November, THL (Tenaga Harian Lepas) lingkup Pemprov Sulut yang terjerat inspeksi mendadak (sidak) mencapai 713 orang.

"Bulan Maret ada 18 orang, April 129 orang, Mei 36 orang, di bulan Juli mengalami kenaikan sebanyak 453 orang, Agustus sebanyak 37 orang, Oktober sebanyak 22 orang dan pada bulan November tercatat 18 orang," beber Suluh.

(IsJo/*)

Lantik GEMA Manado, Herson Mayulu: Pilpres Bukan Pilih Kepala Suku, Tapi Pemimpin Indonesia

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Haji Herson Mayulu (H2M) memberikan sambutan di pelantikan Pengurus GEMA Manado, Senin (17/12/2018).

Manado, detiKawanua.com - Rakyat Indonesia di Pilpres nanti akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, bukan memilih kepala suku. Karena itu, jangan hanya karena suku yang sama, lalu 'tergoda' memilih calon lain.

Pernyataan tegas ini disampaikan Haji Herson Mayulu selaku Ketua Gerakan Ma'ruf Amin (GEMA) Sulawesi Utara (Sulut) saat melantik Pengurus GEMA Kota Manado di Hotel Bersehati Manado, Senin (17/12/2018) malam.

Caleg DPR RI Dapil Sulut dari PDIP ini melanjutkan, memilih pemimpin Indonesia periode 2019-2024 harus melihat track record dan visi-misi pasangan calon, bukan karena pertimbangan memiliki suku yang sama dengan si calon.

"Jangan karena Prabowo-Sandi memiliki darah Sulut dan Gorontalo, lalu kita di Sulut (yang banyak orang Gorontalo) otomatis memilih mereka. Ingat, kita bukan memilih kepala suku, tapi presiden dan wapres yang akan membawa Indonesia Bersih, Merakyat dengan Kerja Nyata-nya," terang Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulut ini.

"Dan pilihan Jokowi kepada KH Ma'ruf Amin salah satunya untuk menjamin pemerintahan ke depan bersih dari korupsi, serta meningkatkan ekonomi rakyat Indonesia," tambah Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dua periode ini.

Hadirnya GEMA, menurut H2M, adalah mewujudkan keinginan Jokowi dan Ijtima Ulama. Sebagai relawan KH Ma'ruf Amin, GEMA turut berjuang menyatukan ummat khususnya warga NU agar tidak terpecah belah dan terkotak-kotak.

"Bukan ummat menginginkan wapres harus seorang ulama? Pasangan Jokowi adalah ulama. Beliau adalah KH Ma'ruf Amin. Jangan lihat fisiknya, tapi lihat otaknya. Kyai Ma'ruf adalah ulama yang cerdas, pakar ekonomi, dan memiliki track record yang bersih. Pemimpin seperti ini yang dibutuhkan Indonesia di masa depan," papar Mayulu.

"Karena itu GEMA harus berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan KH Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 17 April 2019 mendatang," pungkas Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sulut ini.

Turut hadir dalam pelantikan ini, Hilman Idrus selaku Caleg DPRD Sulut Dapil Manado dari PDIP, Sekretaris NU Sulut, Pengurus KWI Sulut, perwakilan Ormas Islam baik NU, Muhammadiyah dan SI, Pengurus GEMA Sulut, Pengurus GEMA Manado yang diketuai Hi Husen Pedju, serta simpatisan pasangan calon Jokowi-Amin baik dari unsur parpol maupun non-parpol. 

(Indra)

Suport Kemajuan Pembangunan Serta Sosial di Sulut, Komisi VIII DPRRI Serap Aspirasi Pemprov Sulut

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Manado, detiKawanua.com - Kedatangan Tim Komisi VIII DPRRI ke Kantor Gubernur Sulut pada Senin (17/12) siang tadi, diterima langsung Sekertaris Provinsi, Edwin Silangen di Ruang FJ.Tumbelaka. Adapun maksud tujuan kunjungan kerja dari tim yang berkompeten dibidang keagamaan, bencana, sosial, dan kesejahteraan masyarakat itu, pada intinya menurut Ketua Tim, TB. H. Ace Hasan Syadzily, selain momentum silaturahmi menjalin komunikasi, juga menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah sebagai wujud suport untuk kemajuan daerah terutama di Sulawesi Utara.

"Ini bentuk kunjungan serius dengan sengaja mengajak para mitra kerja (pihak kementerian terkait) ke daerah ini, untuk bisa mendengar dan melihat langsung sebagaimana jika ada hal-hal yang bisa ditindak lanjuti," terang Hasan Syadzily, sembari mengatakan bahwa Provinsi Sulut merupkan daerah ketiga yang menjadi daerah kunjungan yang sebelumnya di Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara itu, Sekprov Silangen yang mewakili Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan terkait hal itu, Pemprov dan masyarakat Sulut berterima kasih dipilihnya Sulut menjadi daerah kunjungan kerja dari tim Komisi VIII dengan lingkup tugas bidang agama dan sosial menjelaskan bahwa Visi Pembangunan Daerah 2016-2021 yakni Terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya, serta penjabarannya dalam tujuh misi (saptacita) pembangunan daerah diantaranya bidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, badan amil zakat, penanggulangan bencana, serta perwakafan di Provinsi Sulut.

"Ini yang menjadi fokus perhatian pemerintah provinsi yang pelaksanaannya disinergikan dan dikoordinasikan secara langsung dengan segenap stakeholders pembangunan yang terkait," terangnya.

Lebih jauh dirinya memaparkan, di bidang agama Pemerintah Provinsi Sulut selalu bekerjasama dengan Kanwil Kementerian Agama serta melibatkan Tokoh Agama dan lembaga keagamaan dalam pembangunan daerah sehingga kemajemukan kehidupan beragama di daerah ini senantiasa diwarnai dengan keharmonisan dan kerukunan.

"Sulawesi Utara termasuk daerah yang paling Toleran di Indonesia. Hal itu berlaku juga pada bidang sosial yang mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada di daerah Sulut dengan menurunnya  angka kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara, dan ini paling rendah Se-sulawesi," terang Silangen.

Terkait permasalahan penanggulangan bencana, Sekprov melaporkan bahwa Sulawesi Utara cukup rawan terdampak bencana, maka kesiap siagaan di sektor ini menjadi perhatian penting, dengan melaksanakan Rakor serta Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Alam yang melibatkan seluruh Stakeholders terkait di daerah ini.

Diakhir sambutannya, Sekprov Silangen mengharapkan kepada Komisi VIII agar melalui Forum ini dapat memberikan masukan informasi maupun data yang sifatnya terperinci dan mendetail sehingga kunjungan kerja ini dapat dimanfaatkan oleh daerah dalam upaya meningkatkan kinerja dalam pembangun daerah dan untuk kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas P3A Mieke Pangkong, Kepala Kesbangpol Meky Onibala, Kepala BPBD Joi Oroh, Kepala Biro Kesra, Kartika Devi Tanos, Staf Ahli Gubernur Roy Tumiwa, perwakilan Kakanwil Kemenag dan Perwakilan Baznas Sulawesi Utara

(IsJo/tim)

Gubernur Olly Hadiri Konfrensi Soal Pembangunan Berkelanjutan Dibuka Wapres JK

Di Postkan Info detiKawanua | Senin, 17 Desember 2018 , ,

Jakarta, detiKawanua.com - Konfrensi Tahunan Sustainable Development Goals (SDGs) 2018 yang dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (17/12). Dimana pelaksanaan konfrensi yang pertama kalinya dilaksnakan di Indonesia itu dihadiri juga Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

Wapres dalam sambutannya mengatakan, dalam sebuah pembangunan berkelanjutan itu bukan hanya pemerintah yang bergerak, akan tetapi masyarakat juga mendorong untuk tercapainya tujuan.

"Dibutuhkan koordinasi bukan hanya antar departemen, namun antar negara. Dan ini bukan hanya tugas pemerintah saja namun masyarakat juga harus mendorong memberikan suatu sumbangan atau tujuan kepada SDGs ini atau PBB, adanya pembangunan berkelanjutan," terang Wapres.

JK menjelaskan, pembangunan yang berkelanjutan memiliki efek kebersamaan jika hal tersebut bisa dilakukan akan timbul keadilan.

"Keadilan dan kesejahteraan sudah jadi bagian daripada kebutuhan masyarakat kita semua sehingga bahwa kita juga berusaha untuk memajukan pendidikan ini secara merata," jelas Wapres, sembari menambahkan bahwa dibutuhkan juga sebuah inovasi dalam menunjang pendidikan yang bermutu karena pembangunan berkelanjutan harus berkaitan satu sama lainnya.

"Dengan gerakan ini dapat kita laksanakan apa yang bicarakan bersama. Baik di tingkat PBB, baik tingkat pemerintah atau tingkat masyarakat, kerjasama ini harus dilakukan agar tercipta koordinasi yang baik," ujarnya.

Pemerintah kata Wapres, hanya menyediakan dana yang cukup serta program dan dibutuhkan juga pelatihan yang baik agar infrastruktur berjalan dengan baik.

"Diperlukan langkah perhatian yang baik, dan dibutuhkan sistem yang baik, dan butuh subsidi yang baik," jelas Kalla.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan upaya untuk mempererat kerjasama di antara semua pihak yang terlibat dalam upaya pencapaian target SDGs di Indonesia.

"Konferensi tersebut memiliki beberapa tujuan. Konferensi yang baru diadakan untuk pertama kalinya ini diharapkan mampu merumuskan masukkan bagi perumusan kebijakan pencarian target SDGs," terangnya.

"Memberikan masukkan kepada para perumus kebijakan dalam melaksanakan program pembangunan secara lebih baik, dalam mencapai target SDGs tahun 2030. Meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pencapaian SDGs di Indonesia,"bt tambah Kepala Bappenas.

(IsJo/tim)

Lantik GEMA Minut, Herson Mayulu: Mari 'Sehati, Sepikir dan Selangkah' Memenangkan KH Ma'ruf Amin

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Haji Hersin Mayulu (H2M) saat melantik Pengurus GEMA Minut di Airmadidi Atas.

Minut, detiKawanua.com - Gerakan Ma'ruf Amin Kabupaten Minahasa Utara (GEMA Minut) resmi dilantik pada Senin (17/12/2018).

Pelantikan DPC GEMA Minut yang diketuai Hi Mahmud Katili dan dilaksanakan di kompleks Masjid Istiqlal Airmadidi Atas-Minut ini, dilakukan langsung oleh Ketua GEMA Sulawesi Utara (Sulut) Haji Herson Mayulu. 

Dalam sambutannya, Haji Herson Mayulu (H2M) yang juga Caleg DPR RI Dapil Sulut dari PDIP ini mengatakan, dengan memilih KH Ma'ruf Amin berarti rakyat Indonesia konsisten dalam memperjuangkan pemerintahan yang bersih. 

"Pilihan Jokowi pada KH Ma'ruf Amin adalah keputusan yang tepat. Bukan hanya karena ini perpaduan Ulama dan Umara, namun dengan hadirnya KH Ma'ruf Amin (seorang ulama) di pemerintahan (mendampingi umara) akan menjamin pemerintahan yang bersih dari korupsi," papar Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sulut ini. 

"Kehadiran KH Ma'ruf Amin di periode kedua Presiden Jokowi, akan memberikan sumbangsih yang besar pada pertumbuhan ekonomi warga. Karena Kyai Ma'ruf adalah pakar ekonomi khususnya ekonomi syariah. Dan ini sejalan dengan visi Jokowi untuk membangun ekonomi kerakyatan di periode 2019-2024," tambahnya. 

Dirinya melanjutkan, GEMA adalah relawan yang khusus dibentuk memenangkan KH Ma'ruf Amin, dan GEMA hanya ada di Sulawesi Utara. Karena itu mari kita sehati, sepikir dan selangkah dalam memenangkan KH Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 nanti. 

"Dalam memenangkan KH Ma'ruf Amin, harus dikedepankan prinsip 'Sehati, Sepikir dan Selangkah'. Dengan berpegang pada prinsip tersebut, semoga kerja bersama ini akan membuahkan hasil. Amin," pungkas Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulut ini.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Ketua MUI Minut, yang mewakili Kapolres Minut, Pengurus GEMA Sulut, Pengurus GEMA Minut, dan simpatisan pasangan calon Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. 

(Indra)

Inilah Manfaat Kampung KB Yang Dicanangkan ROR-RD, Upayakan 227 Desa Lainnya Bakal Menyusul

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Minahasa, detiKawanua.com - Pencanangan Kampung KB (Keluarga Berencana) Tahun 2018 Tingkat Kabupaten Minahasa di Desa Pinasungkulan Kecamatan Tombariri pada Senin (17/12), guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Dimana program dimaksud merupakan program BKKBN yang merupakan upaya untuk mewujudkan agenda prioritas pembangunan nasional yang lebih dikenal dengan 9 program prioritas nawacita. Hal tersebut dikatakan Bupati Minahasa, Royke O. Roring saat bersama Wakil Bupati, Robby Dondokambey (ROR-RD) menghadiri kegiatan tersebut.

Lanjut Roring, program KKBPK itu juga dijabarkan dan diaktualisasikan di daerah oleh pemerintah daerah melalui unit mitra kerja BKKBN yaitu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Minahasa.

"Saya harapkan agar masyarakat sedapat mungkin meningkatkan peran serta dalam melaksanakan program-program, baik yang dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun didesa. Dengan dicanangkan Desa Pinasungkulan sebagai kampung KB, maka desa tersebut beserta 18 desa lainnya yang merupakan desa binaan, menjadi fokus program dan kegiatan seluruh SKPD terkait," ungkap Bupati.

"Keberhasilan program KB itu tidak hanya ditandai dengan banyaknya penggunaan alat dan obat kontrasepsi, tetapi yang jauh lebih penting adalah terjadinya perubahan cara pandang, mental, pola sikap dan perilaku individu atau masyarakat termasuklah didalamnya peserta didik," tambahnya.

Adapun diakhir sambutannya, Bupati Roring mengharapkan kampung KB di Kabupaten Minahasa dibina dengan sebaik-baiknya, bukan hanya mengejar terbentuknya kampung KB di masing-masing kab/kota serta kecamatan. Namun strategisnya adalah, bagaimana menjadikan kampung KB sebagai pilot project yang mengena pada sisi kehidupan masyarakat desa.

"Semoga dalam kepemimpinan bupati dan wakil bupati saat ini, 227 desa bisa menjadi kampung KB," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut, Sugiatno, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Minahasa, Joula Mamahani, Kapolsek Tombariri, jajaran pejabat teras Kabupaten Minahasa, para Camat dan Hukum Tua beserta masyarakat setempat.

(IsJo/tim)

Wabup Boltim Terima LHP PDTT dari BPK RI

Di Postkan Info detiKawanua |

Wabup Gumalangit saat menerima LHP PDTT dari BPK RI.

Boltim, detiKawanua.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Years (Sulut) menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) semester II tahun 2018 atas belanja barang dan jasa serta belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat (14/12/208). 

LHP diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Tangga M Purba kepada Wakil Bupati Boltim Drs Rusdi Gumalangit dan juga kepada Ketua DPRD Drs Marsaoleh Mamonto. Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Hi Muhammad Assagaf dan Inspektur Daerah Dra Meike Mamahit.

Inspektur Daerah Meike Mamahit mengatakan, setelah LHP diterima Pemda (entitas) akan segera menindaklanjuti rekomendasi LHP tersebut, di mana sesuai aturan per Undang-Undangan, maka 60 hari setelah penyerahan LHP, rekomendasi dari BPK sudah harus ditindaklanjuti. 

"Selanjutnya, BPK akan melakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap laporan keuangan Pemda Boltim, pada awal Februari 2019 mendatang," bebernya.

Dia menambahkan, usai pemeriksaan pendahuluan itu, BPK masih akan kembali lagi untuk melakukan pemeriksaan rinci setelah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) diserahkan yang diperkirakan akan dilaksanakan awal April 2019 mendatang.

"Itu yang akan melahirkan opini. Dan Boltim akan berjuang menuju opini WTP ke-6," ujarnya optimis.

(Fidh)

Sejumlah Pejabat Tidak Menginap Saat Me'daseng

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Tahuna, detikawanua.com - Program medaseng adalah program yang sangat dinantikan masyarakat di setiap kecamatan yang dipilih dalam setiap bulan berjalan,karena program inilah yang mampu mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Dalam kegiatan medaseng berbagai kegiatan dilakukan Bupati Jabes Ezar Gaghana dan Wakil Bupati helmud Hontong,diantaranya berdialog,berolah raga dan sampai menginap di rumah masyarakat dilakukan kedua pemimpin pilihan masyarakat sangihe ini lakukan.

