Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Sekda Boltim Minta Bupati Copot Pejabat yang Tidak Kooperatif?

Di Postkan Info detiKawanua | Minggu, 28 Agustus 2016

Sekda Boltim, Ir Muhammad Assagaf.

Boltim, detiKawanua.com - Sejumlah pejabat di jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), disinyalir tidak kooperatif.

Hal ini seperti dikatakan Sekretaris Daetah (Sekda) Boltim, Muhammad Asagaf untuk minta kepada Bupati Boltim merekomendasikan untuk mencopot kepala satuan kerja yang tidak kooperatif dalam tugas.

Menurut Assagaf, pada saat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) dengan komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pekan kemarin, yang tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Akhirnya pembahasan tertunda hingga penetapan paripurna molor sampai jam 22:00 Wita malam. hal ini membuktikan bahwa, kinerja SKPD disanksikan dan tidak bertanggungjawab.

"Tulis besar-besar SKPD yang tidak kooperatif diminta kepada Bupati untuk segera di copot dari jabatannya,"  ungkap Assagaf dengan kesal dan marah, kepada sejumlah awak media.

Sekda juga manambahkan, banyaknya juga pejabat eselon dua dan eselon tiga yang malas masuk kantor. akibatnya banyak pekerjaan yang tertunda bahkan terbengkalai.

"Mereka enak sekali. jika tak ingin mau masuk kerja maka, tak masuk. kita yang harus kerja terus. banyak pejabat yang tak masuk kerja. padahal, terlalu banyak pekerjaan yang harus dilakukan," tambahnya, saat tahapan pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD-P Tahun anggaran 2016 akhir pekan kemarin.

Pihaknya pun, akan melakukan evaluasi kinerja para pejabat tersebut untuk dilaporkan ke Bupati. ada beberapa pejabat yang sering tidak masuk kerja bahkan, terancam akan dimutasi.

"PNS tetap masuk, tak ada libur, jam kerjanya sudah diatur. Sebab, sesuai edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2016 tentang, penerapan jam kerja Aparatur Sipil Negara," katanya.

Pantauan media ini kinerja, kehadiran, dan kedisiplinan PNS Boltim dinilai menurun drastis. banyak PNS yang datang terlambat dan pulang cepat. (Fidh)

Sulut Jadi Tuan Rumah, 4.000-an Siswa Akan Bertarung Dalam Ajang FLS2SN ke-9

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Kepala Diknas Provinsi Sulut, A.G Kawatu.

Manado, detiKawanua.com - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terpilih menjadi tuan rumah iven Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-9. pada 29 Agustus - 3 September 2016. 

Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, Asiano G Kawatu menjelaskan, Ajang seni bergengsi tingkat pelajar, FLS2N di Sulut akan di ikuti oleh empat ribu siswa dari 34 Provinsi di Indonesia mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.

"Senin besok siang menteri Pendidikan akan membuka secara langsung FLS2N yang ke 9 di Sulawesi Utara dan dalam pembukaan nanti atraksi kesenian akan di pergelarkan  khususnya tarian asal Sulut,"Ujarnya, Minggu (28/08) siang tadi.

Katanya FLS2N sendiri merupakan panggung dalam meningkatkan kreativitas , mengembangkan ekspresi seni, menumbuhkan kembangkan sikap sportivitas, menanamkan dan membina apresiasi seni dan sastra serta sebagai panggung prestisius dimana telah banyak melahirkan seniman-seniman berprestasi.

"Ajang FLS2N akan berlangsung selama seminggu dengan mempertandingkan puluhan cabang lomba diantaranya  lomba menyanyi tunggal, pidato bahasa Indonesia, membuat gambar bercerita, tari kreasi baru, kriya amyam, pantomim, seni musik (pianika), cipta dan baca puisi dan seni baca Al'Quran,"tutup Kawatu.

Rep/Editor: IsJo

Gubernur Sulut Apresiasi Pengibaran Bendera Bawah Laut di Boltim

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Bupati Boltim bersama Gubernur Sulut, pada acara syukuran kenaikan status Polda Sulut di graha gubernuran bumi beringin Manado.
Bupati Boltim bersama Gubernur Sulut, pada acara syukuran kenaikan status Polda Sulut di graha gubernuran bumi beringin Manado.

Boltim, detiKawanua.com - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey memberikan apresiasi pengibaran Merah Putih bawah laut di Boltim. Hal tersebut diungkapkan pada acara syukuran kenaikan status Polda Sulut dari type B menjadi type A dan kenaikan pangkat Kapolda Sulut menjadi Inspektur Jendral serta Wakapolda Sulut menjadi Brigadir Jendral, bertempat di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Sabtu (28/08) siang tadi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly memberi apresiasi Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH, yang telah mendorong dan menggiatkan olahraga selam melalui kegiatan Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut pada tanggal 17 Agustus 2016 beberapa pekan kemarin.

"Olahraga selam adalah salah-satu daya tarik wisata yang tentunya akan menambah destinasi wisata di Boltim khususnya, dan Sulut pada umumnya," ujar Gubernur.

Akan halnya kenaikan status Polda Sulut, Gubernur mengatakan peran Polda Sulut sangat vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban dimasyarakat, terlebih belakangan ini terjadi peningkatan kunjungan turis di Sulut terutama dari China.

"Pariwisata adalah andalan Sulut saat ini. dengan kenaikan status ini, personil Polri akan semakin banyak di Sulut sehingga, diharapkan rasa aman dan nyaman di Sulut dapat semakin terasa," kata Gubernur.

Sementara itu, Bupati Boltim melalui Kepala Bagian Humas Pemkab Boltim, Drs Hamdi Egam, menyampaikan apresiasi atas kenaikan status serta Kenaikan Pangkat Pimpinan Polda Sulut dan, berharap dengan kenaikan status tersebut dapat semakin meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat serta meningkatkan sinergitas yang baik antara Polri dengan Pemerintah daerah.

Tampak hadir pada acara tersebut, sejumlah pejabat Pemprov Sulut, unsur Forkopimda Kabupaten/Kota serta tamu undangan lainnya. (Fidh)

Hampir 2 Jam Menunggu di Bandara, Sejumlah Tamu Peserta FLS2N Terpaksa Sewa Taksi Gelap

Di Postkan Info detiKawanua | , , ,

Foto sejumlah kontingen FLS2N yang menunggu jemputan serta sebagian telah menyewa taksi gelap. (kf)

Manado, detiKawanua.com - Minimnya bus untuk para peserta kontingen FLS2N ke-9 yang tuan rumahnya adalah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini dari panitia pelaksana para peserta memilih menunggu duduk melantai hingga 1 sampai 2 jam di Bandara Sam Ratulangi Manado, dimana para peserta dari luar Sulut ini telah berdatangan sejak Minggu (28/08) siang tadi tidak kunjung dijemput.

Terpantau dilokasi dan sejumlah informasi yang diterima media ini, oleh panitia hanya menyewa atau menyediakan 20  bus dengan alasan salah satu panitia keterlambatan bus dikarenakan jalanan macet, yang pada akhirnya sejumlah peserta memilih untuk menyewa taksi gelap (Avanza) untuk ke penginapan mereka masing-masing dengan keluhan dan kekecewaan.

Adapun kegiatan ini diikuti sekitar 4.000an peserta tingkat SD, SMP dan SMA dari 34 Provinsi di Indonesia dan dilaksanakan sejak tnggal 29 Agustus hingga 3 September 2016 mendatang dimana kegiatan tingkat Nasional itu di koordinir ole Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut.

Rep/Editor: IsJo

Inilah Perangkat Daerah yang Disahkan DPRD Minahasa

Di Postkan Info detiKawanua | Sabtu, 27 Agustus 2016 ,

Bupati JWS ketika Menghadiri Pengesahan Perda OPD. 

Minahasa, detiKawanua.com - DPRD Minahasa baru saja menetpakan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Minahasa, Jumat (26/08).


Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD James Rawung SH ini, diikuti oleh segenap Anggota DPRD Minahasa, dan dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS) dan Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang (Ivansa), serta jajaran Pejabat Pemkab Minahasa.

Dalam sambutannya, Bupati JWS menguraikan, sebagaimana Instruksi Mendagri Nomor 61 Tahun 2016, rekapitulasi jumlah perangkat daerah saat ini sebanyak 33 SKPD yang sebelumnya berjumlah 36 SKPD, terdiri dari 24 Dinas, 4 Badan, 1 Setda, 1 Set DPRD, 1 Inspektorat, dan 2 Badan lain yaitu Badan Kesbangpol serta Badan Penanggulangan Bencana.

Selain itu, Bupati menambahkan, berdasarkan rekapitulasi jumlah jabatan struktural mengalami efisiensi di jabatan struktural Eselon III/b, IV/a, dan IV/b dengan jumlah perampingan 250 jabatan struktural dengan deviasi sebesar 18,4% dan telah melampaui target efisiensi yaitu minimal 15% sesuai amanah PP 18 Tahun 2016. 

(Sandy Rambing)


Berikut Perangkat Daerah yang disahkan DPRD Minahasa, terdiri dari :


A. Sekretariat Kabupaten Minahasa (tipe A),
B. Sekretariat DPRD Kabupaten Minahasa (tipe B ),
C. Inspektorat Daerah Kabupaten Minahasa (tipe A),
D. Dinas Daerah Kabupaten Minahasa, yang terdiri dari :
  1. Dinas Pendidikan (tipe B )
  2. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (tipe B ),
  3. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Tipe A),
  4. Dinas Kesehatan (tipe A),
  5. Dinas Sosial (tipe B ),
  6. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (tipe A),
  7. Dinas Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Anak (tipe A),
  8. Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (tipe A)
  9. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (tipe A),
  10. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (tipe A),
  11. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (tipe A),
  12. Dinas Perdagangan (tipe A),
  13. Dinas Tenaga Kerja (tipe A),
  14. Dinas Komunikasi dan Informatika (tipe A)
  15. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (tipe C),
  16. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (tipe B ),
  17. Dinas Perhubungan (tipe B ),
  18. Dinas Lingkungan Hidup (tipe A),
  19. Dinas Pangan (tipe A),
  20. Dinas Pertanian (tipe A),
  21. Dinas Kelautan dan Perikanan (tipe B ),
  22. Dinas Perpustakaan (tipe A),
  23. Dinas Pemadam Kebakaran (tipe C),
  24. Satuan Polisi Pamong Praja (tipe B ),
E. Badan Daerah, yang terdiri dari :
  1. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (tipe A),
  2. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (tipe A),
  3. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (tipe A),
  4. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (tipe B ).

GMNI Manado Siap Hadiri KLB Medan

Di Postkan Info detiKawanua | ,

GMNI.

Manado, detiKawanua.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manado, siap mengikuti kegiatan nasional Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 September 2016 di Medan, Sumatera Utara.

Immanuel Tommy Rondonuwu, yang diutus hadir pada agenda tersebut, menerangkan, bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari. “Ada beberapa cabang di Sulut juga yang akan ikut hadir pada kegiatan ini,” kata Immanuel, yang juga merupakan Sekretaris Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat tersebut, Jumat (26/08) kemarin. 

Dijelaskannya, Cabang Manado dan juga beberapa cabang GMNI di Sulut pun memang sengaja mengikuti kegiatan tersebut karena ingin adanya perbaikan organisasi untuk jauh lebih baik di tingkat pusat.

Untuk menuju kegiatan KLB ini, GMNI pun sudah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan ditingkat nasional. Sedangkan Manado pun menggelar penerimaan anggota baru. “Dan dalam waktu dekat kami akan gelar Kaderisasi Tingkat Dasar dengan mengundang beberapa tokoh kelompok mahasiswa,” katanya. 

Dia mengungkapkan, GMNI cabang Manado pun memiliki lebih dari sepuluh komisariat yang diantaranya terdiri dari seluruh fakultas di Unsrat dan juga beberapa perguruan tinggi di Manado. “Kami memiliki komisariat Swaradika dan Justitia yang nantinya juga akan diutus mengikuti kegiatan nasional KLB,” katanya yang mewakili komisariat justitia yang beranggotakan 50 anggota. 

Sementara itu, Sion yang juga akan hadir pada kegiatan tersebut mengatakan, KLB merupakan satu langkah maju ditengah tidak berjalannya program dari presidium GMNI. “Hal yang paling terlihat yaitu ketika organisasi gerakan mahasiswa tidak dipimpin oleh mahasiswa yang aktif di perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” katan mantan ketua senat fakultas ekonomi Unsrat itu. 

Menurutnya beberapa rangkaian kegiatan tersebut adalah satu solusi kongkrit dalam menjawab fenomena perkembangan ekonomi politik dunia dan Indonesia, tidak hanya itu saja tapi ini merupakan satu langkah maju dari kemunduran GMNI sebagai organisasi gerakan yang berideologi Marhaenisme. 

Karena kader GMNI sebagai kader marhaenis harus mampu menjadi solusi di tengah carut marutnya kondisi negara saat ini baik di bidang ekonomi,politik,buda ya,pendidikan dan teknologi. Karena dalam rangkaian acara tersebut kita juga merumuskan program-program perjuangan, metode perjuangan dan pembenahan organisasi GMNI secara Nasional. 

(Indri)

KUA-PPAS Perubahan TA 2016 dan Ranperda OPD di Setujui 4 Fraksi Dekab Talaud

Di Postkan Info detiKawanua |

Suasana Rapat Paripurna Dekab Talaud dalam rangka persetujuan KUA-PPAS Perubahan APBD TA 2016 dan Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Talaud, detiKawanua.com - Rapat­ paripurna Dewan Kabupaten (Dekab) Talaud dalam rangka persetujuan KUA-PPAS Perubahan APBD TA 2016 dan Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akhirnya disetujui kelima fraksi masing-masing Fraksi PDI-P, Demokrat, Golkar, Gerindra dan Fraksi Gabungan (Ampera).

Rapat Paripurna yang berlangsung alot di ruang sidang, Kamis (25/08) kemarin, dihadiri sebanyak 20 personil Anggota DPRD, Forkopimda, Pejabat Tinggi Pratama, Eselon III dan IV. Paripurna yang mengagendakan persetujuan KUA-PPAS Perubahan TA 2016 dan Ranperda OPD tersebut dipimpin oleh ketiga Pimpinan Dekab, Ketua Dekab George Rompah, Wakil Ketua Jakob Mangole dan Gunawan Talenggoran.

Ketua Dekab George Rompah dalam rapat tersebut mempersilahkan masing-masing fraksi untuk menyampaikan pendapat akhir dalam forum tersebut, dan secara langsung kelima fraksi menyetujui KUA-PPAS TA 2016 dan Ranperda OPD untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda). Meskipun kelima fraksi menyetujui Ranperda pembentukan OPD untuk dijadikan perda, namun masing-masing Fraksi memberikan sejumlah catatan yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Usai menyampaikan sejumlah pendapat akhir dari masing-masing fraksi, Ketua Dekab mengatakan, pada prinsipnya semua fraksi menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda pembentukan OPD untuk dijadikan Perda Kabupaten Kepulauan Talaud. 

"Berdasarkan laporan hasil rapat badan anggaran dan Pemda serta pendapat akhir dari masing-masing fraksi, saya bertanya kembali kepada seluruh anggota DPRD yang terhormat, apakah setujuh ditetapkan menjadi Perda," tanya Rompah kepada sejumlah anggota DPRD.

Pernyataan Rompah dibalas sejumlah anggota DPRD yang hadir dengan kata setuju, selanjutnya Rompah mengetuk Palu tanda disetujuinya Ranperda OPD untuk dijadikan Perda. 

Sementara itu, Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip mengatakan, dengan disetujuinya Ranperda pembentukan susunan OPD di Kabupaten Talaud, sebagai kepala Daerah menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan DPRD dan Anggota DPRD yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran secara marathon membahas Ranperda yang telah disetujui bersama.

"Ini merupakan bukti kerja keras kita kepada masyarakat Talaud yang kita cintai dan telah memberikan mandat kepercayaan kepada kita untuk membawa Porodisa yang sangat kita cintai ke hal-hal yang baik dan sejahtera," kata orang nomor wahid di Porodisa ini, sembari mengimbau agar bersama-sama berjuang untuk di bawah ke tahap yang lebih lanjut, yaitu evaluasi ke tingkat Provinsi. 

(RhojakFM)

Dihadiri Bupati JWS dan Wabup Ivansa, Perda OPD Pemkab Minahasa Disahkan

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

Bupati JWS ketika Menandatangani BAP Penetapan Perda OPD.

Minahasa,
detiKawanua.com - Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS) dan Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang (Ivansa), menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa yang mengesahkan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Minahasa pada Jumat (26/08) di Ruang Sidang DPRD Minahasa, Tondano.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD James Rawung SH ini, dihadiri oleh segenap Anggota DPRD dan jajaran Pejabat Pemkab Minahasa.

Dalam sambutannya Bupati JWS menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif pihak legislatif maupun eksekutif sehingga Perda Perangkat Daerah ini dapat ditetapkan.

Dikatakan Bupati sebagaimana Instruksi Mendagri Nomor 61 Tahun 2016, rekapitulasi jumlah perangkat daerah saat ini sebanyak 33 SKPD yang sebelumnya berjumlah 36 SKPD, terdiri dari 24 Dinas, 4 Badan, 1 Setda, 1 Set DPRD, 1 Inspektorat, dan 2 Badan lain yaitu Badan Kesbangpol serta Badan Penanggulangan Bencana.

"Adapun perangkat daerah yang dibentuk beberapa diantaranya mengalami perubahan maupun penghapusan. SKPD yang hilang antara lain Dinas Pasar dan Kebersihan, BP4K, Badan Narkotika Daerah dan Sekretariat KORPRI. Sedangkan SKPD yang di merger yaitu Dinas Kehutanan dengan BLH, Dinas ESDM dengan Dinas Perdagangan, dan KPPT dengan Badan Penanaman Modal, dan SKPD yang dipisahkan antara lain Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dari Dinas PU, Dinas Kominfo dari Dinas perhubungan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB dari BP3A,  Dinas Kepemudaan dan Olahraga dari Dinas Dikpora, dan Dinas Pemadam Kebakaran dari Bagian Perlengkapan Setda," urai Bupati.

Ditambahkan Bupati, berdasarkan rekapitulasi jumlah jabatan struktural mengalami efisiensi di jabatan struktural Eselon III/b, IV/a, dan IV/b dengan jumlah perampingan 250 jabatan struktural dengan deviasi sebesar 18,4% dan telah melampaui target efisiensi yaitu minimal 15% sesuai amanah PP 18 Tahun 2016. 

(Sandy Rambing)

Seniman Multi Talenta Boltim, Akan Baca Puisi di Festival Konservasi Sulut

Di Postkan Info detiKawanua | ,

Seniman Multi Talenta Boltim, Jamal Rahman Iroth. /Ist

Boltim, detiKawanua.com - Seniman multi talenta dari Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jamal Rahman Iroth  diundang membaca puisi pada festival konservasi Sulawesi Utara (Sulut). Festival ini digelar oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) f/21 di halaman dan atrium Mega mall Manado, Tanggal 2-3 September 2016. 

Sebelumnya f/21 bekerjasama dengan sejumlah lembaga yang konsen terhadap pelestarian alam, yang juga pernah menghadirkan Jamal Rahman Iroth dalam acara serupa yang bertajuk Festival Maleo 23 Des 2015 di Manado Town Square lalu. Kali ini, Jamal akan berkolaborasi dengan sanggar kreatif asuhan Budayawan Sulut Iverdixon Tinungki, serta beberapa Musisi Jalanan dari komunitas Oi Manado. 

Ketua f/21 Ronny Buol mengatakan bahwa, pihaknya sengaja mengemas festival tersebut dengan penampilan puisi dan musik dari band-band Indie Manado, untuk menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi lingkungan hari ini sekaligus, mengkampanyekan  semangat melestarikan alam.

"Seperti pengalaman pada even sebelumnya, penampilan Jamal dengan gaya khasnya berpuisi dan bermusik, selalu menjadi performance yang spektakuler dan atraktif," ucap Ronny.

Kata Dia, Jamal sebagai penyair dan juga musisi, memang sering diundang di berbagai even diantaranya, pada Temu Sastra Nasional - Bale Sastra Jakarta 9 Des 2012, Pembukaan Kantor KY Sulut - Aula Walikota Manado 2014, Temu Budayawan dan Akademisi se-Indonesia - Hotel Aryaduta Mdo 2014, Workshop & Lomba Foto Dinas Pariwisata Sulut - Hotel Kawanua Mdo 2014. Baca Puisi di hadapan Mahasiswa Ujian Apresiasi Sastra - FBS UNIMA 14 Juni 2016, Pentas Sastra di Balai Bahasa Propinsi Sulut 25 Juni 2016, Buka Puisi dan Buka Puasa Bersama - Taman Kota Kotamobagu 30 Juni 2016.

"Di Boltim khususnya Jamal juga selalu tampil bernyanyi dan berpuisi hampir pada setiap even penting yakni, dalam Debat Calon Bupati dan Wakil yang digelar oleh KPU Boltim, Desember 2015. Jamal juga diundang menjadi bintang tamu dalam Festival Pendidikan KPMIBT di Lapangan Pondabo Tutuyan 2014. Dan baru-baru ini Jamal tampil membaca Puisi dalam Festival 17 Agustus 2016, Karang Taruna Desa Bulawan," bebernya.

Sementara itu, Jamal Rahman juga membenarkan bahwa, Dirinya memang diundang untuk membaca puisi pada festival konservasi Sulut. 

"Saya akan berpuisi sekaligus bermusik. Berkolaborasi dengan sanggar kreatif asuhan budayawan Sulut Iverdixon Tinungki, serta beberapa Musisi Jalanan dari Komunitas Oi Manado. Tujuannya meyuarakan keprihatinan kondisi lingkungan saat ini dengan semangat melestarikan alam yang digelar oleh LPM f/21," terang Jamal kepada awak media, Sabtu (27/08) siang.

(Fidh)

Malam Syukuran Polda Sulut Tipe A dan Kenaikan Pangkat Berlangsung di Graha Gubernuran

Di Postkan Info detiKawanua | , ,

suasana malam syukuran Polda Sulut yang dihadiri Gubernur Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur, Drs Steven OE Kandouw, Sekdaprov, Ir Siswa R Mokodongan dan Ketua TP PKK Sulut, Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan. (foto:vr/ist).

Manado, detiKawanua.com - Bersama jajaran petinggi Kepolisian Daerah (Polda) Sulut, pada Sabtu (27/08) malam ini Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur, Steven OE Kandouw, Sekdaprov, Siswa R Mokodongan serta Ketua PKK Sulut, Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menghadiri undangan dari Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung dan Wakapolda Brigjen Pol Sutrisno Y Hermawan, untuk mensyukuri atas naiknya status Polda Sulut menjadi tipe A serta kenaikan pangkat dari Kapolda (Irjen Pol) dan Wakapolda Sulut (Brigjen Pol).

Informasi yang diterima media ini, kegiatan ramah tamah bersejarah bagi Kapolda dan Waka itu berlangsung penuh hikmat di Aula Graha Bumi Beringin (Bumber) Gubernuran Teling Manado, turut pula hadir para undangan petinggi Perwira TNI AD, AU dan AL serta para Forkopimda dan sejumlah pejabat teras Pemprov Sulut serta para Ibu-Ibu Bhayangkari Sulut.

Dalam kesempatan itu oleh Gubernur Sulut dalam sambutannya memberikan apresiasi ucapan selamat atas nama pemerintah dan masyarakat Sulut dengan beralihnya atau naiknya status Polda menjadi tipe A serta kenaikan pangkat dari Kapolda dan Wakapolda Sulut yang sebelumnya oleh Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian telah melantik kenaikan pangkat golongan perwira tinggi berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 61/Polri/Tahun 2016 tanggal 15 Agustus 2016.

Rep/Editor: IsJo

Destinasi Pariwisata Baru di Marina Plaza Suguhkan Seni Musik dan Tarian Adat

Di Postkan Info detiKawanua | ,

lokasi destinasi baru di kompleks Marina Plaza Manado yang pembangunannya hampir selesai.

Manado, detiKawanua.com - Guna meningkatkan pembangunan di bidang pariwisata sebagai mana program unggulan dipemerintahan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw (ODSK), maka salah satu pihak pengembang di Kawasan Marina Plaza Manado bekerjasama dengan Dinas Pariwisata telah membangun atau menambah satu destinasi wisata baru tepih pantai (samping cafe Pyrates) yang aktivitasnya hingga malam hari.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulut, Happy Korah ketika mengunjungi lokasi pembangunan mengatakan bahwa, lokasi destinasi berupa tempat persinggahan para wisatawan yang sekembalinya mereka dari taman Bunaken bisa lanngsung santai sore hari untuk melihat Sunshet hingga malam. 

"Fasilitas pendukungnya mereka nantinya akan disuguhi dengan berbagai pegelaran kesenian berupa, musik kolintang, maengket dan seni tari yang berada di Sulut,"singkat Korah, yang saat itu melakukan pemantauan langsung aktivitas para turis Tiongkok yang akan menuju pulau Bunaken, Jumat (26/08) pagi.

Rep/Editor: IsJo

Sisi Lain Seleksi Sekdaprov, Mewoh Akui Ada Tingkat Kesulitan Tersendiri Bagi Peserta

Di Postkan Info detiKawanua |

Kepala BLH Provinsi Sulut, Roy Mewoh.

Manado, detiKawanua.com - Kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan merupakan salah satu bentuk amanah. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Roy Mewoh mengakui hingga masa tes tahap ketiga yakni tes makalah yang diikutinya bersama empat pejabat lainnya, oleh panitia pelaksana seleksi (Pansel) calon Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) dari pusat melaksnakannya secara objektiv dan profesional.

"Kalau dari pengalaman saya sendiri, pertama saya berterima kasih kepada pak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut yang telah memberikan saya rekomendasi. Satu hal yang lain, pada Asesmen ini memang ada tingkat kesulitan tersendiri, yakni soal Matematika. Hal itu dikarenakan hal yang sudah lama saya lewati dalam mata pelajarannya, tapi saya bisa lalui,"terang Mewoh, Jumat (26/08) pagi tadi.

Namun disamping itu ada hal lain pula yang dianggap surprice terhadap dirinya, karena rekomendasi yang diterimanya keluar pada hari terakhir saat pendaftaran sehingga harus ektra kerja keras untuk segala persiapannya.

"Tahapan pertama sebelumnya merupakan administrasi. Untuk makalah  saya berjudul 'Peran Sekertaris Daerah Dalam Otonomi Daerah' dan telah diberikan kepada Pansel dan selanjutnya tinggal menunggu pengumuman dan mengikuti tes wawancara tentang isi makalah yang telah disampaikan ke Panpel,"terangnya.

Sebelumnya melalui Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw memastikan pelaksanaan seleksi calon Sekdaprov tersebut tidak ada campur tangan dari Gubernur Olly Dondokambey dan dirinya (Wagub) karena hal itu dipilih atau yang memutuskan adalah Panitia pansel dari Depdagri Kementerian Dalam Negeri.

"Depdagri saja datang ke Manado untuk pantau pelaksanaan seleksi Sekdaprov itu tidak bertemu dengan pak Gubernur atau saya. Jadi tidak ada campur tangan kami didalam seleksi itu, karena ada asesmen juga peringkat hasil nilai dan tes lainnya. Itu benar-benar selektiv dan objektif serta profesional,"terang Wagub sembari menambahkan bahwa tetap nanti akan diumumkan kepad medi hasilnya.

Rep/Editor: IsJo

detiKawanua.com

detiKawanua.com

----->BERITA TERBARU

SULAWESI

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional