88 Persen, Pekan Depan Paket Pekerjaan Jembatan Kopandakan Satu Selesai.

Kotamobagu- Progres paket pekerjaan jembatan penyeberangan Sungai Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) sentuh 88 persen pengerjaan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kotamobagu Claudy Mokodongan melalui Kabid Bina Marga, Haris Momintan, Sabtu (19/10/2024).

“Sesuai data survei per tanggal 14 Oktober, progres pekerjaan jembatan ini sudah di angka 88,01 persen. Pekerjaan ini akan diupayakan selesai tepat waktu,” ujar Haris.

Adapun kata Haris, anggaran proyek peningkatan infrastruktur yang dikerjakan CV.Miracle tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2024 sebesar Rp 199.429.495 juta rupiah.

”Selain waktu, kualitas pekerjaan harus diperhatikan karena ini sarana penghubung yang penting bagi masyarakat. Intinya wajib mengikuti apa yang sudah disepakati bersama lewat kontrak kerja,” harapnya. (*)




SKDT Pilihan Tepat Bawa Sulut Semakin Maju, Simak Alasanya

Sulut, detiKawanua.com – Arus dukungan terhadap Pasangan Calon (Paslon) Steven Kandouw dan Denny Tuejeh (SK-DT) sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada serentak 2024 khusunya di Sulawesi Utara (Sulut) meningkat, disisa waktu kurang lebih 40 hari mendekati hari “H” pemilihan 27 November mendatang.

Aroma kemenangan Paslon yang diusung partai berlambang kepala banteng moncong putih ini pun terasa semakin dekat oleh para pendukung dan simpatisan.

Semangat perjuangan dalam memenangkan Paslon SKDT datang dari segala penjuru di wilayah Provinsi Sulut.

Bentuk opitmisme untuk memenangkan paslon berjargon “BERKAT” (Bersama Kandouw Tuejeh) ini juga datang dari wilayah Timur Totabuan atau lebih di kenal Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Meidy Lensun, dalam pernyataannya mengajak masyarakat Boltim secara khusus dan Sulut secara umum untuk mendukung Paslon SK-DT.

Ia meyakini, SK-DT adalah pilihan tepat untuk keberlangsungan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Sulut. Bahkan, elektabilitas keduanya bukan hal asing dikhalayak ramai.

Ketokohan Paslon SK-DT tak hanya sekadar dikenal secara umum masyarakat Sulut, melainkan keduanya memiliki pengalaman sebagai pejabat negara yang nyaris tak ada persoalan.

“Senang sekali bisa menyapa warga Boltim secara khusus dan warga Provinsi Sulut secara umum. Hari ini, saya mengambil kesempatan menyampaikan beberapa hal terkait Pilkada yang kurang lebih tinggal 40 hari ke depan,” kata Lensun dalam pernyataan dukungannya melalui unggahan video.

“Beberapa hal yang perlu saya sampaikan, sebagian besar sudah mengenal Bapak Steven Kandouw dan Bapak Denny Tuejeh. Kita semua lebih akrab dengan kedua tokoh Sulut yang kita cintai ini. Pak Steven Kandouw adalah Politisi senior yang sangat banyak berpengalaman dalam pemerintahan. Beliau pernah menjadi Ketua DPRD Provinsi Sulut dan kemudian dua periode menjadi Wakil Gubernur berpasangan dengan Pak Olly Dondokambey,” sebutnya.

“Dan Bapak Denny Tuejeh adalah seorang Purnawirawan TNI berpangkat Letnan Jendral. Jabatan, terakhir di Sulut beliau adalah Pangdam XIII Merdeka dari tahun 2021 sampai tahun 2023. Kemudian, sebelum pensiun memegang jabatan sebagai Irjen TNI AD (Inspektur Jendral Angkatan Darat)” sambung Lensun.

Lanjutnya, dari sini bisa dilihat bahwa kedua calon adalah orang Sulut asli dan sangat dikenal, karena dua-duanya pernah diberikan amanah oleh Negara untuk memimpin Sulut.

“Pak Steven Kandouw selama dua periode bersama Olly Dondokambey nyaris tidak ada persoalan. Beliau mampu memposisikan diri sesuai perintah undang-undang sebagai pejabat Negara, sebagai wakil gubernur yang baik di Sulut. Itu terbukti, kurang lebih 8 tahun mendampingi pak Olly, mengerjakan tugas-tugas dari pemerintah pusat maupun yang diamanahkan oleh Negara, maupun juga gubernur, bisa dilaksanakan dengan baik,” beber Lensun.

Oleh karena itu, di kepemimpinan OD-SK (Olly Dondokambey-Steven Kandouw) begitu banyak program yang datang di Sulut.

“Kita melihat pembangunan yang begitu masif, jalan, jembatan, bandara, waduk, rumah sakit dan begitu banyak program yang luar biasa di masa OD-SK, yang tentu di dalamnya ada bapak Steven Kandouw,” cetusnya, seraya menjabarkan sosok Denny Tuejeh.

“Demikian juga dengan pak Denny Tuejeh, seorang jendral bintang tiga yang baik, berpengalaman dan rendah hati. Kita ketahui bersama bahwa, hanya segilintir putra Sulut yang mampu mencapai Jendral bintang tiga. Capaian itu membuktikan ketokohan yang Luar biasa dan tanpa persoalan dalam berkarir,” ungkapnya.

Lensun mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam menentukan calon pemimpin, dan harus mengenal rekam jejak dari calon pemimpin. Karena, lima tahun ke depan ini penuh dengan tantangan.

“Jika salah memilih, kita akan mundur lagi, star dari nol lagi. Kurang lebih hampir 10 tahun di masa kepemimpinan OD-SK, Sulut ada di gerbang Asia Pasifik, banyak pembangunan yang dilanjutkan. Nah SK-DT akan melanjutkan itu,” tegasnya.

Ia pun mengajak agar masyarakat Sulut mampu menyampaikan kepada tetangga, keluarga, bahkan handai tolan, bahwa tanggal 27 November itu adalah sejarah untuk menentukan pemimpin yang diinginkan dan membawa kemajuan bagi Sulut.

“Tidak ada manusia sempurna, semua penuh kekurangan dan punya kelebihan. Tapi, dari semua parameter, sebagai seorang pemimpin yang baik, SK-DT jauh lebih baik dari calon- calon yang lain. Karena itu, jangan salah memilih, mari sama-sama ke TPS. Kita dukung keberlangsungan pembangunan Sulut untuk menjadi daerah yang maju, masyarakat yang sejahtera bersama Pak Drs. Steven Kandouw dan Letjen Denny Tuejeh,” cetus Lensun. **




Pelantikan 115 Insinyur Profesional, Gubernur Olly Ajak Terus Berikan Kontribusi Untuk Sulut

Sulut, detiKawanua.com – Gubernur Sulut Prof Dr (HC) Olly Dondokambey melalui Kadis Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sulut, Ir Alexander Watimena ST.MT memberikan apreasiasi kepada 115 Insinyur Profesional.

“Ini sangat baik. Namum pelantikan ini kata Gubernur bukan hanya sekedar gelar akademik saja, tetapi ini merupakan amanah untuk menerapkan atau merealisasikan profesionalitasnya demi keselamatan banyak orang. Jadi Insinyur Profesional penting bagi masyarakat,” kata Gubernur Olly pada Pelantikan 115 Insinyur Profesional di Hotel Luwansa Manado, Jumat (18/10/2024).

Pelantikan 115 Insinyur baru dari Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) dilakukan Unsrat Manado dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktavian Berty Sompie  M.Eng.IPU. Asean.Eng hadir selaku Ketua PII Sulut dan Wakil Ketua PII Pusat Laksamana TNI ( Purn) Dr Ir Eden Gunawan MM.IPU. Asean Eng Kadis Perkimtan Ir Alexander Watimena ST.MT Mewakili Gubernur dan Direktur Pasca Sarjana Unsrat Prof Dr Ir Markus Lasut M.Sc serta Ketua Panitia Ir Syalom Korompis.

Bahkan  Gubernur mengatakan insinyur adalah pilar inovasi untuk menghadirkan solusi permasalahan baik perubahan iklim, tekanan ekonomi, dampak global karena ketidak pastian. Insinyur harus belajar  apalagi direvolusi industri  4.0 menjadi kunci penting.

Dikatakan  dengan teknologi AI diharapkan Insinyur mampu meresponsnya dengan baik sehinga AI menjadi solusi yang pemanfaatannya harus bijak memenuhi etika kemanusiaan dan keberlanjutan kareba AI bukan penganti manusia.

Gubernur berharap para Insinyur jangan berhenti berusaha sebagai agen perubahan  yang akan membawa Sulawesi Utara maju kedepan. Para Insinyur juga diharapkan berikan kontribusi kepada bangsa dan  negara dan daerah.

Sementara itu Wakil Ketua PII Pusat Laksamana ( Purn) Dr Ir Eden Gunawan mengatakan banga karena Sulut termasuk urutan tiga diseluruh Provinsi yang menghasilkan Insinyur Profesional.” Saya banga karena Sulut sangat banyak Insinyur” kata Eden.

Ia juga banga karena ada kerjasama dan bersinergi pentahelix antara Unsrat, Pemerintah dan dunia usaha serta media dan Civil Society. Ini sangat baik. PII Pusat minta para Insinyur baru harus  berikan masukan, analisa yang tajam dan tetap profesional dan akuntabel dan harus berpihak kepada banyak orang.

Kepada wartawan Eden Gunawan berharap semua Insinyur terus tingkatkan kualitas dalam dalam tugas.

Menjawab yang lain Eden Gunawan mengatakan, dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia termasuk di Ibu Kota Nusantara ( IKN) banyak melibatkan insinyur kita. Kita banga dan bisa juga sampai keluar negeri karena kita sudah diakui Internasional Insiyur kita.Kita tidak kalah dengan Insinyur luar negeri.

Sebelumnya Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktavian Sompie berharap para insinyur  harus berperan penting dalam membangun dan memajukan negara dan daerah karena insinyur adalah  sosok yang bertangungjawab terhadap infrastruktur, industri , penata ruang dan wilayah  lingkungan dan juga  menciptakan transportasi serta konektifitas.

Ketua Panitia Pelaksana Ir Syalom Korompis SP M.Sc menyatakan syukur acara pelantikan sudah selesai dan berjalan lancar. Syalom Korompis yang juga sebagai Kepala Dinas Penaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu ( PM- PTSP) Sulut menambahkan, para insinyur 115 orang ini ada tujuh angkatan yang dilantik hinga saat ini sudah ada sekitar 571 orang . Dari data yang ada saat ini di Indonesia ada sekitar 2.670 Insinyur per satu juta penduduk Indonesia. Di Vietnam 9.000 Insinyur per satu juta penduduk dan Korsel 25.000 insinyur per satu juta penduduk.

Turut memberikan sambutan Direktur Pasca Sarjana Unsrat Prof Dr Ir Markus Lasut M.Si yang intinya para Insinyur Profesional yang lulus dari Pasca Sarjana Unsrat  berkualitas fan berkopenten dari berbagai bidang Insinyur dati Perikanan, Teknik dan Insiyur lainnya. Hadir juga ratutan Mahasiswa dan pejabat lainnya.

Ir Fentje Karundeng S ST .MT kepada Sulutnews.com menyatakan vanga bisa dilantik. ” Saya akan kerja profesional” kata Karundeng yang juga sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas PUPR Sulut Wilayah 1 Minahasa Raya dan Manado Bitung. (Advetorial Diskominfo Sulut).




Pemdes Pontodon Timur Serahkan Bantuan Benih dan Pakan Ikan.

Kotamobagu- Pemerintah desa (Pemdes) Pontodon Timur, menyalurkan bantuan benih dan pakan ikan kepada masyarakat di desa setempat.

Bantuan diserahkan langsung Kepala desa (Kades) Imelda Pasambuna di kantor Desa Pontodon Timur, Jumat (18/10) pekan lalu.

Imelda menyebutkan, bantuan bibit dan pakan ikan yang bersumber dari anggota dana desa ini diserahkan kepada 35 orang penerima.

“Total penerima bantuan sebanyak 35 orang. Per orangnya menerima masing-masing 500 ekor benih ikan ditambah 30 kilogram pakannya,” ujar Imelda.

Lanjutnya, pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Semoga dengan adanya bantuan benih ikan ini, bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama peningkatan produksi budidaya ikan sehingga memacu peningkatan perekonomian masyarakat,” imbuhnya. (*)




Terus Dipacu, Proyek Drainase Jalan Pande Bulan Tunjukan Peningkatan Progres.

Kotamobagu- Jelang akhir tahun anggaran, sejumlah paket pekerjaaan fisik yang dianggarkan Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) terus dipacu.

Salah satunya pekerjaan pembangunan drainase jalan Pande Bulan yang menghubungkan Kelurahan Gogagoman dan Mongkonai yang saat ini tengah berjalan.

Menurut Kepala Dinas PUPR Kotamobagu Claudy Mokodongan melalui Kabid Cipta Karya Yeyen Yambo, paket yang dikerjakan CV Khalif Jaya dengan panjang keseluruhan 1.910 meter sudah menunjukkan progres.

“Sampai hari ini realisasi pekerjaannya sudah di angka 12,67 persen,” kata Yeyen kepada media, Jumat (18/10).

Lanjutnya, paket pekerjaan dengan nilai kontrak Rp 2.285.000.000 tersebut ditargetkan selesai pada 31 Desember 2024 mendatang.

“Semoga pekerjaannya selesai tepat waktu dan tentu harus  dibarengi kualitas sebagaimana kontrak yang menjadi kesepakatan bersama antara Dinas PUPR Kotamobagu dengan pihak kontraktor,” pungkasnya. (*)




Libatkan Kemenpan RB dan Akademisi, Pemkot Kotamobagu Evaluasi SPBE.

Kotamobagu- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta., dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholder, mengikuti Interview penilaian evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Sekda Kotamobagu tersebut, dipimpin langsung Sekda Sofyan., yang dihadiri oleh Tim Evaluator dari KemenPAN-RB, dan dari kalangan Akademisi. Jumat, 18 Oktober 2024.

Menurut Sofyan Mokoginta., kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus penilaian sejauh mana komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dalam menerapkan pelayanan publik berbasis elektronik atau SPBE.

“Evalusi ini untuk mengetahui sejauh mana menerapkan pola perencanaan SPBE. Selanjutnya kita akan berkolaborasi antar OPD dan Stakeholder untuk penerapan SPBE. Selain itu, juga untuk mengetahui bagaimana keseriusan pemerintah dalam mengevaluasi dan menindaklanjuti, serta mencari solusi agar ke depan penerapan SPBE berjalan efektif dan efisien,” ujar Sofyan Mokoginta yang juga Ketua Tim Evaluasi.

Dikatakan Sofyan, penyelenggaraan SPBE yang disuport dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bisa berjalan dengan efisien dan efektif demi kepentingan masyarakat.

“Diharapkan kedepan SPBE Pemkot Kotamobagu yang didukung Teknik Informasi dan Komunikasi yang baik dapat membantu meningkatkan penyelenggaraan pembangunan serta pelayanan publik di Kotamobagu,” pungkas Sofyan. (*)




Tahapan Debat Publik Paslon Wali-Wawali Resmi Digelar KPU Manado, Kaparang : Uji Tarung Visi Misi Untuk Kemajuan

Manado, detiKawanua.com – Tahapan Debat Publik Pertama Empat Pasangan Calon (Paslon) WaliKota dan Wakil WaliKota Manado pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Kota Manado, resmi digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Jumat (18/10/2024) malam pukul 19.00 Wita.

Ketua KPU Kota Manado, Ferley Kaparang menegaskan, Debat Pasangan Calon WaliKota dan Wakil WaliKota ini merupakan momentum penting bagi Pasangan Calon untuk uji tarung gagasan dan ide untuk membangun Kota Manado kedepannya.

“Tentunya debat Pasangan Calon yang dilaksanakan guna memberikan pencerahan lewat visi misi bagi masyarakat Kota Manado oleh Pasangan Calon WaliKota dan Wakil WaliKota yang bisa berdampak baik,” ungkap Kaparang membuka Depat Publik Pertama Pasangan Calon di Manado Convention Centre (MCC) Sario, Manado.

Lewat penyampaian Visi Misi dalam ujing tarung ini keempat Pasangan Calon WaliKota dan Wakil WaliKota Manado, lanjut Kaparang, bisa membuka wawasan bagi Masyarakat Kota Manado.

“Lewat debat publik ini kita mendapat hal-hal yang baik dari Pasangan Calon, yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Manado,” ujarnya.

“Lewat tahapan yang tersisa ini, kita harapkan semua tahapan bisa berjalan dengan lancar, yang tentunya dalam deban pertama ini kita bisa evaluasi pada debat kedua maupun ketiga,” tambahnya.

Diakhir sambutanya, Kaparang mengungkapkan selamat bertarung dalam gagasan dan ide, kiranya Visi Misi yang terbaik dapat disatukan untuk kemajuan Kota Manado kedepannya.

Empat Paslon WaliKota dan Wakil WaliKota Manado pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Manado diantaranya, Pasangan Nomor Urut Satu diusung PDI Perjuangan Andrew Aangouw-Richart Sualang, Paslon Nomor Urut dua diusung Gerindra dan PAN, Benny Parasan-Bobi Daud, Paslon Nomor Urut Tiga Imba-Ivan diusung Partai Golkar dan Paslon Nomor Urut Empat Audi Karamoi-Lucky Datau.




Ikuti Lomba Baca Mazmur, Steven Kandouw : Wujudkan Dedikasi Spiritual di Tengah Kontestasi Politik

Sulut, detiKawanua.com – Penatua (Pnt) Steven Kandouw, yang dikenal sebagai calon Gubernur Sulawesi Utara dari PDI Perjuangan dengan nomor urut 3, kembali menunjukkan komitmennya kepada nilai-nilai spiritual dan gereja. Di tengah kesibukannya dalam mengikuti kontestasi Pilkada Sulut, Pnt Steven menyempatkan diri untuk turut serta dalam Lomba Baca Mazmur seri B, yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-62 Pria Kaum Bapak (PKB) Sinode GMIM di Jemaat Karunia Sea.

Dalam lomba yang diikuti oleh berbagai jemaat, Pnt Steven Kandouw mewakili Jemaat GMIM Bukit Moria Rike. Ia tampil penuh khidmat saat membaca Mazmur Pasal 107 ayat 1-9, memperlihatkan kepiawaiannya dalam memahami dan menghayati kitab suci. Sebelum memulai bacaannya, Steven Kandouw menundukkan kepala dan memberi hormat kepada juri dan para peserta, sebuah gestur yang menandakan rasa hormatnya terhadap seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam pembacaan Mazmur, Pnt Steven menyampaikan bagian kitab yang berbicara tentang kasih setia Tuhan dalam membebaskan umat-Nya dari berbagai penderitaan. Mazmur Pasal 107 ayat 1-9 menekankan pengakuan akan kebaikan Tuhan, yang selalu mendengar seruan umat-Nya dan mengulurkan tangan-Nya untuk menyelamatkan mereka dari kesesakan.

Pembacaan yang dilakukan dengan penuh penghayatan oleh Steven Kandouw mengundang perhatian para peserta dan juri. Meski berada dalam dinamika politik yang intens, kandouw tetap menampilkan sisi spiritualitasnya yang kuat. Ia memperlihatkan bahwa, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan sebagai calon gubernur, dedikasinya terhadap Tuhan dan gereja tetap menjadi prioritas utama.

Langkah Pnt Steven Kandouw untuk turut serta dalam lomba baca Mazmur di tengah kesibukan kampanye politiknya mendapat apresiasi dari banyak pihak. Sikapnya yang konsisten dalam menjalankan tugas-tugas gerejawi menjadi bukti nyata bahwa politik tidak menghalangi dirinya untuk tetap berakar pada nilai-nilai rohani.

“Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat iman dan memperlihatkan bahwa di dalam Tuhan, kita menemukan kekuatan dan kebijaksanaan, baik dalam kehidupan pribadi, gerejawi, maupun dalam pelayanan publik,” ujar salah satu jemaat yang hadir.

Bagi Steven Kandouw, partisipasinya dalam kegiatan keagamaan ini bukanlah hal baru. Sebagai seorang penatua yang aktif di jemaatnya, ia kerap terlibat dalam berbagai kegiatan pelayanan. Bahkan, di tengah sorotan politik yang kerap melekat padanya sebagai calon gubernur, Kandouw menunjukkan keseimbangan antara kehidupan spiritual dan pengabdiannya kepada masyarakat Sulawesi Utara.

Selain menunjukkan dedikasi spiritual, Steven Kandouw juga dikenal sebagai figur yang selalu menekankan pentingnya toleransi dan kedamaian antar umat beragama di Sulawesi Utara. Dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam kampanyenya sebagai calon gubernur, ia kerap mengajak masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan kebersamaan, yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Sulut.

Partisipasinya dalam lomba baca Mazmur kali ini, menurut banyak pihak, merupakan perwujudan dari komitmennya untuk senantiasa membawa pesan-pesan perdamaian dan persatuan melalui berbagai platform, baik itu politik maupun keagamaan.

Dengan HUT ke-62 PKB Sinode GMIM sebagai momentum, Pnt Steven Kandouw tidak hanya memperlihatkan kedalaman spiritualnya, tetapi juga menggugah semangat komunitas gereja untuk terus aktif dalam bersaksi, bersekutu, dan melayani, sesuai dengan Tri Tugas Panggilan Gereja.

Sebagai figur yang dikenal berintegritas, keikutsertaannya dalam lomba ini kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin yang tidak hanya cakap dalam memimpin, tetapi juga teguh dalam iman, menjadi contoh bagi masyarakat Sulut yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. **




Steven Kandouw Hadiri Opening Ceremony FSPG 2024 di Kawangkoan : Wujudkan Tri Tugas Panggilan Gereja Melalui Seni

Sulut, detiKawanua.com – Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) nomor urut 3 dari PDI Perjuangan, Drs Steven Kandouw, menghadiri pembukaan Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) Sinode GMIM 2024 yang digelar di Kawangkoan, Kabupaten Minahasa.

Acara ini menjadi salah satu perhelatan penting bagi kaum muda Gereja Masehi Injili di Minahasa, di mana seni dijadikan sebagai medium untuk mempererat persatuan dan melayani sesama melalui ajaran gereja.

Dalam pidatonya, Steven Kandouw menegaskan pentingnya FSPG sebagai wadah untuk mengimplementasikan Tri Tugas Panggilan Gereja, yakni Marturia (bersaksi), Koinonia (bersekutu), dan Diakonia (melayani). Menurut Kandouw, seni memiliki peran vital dalam mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam ketiga tugas tersebut.

“Festival Seni Pemuda Gereja ini adalah sarana yang sangat tepat untuk kita semua, khususnya para pemuda, melakukan panggilan kita sebagai umat yang percaya. Marturia, Koinonia, dan Diakonia harus diwujudkan tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga dalam bentuk karya seni. Ini menjadi bukti nyata bahwa kita mendukung hakekat Gereja yang kudus dan terus berkomitmen untuk melayani dan memuji Tuhan dalam setiap aspek kehidupan,” ungkap Steven dalam wawancaranya di sela-sela acara pembukaan.

Lebih lanjut, Kandouw menekankan pentingnya seni sebagai salah satu aspek yang dapat menilai peradaban suatu bangsa. Menurutnya, seni bukan sekadar ekspresi estetika, melainkan juga sebuah instrumen yang memperlihatkan kemajuan spiritual dan budaya manusia.

“Seni adalah salah satu indikator peradaban suatu bangsa. Ketika kita berseni, kita tidak hanya meningkatkan nilai budaya, tetapi juga peradaban spiritual kita. Additional dari Marturia, Koinonia, dan Diakonia, adalah bahwa manusia dinilai dari peradabannya, dan salah satu parameternya adalah seni. Berbahagialah kita semua yang memuji Tuhan dan yang terlibat dalam Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) Sinode GMIM tahun ini,” tambahnya.

Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Sinode GMIM sebagai wadah kreativitas dan apresiasi seni para pemuda gereja. Tahun ini, acara tersebut menarik ribuan peserta dari berbagai jemaat di Sulawesi Utara, yang berkompetisi dalam berbagai cabang seni seperti vokal grup, tari tradisional, musik rohani, hingga drama.

Acara yang berlangsung meriah tersebut juga menjadi momentum penting dalam membangun semangat kebersamaan di kalangan pemuda gereja, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Kandouw menekankan bahwa pemuda gereja memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan gereja sekaligus membangun masa depan yang lebih baik melalui karya seni yang bersifat rohani.

Kandouw, yang dikenal dekat dengan berbagai komunitas gereja, menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif para pemuda dalam menjaga semangat pelayanan. “Saya sangat bangga melihat antusiasme yang luar biasa dari para pemuda GMIM. Kalian semua adalah pilar masa depan gereja dan daerah ini. Melalui seni, kalian telah memperlihatkan bahwa nilai-nilai Marturia, Koinonia, dan Diakonia dapat hidup dalam bentuk yang lebih nyata dan relevan dengan zaman,” tegasnya.

Tidak hanya fokus pada aspek spiritual, Steven Kandouw juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi, di bawah kepemimpinannya bersama Alfred Denny Tuejeh (SK-ADT), akan terus mendukung program-program pengembangan seni dan budaya di Sulawesi Utara. Menurut Kandouw, seni dan budaya merupakan warisan penting yang perlu dilestarikan dan dikembangkan, khususnya melalui inisiatif-inisiatif seperti FSPG ini.

“Sebagai pemerintah, kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang mengangkat seni dan budaya lokal. Kegiatan seperti FSPG tidak hanya penting untuk mempererat persatuan pemuda gereja, tetapi juga sebagai sarana melestarikan budaya daerah dan mengangkat nama Sulut di kancah nasional dan internasional,” tutupnya.

Festival Seni Pemuda Gereja ini menjadi bukti nyata bahwa seni, keimanan, dan peradaban dapat bersatu dalam harmoni, memperkaya kehidupan rohani dan budaya masyarakat Sulut. **




Pemkot Kotamobagu Gelar Evaluasi SPBE 2024 untuk Tingkatkan Pelayanan Publik.

Kotamobagu- Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, bersama jajaran pemerintah dan tim evaluator menggelar interview penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2024, Jumat (18/10/2024). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kerja Sekda dan dihadiri oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tim evaluator dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), bekerja sama dengan akademisi dari universitas terkemuka.

Sofyan Mokoginta menekankan bahwa evaluasi ini sangat penting dalam menilai efektivitas implementasi SPBE dalam meningkatkan mutu pelayanan publik.

“Kami melakukan evaluasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga implementasi dan pemantauan. Kolaborasi antara OPD dan stakeholder sangat diperlukan agar program SPBE dapat berjalan maksimal. Kami juga serius memetakan tantangan dan mencari solusi untuk memastikan sistem ini terus berkembang dengan baik,” jelas Sofyan.

Lebih lanjut, ia berharap hasil evaluasi kali ini membawa dampak positif bagi peningkatan nilai dan kinerja SPBE di Kotamobagu.

“Evaluasi ini diharapkan memperkuat pencapaian dari tahun sebelumnya. Yang terpenting adalah memastikan SPBE dapat berjalan efektif dan efisien untuk mendukung pembangunan kota. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) harus dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat,” ujar Sofyan. (*)