Pemprov Sulut Terus Dorong Peningkatan Minat Baca, Bunda Literasi : Ibu Perpustakaan Pertama Bagi Anak-anak

Sulut, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, terus berupaya menumbuhkan minat budaya baca dan pemantapan litetasi masyarakat Sulut.

Bunda Literasi Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menjelaskan, literasi memegang kunci di setiap bidang kegiatan karena dengan terbukanya wawasan setiap orang maka dapat memilih dan memilah informasi untuk diperuntukan di kehidupannya berdasarkan data dan fakta sehingga terhindar dari informasi palsu atau hoax.

“Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses informasi dan kebutuhan, pemerintah wajib memberikan pelayanan yang mampu memberikan dampak positif,” ujar Ir. Rita Maya saat membuka Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Tingkat Menengah dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat Tahun 2023 di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Manado, Senin (4/12/23).

Ditambahkannya, banyak membaca memberikan pengetahuan bagi masyarakat dan menjadi tolak ukur suatu bangsa dalam persaingan global serta meningkatkan perekonomian.

Upaya membangun kualitas Indonesia khususnya di Sulut, tutur Rita Maya, berbudaya baca dan literasi perlu dijadikan fondasi yang kokoh sebab memberikan manfaat sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Istri Gubernur Sulut ini mengimbau para bunda literasi kabupaten/kota menjadi role model dalam meningkatkan minat baca.

“Karena ibu merupakan perpustakaan pertama bagi anak-anak sehingga meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat,” imbau Rita Maya.

Rita Maya pun meminta masyarakat untuk gemar membaca dan literat, serta mengharapkan pemerintah kecamatan untuk menyediakan akses layanan literasi.

“Pak camat mudah-mudahan dapat membuat pojok membaca agar di desa ada ruang membaca,” harapnya menutup. (*)




Sosialisasi Minat dan Budaya Baca Dihadiri Bunda Literasi

Kotamobagu- Bunda Literasi Kotamobagu, Hj. Siti Fatmah Fitriana Nani Buhang, S.E, Hadiri Sosialisasi Minat dan Budaya Baca pada Satuan Pendidikan Tingkat Menengah dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat, bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (4/12/2023).

Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kotamobagu, Meiva Najoan, S.P. menjelaskan, Bunda Literasi Kota Kotamobagu, Hj. Siti Fatmah Fitriana Nani Buhang, S.E hari ini menghadiri Sosialisasi Minat dan Budaya Baca pada Satuan Pendidikan Tingkat Menengah dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat.

“Dlaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Utara, dimana kegiatan Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong terwujudnya masyarakat Sulawesi Utara yang berbudaya gemar membaca,”ungkapnya.

Di ketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Sekretaris TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, dr Kartika Devi Kandouw Tanos, MARS., para Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi dan Kabupaten / Kota para Camat dan para Ketua TP-PKK Kecamatan se – Provinsi Sulawesi Utara. (*)




Apel Kerja Bersama, Wagub Kandouw Minta ASN THL Terdepan Tangkal Gangguan Ketertiban di Sulut

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur Provinsi Sulut Steven Kandouw meminta ASN dan THL jadi corong paling depan untuk menyuarakan bahwa Sulut laboratorium kerukunan.

Hal ini ditegaskan ketika memberikan arahan di Apel Kerja Bersama ASN THL di Lingkungan Kantor Gubernur dan Perangkat Daerah di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Senin (4/12/23).

Menurut Wagub, ASN dan THL harus paling depan untuk menangkal segala upaya disintegrasi yang mengganggu ketertiban di daerah kita.

“Karena salah satu keunggulan daerah kita stabilitas politik, kerukunan dan keamanan. Kita harus jadi gadra terdepan,” ungkap Wagub.

Menghadapi Natal dan Tahan Baru, Wagub Kandouw meminta ASN menunjukan sikap yang sederhana.

“Tidak perlu jor-joran, tidak perlu indentifikasi Natal itu materialisme dan hal-hal keduniawian. Yang penting subtansinya,” imbau Kandouw.

Orang nomor dua di Provinsi Sulut tersebut meminta sikap kita tentang kesetia kawananan kita harus tinggi. Karena bahan bahan pokok sudah menanjak. “Kita suluran berkat buat keluarga kita dan orang disekelilingnya. Tingkatkan sikap diakonia kita,” pintah Kandouw.

Selai itu menghadapi pemeriksaan BPK, Wagub mengingatkan ASN mempersiapkan semua persyaratan administrasi kita dengan baik.

“Disisi lain kita kerja penyerapan anggaran kita tuntaskan, tapi kita harus sesuai dengan aturan yang ada,” kata Kandouw.

Wagub juga meminta sikap disiplin ASN dan THL ditingkatkan di segala aspek, segala tindak tanduk, mulai cara berpakaian dan tingkah laku kita.

“TPP 50 persen dalam waktu dekat akan segera akan dicairkan. Karena itu jadi berkat buat oranglain dan ati hati menggunakan keuangan harus berhikmat,” pungkasnya. (*)




PJ Wali Kota Ikuti Agenda Milad ke 111 Tahun Muhammadiyah Kotamobagu.

Pj. Wali Kota, Asripan Nani, menghadiri Milad ke – 111 Tahun Muhammadiyah dan Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Kotamobagu Periode 2022 – 2027.

Kegiatan ini dilaksanakan di Siti Barokah Convention Hall, pada Minggu, 3 Desember 2023.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota mengatakan jika Muhammadiyah dan Aisyiyah adalah mitra sejajar dengan Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Kotamobagu selama ini terus berkontribusi dalam bersama – sama bertanggung jawab, merawat, memelihara kondisi pembangunan bersama – sama dengan Pemerintah Kota Kotamobagu. oleh karenanya, Pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu menyampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya atas peran Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Kotamobagu selama ini,” kata Pj. Wali Kota.

Pemerintah Kota Kotamobagu lanjut Pj Wali Kota, sangat berharap kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan dapat terus memberikan saran, dan terus berkontribusi dalam membangun Kota Kotamobagu yang kita cintai ini.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu menyampaikan selamat atas dikukuhkan pengurus Muhammadiyah Kota Kotamobagu dan Pengurus Aisyiyah Kota Kotamobagu Periode 2022 – 2027,” pesannya.

Turut hadir, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara, Masrur Mustamat, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Utara, Nenden Herawati Suleman, Wakil Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Syarifudin. J. Mokodongan, para anggota DPRD Kota Kotamobagu, Perwakilan Forkopimda, mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Jainuddin Damopolii., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Komobagu, H. Wahyuddin Ukoli, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Komobagu, Aisyah Abdul Kadir, Ketua MUI Kota Kotamobagu, H. M. Sahran Gonibala, Asisten 1 Pemerintah Kota Kotamobagu, Nasli Paputungan, Asisten 3 Pemerintah Kota Kotamobagu, Moch. Agung Adati, para pengurus wilyah Muhammadiyah dan pengurus wilayah Aisyiyah Sulawesi Utara dan Pengurus Muhammadiyah dan Pengurus Aisyiyah Kabupaten / Kota diwilayah Bolaang Mongondow Raya. (*)




PJ Asripan Nani Kunjungi Korban Terdampak Banjir.

Kotamobagu- Pj. Wali Kota Kotamobagu, Asripan Nani, memimpin langsung proses evakuasi korban terdampak banjir yang terjadi di RT 24 Kelurahan Gogagoman, Minggu, 3 Desember 2023.

Pj Wali Kota didampingi sejumlah unsur Forkopimda dan Pimpinan OPD Pemkot Kotamobagu memantau langsung titik banjir.

“Hari ini kami bersama tim, dari DPRD, Kodim, Kepolisian dan Pemerintah Kota Kotamobagu, untuk melihat kondisi lokasi pasca banjir, dan setelah tadi kami melihat kondisi ini, kami langsung melaporkan kepada Pemerintah di Provinsi Sulawesi Utara yang menangani Sungai, dan mereka sudah memberikan respon, dan mereka akan turun langsung ke lokasi yang terdampak banjir., dan kami juga akan menangani berbagai kebutuhan mendesak warga yang terdampak bencana banjir. saya juga menghimbau kepada warga untuk tetap waspada, apalagi saat ini masih sering hujan,” ungkap Pj Wali Kota.

Kepala BPBD Kota Kotamobagu, Asriyanti mengatakan, setelah mendapatkan laporan kejadian banjir, langsung melakukan evakuasi.

“Kami langsung ke lokasi, termasuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir ke lokasi yang aman, termasuk memberikan bantuan berbagai kebutuhan warga yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Turut hadir, Wakil Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Syarifudin. J. Mokodongan, Asisten 1 Pemerintah Kota Kotamobagu, Nasli Paputungan, Asisten 2 Pemerintah Kota Kotamobagu, Adnan, Asisten 3 Pemerintah Kota Kotamobagu, Moch. Agung Adati, Kodim 1303 Bolaang Mongondow, dan Polres Kota Kotamobagu serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (*)




67 Umat Katolik Terima Sakramen Krisma, Gubernur Olly : Jadilah Terang Dunia

Sulut, detiKawanua.com – Perayaan Pesta Pelindung dan penerimaan Sakramen Krisma dalam misa ekaristi di Gereja Santo Fransiskus Xaverius Pineleng, Minggu (3/12) kemarin, turut Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey Prof DR (Hc) Olly Dondokambey.

Sedikitnya 67 umat katolik menerima Sakramen Krisma dari Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu M.S.C.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan selamat kepada umat katolik Paroki Santo Fransiskus Xaverius Pineleng.

“Momen penerimaan sakramen krisma adalah satu kekuanan roh kudus bagi umat kristiani. Dengan menerima sakramen krisma kita diberdayakan untuk menjadi saksi kristus. Jadilah terang dunia,” kata gubernur.

Sebelum menerima sakramen krisma, para calon krisma diajak untuk mengucapkan pembaharuan janji baptis. Uskup kemudian menumpangkan tangan ke atas para calon Krisma sebagai tanda pencurahan Roh Kudus dan mengurapkan minyak Krisma sebagai tanda pemberian tugas menjadi saksi iman.

Dalam kesempatan itu, Uskup Manado menyampaikan pesan masa Adven yang menitikberatkan pada pengembangan jati diri, identitas, dan martabat dalam iman Katolik.

Uskup menekankan agar umat dapat bercermin pada teladan tiga tokoh Keluarga Kudus Nazareth, yakni Yesus, Maria, dan Yosep.

“Selamat hari Minggu Adven pertama dan proficiat bagi krismawan/wati,” ungkap Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Dalam Misa Kudus itu, Uskup menitipkan 4 amanat kepada krismawan/wati, yakni SBIT (Serupa, Bangga, Integritas, Tanggung Jawab).

“Semoga semakin dipenuhi dengan Roh Kudus, hidup selaras dengan jiwa Kristus, semakin Serupa dengan Kristus,” katanya

Krismawan/wati yang semakin mantap dalam iman, kata Uskup, juga harus Bangga dengan Iman Kristiani, Iman Katolik yang telah dianugerahkan dan berani membela iman.

Selain itu, Uskup berpesan agar Krismawan/wati harus menjadi saksi kebangkitan Kristus, bukan hanya lewat kata-kata, tetapi lewat hidup, karya, dan tindak-tanduk, seperti teladan keluarga kudus Nazareth, Yesus, Maria, dan Josep (Yusuf).

Uskup kemudian mencontohkan teladan Yusuf, walau tidak ada satu kata pun yang keluar dan tercatat dalam Kitab Suci, tetapi telah melakukan hal yang luar biasa dan memiliki sejuta kesaksian. “Di masa ini juga sangat dikenal tentang sebutan Integritas. Artinya utuh atau lengkap antara apa yang dikatakan dan dilakukan,” pesan Uskup Manado.

Terakhir, Uskup Manado mengingatkan agar para Krismawan/wati lebih sadar akan Tanggung Jawab, yakni berpartisipasi dan berperan aktif dalam membangun Gereja melalui karya-karya pelayanan.

Dalam arti, peran Krismawan/wati dapat terasa bukan hanya dalam Gereja dan keluarga, tapi juga di masyarakat. Turur hadir pula, Pj Bupati Minahasa Jemmy Kumendong, para pejabat teras Pemprov Sulut dan pejabat Pemkab Minahasa. (*)




Ibadah Minggu Bersama Jemaat GMIM Kanaan, Wagub Kandouw : Jadikan Gereja Sumber Cinta Kasih

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw beribadah Minggu bersama dengan Jemaat GMIM Kanaan Kulo di Tondano Minahasa, Minggu (3/12/23).

Dalam kesempatan itu juga, Wagub Kandouw yang didampingi isteri tercinta dr Devi Kandouw Tanos memberikan dana hibah bagi rumah-rumah ibadah.

Wagub Kandouw pun mengajak jemaat untuk terus menjaga kedamaian.

“Mari torang jaga torang pe kedamaian, terus bikin torang pe gereja ini sumber cinta kasih, sumber damai sejahtera,” harapnya.

Apalah artinya lanjut Wagub, jika gereja yang bagus ini isinya tidak mengundang sukacita dan damai sejahtera.

“Tadi ibu Pendeta menyinggung tentang kegalauan sebagai jemaat menghadapi hari natal, namun menurut saya, justru bukan hal duniawinya torang lakukan tapi torang harus syukuri, apa pun kondisi kita, agar betul-betul dalam torang menyambut hari Natal ini, menjadi momentum torang untuk introspeksi, momentum untuk kontemplasi, momentum untuk torang koreksi, apakah sudah menjadi ketua jemaat yang melayani, apakah sudah menjadi Pelsus yang membawa sukacita di jemaat, apakah sudah menjadi ayah, isteri, orangtua yang baik?,” ungkap orang nomor 2 di Sulut ini.

Wagub juga meminta agar jemaat GMIM Kanaan Kulo, selalu harus selalu berikhtiar, bukan hanya sebatas simbol-sombol ke-kristenan kita, tapi yang paling penting adalah tindakan nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Banyak selamat buat Jemaat Kanaan Kulo, teruslah berbuat, teruslah menjadi berkat bagi anggota jemaat, dan bagi jemaat yang lain di sekitar,” tukas Wagub Kandouw sembari mengatakan, Atas nama Bapak Gubernur Olly Dondokambey dan atas nama Pemerintah Provinsi Sulut saya ucapkan selamat menyambut Natal Yesus Kristus 25 Desember 2023 dan Tahun Baru 1 Januari 2024. (*)




Grand Final Bintang Radio Indonesia Sisahkan 10 Peserta, Rio Dondokambey Apresiasi RRI : Berikut Pemenangnya

Sulut, detiKawanua.com – Lomba Bintang Radio Indonesia Tahun 2023 yang diprakarsai Radio Republik Indonesia (RRI) sejak Tahun 1951, yang digelar di Kota Manado, Sulut, sebagai Tuan Rumah masuk babak puncak, malam Grand Final.

Ivent yang melibatkan peserta dari seluruh Indonesia ini menyisahkan 10 Finalis dan mengambil tema ‘Seni Nerangkai Keberagaman’, diantaranya :

Peserta Putera:

1. Muhamad Redoni asal RRI Gorontalo
2 Florentino Josua asal RRI Manakowari
3. Jacky Nevo asal RRI Jakarta
4. M Dafa Adia Fernanda asal RRI Banjarmasin
5. Rafael Ratum Busaing asal RRI Manado.

Peserta Puteri:

1. Maria Puspita Dewi asal RRI Jakarta
2. Amira Yusmalia Julan asal RRI Kendari
3. Natalias asal RRI Palangkaraya
4. Rachel Sinaga asal RRI Purwokerto
5. Rosi Watiting asal RRI Kupang.

Kesempatam tersebut, Ketua Panitia Bintang Radio Nasional RRI Tahun 2023, Rio Dondokambey memberikan apresiasi dan ucapan terimakasi kepada RRI yang telah menjadikan Kota Manado, Sulut sebagai Tuan Rumah, serta kepada para peserta yang datang ke Manado dan berkonpetisi.

“120 – an peserta yang mengikuti Ivent Bintang Radio Indonesia ini, mengikuti seleksi dimasing-masing daerah, dan sampai ke Malam Grand final yang diselenggarakan di Kota Manado. Siapapun yang ikut tentunya menjadi pemenang bagi dirinya,” ujar Rio yang juga Calon Anggota DPR RI dapil Sulut, Sabtu (02/12/23) di Pohon Kasih, Kawasan Mega Mas Manado.

Ia berharap, muda-mudah siapapun yang datang ke Manado kali ini, menjadi pengalaman yang baik dan berkesan. “Kami di Sulut sangat senang, open, terbuka. Kami sangat senang jika di sulut di datangi sudarah dari daerah lain. Kita sangat senang, bahagia dapat menyabut bapak/ibu sekalian, jika ada yang kurang mohon dimaafkan,” ungkapnya, pada malam Grand Final yang dihadiri Sekprov Sulut, Steven Kepel, mewakil Gubernur Olly Dondokambey.

Sementara kepada para Peserta, Rio berharap, bakat yang dimiliki dapat di berdayakan, dapat terus ditingkat agar bermanfaat untuk bangsa dan negara.

“RRI suksea selalu, tetap menjadi ikon, tetap menjadi legenda, menjadi terdepan mengabarkan informasi. Acara ini sudah menjadi legenda melahirkan banyak bintang di indonesia,” pungkasnya.

Diakhir kompitisi Malam Grand Final, usai ke 10 peserta menampilkan kebolehannya, Dewan Juri yang terdiri dari :
Ketua Dewan Juri : Seno Emarjo, Anggota : Kalista, Laksmi Burul Suci, Ferdi Kusuma Tahir dan Muhan Julham Dani.

Ketua Dewan Juri, Seno Emarjo sebelum membacakan nama-nama para pemenang Bintang Radio Indonesia RRI Tahun 2023, mengaku dewan juri kesulitan untuk menentukan pemenang, meski begitu pemenangnya harus tetap ada. “Nilainya tipis-tips,” aku Seno yang diaminkan para Dewan Juri.

Selanjutnya, Ketua Dewan Juri membacakan surat Keputusan nomor 03/BRTN/12/23 yang memutuskan pemenang Bintang Radio Indonesia RRI Tahun 2023 yamg diselenggarakan di Kota Manado, diantaranya :

Kategori Pria :
Juara Harapan 2 – RRI Banjarmasing M. Dafa, Juara Harapan 1 – RRI Manado, Rafael Ratum Buisang.

Juara 3 – RRI Jakarta, Jacky Nevo.
Juara 2 – RRI Gorontalo, Ridoni Jafar
Juara 1 – Florentino Jusua – RRI Manokwari

Ketegori Wanita :
Juara Harapan 2 : RRI Kupang, Rosi Watiting
Juara Harapan 1 : RRI Palangkaraya, Natalias

Juara 3 : RRI Purwokerto, Rachel Sinaga
Juara 2 : RRI Kendari, Amira Yusmalia Julan.
Juara 1 : RRI Jakarta, Gloria Puspita Dewi Sinaga.

Sementara itu, Direktur Utama LPU LPP RRI, Yonas Markus memyampaikan, Bintang Radio Indonesia yang diselenggarakan RRI merupakan ajang bernyanyi bagi kelompok muda-mudi, “Lomba ini sudah diselenggarakan sejak Tahun 1951. Digelar setiap Tahun. Penyelengggaran Bintang Radio RRI dilakukan secara berjenjang, dengan mengutus tiap daerah 3 peserta,” katanya seraya mengatakan lomba yamg digelar di Kota Manado sudah dilaksanakan sejak tanggal 27 November di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut.

“Terimakasi kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Jajaran Pemerintah Provinsi Sulut yang telah mendukung Bintang Radio Indonesia RRI tahun 2023, sehingga terlaksana dan berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Kepada Para Pemenang, Ia mengingatkan untuk tetap rendah hati dan terus meningkatkan talentannya, “Selamat, tetaplah rendah hati atas preatasi yang di raih,” tandasnya.




Gubernur Wakil Pemerintah Pusat Harusnya di Taati, Liando Sebut Beda Parpol Bukan Alasan Hilangkan Fungsi Koordinasi

Sulut, detiKawanua.com – Salah satu konsekwensi dari negara kesatuan sebagai mana yang dianut Indonesia adalah memposisikan Jabatan Gubernur bukan hanya sebagai kepala daerah akan tetapi juga sebagai wakil pemerintah pusat yang ditempatkan di daerah. Sangat berbeda dengan bentuk negara federal yang hanya memposisikan gubernur sebagai kepala pemerintahan di masing-masing negara bagian.

Hal itu dikatakan Dosen Ilmu Politik
FISIP Unsrat Ferry Daud Liando usai menjadi pembicara pada Rapat Kerja PDIP Sulut, Jumat 1 Desember 2023 di Hotel Yama Tondano.

Kegiatan itu di hadiri oleh Gubernur Sulut Prof Dr Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Silangen serta Bupati/Walikota dan anggota-anggota DPRD Sulut, DPRD Kabupaten/Kota dari kader PDIP.

Menurutnya, fungsi Gubernur sebagai pemerintah pusat adalah menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia, memastikan kebijakan di daerah tidak bertentangan dengan visi negara serta mengkoordinasikan kebijakan pemerintah pusat yang dilaksanakan di daerah.

“Untuk ketiga tugas tersebut, Gubernur mendapatkan tugas dekonsentrasi atau ditribusi kewenangan. Dalam kewenangan tertentu Gubernur bertindak atas nama presiden atau menteri. Posisi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat menjalankan fungsi pengawasan, pembinaan dan koordinasi pemerintahan yang ada di wilayahnya,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, jika ada kebijakan di tingkat Kabupaten/Kota yang menyimpang dari kebijakan negara, menyipang dari kepentingan umum atau berpotensi adanya gangguan keamanan, maka wajib bagi gubernur untuk mencegah, mengoreksi ataupun membatalkannya. Selama ini banyak pemerintah kabupaten/kota yang tidak mengikuti ketentuan ini.

“Banyak kebijakan yang tidak sejalan dengan rencana pembangunan nasional atau koordinasi kebijakan yang langsung berhubungan dengan pemerintah pusat tanap koordinasi dengan pejabat yang merupakan perangkat gubernur sebagai wakil pusat di daerah,” terang dia.

“Perbedaan latar belakang partai politik antar kepala daerah tidak harus menghilangkan mekanisme koordinasi, kontrol dan kolabarasi bersama antar tingkatan pemerintahan di daerah dalam mewujudkan masyarakat Sulut adil dan sejahtera,” tandasnya. (*)




Hadiri Ibadah Perayaan Natal GBI SulutGo, Gubernur OD Ingatkan Hikmat Tuhan Untuk Sulut

Sulut, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Prof Dr (HC) Olly Dondokambey menghadiri Ibadah Perayaan Natal Yesus Kristus Badan Pengurus Daerah GBI Sulut dan Gorontalo di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Sabtu (2/12/23).

Gubernur menyampaikan melalui momen ibadah raya kali ini dapat membawa damai.

“Momentum yang tercipta ini menjadi sarana yang tepat, untuk semakin memantapkan kualitas kebersamaan jelang hari kelahiran Yesus Kristus,” ucapnya.

Dalam memperingati hari kelahiran Tuhan Yesus Kristus, Gubernur Olly bersyukur ruang – ruang pemerintah dipakai perayaan gereja- gereja yang ada di Sulawesi Utara.

“Ini selalu membawa kebahagiaan bagi Pemerintah,” sebutnya

Perayaan Natal erat kaitan dengan sukacita dan pembaharuan. Mengingat akan nilai kesederhanaan, cinta kasih dan kedamaian sebagai makna Natal.

Gubernur bercerita pada saat orang majus dipanggil Herodes, karena mendengar ada bayi Yesus. Para orang majus pun mencarinya.

“Begitu didapati, ternyata ada udang dibalik batu demi kepentingan Herodes sendiri. Sebaliknya orang majus pun mendapatkan hikmat. Jadi hikmat Tuhan sangat besar bagi kita,” ujar Gubernur.

Gubernur juga meyakini adanya hikmat Tuhan diberikan bagi rakyat Sulawesi Utara, dan selalu menjujung tinggi nilai Torang Samua Basudara.

“Banyak hamba Tuhan berdoa untuk Sulawesi Utara demi keamanan dan kedamaian,” ucapnya.

Di satu sisi, Gubernur menyebutkan gereja harus menyuarakan sikap politik, jika tidak itu berbahaya. “Gereja memang tidak boleh berpolitik, namun sikap politik Gereja harus selalu ada,” imbuhnya.

Dijelaskan lagi bahwa kebijakan pemerintah adalah kebijakan politik, karena setiap pemerintah itu didukung partai politik.

“Partai politik dalam menjalankan ideologinya harus merebut kekuasaan. Jadi jika ideologi tidak sama dengan hikmat Tuhan bagi kita ini berdampak negatif dalam tatanan hidup masyarakat,” jelas gubernur.

Oleh sebab itu, gubernur menyampaikan dalam memasuki Natal dan Tahun Baru untuk memiliki harapan-harapan yang bagus.

“Sebuah harapan yang bisa berkenan bagi Tuhan yang Maha Kuasa,” pungkasnya. (*)