‘Luruskan Kiblat Bangsa’, Revolusi Putra BMR Sulut Nakodahi DPP IMM
Ketua umum DPP IMM terpilih periode 2016-2018, Taufan Putra Revolusi Korompot.
Ketua umum DPP IMM terpilih periode 2016-2018, Taufan Putra Revolusi Korompot.

Pasalnya, selaku wakil rakyat, seharusnya para legislator berada di tempat kejadian tersebut, atau paling tidak memberikan “pencerahan” agar supaya mereka bisa sabar dalam menyikapi peristiwa yang sangat memiluhkan ini.
“DPRD Kota Manado dimana? Seharusnya mereka berada di tempat kejadian perkara. Karena, mereka mewakili suara warga Kota Manado. Apalagi, saya mendengar kabar bahwa lahan yang menjadi sengketa sehingga menyebabkan penggusuran rumah sejumlah warga ini, masih berproses di Pengadilan Negeri Manado,” ujar Tommy Turangan, Ketua Aliasnsi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI) Pusat kepada detiKawanua.com melalui via telpon genggam (HP).
Ditambahkan Turangan, dengan adanya kejadian ini pula, menjadi pelajaran bagi warga Kota Manado jika memilih anggota terhormat di tahun 2019 mendatang.
“Telah banyak bukti yang menjelaskan bahwa para wakil rakyat di negeri ini selalu mementingkan diri sendiri ketimbang warga yang memilih dengan hati nurani dan niat yang bersih. Untuk itu, saya berharap kedepannya warga bisa menjadikan hal-hal seperti ini sebagai tolak ukur atas kepentingan mereka,” tambah Turangan.
Terpisah, salah satu warga yang menjadi korban penggusuran mengatakan, sebelum rumah mereka dieksekusi secara paksa pada hari ini, pada Kamis (26/05) kemarin, Dirinya bersama puluhan warga yang menjadi korban penggusuran telah mendatangi Gedung DPRD Kota Manado.
“Kemarin, saya bersama teman-teman saya datang ke DPRD Kota Manado untuk mengeluhkan surat edaran terkait akan digusurnya rumah kami pada hari ini. Dan yang menerima kami hanya seorang anggota dewan yang bukan dari dapil kami. Untuk itu, kami sangat menyayangkan kejadian ini terjadi tanpa ada satupun anggota dewan Kota Manado yang menolong kami, terlebih mereka yang terpilih dari dapil kami,” keluh seorang warga yang namanya enggan diberitakan.
Sekedar untuk diketahui, ada sekitar 90 rumah warga di Kelurahan tersebut yang menjadi korban penggusuran ini.
Sementara itu, DPRD Kota Manado belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini karena sedang berada di luar daerah Kota Manado.
(v1c)

Walikota GS Vicky Lumentut, Wawali Manado Mor Bastiaan, Ketua DPRD Noortje Van Bone (Kiri) dan Kepala Bappeda Bartje Assa (Kanan) saat menggelar Sosialisasi Discussion Visi Misi Walikota-Wakil Walikota Manado periode 2016-2021. /IstManado, detiKawanua.com – Banyak yang penasaran apa saya program 100 hari kerja pasangan GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) pasaca dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado terpilih periode 2016-2021 pada 9 Mei 2016 lalu.
Pasca dilantik , GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado terpilih 2016-2021 langsung tancap gas dengan program 100 kerja. Banyak yang penasaran, apa saya program 100 hari kerja kedua pemimpin yang bertekad menjadikan Manado Kota Cerdas?
Diakui
Wali Kota GSVL, dirinya bersama Wawali Mor bertekad mewujudkan Manado Kota Cerdas. Karena itu, program 100 hari kerja ini disusun dirinya bersama Wawali
Mor. “Kami menyusun sendiri dengan mengacu pada kebutuhan prioritas di
Kota Manado,” kata GSVL, sambil meminta dukungan stakeholder.
Ini
disampaikan GSVL saat Sosialisasi Discussion Visi Misi Walikota dan
Wakil Walikota Manado periode 2016-2021 di Gedung Serbaguna Pemkot
Manado, Rabu (25/05), yang dihadiri anggota DPRD Manado dan seluruh elemen
masyarakat.
Sementara, Wawali Mor menambahkan, dirinya diberi
tugas khusus untuk menertibkan segala bentuk perizinan layanan publik
yang sampai saat ini masih banyak dikeluhkan warga. “Ini
sebagai upaya membuka peluang invetasi sebesar-besarnya di Kota Manado.
Jadi masalah perizinan masih banyak yang perlu dibenahi,” tutur Mor.
Langkah
awal yang akan dilakukan, menurut mantan anggota DPRD Manado dua periode serta
pernah dipercayakan sebagai Wakil Ketua Dewan ini, melakukan indentifikasi
masalah regulasi perizinan. “Tugas khusus yang
diberikan ini akan saya upayakan untuk tuntaskan agar para investor
nyaman berinvetasi di Manado,” pungkas suami tercinta Imelda
Bastiaan-Markus. (*/Shy)
Ini Program 100 Hari Kerja GSVL-MOR: