Gubernur Olly Dikukuhkan Mendagri Jabat Dewan Penasehat di Kepengurusan APPSI 2015-2019

Jakarta, detiKawanua.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengukuhkan dewan pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Pengukuhan dilaksanakan setelah serah terima jabatan Ketua Umum APPSI dari Syahrul Yasin Limpo ke Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

“Saya Menteri Dalam Negeri dengan resmi mengukuhkan dewan pengurus APPSI seluruh Indonesia dengan sisa masa bakti tahun 2015 sampai 2019,” ujar Tjahjo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).

Pengukuhan ini sesuai keputusan Ketua Umum APPSI Nomor Sk 120/APPSI/ IV/ 2016 pertanggal 14 April 2016, dan Keputusan ketua Umum APPSI Nomor Sk 008/APPSI/ V/ 2018 pertanggal 2 Mei 2018.

Dalam acara ini Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang juga telah dikukuhkan sebagai dewan penasehat APPSI.

Tjahjo berharap lewat kepengurusan APPSI yang baru ini sinergitas antarlembaga pemerintah bisa jadi lebih baik dan efektif. Ia pun percaya, pengurus yang dikukuhkan dapat bekerja dengan baik.

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya untuk melaksanaan sinergitas pemerintahan yang baik,” tandasnya.

Setelah pengukuhan kepengurusan, dilakukan juga rapat kerja APPSI serta acara halalbihalal Mendagri bersama gubernur se-Indonesia.

Diketahui, jabatan Ketua Umum APPSI yang sebelumnya diduduki Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo telah diserahkan pada Soekarwo pada 19 April 2018 lalu karena masa jabatan Syahrul Limpo telah habis. (IsJo/hms)




Persiapan Harganas Terus Dimatangkan, Rita Pimpin Langsung Rakorev Bersama TP-PKK Sulut

Manado, detiKawanua.com – Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang akan dilaksanakan pada tanggal 2-7 Juli 2018 di Sulawesi Utara khususnya Manado menjadi perhatian serius dari Tim Penggerak (TP) PKK Sulut. Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah rapat koordinasi evaluasi bersama pengurus TP-PKK dan instansi terkait.

Seperti pada Jumat (29/06) tadi bertempat di Gedung TP-PKK di Kantor Gubernur, melalui Ketua Rita Dondokambey-Tamuntuan yang secara langsung memimpin rapat terkait persiapan Harganas itu mengajak kepada semua anggota TP-PKK agar memperhatikan tanggujawab yang diberikan dari pemerintah pusat kepada PKK Sulut.

“Sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditentukan selama kegiatan berlangsung, harus betul-betul diperhatikan. Terutama dalam hal menu makanan, baik sarapan pagi (Bubur Manado) dari bapak Presiden (Joko Widodo) yang direncanakan pada tanggal 7 nanti,” terang isteri dari orang nomor satu Sulut yakni Gubernur Olly Dondokambey.

Turut hadir dalam rakorev Harganas tersebut yakni, Wakil Ketua TP-PKK, Kartika Kandouw-Tanos beserta anggota dan panitia TP-PKK Sulut.

(IsJo)




Resmikan Sekertariat AIPI Manado, Ketum Afitra Akui Keunggulan dan Siap Bantu Demokrasi Lokal

Manado, detiKawanua.com – Peran Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) dalam masyarakat dan kemajuan bangsa Indonesia sangatlah penting terutama dalam hal berdemokrasi. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum AIPI, Alfitra Salam dalam agenda pengresmian Sekertariat AIPI Manado di Kompeks Lapangan KONI Sario Manado, Jumat (29/06) sore tadi.

Pada kesempatan yang dihadiri pula Ketua AIPI Manado, Steven Kandouw (Wakil Gubernur Sulut), Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Edwin Silangen besera jajaran pengurus AIPI Manado dan unsur Forkopimda itu, Alfitra juga mengungkapkan rasa terima kasihnya dan bangga kepada Ketua AIPI Manado karena dari penilaiannya AIPI Manado lebih unggul yang disertai juga dengan adanya fasilitas sekertariat yang menjadi pusat keilmuan dalam proses berdemokrasi.

“Saya berharap kepada AIPI Manado untuk maju ke tahapan/gigi empat dan dalam AIPI tidak ada kata mundur yang ada adalah lebih maju, terutama dalam keilmuan karena basicnya adalah untuk pengembangan ilmu dalam proses demokrasi di Indonesia. Dan pusat juga turut membantu proses demokrasi lokal,” ujarnya.

Selain itu dirinya (Alfitra) juga berharap untuk AIPI Manado dalam proses pengembangannya dapat menjagkau perguruan tinggi/kampus yang ada di kabupaten kota di Sulut.

“Sekarang baru ada di Minahasa kiranya untuk lebih baik lagi dikembangkan ke kabupaten kota. Dengan adanya sekertariat juga semoga bisa difungsikan dengan baik sehingga para anggota AIPI bisa melakukan pembelajaran terutama bagi mahasiswa bisa melaksankan proses keilmuan bersama,” harapnya seraya menghimbau agar AIPI tetap menjaga netralitas, integritas dan nama baik sehingga harga diri bisa terjaga dan hal itu menjadi kelebihan bagi AIPI.

Sementara itu Ketua AIPI Manado, Steven Kandouw mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Ketua Umum beserta jajaran pengurus AIPI pusat, dimana dalam melakukan pengembangan dan pembelajaran keilmuan, AIPI Manado melakukan upaya terbaik dalam pembelajaran berdemokrasi terutama di Sulawesi Utara.

Turut hadir pada kesempatan itu unsur Mahasiswa dan sejumlah pejabat Eselon II lingkup Pemprov Sulut.

(IsJo)




PDI P Catat Sejarah Pilkada, Menang Telak di Basis Golkar Kanonang Raya

Manado, detiKawanua.com – Pilkada serentak di 6 Kabupaten Kota di Sulut telah sukses dilaksanakan pada tanggal 27 Juni. Dimana secara keseluruhan pelaksanaan Pilkada berlangsung dengan baik dan paling utama, telah terlaksana dengan aman. Yang selaku pemerintah Provinsi Sulut pun melalui Gubernur, Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven Kandouw mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang sudah menyelenggarakan pilkada ini sehingga sudah terlaksana dengan baik walaupun masih berproses menunggu keputusan pleno KPU.

Adapun disisi lain pelaksanaan Pilkada di Sulawesi Utara 2018 ini oleh partai PDI Perjuangan pun mendominasi kemenangan dengan memborong 5 dari 6 calon kepala daerah yang diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih ini. Dimana, dalam kapasitasnya selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey (OD) juga memberikan apresiasi kepada mesin partai yang telah bekerja maksimal memenangkan calon yang diusung. Dimana sejarah terjadi di Desa Kanonang Ray yang terdiri dari 5 desa yang terkenal dengan basisnya Partai Golkar, namun pada Pilkada kali ini PDI Perjuangan sukses menang telak di 5 desa tersebut.

“Calon usungan PDI P secara keseluruhan (data sementara) meraup kurang lebih 70 % suara. Mustahi tapi inilah kenyataannya,” ungkap salah seorang warga Desa Kanonang, Danny Iroth.

“Saya berharap kedepan Desa Kanonang Raya ini dapat diperhatikan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2018-2023 ketika aktif melaksanakan tugas,” tambahnya.

Danny juga menyampaikan bahwa kanonang memiliki harga jual untuk dipromosikan. Potensi pariwisata Bukit Kasih Kanonang sudah dikenal kirannya dapat dipromosikan lagi supaya lebih dikenal sehingga banyak turis yang datang di desa kanonang.

“Saya mengutip pernyataan Pak Gubernur bahwa kalau pariwisata sukses kesejahteraan dan pembangunan akan dirasakan oleh masyarakat. Selaku warga Kanonang Raya mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih pak Roy Roring dan Robby Dondokambey dengan harapan kedepan Minahasa akan semakin Hebat,” tandas Iroth.

(IsJo)




Kandouw Akui Strategi Rancangan Dari OD Dalam PDI P di Pilkada Sulut

Minahasa, detiKawabua.com – Hampir menang secara keseluruhan dalam Pilkada serentak 2018 di 6 daerah Kabupaten Kota di Sulut atau diyakini menang para calon yang dijagokan PDI Perjuangan di 5 daerah seperti Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Minahasa Tenggara, Kota Kotamobagu dan Sitaro, minus Kabupaten Talaud (kalah), oleh Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, Steven Kandouw mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut adalah hal yang luar biasa dan merupakan bagian dari kehebatan Ketua DPD PDI P Sulut (Olly Dondokambey).

“Luar biasa strategi yang dirancang ketua DPD pak Olly Dondokambey,” terang Kandouw sembari menambahkan bahwa dirinya dan struktur partai PDI P hanya operator yang melaksanakan tugas semenjak diumumkannya pencalonan Bupati dan Wakil Bupati, Royke O.Roring-Robby Dondokambey (ROR-RD) diusung PDI P.

Adapun Kandouw menghimbau agar para simpatisan, pendukung dan kader PDI P dalam merayakan kemenangan agar terlalu euforia yang berlebihan.

(IsJo)




Perihal Pilkada di Sulut PDI P ‘Tidak Berspekulasi’, OD: Kita Ikuti Proses Pilkada Sangat Perhitungan

Minahasa, detiKawanua.com – Menanggapi suasana jalannya proses pemenangan calon di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di enam daerah Kabupaten Kota (Minahasa, Minahasa Tenggara, Kota Kotamobagu, Sitaro dan Bolaang Mongondow Utara) di Sulut dari kacamata partai, oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey mengungkapkan bahwa proses Pilkada serentak sekarang ini (khusus calon yang diusung dan didukung PDI P) itu berlangsung secara ilmiah dan berbeda dengan proses pilkada dahulu yang hanya berhitung secara berspekulasi atau asal-asalan.

“Kita mengikuti proses pilkada dan pencalonan ini dengan sangat perhitungan (teknis) yang ada. Jadi apa yang kita ucapkan itu berdasarkan data lengkap, jadi tidak ada lagi pembohongan publik,” terang Olly kepada wartawan saat berada di Tondano, Rabu (27/06) malam tadi.

Dirinya juga membenarkan selain data juga secara mesin partai (PDI P) berjalan dengan baik seperti halnya survey, perhitungan dan strategi pemenangan serta mesin partai berjalan harus sangat teliti.

“Makanya saya bisa bilang ‘sapu bersih’  itu tinggal kita lihat-lihat (kondisi) seperti posisi Talaud itu posisi sementara kalah sedikit (belum semua TPS masuk). Tapi untuk Bolmut (selisih ratusan suara), Kota Kotamobagu, Mitra, Minahasa apalagi Sitaro apalagi dipastikan menang,” ujar OD yang didampingi Wakil Ketua DPD PDI P Sulut, Steven Kandouw (SK).

(IsJo)




Besok 6 Daerah di Sulut Memilih Pempimpin, Gubernur Olly: Gunakanlah Hak Pilih, Suara Masyarakat Punya Andil Memajukan Daerah

Manado, detiKawanua.com – Jelang H-1 pelaksanaan pencoblosan Pilkada serentak di Indonesia, khsususnya di enam daerah di Sulawesi Utara (Sulut), melalui Gubernur, Olly Dondokambey menghimbau dan mengajak agar seluruh elemen masyarakat dapat menggunakan hak pilih suaranya di TPS di daerah masing-masing.

“Saya sangat mengharapkan partisipasi dari masyarakat untuk pergunakan hak pilihnya dan harus datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih calon pemimpin daerahnya,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor Gubernur.

Disisi lain, ajakan orang nomor satu Sulut itu agar masyarakat mendapat pelajaran dalam melaksanakan pesta demokrasi dengan baik.

“Karena Pilkada ini untuk semua elemen. Mari kita belajar untuk kita semua, bukan untuk kelompok tertentu, bukan untuk golongan tertentu dan bukan untuk partai tertentu, tapi untuk kita semua. Jangan golput (golongan putih/tidak mencoblos),” jelasnya sembari mengatakan bahwa hak pilih itu harus dipergunakan karena itu berguna dalam memajukan suatu daerah.

“Selain itu kita tetap menjaga keamanan ketertiban selama proses jalannya Pilkada hingga selesai. Kiranya masyarakat tau bahwa mereka punya andil serta memajukan daerah lewat satu suara yang mereka pergunakan dalam Pilkada,” terang Gubernur.

Diketahui pelaksanaan Pilkada serentak di Indonesia pada tanggal 27 Juni besok hari telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai hari libur nasional dan khusus di Sulut pelaksanaan pesta demokrasi tersebut terdapat di enam daerah seperti, Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara, Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sitaro dan Kabupaten Talaud.

(IsJo)




Hanya Ada di Indonesia Kata Gubernur Olly, Halal bi Halal Merupakan Bagian Sejarah Berdirinya Indonesia

Manado, detiKawanua.com – Hajatan tahunan yang menjadi tradisi di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) yakni Halal bi Halal yang merupakan rangkaian silaturahmi usai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, pada Senin (25/06) siang tadi berlangsung penuh khidmad dan kekeluargaan di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

Ajang silaturahmi yang dihadiri langsung Gubernur, Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven Kandouw, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen, Ketua Tim TP PKK Sulut, Rita Dondokambey-Tamuntuan, beserta Wakil Ketua TP PKK, Kartika Devi Kandouw-Tanos, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ivone Silangen Lombok, dan Forkopimda, TNI Polri serta para pejabat Eselon II dan jajaran ASN lingkup Pemprov Sulut, mengambil tema ‘Melalui Halal bi Halal 1439 H/Tahun 2018 k
Kita Tingkatkan Kualitas Iman dan Mempererat Silahturahmi, Serta Menjaga Solidaritas Kerukunan Antar Umat Beragama di Sulawesi Utara menuju Sulut Hebat, Karena Torang Samua Ciptaan Tuhan’, melalui sambutan Gubernur mengungkapkan makna sejarah didirakannya Bangsa Indonesia yang dimana ada ‘benang merah’ Halal bi Halal oleh para pendiri bangsa yang tak lain melalui silaturahim.

Sejalan itu Olly juga mengingatkan bahwa potensi yang ada di Bumi Nyiur Melambai ini adalah kerukunan antar umat beragama. Dimana hal itu dapat dilihat dengan dijadikannya Sulawesi Utara sebagai provinsi dengan tingkat toleransi yang paling tinggi.

“Dengan kerukunan beragama yang ada sejak juga kita mulai ada BKSUA pertama tama juga di Sulawesi Utara. Badan kerjasama antar umat beragama bekerja dengan baik sehingga hasilnya apa yang kita rasakan hari ini Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara dianggap Provinsi dan Kota yang toleransinya tinggi,” ujar Gubernur.

Selain itu dijelaskannya pula bahwa perbedaan yang ada, tidak hanya menjadikan semua satu, tapi juga menjadi satu bagian dalam kehidupan di Sulawesi Utara.

“Perbedaan-perbedaan itu menjadi satu bagian dalam kehidupan kita. Jadi, berbeda itu bukan artinya berbeda bahwa memang berbeda, tetapi itu satu dalam perbedaan,” terangnya.

Sebelumnya melalui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut, KH. Abdul Wahab Abdul Gafur mengingatkan bahwa kegiatan Halal bi Halal dimaksud, merupakan silaturahmi yang hanya ada di Indonesia.

“Halal bi Halal merupakan suatu tradisi umat Islam Indonesia. Karena Halal bi Halal pada intinya silaturahmi. Bangsa ini di bangun dasar silaturahmi,” terang Kyai H. Abdlul Gafur.

Adapun pada kesempatan itu juga oleh Gubernur telah memberikan sejumlah bantuan langsung kepada panti asuhan dan lansia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BI Sulut, Soekowardojo, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulut, Tri Chandra Kartika, Ketua DPRD Sulut Andre Angouw, Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Johni Asadoma, KASDAM XII Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan, dan Kabinda Sulut Laksamana TNI AL, Heri Jamhari.

(IsJo)




Jaminan OD-SK Lewat ROR-RD Demi Rakyat dan Daerah Minahasa Lebih Baik Hebat 5 Tahun Kedepan

Minahasa, detiKawanua.com – Pelaksanaan kampanye terbuka pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Periode 2018-2023 Nomor Urut 2, Royke O.Roring dan Robby Dondokambey (ROR-RD/R3D) yang dilaksanakan di lapangan Schwarz Langowan Timur, Jumat (22/06) sore tadi  dihadiri langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey (OD), Wakil Ketua, Steven Kandouw (SK) beserta jajaran pengurus DPD PDI P bersama seluruh pengurus partai pendukung (Gerindra, Demokrat, PKB dan Hanura) juga ribuan massa pendukung, simpatisan ROR-RD serta kader se-Kabupaten Minahasa.

OD dalam penyampaian orasinya diatas panggung utama yang disaksikan ribuan massa mengucapkan rasa syukur terima kasih serta apresiasi sebesar-besarnya atas kesediaan waktu kehadiran rakyat Minahasa yang begitu antosias mempercayakan dukungannya ke pasangan ROR-RD untuk Minahasa 5 tahun kedepan.

“Kepada para seluruh masyarakat Minahasa yang hadir pada sore hari ini, kita bersama-sama hadir disini untuk memenangkan paslon nomor urut 2 pada Pilkada serentak 27 juni mendatang. Untuk itu, mari kita satukan visi misi untuk memenangkan R3D. Saya sebagai pimpinan partai akan mengawal kepemimpinan paslon R3D jika terpilih pada 27 mendatang. Jadi, saya mintakan kepada seluruh pendukung dan simpatisan jangan lupa untuk mencoblos nomor 2 untuk Minahasa yang lebih hebat,” ujar Olly.

Oleh karenanya Olly mengungkapkan untuk menentukan pemimpin Minahasa yang hebat kedepan, jangan ragu pada 27 Juni mendatang untuk memilih nomor urut 2.

“Saudara-saudara saya kira ini kebangkitan Minahasa pada periode kedua kita, PDIP memerintah. Pada 5 tahun kemarin kita sudah pilih kader terbaik bapak JWS (Jantje Wowiling Sajow) dan bapak JWS ini karena kita melihat punya kemampuan yang lebih didalam kader-kader untuk bertarung ditingkat nasional. Saudara-saudara saya mengingatkan kembali jangan ragu-ragu pada tanggal 27 juni untuk mencoblos paslon nomor urut 2 untuk Minahasa lebih baik dan hebat kedepan,” tandas OD sembari mengingatkan lagi kepada simpatisan dan pendukung untuk sebelum menuju ke TPS jangan lupa berdoa dan tentukan pilihan serta mencoblos nomor urut 2 pasangan calon ROR-RD.

Adapun sebelum itu (sebelum sambutan orasi OD) dalam orasi Wakil Ketua, Steven Kandouw menegaskan bahwa dirinya, pendukung simpatisan dan semua jadi saksi, ‘torang samua punya andil, torang semua punya jasa, apalagi pada tanggal 27 juni torang samua pilih nomor 2 (R3D) berarti semua rakyat punya andil terhadap masa depan Minahasa lebih baik.

“Kehadiran anda-anda disini adalah implementasi wujud, jadi anda menjalankan hak politik saudara-saudara. Anda datang disini bukan hanya meramaikan, kita samua hadir disini bukan ikut-ikutan, saya dan anda datang disini bukan karena dipaksa orang atau diintimidasi, melainkan suara hati kita samua untuk Minahasa kedepan. Kalau pasangan lain motivasi mereka jadi pimpinan merebut Minahasa hanya untuk kepentingan pribadi dan partai, kepentingan kelompok mereka, atau kepentingan sanak saudara mereka, tapi kita tidak saudara-saudara. Kita hadir disini sampai tanggal 27 juni nanti bukan hanya sekedar memilih pasangan R3D, bukan. Tapi kalian pulang dari sini tolong sampaikan itu sekalian bahwa sikap politik kita bukan hanya untuk ROR-RD tapi kita semua kalau 27 Juni nanti kita pilih nomor 2 berarti kita ikut andil mempertahankan NKRI, Pancasila dan UUD 45 serta mempertahankan dan memilih pak Jokowi 2 periode serta melanjutkan kepemimpinan Pak Gubernur Olly Dondokambey ke 2 periode,” kata Kandouw.

Lanjutnya juga bahwa dalam berpolitik determinasi diperlukan, loyalitas diperlukan, pengorbanan diperlukan, pemberian dirinya diperlukan, prestasi diperlukan.

“Orang berpolitik itu untuk memperlihatkan determinasi perlu waktu yang lama, kalau di PDIP bahasanya christalisasi. Dengan berpolitik maka waktu itu akan dilihat, sapa yang jadi pece (lumpur), sapa yang jadi batu, sapa yang jadi pasir, sapa yang jadi kristal,” ungkapnya.

Oleh karena itu menurut SK (Steven Kandouw), untuk PDI Perjuangan dalam mengusung pasangan calon Pilkada pasti akan mengusung kader dalam kapasitas ‘kristal’.

“Adapun bagi kader yang tetap menjadi pasir ataupun sebagaimana pece, akan berpindah mencari ‘sarang baru’. Untuk itu nantinya pada tanggal 27 Juni, kami percaya rakyat Minahasa akan lebih memilih kristal yang keras dan bening, dan tidak akan memilih yang pece,” terang Kandouw.

(IsJo)




ASN Pemprov Sulut Wajib Masukan Laporan Kehadiran, Antisipasi Libur Tanpa Alasan Jelas

Manado, detiKawanua.com – Dalam apel perdana pasca libur Lebaran/Hari Raya Idul Fitri yang dipimpin Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Edwin Silangen pada Kamis (21/06) pagi, telah menyampaikan penegasan Gubernur Olly Dondokambey kepada seluruh jajaran ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkup Pemprov Sulut untuk memasukkan laporan persentase kehadiran seluruh ASN pada apel kerja perdana dan bakal ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan sampai menambah-nambah waktu libur, tanpa alasan yang jelas dan laporan kehadiran seluruh jajaran secara riil melalui SKPD masing-masing untuk ditindak lanjuti,” tegas Silangen (saat membacakan sambutan Gubernur) dihadapan ASN dan THL di lapangan kantor Gubernur.

Selain itu, Silangen juga menegaskan bahwa segenap jajaran Pemprov Sulut untuk siap kembali bekerja melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Dimana pelaksanaan apel kerja setelah cuti bersama Hari Idul Fitri 1439 Hijriah ini dapat semakin menumbuhkembangkan tali silaturahmi seluruh jajaran Pemprov Sulut. Serta memperkuat spirit bekerja dan berkarya, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara tercinta,” ungkapnya sembari mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut untuk menyukseskan sejumlah agenda strategis yang akan digelar di Sulut, seperti: pelaksanaan Harganas XXV Tahun 2018 Tingkat Nasional, dan Pilkada serentak yang dilaksanakan di 6 Kabupaten/Kota di Sulut.

(IsJo)