Sejumlah Fasilitas Umum Terdampak Bencana, Pemkot Bitung Kerja Cepat Lakukan Pemulihan

Bitung, detiKawanua.com – Kerja cepat ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, yang sigap mengatasi sejumlah fasilitas umum, khususnya jalan, yang tertutup akibat bencana alam yang terjadi beberapa hari lalu.

Setidaknya ada tiga akses jalan yang tertutup longsor dan tergenang air, dan kini sudah bisa dilalui kendaraan.

Kabid Layanan Informasi, Hubungan Masyarakat dan Persandian pada Dinas Kominfo Bitung Wolter Ferdy Pangalila berujar, tiga akses jalan tersebut yakni akses ke Batuputih, akses jalan Pintukota – Baturiri, dan akses jalan tol exit Pelabuhan Bitung.

“Kalau akses ke Batuputih sudah selesai dibuka per jam 1 malam,” ujar Ferdy, Jumat (12/4/2024) pagi.

Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri MM pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja sama membuka akses jalan tersebut.

“Terimakasih teman-teman petarung tanggap darurat atas kerja ‘malendong’, yang sudah bekerja keras sehingga akses-akses jalan yang putus bisa dibersihkan dan dinormalisasi,” ucap Walikota melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Bitung, Albert Sergius.

“Termasuk terima kasih kepads PT MSM/TTN untuj akses jalan ke Batuputih yang sudah dinormalisasi,” sambung Albert. (*)




Silaturahmi Saat Lebaran, Ny. Rita dan Rio Dondokambey Akrab Bersama Megawati Soekarno Putri

Sulut, detiKawanua.com – Ketua Umum (Ketum) DPP PDI-Perjuangan Hj Prof DR (Hc) Megawati Soekarnoputri menggelar open house Lebaran pertama di Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta, Rabu (10/04/2024).

Istri dari Bendahara Umum (Bendum) DPP PDI-Perjuangan Prof DR (Hc) Olly Dondokambey SE, yakni Ir Rita Maya Tamuntuan melakukan silaturahmi Lebaran pertama dengan bertemu langsung Ketum Megawati.

Bersama putra sulung yang juga politisi muda Sulut Rio Dondokambey BS, Ibu Rita tampak akrab dengan Ketum Megawati.

Mengenakan kebaya berwarna krem hitam dan rambut disanggul, Ketua TP PKK Sulut itu terlihat anggun.

Rio Dondokambey dengan kemeja batik lengan panjang dominan coklat serta celana panjang hitam terlihat begitu elegan.

“Selamat meraih kemenangan, selamat hari raya Lebaran bagi umat Muslim, mohon maaf lahir batin,” ucap ibu Rita.

Dari foto yang diterima wartawan media ini, tampak tak terlihat Bendum Olly Dondokambey mendampingi Ibu Rita dan Rio saat bertemu Ketum Megawati.

Namun menurut informasi yang di dapatkan, Olly yang juga Gubernur Sulut itu juga hadir pada open house di kediaman Megawati.

Momen open house Lebaran pertama di rumah Ketum Megawati ini juga menjadi ajang silahturahmi politik pasca Pilpres dan Pileg 2024.

Terbukti dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional, diantaranya Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, sejumlah menteri kabinet Presiden Joko Widodo hingga petinggi Tim Kerja Nasional (TKN) Capres-Cawapres Prabowo-Gibran. (*)




Warga Minut Terdampak Bencana Alam, Rio and Friends Turunkan Bala Bantuan

Minut, detiKawanua.com – Rio Dondokambey and friends gerak cepat membantu masyarakat korban bencana alam banjir dan longsor pada sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (9/4).

Kabupaten Minut menjadi daerah terdampak banjir dan longsor sejak Ahad, 7 April 2024. Bencana alam mulai melanda sejak pukul 07:40 WITA pada Ahad tersebut. Penyebabnya adalah hujan dengan intensitas tinggi, terutama di Kecamatan Likupang Selatan, Likupang Timur, Likupang Barat dan Wori.

Bantuan berupa Bantuan berupa mie instan, telur, minuman dan handuk. Tim Rio and Friend turun di Desa Paslaten, Kampung Ambong dan Sarawet.

Hal ini wujud perhatian bersama untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kita bersama dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah banjir. Mudah-mudahan ini bisa membantu dan bermanfaat,” tutur Rio Dondokambey.

Sebelumnya bantuan yang sama diturunkan Rio and Friends di Pulau Lembeh, Kota Bitung yang juga dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor. (*)




Wagub Kandouw : Idul Fitri, Moment Memperbesar Keimanan dan Ketaqwaan

Sulut, detiKawanua.com – Idul Fitri menjadi momentum untuk berkaca diri. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs. Steven Kandouw saat memberikan sambutan pada acara Shalat Idul Fitri 1445 H di Lapangan Tikala, Kota Manado, Rabu (10/04/24)

“Momentum Idul Fitri memberikan kesempatan kepada kita untuk berkontemplasi atau berkaca diri dengan semua keberadaan kita sebagai pribadi-pribadi, keluarga, suami, istri dan anak-anak maupun sebagai masyarakat, sebagai rakyat Manado, rakyat Sulut dan rakyat Indonesia,” kata Wagub Kandouw

Wagub juga berharap, Idul Fitri juga menjadi momentum semakin memperbesar iman dan taqwa sekaligus diberikan kesempatan untuk merefleksikan kembali semua capaian selama ini.

“Momentum Idul Fitri juga akan semakin mempertebal sikap kebangsaan kita, semakin menyadari bahwa kita semua adalah satu Sulawesi Utara,” katanya.

Wakil Gubernur Sulut keenam tersebut menyebutkan, tanpa umat Islam provinsi ujung utara Sulawesi tersebut tidak ada, begitu juga dengan umat yang lain, semua saling membutuhkan.

Wagub berharap, tahun ini warga diberikan kesehatan prima serta mampu melaksanakan semua usaha, diberikan kekuatan apabila sementara mencari pekerjaan serta dibukakan jalan bagi anak-anak yang sementara menuntut ilmu.

“Kita semua berharap tahun ini pasti lebih baik dari tahun kemarin. Tahun ini kita semua akan lebih baik apalagi untuk tahun depan,” kata Wagub.

Wagub berharap warga terus optimis, berpikir positif walaupun persaingan akan semakin ketat di waktu mendatang.
Walaupun rasanya ada-ada saja hambatan dalam kehidupan sehari-hari, tetaplah yakin dan percaya apabila tekun berdoa, terus mengandalkan Allah, orang bilang dimana ada usaha di situ ada jalan, ujarnya.

“Semoga hari ini kita merayakan kemenangan yang betul kemenangan jasmaniah, lahiriah, kita menang hari ini,” tandas Kandouw.




Pj Walikota Jadi Khatib Idul Fitri 1445 Hijriah di Kotamobagu.

Kotamobagu- Penjabat WaliKota Dr. Drs. Hi. Asripan Nani., M.Si, Khatib Idul Fitri 1445 Hijriah di Kota Kotamobagu, bertempat di Alun – alun Boki Hontinimbang – Kotamobagu, Rabu (10/4/2024).

Pada kesempatan tersebut, yang menjadi Imam Shalat Idul Fitri adalah Chendra Makakalag, S.Pd.I, dan Pj. Wali Kota Kotamobagu, Dr. Drs. Hi. Asripan Nani., M.Si yang menjadi Khatib menyampaikan Khotbah dengan judul Pesan Perdamaian Pasca Ramadhan.

“Pagi hari ini kita berada dalam hari besar Islam, hari perayaan kesucian jiwa, hari pembebasan dari segala bentuk kejumudan, hari di mana kita kembali berbuka puasa, yaitu hari Idul Fitri. Kita patut bersyukur atas segala nikmat karunia dari-Nya, nikmat Iman dan Islam, karena kita telah dapat menjalankan rangkaian ibadah Puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan,”ujarnya.

Asripan mengatakan, Takbir, Tahmid dan Tahlil telah bergema di seluruh pelosok jagad raya alam ini, sejak mentari terbenam di akhir Ramadhan kemarin sampai dengan pagi hari ini, Sebagai wujud totalitas kepasrahan diri dan ungkapan kesadaran yang utuh dari seorang hamba kepada Sang Khalik, bahwa kita manusia tidak punya kekuatan apapun kecuali hanya atas izin dan perkenanan – nya.

“Selanjutnya Ibadah Puasa yang kita lakukan, selain untuk mengasah kesholehan ritual kita secara vertikal, ibadah puasa juga mengirim pesan-pesan kemanusiaan secara horizontal kepada sesama manusia,” lugasnya.

“Kita asah kesholehan sosial kita berbagi Ifthor memberi makan orang berpuasa, mengeluarkan zakat mal dan zakat fitrah, bersedekah kepada orang yang membutuhkan, dan aktifitas sosial lainnya, Sehingga manfaat Puasa, mestinya tidak hanya dirasakan oleh orang berpuasa, tetapi juga oleh orang lain di sekitarnya,”terangnya.

Lanjutnya, Idul Fitri bagi umat Islam di Indonesia saat ini menjadi istimewa, Sebab ia datang bertepatan dengan momentum Tahun politik, pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan para anggota legislatif di semua tingkatan, dan menjelang proses Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak.

Dimana kondisi ini membuat kita sekalian terpolarisasi, terbelah menjadi dua bagian atau dua kubu saling berhadapan, maka Idul Fitri penuh berkah ini, seperti nya sengaja datang, tidak lama setelah Pemilu agar menjadi media atau fasilitator untuk mendamaikan kelompok yang sempat saling membenci, menghina hingga berkonflik karena perbedaan pilihan politik.

“Di Momentum Idul Fitri ini, sudah seharusnya tidak ada lagi pernyataan-pernyataan yang dapat merendahkan nilai martabat kemuliaan kita sebagai manusia, tapi semestinya yang kita hadirkan dalam pergaulan keseharian kita, adalah nilai rasa Saling menghormati, menghargai, mengasihi, berkirim pesan atau langsung meminta maaf bisa menjadi pilihan untuk mencairkan suasana,” jelasnya.

“Kini Pemilu dan bulan Ramadhan telah berlalu, kita telah memasuki suasana perayaan Idul Fitri, namun satu hal yang tidak boleh hilang adalah Spirit puasa Ramadhan itu sendiri,” ujarnya.

“Sehingga bulan Syawal harus menjadi rangkaian ibadah berkelanjutan dari Ramadhan, baik dalam kesholehan Ritual juga kesholehan sosial-nya, Sebab kata Syawal itu sendiri artinya Peningkatan, konsep nilai Inilah yang harus mengisi dinamika kehidupan kita di sebelas bulan ke depan,” tandasnya.

Turut hadir dalam sholat idul Fitri, Kapolres Kotamobagu, AKBP. Dasveri Abdi, S.I.K., Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, Hj. Siti Fatmah Fitriana Nani Buhang, S,E.

Hadir juga Ketua Bhayangkari Kotamobagu Ny. Ivona Dasveri, Ketua MUI Kotamobagu Hi. Sahran Gonibala, Lc., para Asisten, pimpinan OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Kota Kotamobagu.

“Di Momentum Idul Fitri ini, sudah seharusnya tidak ada lagi pernyataan-pernyataan yang dapat merendahkan nilai martabat kemuliaan kita sebagai manusia, tapi semestinya yang kita hadirkan dalam pergaulan keseharian kita, adalah nilai rasa Saling menghormati, menghargai, mengasihi, berkirim pesan atau langsung meminta maaf bisa menjadi pilihan untuk mencairkan suasana,” jelasnya.

“Kini Pemilu dan bulan Ramadhan telah berlalu, kita telah memasuki suasana perayaan Idul Fitri, namun satu hal yang tidak boleh hilang adalah Spirit puasa Ramadhan itu sendiri,” ujarnya.

“Sehingga bulan Syawal harus menjadi rangkaian ibadah berkelanjutan dari Ramadhan, baik dalam kesholehan Ritual juga kesholehan sosial-nya, Sebab kata Syawal itu sendiri artinya Peningkatan, konsep nilai Inilah yang harus mengisi dinamika kehidupan kita di sebelas bulan ke depan,” tandasnya.

Turut hadir dalam sholat idul Fitri, Kapolres Kotamobagu, AKBP. Dasveri Abdi, S.I.K., Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, Hj. Siti Fatmah Fitriana Nani Buhang, S,E.

Hadir juga Ketua Bhayangkari Kotamobagu Ny. Ivona Dasveri, Ketua MUI Kotamobagu Hi. Sahran Gonibala, Lc., para Asisten, pimpinan OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Kota Kotamobagu. (*)




E2L Bakal Digugat di PTUN, Ini Penyebabnya

Foto Istimewa.

Talaud, detiKawanua.com – Memiliki pemimpin bidang kesehatan nyatanya tak membuat tenaga kesehatan di Talaud sejahtera. Sejumlah polemik hingga penundaan pembayaran gaji berujung pada mutasi.

Mutasi pun dilakukan Pemkab Talaud di bawah kepemimpiman dr Elly Engelbert Lasut dilakukan tak sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni.

Informasi yang diterima, empat tenaga kesehatan dipindahkan ke Puskesmas Miangas. Satu di antaranya merupakan seorang anestesi yang harusnya ditempatatkan di kamar oprasi.

Yang paling ironis, yakni seorang tenaga kesehatan yang saat ini dimutasikan di Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Talaud. Surat yang petikan Bupati Nomor 307 tahun 2023 menunjuk Yunita Dina Panlilan S.Kep.Ns beredar di media sosial.

Dalam petikan yang ditetapkan Bupati Elly Engelbert Lasut dan ditandatangani Sekretaris Daerah Dr Yohanis Kamagi tertanggal 29 Desember 2023, menetapkan Yunita Dina Panlilan S.Kep.Ns sebagai Fungsional Umum di Satuan Polisi Pamong Praja dari Fungsional Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Menanggapi mutasi yang ditujukan kepadanya, Yunita Dina Panlilan mengatakan telah menyurat secara resmi ke Bupati Kepulauan Talaud selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

”SK terhitung tanggal 29 desember 2023. Saya terima SK 7 Februari 2024 setelah selesai melaksanakan target kinerja. Saya langsung sampaikan SK ke kadis melalui WA dan menyampaikan ke Kabid selaku atasan langsung untuk upaya keberatan, karena sesuai PP 79 tahun 2021 saya punya hak untuk keberatan,” tutur dia.

Sebelum upaya keberatan, ia mengaku masih menyelesaiakan tugas tambahan terkait dokumen-dokumen pertanggungjawaban yang akan disampaikan ke BPK.

“Jadi tgl 19 Februari 2024, saya lakukan upaya itu dengan menyurat secara resmi ke Bupati Kepulauan Talaud. Sesuai aturan upaya ini 14-21 hari kerja harus ditanggapi oleh pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini bupati. Jika tidak, saya punya hak untuk gugat ke PTUN,” sebut dia.

“Jadi setelah libur ini, saya ajukan gugatan tersebut, dokumen semua sudah siap tinggal tunggu buka kantor,” ujar dia.

Ia mengaku kecewa karena tenaga kesehatan sebagai garda gerdepan saat pandemi covid-19 yang berjuang mati-matian, namum saat menuntut haknya, justru mendapat sanksi mutasi. Padahal dirinya dan rekan-rekannya tidak pernah menerima surat teguran atau diperiksa terkait pelanggaran disiplin. Jadi mutasi ini dianggap murni karena sakit hati pimpinan terkait demo menuntut gaji.

“Kami yang berjuang awal-awal covid-19 yang hanya mantel hujan karena belum ada APD yang standar,” pungkasnya.

Sekedar menginatkan, merasa tidak dihargai Pemkab Talaud di bawah pimpinan Bupati Elly Lasut, waktu itu mereka menuntut gaji yang belum terbayarkan selama dua bulan.

Malangnya, unjuk rasa berujung mutasi sejumlah nakes ASN. Tak hanya, Yunita Dina Panlilan, Sovian Ambalau A.Md.Kep. juga menjadi yang terdepan saat membela para ‘pahlawan bangsa’. Ia saat ini dimutasi dalam di Puskesmas Miangas.

Sovian Ambalau yang sebelumnya bertugas sebagai Asisten Penata Anestesi pada unit organisasi bersifat khusus RSUD Kabupaten Kepulaun Talaud, ditempatkan sebagai Asisten Penata Anestesi pada Puskesmas Miangas.

“Diterima 21 Februari, tapi mulai bulan maret saya jalani SK mutasi,” kata Sovian Ambalau belum lama ini.

Meski berada di pulau perbatasan dan jauh dari keluarga, Sovian Ambalau mengaku siap menjalankan tugas sesuai sumpah dan janji Aparatur Sipil Negara.

“Sebagai ASN saya siap menjalankan mutasi sesuai sumpah dan janji ASN. Tapi pemerintah daerah juga harus tahu menempatkan posisi karena saya tenaga anestesi harusnya tempat kerja saya di kamar oprasi. Tenaga anestesi mau kerja apa di puskesmas? Kan aneh,” ujar dia.

Sejauh ini, ia mengaku tak tahu apa alasan lain mengapa dirinya dimutasi ke Puskesmas Miangas. Menurutnya, Bupati Elly Lasut pada safari natal sebelumnya juga sudah menegaskan tidak ada mutasi. Namun buktinya, ada 5 orang nakes kena mutasi.

“Mungkin karena saya pimpim demo nakes waktu itu. Pokonya pasca demo saya langsung dimutasi, tidak tahu alasan lainnya. Kalau karena itu saya dimutasi, tentu saya kecewa waktu demo nakes, kami menuntut hak gaji sebagai ASN, kenapa harus dimutasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan  Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Talaud Dr Imen D.J  Manapode, SPd.M.Pd membenarkan mutasi dijatuhkan sebagai sanksi terhadap demonstrasi.

“Sebagai ASN menuntut sesuatu tidak harus demo apalagi pimpinan demo dan sebagai ASN tetap setia berkarya ditempat dimana dibutuhkan,” tandasnya. (***)




Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbiran di Manado, Wagub Kandouw : Wujud Dari Panggilan dan Implementasi Iman

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw melepas peserta Pawai Takbiran 1445 Hijriah di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (9/4/2024) malam.

Ketua PHBI Provinsi Sulut, Syahrul Poli, dalam laporan kegiatan mengatakan pawai tahun ini diikuti delapan mobil khias, juga 300 kendaraan roda empat dan 900 kendaraan roda dua, dengan memperebutkan Trophy dari Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey.

“Ini adalah trophy terakhir Pak Gubernur. Oleh karena itu, malam hari ini trophy ini akan diserahkan kepada Pak Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Steven Kandouw untuk dilanjutkan di tahun-tahun yang akan datang,” ujar Poli.

Wagub Steven Kandouw mengatakan pawai takbiran merupakan kemenangan terhadap hawa nafsu dan hal duniawi lainnya.

“Seluruh peserta takbiran pasti tahu persis substansi malam takbiran. Bukan untuk gagah-gagahan, bukan untuk melakukan hal anarkis, tapi wujud bagian dari panggilan iman, implememtasi iman,” tukas Kandouw.

“Saya mewakili Bapak Gubernur, mewakili Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Utara selamat menyambut Idul Fitri kepasa seluruh umat Muslim di Sulawesi Utara,” tandasnya.

Wagub Steven kemudian melepas secara simbolis peserta pawai takbiran mulai dari Kantor Gubernur Sulut dan akan finish di depan Masjid Besar Miftahul Jannah Boulevard Manado.

Turut hadir, Wakapolda Sulut dan jajaran Formopimda lainnya, Kakanwil Kemenag Sulut, Ketua MUI Sulut, Sekdaprov Sulut dan pejabat tinggi pratama Pemprov, Wakil Walikota Manado dan undangan lainnya.




Kotamobagu Ramadhan Fest 2024 Resmi Ditutup Pj Walikota.

Kotamobagu- Penjabat WaliKota Kotamobagu, Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si., Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, bertempat di Jalan Ahmad Yani – Kotamobagu, Selasa (9/4/2024).

Pada kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota Kotamobagu yang didampingi Kapolres Kotamobagu, AKBP. Dasveri Abdi, S.I.K menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan Pengamanan Malam Takbir dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Pj WaliKota menyampaikan, saya memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Bapak Kapolres Kotamobagu dan Bapak Dandim 1303 Bolaang Mongondow, yang telah menyiapkan pasukan dalam rangka pengamanan menjelang Malam Takbir sebentar malam, dan perayaan Idul Fitri besok hari, serta kepada Instansi terkait, baik itu Instansi Vertikal maupun Organisasi Perangkat Daerah Kota Kotamobagu yang mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan sore hari ini.

“Kita semua menyadari bahwa kondisi yang kondusif di sebuah daerah, termasuk Kota Kotamobagu adalah Pertanggungjawaban, Persembahan kita kepada Bangsa dan Negara dalam rangka menjamin kondusifitas di wilayah Hukum Kota Kotamobagu. Tanggung Jawab itu dapat diimplementasikan melalui kesiapan kita semua pada pelaksanaan Apel sore hari ini. ini adalah tugas dan pengabdian kita bagi Bangsa dan Negara,”ujarnya.

“Walaupun kita melihat kondisi keamanan di Kota Kotamobagu Alhamdulillah kondusif, namun sebagai aparat kita semua harus selalu waspada dan selalu mempersiapkan diri sejak dini, untuk mengindentifikasi terhadap persoalan yang nanti mungkin bisa muncul, sehingga Apel Kesiapan Pengamanan pada sore hari ini, adalah wujud kesiapan kita semua untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan. Selamat bekerja, selamat bertugas,”ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebit, Perwakilan Forkopimda, para perwakilan Instansi Vertikal, sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu serta para peserta Apel Kesiapan Pengamanan dari TNI, Polri dan Instansi teknis. (*)




Parmafi Sukses Gelar Festival Lomba Musik Sahur Boulevard Manado Ramadan 1445 Hijriah

Manado, detikawanua.com – Momen akhir Ramadan di Kota Manado, ditandai dengan gelaran Festival Lomba Musik Sahur Seasson Empat antar remaja masjid yang digelar oleh Perhimpunan Pemuda Remaja Masjid Firdaus (Parmafi) Boulevard pada Selasa, (8/4).

“Alhamdulillah kembali ditahun ini 1445 Hijriah kami dari Pemuda remaja masjid Firdaus (Parmafi) dengan bangga mempersembahkan Boulevard Ramadan Fest untuk Seasson empat,” ucap Inisiator Lomba Sahur Vicky Sky, Senin malam, (8/4/2024).

Sehari terakhir bulan suci Ramadan, event acara tahunan ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan juga ajang mempererat silaturahmi antar remaja masjid se-Kota Manado menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah dan tahun kali ini merupakan tahun ke- 4 penyelenggaraan festival.

“Tujuan kami melakukan event seperti ini adalah mempererat lagi tali silaturahmi dari seluruh teman-teman pemuda remaja muslim yang ada di Kota Manado, dan kami mohon dukungan semuanya untuk selalu mensupport acara ini terimakasih untuk semua sponsor- sponsor dan donatur yang sudah begitu luar biasa pemuda dan remaja Masjid Firdaus ditahun ini,” paparnya.

Event yang digagas Parmafi ini sebelum Ramadan dilaksanakan selama dua hari tanggal 7-8 April 2024, yang menarik perhatian tidak hanya umat Muslim, tetapi juga sebagian besar warga, yang ikut menyaksikan acara tersebut di jalan raya Pierre Tendean Boulevard Manado.

“Yang membuat beda setiap tahunnya keunik-unikan yang sering terjadi di atas panggung begitu banyak peserta yang selalu antusias setiap tahunnya luar biasa memberikan suguhan – suguhan yang terbaik dari seluruh remaja masjid se- kota Manado dan selain lomba musik sahur,” terangnya.

Sebelumnya acara dibuka dengan iftor (buka puasa) bersama anak yatim piatu dan kaum dhuafa oleh remaja Masjid Firdaus pada hari Ahad, (7/4).

“Tahun ini di tanggal 7 april 2024 kita juga menggelar acara yang luar biasa yaitu buka puasa anak yatim dan juga kaum dhuafa yang diselenggarakan oleh adik-adik remaja Masjid Firdaus Boulevard Manado,” sambungnya.

Peserta lomba musik sahur memperebutkan piala bergilir dan trophy tetap. Dimana terdapat 11 peserta dari 15 peserta yang mendaftar, dan hanya enam peserta yang lolos ke grand final. Para Juri Lomba musik sahur Boulevard 1445 H ini yaitu Kief Taufik, Ozzy Fauzih, Yudistira Nusrin, Rangga Meru Ardianto.

Juri menilai peserta lomba mulai dari permainan musik, alunan suara, performa dan keserasian penyanyi. Aksi panggung pemain tam – tam dan pianika ikut menjadi penghargaan baru dalam event tersebut.

Vicky Sky mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme peserta setiap tahunnya dan berharap agar acara ini dapat memperkuat silaturahmi tidak hanya di Kota Manado, tetapi juga di seluruh Sulawesi Utara.

“Harapan ke depan event festival lomba musik sahur ini bisa memperkuat silaturahmi antar pemuda remaja masjid tidak hanya di Manado tapi bisa digelar se-Sulawesi Utara.” ucapnya.

Pemenang dari juara satu hingga harapan tiga mewakili keberhasilan remaja masjid mereka masing-masing.

“Kegiatan lomba sahur yang ketiga kami ikuti dari pemuda remaja masjid Almuhajirin Singkil Dua, kegiatan ini bisa menjalin silaturahim antar pemuda remaja masjid di Kota Manado. Harapannya kegiatan seperti ini ada terus sampai ke depan nanti bukan hanya se-Kota Manado tapi se-Sulawesi Utara.” ujar Idris salah satu Peserta dari Remaja Masjid Al Muhajirin Singkil Dua, Senin malam (8/4).

Berikut Juara Festival Lomba Musik Sahur Boulevard Parmafi Boulevard Manado :

Juara 1. Nurul jihad ketang baru
Juara 2. Al Falah Sindulang
Juara 3. At Thoric Reborn
Juara 4. Al Muhajirin Singkil Dua
Juara 5. Uswatun Hasanah Banjer
Juara 6. Rema Alam Mahakam

b.A




Peduli Warga Terdampak Bencana, Wagub Kandouw Langsung Action Bawa Bantuan

Sulut, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) tergerak memberikan bantuan kepada warga korban bencana alam di Kota Bitung.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs. Steven Kandouw bersama jajaran menuju Kota Bitung tepatnya di Kecamatan Lembeh Utara untuk memberikan bantuan di GMIM Lembeh Garden Mawali, Kecamatan Lembeh Utara pada Senin (8/04/2024).

Dihadapan warga Kelurahan Mawali yang merupakan korban banjir, Wakil Gubernur menyampaikan Pemerintah hadir memberikan suport kepada warga setempat.

“Pemprov perihatin dengan kejadian bencana alam ini. Oleh karena itu, Pemerintah hadir di tengah warga korban bencana alam,” kata Wagub Steven Kandouw.

Sebelumnya Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM memberikan laporan terkait data korban dan wilayah terdampak bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang yang melanda kota Bitung.

“Setelah diguyur hujan sejak Sabtu 6 April 2024 hingga Minggu 7 April 2024, beberapa wilayah di kota Bitung mengalami bencana,” terang Mantiri.

Pemkot Bitung memberikan data warga terdampak yakni di Kecamatan Matuari 325 kk, Kecamatan Aertembaga 360 kk, Kecamatan Lembut 315 kk, Kecamatan Lesat 236 kk, Kecamatan Ranowulu 139 kk, Kecamatan Girian 339 kk, Kecamatan Madidir 311 kk, Kecamatan Maesa 864 kk + 1 masjid dan kantor lurah 1. Total sementara 2.889 kk.

“Bantuan yang diberikan hari ini meliputi bahan makanan, makanan bayi, kasur, pakaian bersih, peralatan mandi, dll,” tutur Mantiri.

Kementrian Sosial Republik Indonesia juga turut serta dalam rombongan untuk menyerahkan bantuan.

Informasi saat ini beberapa ruas jalan di jalur lingkar pulau Lembeh tengah diperbaiki.

Pemerintah Kota Bitung tengah berupaya agar secepatnya perbaikan jalan yang tertimbun Tanah longsor dapat dilalui kembali.

Hadir jajaran Pemprov Sulut bersama Wagub Sulut ialah Sekdaprov Sulut, Sekdis Sosial Provinsi Sulut.

Hadir pula Perwakilan Kemensos, Sekdakot Bitung, KPD Pemkot Bitung, BKSAUA Kota Bitung, dan Camat Lembeh Utara.