Bukan hanya kedua pemimpin daerah yang menginap,unsur forkopimda dan tamu dari kementrian juga dilibatkan dalam kegiatan medaseng. Tetapi sayang,dalam beberapa kali kegiatan medaseng,sejumlah pejabat terkesan "engan" tidur dirumah masyarakat dan memilih pulang ke tahuna ke rumah masing-masing. Padahal masyarakat sudah menyiapkan tempat tinggal yang layak bagi setiap pejabat di lingkup pemkab sangihe.

Bukti loyalitas pejabat terhadap pimpinan bisa dinilai dari ketulusan mereka ikut apa yang menjadi program daerah."Sebagai masyarakat kami minta Bupati dan Wakil Bupati mengevaluasi loyalitas sejumlah pejabat,sebab penginapan sudah disiapkan tetapi mereka memilih pulang saat kedua pemimpin daerah tidur,"beber Viktor dampamanis salah satu masyarakat kauhis yang rumahnya dijadikan tempat menginap salah satu pejabat.

Selain itu sejumlah masyarakat yang ditemui di acara mesamper setelah acara ibadah pranatal mengatakan prihatin terhadap pimpinan daerah yang memiliki bawahan seperti ini. Sebab dengan hal kecil saja tak diindahkan apalagi dengan pekerjaan yang ditugaskan demi membangun sangihe,pasti tak dilakukan dengan sepenuh hati seperti tak ikut nginap di rumah masyarakat ini.

"Sudah saatnya Bupati dan Wakil Bupati mengevaluasi kinerja sejumlah pejabat yang hanya memikirkan kepentingan pribadi dari pada daerah,dengan kinerja seperti ini yang dirugikan pasti masyarakat sangihe dan dampaknya akan jatuh ke pimpinan daerah juga nantinya,"harap masyarakat manganitu.

Lanjut mereka, kedua pemimpin yang lahir dari rakyat ini selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi sangihe, jika tak didukung oleh bawahannya,semua pekerjaan akan berat mencapai hasil maksimal.

Menanggapi hal tersebut,Bupati Jabes Ezar Gaghana berjanji akan mengevaluasi kinerja bawahannya yang masih memainkan pola lama dalam bekerja,apalagi pejabat yang sering memberi surga telinga tanpa memberikan hal positif untuk daerah.

"Transparansi pejabat harus ditonjolkan dalam bekerja,begitu juga dengan hal kecil yang diungkapkan masyarakat seperti ini. Jangan sampai masyarakat menyalahkan pimpinan daerah dengan kinerja yang tak sesuai harapan,jika tak tulus atau tak mampu silahkan menghadap,supaya tak merugikan daerah ini,"tandas Bupati yang dikenal dengan semboyan melayani dengan kasih ini.(js)

Bupati Minta Bahasa Daerah Terus Dilestarikan

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Tahuna, detikawanua.com - Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menghimbau warganya untuk terus mampu mengunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari. Pasalnya disejumlah daerah lain yang pariwisatanya sudah terkenal, bahasa daerah juga di ajarkan ke wisatawan, sehingga banyak warga asing yang mampu memahami setiap wilayah yang dikunjungi. Begitu juga warga pendatang ke sangihe harus diajarkan bahasa daerah sebagai bentuk kecintaan terhadap bumi tampungang lawo ini.

"Contohnya saja provinsi Bali yang terkenal dengan pariwisatanya sampai ke seluruh dunia. Wisatawan asing dan lokal sudah bisa berbahasa daerah,dan itu juga harus kita praktekkan di sangihe,"harap Bupati.

Lanjut dikatakannya, disetiap sekolah harus ada mata pelajaran bahasa daerah supaya generasi penerus dapat melanjutkan tradisi budaya yang telah ada sejak dulu. Selain itu ada berbagai terobosan agar warga pendatang bisa memahami bahasa daerah dengan cara memberi nama jalan, petunjuk arah dan lokasi wisata dengan bahasa daerah.

"Jika di setiap objek wisata,sekolah,pusat perbelanjaan dan lainnya ditulis dengan bahasa daerah,pasti keingintahuan pendatang akan arti bahasa sangat besar. Oleh karenanya marilah kita mulai dari sekarang,agar setiap warga pendatang tahu berbahasa sangihe,"pungkasnya sembari menyatakan program ini sudah akan dilaksanakan tahun depan dan semoga apa yang menjadi harapan seluruh masyarakat akan berkembangnya potensi wisata di sangihe dapat segera terwujud.(js)

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional