Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Personil TMMD Terus Kedepankan Sikap Saling Membantu

Di Postkan Info detiKawanua | Minggu, 21 Oktober 2018 ,

Rembang, detiKawanua.com - Keberadaan anggota Satgas TMMD di Dukuh Ngotoko  rupanya tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa saja, namun juga hingga ke anak-anak yang berada di Desa  Pasedan khususnya karena personel Satgas TMMD sering bercengkrama dan bermain bersama dengan anak-anak sekitar.

Seperti halnya pagi ini , seorang anak perempuan warga setempat menuntun sepeda yang kempes dan  anggota Satgas menolong menambah angin ban sepedanya yang kempes, Minggu (21/10).

Dengan bermodalkan pompa sebagai penanda kedekatan anak dengan Satgas , tidak mengurangi semangat mereka bertemu dengan Satgas di lapangan. Tampak wajah-wajah ceria anak  semakin akrab dan sering ngajak main – main setelah istirahat siang.

Dalam keterangannya Dansatgas TMMD Sertu Suyuthi menyampaikan, waktu pelaksanaan kerja TMMD ini dimulai dari jam 8 pagi hingga pukul 4 sore, waktu longgar biasa dimanfaatkan para anggota Satgas untuk bercengkrama maupun berinteraksi dengan warga sekitar terutama pada anak – anak.

“Hal tersebut sangatlah berarti bahwa keberadaan kita diterima di tengah-tengah masyarakat, begitu juga sebaliknya kita selalu berkomitmen keberadaan prajurit di tengah masyarakat harus dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat,”tuturnya. (*)

"Makadam Jalan Penghubung Menyambut Kami"

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Semangat dalam menjalankan sebuah pekerjaan adalah keharusan, karena dengan semangat yang tinggi hasil dari pekerjaan yang dilakukan akan terwujud sesuai harapan. Pasti kegembiraan akan menyambut  dari hasil sebuah pekerjaan yang dilakuaknnya.

Pekerjaan pada Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 TA. 2018 Kodim 0720/Rembang pada saat ini telah dilakukan, baik itu pekerjaan pengecoran jalan, makadam jalan, pembangunan Pos Kamling dan sasaran non fisik berupa penyuluhan dan pelayanan kesehatan.

Kebersamaan antara prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD dengan masyarakat tampak jelas dilapangan. Begitu semangat dalam memulai pekerjaan dihari ini, Sertu Mulyadi bersama warga mengawali pekerjaannya dengan pekikan dan kepalan tangan tanda kekompakan untuk membakar semangat dipagi ini. Minggu (21/10).

“Semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dengan warga harus kami bangun terus, karena itu sebagai perekat antar TNI dan Rakyat, supaya pekerjaan yang kita lakukan bersama ini bisa cepat selesai dengan tepat waktu”, Ujar Sertu Mulyadi. (*)

Pencarian Mata Air Bersih di Petobo Palu, TNI Deteksi Hingga 100 Meter Kedalaman

Di Postkan Info detiKawanua | , ,


Palu, detiKawanua.com - Sebanyak 14 prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 17/AD dipimpin oleh Lettu Czi M. Devi Yunus, yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Kota Palu, Sigi dan Donggala, melakukan pencarian titik mata air bersih di tempat pengungsian Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (21/10).

Saat melaksanakan pengeboran, Lettu Czi M. Devi Yunus menyampaikan, dalam pencarian titik mata air tersebut, Yonzipur 17/AD menggunakan alat yang dinamakan dengan Geo Listrik untuk mendeteksi seberapa dalam titik air yang dicari dan setelah ditemukan, selanjutnya oleh tim menggunakan alat berat Water Drilling Dando melakukan pengeboran sampai ke titik yang sudah terdeteksi oleh Geo Listrik sampai kedalaman ± 100 meter dibawah permukaan tanah.

Menurut Lettu Czi M. Devi Yunus, pengeboran yang dilakukan oleh Yonzipur 17/AD ini memerlukan waktu yang cukup lama karena pada titik yang sudah diketemukan merupakan tanah yang bercampur bebatuan, sehingga memerlukan waktu untuk menghancurkan bebatuan tersebut.

“Kendala yang kita hadapi di Petobo ini adalah titik air yang sudah kita temukan merupakan tanah bebatuan, sedangkan kita membutuhkan banyak air bersih untuk sirkulasi mesin Water Drilling supaya tidak terjadi penyumbatan pada selang air,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lettu Czi M Devi Yunus berharap kepada masyarakat yang berdomisili di tenda-tenda pengungsian sementara, agar bisa menjaga dan memanfaatkan dengan baik apa yang sudah di buat oleh prajurit TNI disini dengan sebaik-baiknya. “Mengingat di daerah Petobo ini sangat sulit sekali untuk mencari air bersih,” tuturnya.

Sementara seorang warga yang bernama Ibu Ida yang menempati tenda pengungsi di daerah Petobo mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam, karena TNI sudah banyak membantu warga disini dengan mendirikan beberapa fasilitas untuk warga pengungsi di Petobo, diantaranya tenda pengungsi, sarana Mandi Cuci Kakus (MCK), pembuatan sumur air bersih yang sedang dikerjakan dan rencananya akan dibangun juga dapur umum.

“Saya sangat berterima kasih sekali kepada TNI yang sudah banyak membantu kami disini, kalau tidak ada TNI kami mau kemana lagi, mau kembali ke kampung kami tidak berani karena takut terjadi lagi,” ucapnya.

Autentikasi :
Kapen Kogasgabpad sukteng Kolonel Inf Teguh Pudji Rahardjo
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman. Nomor : SP-678/X/2018/Pen.

(IsJo)

Wisata Religi Bersama TNI

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Momentum hadirnya Hari Santri ,mendapat perhatian Satgas(Satuan Tugas)  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang. Di sela kegiatan pembangunan fisik dan non fisik di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang, tim satgas TMMD dari Satuan Yonif 410/Alugoro pun memberikan bimbingan pelatian Hadroh  kepada anak-anak di Musholla Assalam Desa Pasedan.

Sejak di bukanya TMMD Reg 103 setiap minggu di hari jumat Anggota satgas TMMD dari satuan Yonif 410 /Alogoro selalu memberikan Pelatihan Hadroh, Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi kepada masyarakat serta untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa kususnya pada anak –anak Pasedan.

“Kegiatan ini, menjadi salah satu sasaran untuk meningkatkan mental spiritual anak-anak di Desa Pasedan ,” ujar Serda Arizona saat memimpin untuk pelatihan.minggu (21/10/2018)
Ia mengungkapkan, selain peningkatan infrastruktur dan wawasan kebangsaan sebagai sarana sasaran fisik dan non fisik, Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang juga sangat peduli dengan mental spiritual dan rohaniah pada anak-anak warga Desa Pasedan.

Menurutnya, anak-anak merupakan calon pemimpin bangsa sekaligus sebagai penentu generasi emas Indonesia. Sehingga harus dibekali dengan landasan pendidikan akhlak serta pendidikan spiritual yang kuat dalam menjawab berbagai tantangan bangsa ke depan dengan melalui kegiatan Hadroh di Musholla dan TPA.

“Mengambil momentum Hari Santri,tim Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang ,tak hanya melatih Hadroh   juga   membantu anak-anak untuk belajar baca tulis Alquran serta mengaji dan kegiatan itu di lakukan di setiap hari jumat sore” jelasnya.(*)

Personil TMMD Bersama Warga Ngopi Sambil Tukar Informasi

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Banyak cara orang mengisi waktu di pagi hari sebelum melaksanakan aktivitas, untuk mengatasi kejenuhan  karena rutinitas pekerjaan sehari-hari, sehingga dibutuhkan sesuatu yang lain diluar kebiasaan untuk mencairkan suasana Minum kopi di pagi hari, tepatnya sebelum memulai kerja.

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Kini telah Viral dimana-mana, infonya sudah sampai di se-Antero Rembang, bahkan diluaran Rembang pun demikian halnya. Pasalnya pemberitaan di media-media cetak, visual, maupun media online menyampaikannya cukup Waow.

Setiap hari di warung-warung kopi Desa Pasedan menjadi tempat berkumpul Satgas TMMD dan warga lainnya, santer sekali membahas tentang seputaran TMMD di Desa Pasedan.
Karnawi, (40), anggota Polsek Sulang Rembang, yang kebetulan sedang mampir untuk memesan kopi juga tak luput mendapatkan sedikit pertanyaan, dan ikut berpartisipasi didalamnya, karena memang kebetulan Karnawi tergabung dalam Satgas TMMD dan akan menuju ke lokasi, Minggu (21/10).

"Semoga dengan informasi yang berkembang, bisa mengangkat Desa Pasedan yang dulu tidak dikenal dan terisolir, menjadi Desa yang lebih baik dari sebelumnya", papar Karnawi.
"Diharapkan bisa membantu dalam kelancaran dalam bertransportasi, serta bisa meningkatkan taraf hidup warga Pasedan pada umumnya", tambahnya.(*)

Perlunya Lansia Mendapatkan Perhatian Yang Lebih Tim Kesehatan

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Tim Kesehatan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang tahun 2018 sudah hampir sepekan berlangsung. Satgas TMMD selain mengerjakan sasaran fisik juga melaksanakan kegiatan non fisik seperti memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tim Kesehatan TMMD tak henti-hentinya memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Dukuh Ngotoko Desa Pasedan  Kec. Bulu, Kab. Rembang. Minggu (21/10).

Sertu Nasuka sebagai Tim Kesehatan TMMD mengatakan, bersama rekan tim kesehatan lainnya tiada hentinya memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga Dukuh Ngotoko. “Kesehatan merupakan tonggak penting dalam kehidupan sehari-hari, segala sesuatunya akan menjadi berart jika badan tidak sehat," kata Sertu Nasuka.

Kegiatan TMMD di Desa Pasedan mempunyai tujuan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dan salah satu upaya yang dilakukan dengan berbagai kegiatan diantaranya kegiatan pembangunan desa, penyuluhan kesehatan, penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan hal lain yang bersifat sosial masyarakat.

Dalam pelayanan kesehatan Sertu Nasuka bertekad untuk menyehatkan warga Ngotoko. Baik dengan metode pengobatan bagi warga desa yang sedang sakit atau dengan penyuluhan gaya hidup yang sehat sehingga mengurangi gejala penyakit yang tumbuh di lingkungan sekitar masyarakat desa.

“Kami akan lebih aktif  lagi mendatangi warga satu persatu dan menanyakan tentang keluhan, sakit apa, dan kami juga menyempatkan untuk selalu memberikan penyuluhan di rumah-rumah warga yang kami datangi,” pungkasnya. (*)

Anggota TNI Rela Panggul Rumput Demi Kemanusiaan

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Sebagai wujud Kemanunggalan TNI anggota Satgas TMMD ke 103 Desa Pasedan mengimplementasinya 8 wajib TNI di lapangan terutama, pada point ke delapan bisa menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Prada Dwik Anggota Satgas TMMD melihat ada yang janggal dari Pak Sukijan Warga Pasedan,sewaktu berjalan beriringan saat berangkat menuju lokasi perbaikan jalan di Dusun Ngotoko. Minggu ( 21/10)

Prada Dwik yang sehari - hari berdinas di Yonif 410/Alugoro,dengan sigap membantu pak Sukijan membawa rumput yang tengah di bawanya,"kaki Pak Kijan sakit, tadi tertusuk ranting kering saat turun dari hutan,kasian" kata Prada Dwik.

"Saya liat dari belakang jalannya pincang makanya Saya hampiri dan tak minta barang bawaannya,sudah sepuh juga," tambahnya.

Selain mengerjakan proyek fisik dan non fisik, Prajurit TNI yang ikut serta di Satgas TMMD di haruskan bisa mengamalkan 8 wajib TNI, karena itu merupakan ruh dalam sendi - sendi kehidupan Prajurit TNI, sebagai wujud nyata adalah lewat TMMD Reguler Kodim Rembang.
Kegiatan tolong menolong seperti ini adalah bukti secara nyata,bahwa TNI mudah tersentuh hatinya ketika melihat sesamanya dalam kesulitan dan kesusahan, karena awalnya sebagian besar prajurit TNI berasal dari keluarga petani dan tidak mampu. Melihat kejadian seperti yang di alami Bapak Sukijan langsung tergugah hatinya untuk menolong sesama.(*)

Rencana Hadirnya RI 1 Di Sulut Oktober Ini Jadi Fokus Pemprov Sulut, Sekprov Ingatkan

Di Postkan Info detiKawanua | , ,


Manado, detiKawanua.com - Jelang pelaksanaan iven nasional Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN Revmen) Indonesia Tahun 2018 di Provinsi Sulut dan bakal dihadiri Presiden RI, Joko Widodo yang puncak kegiatannya pada tanggal 26-28 Oktober ini, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui panitia lokal terus memantapkan segala persiapannya hingga intens berkoordinasi bersama panitia pusat.

Seperti halnya pelaksanaan rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen, baru-baru ini di Kantor Gubernur, secara langsung mengkoordinir laporan masing-masing panitia mengenai progres persiapan sarana dan prasarana hingga langkah antisipasi guna mensukseskan hajatan akbar yang diprediksikan dihadiri 15.000 orang beserta para Gubernur, Walikota dan Bupati seluruh Indonesia.

"Dengan bekal kita sebagai tuan rumah Harganas yang lalu dimana kita mendapat apresiasi terutama dalam pelayanan akomodasi dan transportasi yang banyak menuai pujian, saya kira kita sudah punya modal untuk mensukseskan kembali acara nasional seperti Pekan Revolusi Mental ini," terang Sekprov.

Diharapkannya kepada semua panitia agar menjalankan koordinasi dan fungsi tugas dengan baik karena, kegiatan dimaksud hanya bisa berlangsung sukses dengan bekerjasama.

"Semoga Tuhan selalu memberikan kita kesehatan dan memberkati kerja keras kita semua agar acara Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia ini dapat berlangsung lancar dan sukses," pesan Silangen.

Diketahui, iven nasional Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia tahun 2018 mengangkat tema "Revolusi Mental Untuk Indonesia Satu, Mandiri dan Melayani" tersebut bakal dirangkaikan dengan kegiatan-kegiatan seperti, gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih (9 Oktober), gerakan Indonesia tertib (18 Oktober), gerakan Indonesia Mandiri (19 Oktober) dan gerakan Indonesia bersatu (20 Oktober). Sementara pada acara puncak pada tangal 26-28 Oktober diagendakan acara PKN-Revmen yakni, forum dialog bela negara, forum dialog pembaruan kebangsaan, pembukaan PKN-Revmen, pemutaran film dan bedah film, seminar tentang ada dan kepercayaan, rembuk nasional (5 gerakan), pameran inovasi pelayanan publik dan inovasi kreatif anak bangsa, pementasan seni dan budaya daerah dan kontemporer serta karnaval budaya.

(IsJo)

"Tanpa Logistik Pertempuran Tidak Dapat Dimenangkan"

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Berbagi lapisan warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko berjibaku bahu membahu membangun jalan penghubung Desa Pasedan dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang.

Suasana dilokasi TMMD begitu tampak semangat dan penuh keakraban, disalah satu sisi pengerjaan jalan makadam terlihat seorang anak sedang membagikan roti untuk Satgas TMMD dan warga yang sedang bekerja. Luki (9th) menghampiri Anggota Satgas TMMD dengan membawakan sebuah roti untuk dibagikan. “Om Tentara, ini ada roti untuk mengganjal perut.” Ungkapnya.

“Terimakasih ya Dik.” Jawab Sertu Agus Anggota Kodim 0720/Rembang. Minggu (21/10)

Kian hari kedekatan TNI dengan warga setempat kian dekat. Kemanunggalan TNI dan Rakyat merupakan wujud nyata  dalam kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang. (0720)

Kisah Si Kecil Lugu Yang Berbudi Pekerti di TMMD

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang sedang dilaksanakan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko. Kegiatan sudah berjalan satu minggu yang lalu. Berbagai macam pengerjaan disana sudah mulai sedikit terlihat.

Bertepatan dilokasi pembangunan poskamling Rt 05/01 Dusun Ngotoko masih dalam tahap pemasangan batako sebagai dinding poskamling, dalam proses pengerjaanya TNI dibantu warga setempat yang saling kerjasama saat menggarap poskamling tersebut. Dihari libjur ini tak mau ketinggalan seorang anak warga setempat dengan semangat senang hati membantu pengerjaan poskamling ini. Minggu (21/10)

Sambang (7th) anak warga setempat, kebetulan sedang libur sekolah dan berinisiatif membantu Satgas TMMD membangun poskamling yang lokasinya berdekatan dengan rumahnya.

“Pak Tentara, saya boleh ikut bantu nggak,” tanya Sambang (7th).

 “Boleh dik, tapi nanti bajumu kotor lho,” jawab Pratu Dwik anggota Yonif 410/Alugoro
“Nggak apa-apa Pak Tentara,” tegas Sambang (7th)

Pengorbanan Sambang memang perlu diacung jempol, yang seharusnya dihari libur sekolah dia bermain dengan teman-temanya, akan tetapi dengan sukarela Sambang membantu bangun poskamling.(*)

Mesin Pencampur Molen Sangat Berperan Di TMMD Rembang

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler ke - 103 Kodim 0720/Rembang Ta. 2018, tampak beberapa kegiatan untuk mendukung kegiatan TMMD Reguler ke-103 , alat pendukung Pekerjaan dan material sudah disiapkan.

Mesin Molen sebagai alat pencampur adukan dan material untuk pengecoran jalan beton sudah siap dilokasi titik-titik sasaran , volume pengecoran jalan beton sepanjang 420 meter sudah dikerjakan arah Dukuh Ngotoko. Minggu (21/10)

Pagi yadi, anggota satgas TMMD Reguler ke -103 sedang mempersiapkan alat Molen sebagian anggota satgas TMMD yang lain Bersama warga masyarakat ambil koral (Krecak),pasir dan semen untuk di masukkan dalam Molen  supaya pagi itu cepat dikerjakan, demikian juga dilakukan pengambilan air di sungai bawah gunung guder untuk melarutkan semen dan material sehingga kedepannya akses jalan untuk mempermudah transportasi warga masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian TNI kepada warga masyarakat Desa Pasedan khusus nya Dukuh Ngotoko dan sekitarnya sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga dengan baik," tegas Kapten Inf Wardiyana selaku koordinator lapangan Satgas TMMD Reguler ke-103 wilayah Kodim 0720/Rembang  Tahun 2018.(*)

Air Minum Menjadi Bekal Yang Utama Personil TMMD

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Rembang, detiKawanua.com - Cuaca panas sangat dirasa beberapa pekerjaan dalam program TMMD Reguler ke-103 di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan, Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. Ditambah lagi, lokasi pelaksanaan jauh dari pusat kota.

 Untuk memenuhi kebutuhan air minum Satgas TMMD dan warga, Sertu Suyuthi Babinsa Koramil 06/Lasem sebagai Satgas  TMMD selalu melakukan pengecekan ketersediaan air minum para pekerja.

 Tak jarang, ia langsung tanggap dan trengginas memanggul galon air minum untuk keperluan para pekerja yang sudah habis dan tidak menunggu perintah dia langsung mencari keperluan  untuk kebutuhan para pekerja.

"Cuaca memang sangat panas, sehingga para pekerja membutuhkan air minum, saya selalu memastikan agar ketersediaan air minum untuk pekerjaan tetap ada agar mereka tidak kehausan," Ungkapnya, Minggu (21/10).

Tak jarang Sertu Suyuthi, harus mencari air minum hingga ke pelosok desa, bahkan hingga ke pasar yang ada di sekitar desa.

"Tugas sudah kami bagi, dan saya mendapat tugas memastikan pasokan air minum, karena air minum sangat vital, jadi saya berusaha agar ketersediaan air tetap ada," pungkasnya.(*)

detiKawanua.com

detiKawanua.com

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional