Buka Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Pariwisata Sektor Selam, Ini Pesan Sekprov Kepel

Sulut, detiKawanua.com – Gubernur Sulut Prof DR (HC) Olly Dondokambey melalui Sekprov Steve Kepel membuka kegiatan fasilitasi sumber data manusia pariwisata sektor selam didampingi Plh Kadisparda Doli Korengkeng, Rabu (06/10/24).

Dikatakan Kepel, pelaksanaan kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi
Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata
Sektor Selam patut diapresiasi jajaran Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang sudah menginisiasi dan memfasilitasi pertemuan yang bernilai penting ini.

Lanjut Kepel, Sulawesi Utara dianugerahi kekayaan alam bawah laut yang luar biasa, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Keindahan terumbu karang, keanekaragaman hayati laut, serta kejernihan air yang luar biasa membuat daerah kita dikenal sebagai salah satu destinasi selam terbaik di dunia. Potensi ini
harus terus kita kelola dan kembangkan agar mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam semata. Sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang profesional dan berkualitas sangat berperan dalam menciptakan pengalaman yang aman, berkesan, dan bernilai bagi setiap wisatawan,” tandas Kepel seraya menambahkan SDM pariwisata ini mencakup berbagai sektor, termasuk salah satu sektor yang sangat penting di Sulawesi Utara, yakni sektor selam.

Menurutnya, dalam industri.pariwisata selam, kita memerlukan pemandu dan
instruktur yang memiliki kompetensi tinggi dan dapat diandalkan, agar wisatawan dapat merasakan pengalaman bawah laut yang aman dan berkualitas.

“Karena itu, kebutuhan akan SDM pariwisata
sektor selam di Sulawesi Utara menjadi semakin mendesak. Kita membutuhkan penyelam-penyelam yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi
juga wawasan yang luas dan pengetahuan mendalam tentang ekosistem bawah laut yang ada di daerah kita. Dengan begitu, mereka dapat berperan sebagai pemandu yang profesional dan dapat memberikan
informasi yang edukatif kepada wisatawan, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan laut kita,” tuturnya.

Sekprov berharapa melalui kegiatan sertifikasi kompetensi ini, kita
bersama memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, untuk mengembangkan dan meningkatkan.wawasan serta pengetahuan para penyelam, khususnya bagi mereka yang masih pemula. Hal ini.penting agar mereka dapat memahami standar.keamanan dan teknik penyelaman yang benar sebelum terjun langsung sebagai pemandu wisata.

Kedua,  dapat mewujudkan para penyelam profesional yang dapat menjadi pemandu wisata bawah laut yang handal dan berkualitas. Dengan adanya pemandu yang
kompeten, wisatawan akan merasa lebih aman dan nyaman, sehingga pengalaman mereka di Sulawesi Utara akan semakin berkesan. Profesionalisme para penyelam juga menjadi cerminan dari kualitas pariwisata kita.

“Point ketiga, saya mengajak seluruh peserta
kegiatan ini untuk mengikuti uji kompetensi selam yang dilakukan berdasarkan tingkat kemampuan.masing-masing. Uji kompetensi ini penting sebagai tolak ukur kemampuan dan kualifikasi para penyelam, sehingga kita dapat memastikan bahwa mereka benar-benar siap untuk menjadi duta pariwisata.bawah laut yang profesional. Saya berharap, dengan.adanya sertifikasi ini, para penyelam kita memiliki.standar kompetensi yang jelas, diakui, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tukasnya.

Hadir jajaran Disparda.Sulut Kabid Roy Saroinsong, Kabid Ody Mewengkang, Kasie Joice Wagiu. ***




Torehkan Prestasi Bidang Kepegawaian, Pemprov Sulut Terima Penghargaan

Sulut, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menorehkan prestasi dari aspek kepegawaian. Bertempat di Novotel Convention Center Manado, penyerahan penghargaan diterima oleh Kepala BKD Prov. Sulut Dr. Jemmy S. Kumendong, M.Si.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Pemprov Sulut dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis data, serta meningkatkan layanan publik secara efektif dan efisien.

Dalam sambutannya Direktur Teknologi Informasi Kedeputian Informasi Kepegawaian BKN, Ibu Heni Sri Wahyuni, S. Kom, M.T.I menyampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan besar disparitas data, BKD/BKPSDM yang berada di wilayah kerja BKN Regional XI Manado mampu merangkul seluruh perangkat daerah dan memastikan bahwa setiap proses verifikasi dan validasi data dilakukan dengan teliti. Dengan pencapaian ini, Pemprov Sulut berhasil mengurangi ketidaksesuaian data yang selama ini sering menjadi hambatan dalam pelaksanaan kebijakan publik yang tepat sasaran.

Dalam pernyataannya, Kumendong menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang turut mendukung proses ini.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara dalammelakukan transformasi digital guna mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Akurasi data sangat penting untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” ujarnya.

Pemberian penghargaan ini merupakan wujud apresiasi BKN kepada Pemprov Sulut atas atensi
dan upaya utk menyelesaikan permasalahan disparitas data ASN. Adapun jumlah disparitas data yg dituntaskan adalah sejumlah 10.180 data.

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Infrastruktur Teknologi Informasi Heni Sri Wahyuni, S. Kom, M.T.I dan didampingi oleh Kepala Kantor Regional XI Manado Dr. Ahmad Syauki SH MH.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang baik, perencanaan yang matang, serta komitmen kuat, disparitas data yang selama ini menjadi kendala bisa diatasi.

Pemprov Sulut terus berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan pelayanan publik yang berlandaskan data dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. ***




Alihkan Dukungan ke SKDT, Ketua Relawan E2L Kecamatan Tomohon Utara : Figur Pemersatu

Dok : Istimewa.

Minahasa, detiKawanua.com – Ketua Relawan E2L Kecamatan Tomohon Utara, Audi Polandos, secara resmi mengalihkan dukungannya kepada pasangan Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh (SKDT).

Dukungan itu dibuktikan dalam pertemuan bersama sejumlah relawan E2L Kecamatan Tomohon Utara lainnya dengan Calon Wakil Gubernur Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh (ADT), yang berlangsung di D’88 Resort Tataaran, pada Rabu (6/11/2024).

Polandos menyatakan alasan di balik keputusan tersebut adalah karena figur ADT yang dikenal sebagai sosok pemersatu dengan karakter positif dan kerendahan hati yang menonjol.

“Kami mengalihkan dukungan kepada SKDT, untuk alasan bahwa Figur ADT merupakan figur pemersatu dan memiliki karakter positif, serta rendah hati sehingga layak untuk memimpin Sulut,” bebernya.

Lanjut dia, ADT memiliki karakter pemimpin yang mampu merangkul semua pihak, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta membawa visi yang diharapkan mampu memajukan Sulawesi Utara.

“Kami rasa pentingnya dukungan terhadap pemimpin yang memiliki integritas dan komitmen untuk bekerja bagi masyarakat secara inklusif,” tukasnya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah relawan dan pendukung yang memberikan sambutan hangat terhadap keputusan ini, menandakan momentum baru dalam dinamika politik di Sulawesi Utara. ***




RSUD Kotamobagu Raih Peringkat 1 Kategori Baik BPKP Sulut.

Kotamobagu- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai peringkat 1 dalam kategori “Baik” dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Utara (Sulut).

Penghargaan ini diserahkan secara resmi oleh perwakilan BPKP Sulut, Bambang Ari Setiono kepada Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sofyan Mokoginta didampingi Direktur RSUD Kotamobagu, Fernando M. Mongkau, di Perumsa PDAM Manado, Rabu (6/11/2024).

Direktur RSUD Fernando Mongkau menjelaskan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas upaya RSUD Kotamobagu dalam mengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) secara profesional dan akuntabel.

“Penghargaan peringkat 1 ini merupakan hasil dari penilaian yang dilakukan BPKP Sulut terhadap berbagai aspek pengelolaan BLUD di RSUD Kotamobagu, mencakup manajemen keuangan, pelaporan transparan, hingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat,”ujarnya.

Fernando mengatakan, penghargaan ini tidak hanya menunjukkan keunggulan RSUD Kotamobagu dalam memenuhi standar pengelolaan BLUD, tetapi juga menjadi bukti nyata dari komitmen mereka untuk selalu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kotamobagu dan sekitarnya.

Sebagai rumah sakit yang berstatus BLUD, RSUD Kotamobagu memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

“Dengan status ini, RSUD diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya dan memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat, dan Peringkat 1 kategori baik ini membuktikan bahwa RSUD Kotamobagu telah mampu menjalankan tanggung jawab tersebut dengan baik,” tuturnya.

“Pengelolaan yang baik ini mencakup penggunaan anggaran secara efektif dan efisien, pemenuhan laporan keuangan yang akurat, serta penerapan prinsip tata kelola yang baik. Semua ini tidak lepas dari dedikasi seluruh tim di RSUD Kotamobagu yang berupaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan sesuai standar dan regulasi yang berlaku,” terangnya.

Lanjutnya, salah satu penilaian penting dalam penghargaan ini adalah aspek transparansi dan akuntabilitas RSUD Kotamobagu dalam mengelola keuangan BLUD. Transparansi ini terlihat dari keterbukaan rumah sakit dalam menyampaikan laporan keuangan dan kinerja secara berkala.

Laporan yang disusun berdasarkan standar akuntansi pemerintah ini memberikan gambaran yang jelas bagi masyarakat maupun pihak pengawas terkait bagaimana anggaran digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional rumah sakit.

Di sisi lain, aspek akuntabilitas tercermin dari sistem pengawasan internal yang diterapkan oleh RSUD Kotamobagu.

Dengan adanya pengawasan yang ketat, setiap proses pelayanan hingga penggunaan anggaran bisa terpantau dengan baik, sehingga segala potensi penyimpangan bisa dihindari. Hal ini menjadikan RSUD Kotamobagu sebagai rumah sakit yang bisa dipercaya oleh masyarakat.

“Selain pengelolaan keuangan, penghargaan ini juga didasarkan pada kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD Kotamobagu,” ujarnya.

“Sebagai rumah sakit rujukan di Kotamobagu, RSUD memiliki peran penting dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat, mulai dari pelayanan rawat inap, rawat jalan, hingga layanan gawat darurat. Kualitas pelayanan yang baik di RSUD Kotamobagu bukan hanya soal fasilitas yang memadai, tetapi juga sumber daya manusia yang terlatih dan berkompeten di bidangnya,” jelasnya.

RSUD Kotamobagu terus berusaha meningkatkan kualitas layanan melalui berbagai pelatihan bagi tenaga kesehatan, serta peningkatan fasilitas medis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Komitmen ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien yang membutuhkan layanan kesehatan di RSUD Kotamobagu,” tandasnya. (*)




Pemkot Kotamobagu, TNI Polri Bersama Bawaslu Tertibkan Sejumlah APK yang Melanggar.

Kotamobagu- Menindaki peraturan perundang-undangan terkait Pemilu, Pemerintah Kota Kotamobagu, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), mendampingi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam pelaksanaan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), yang berlangsung Selasa, dan Rabu, November 2024 di sejumlah titik yang berada di wilayah Kotamobagu.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Kesbangpol Sitti Rafiqah Bora mengatakan, penertiban APK yang dilaksanakan oleh Bawaslu adalah untuk menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat.

“Kami Bawaslu dan Satpol-PP menertibkan APK yang tidak sesuai dengan titik yang ditentukan, atau tidak sesuai peraturan pilkada dan Perda. Terutama yang ada di median – median jalan, itu membahayakan pengendara sehingga APK sudah harus ditertibkan,” ucap Rafiqa Bora.

Penertiban itu, lanjut Rafiqa, pihaknya hanya sebatas mendampingi Bawaslu sebagai pengawas Pemilu yang berkompeten dalam penertiban APK.

“Kami Kesbangpol, Dinas Perhubungan, Satpol-PP mendampingi bersama – sama TNI dan Polri dalam penertiban APK di beberapa titik wilayah Kotamobagu,” jelasnya.

Adapun untuk jadwal pelaksanaan penertiban, menurut Rafiqa, pihaknya menunggu informasi lebih lanjut dari Bawaslu.

“Informasi beberapa hari pekan lalu, pihak Bawaslu sudah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Liaison Officer (LO) masing – masing Paslon untuk penertiban secara mandiri. Sebenarnya sudah banyak APK yang ditertibkan, hanya kita melihat titik -titik mana yang merupakan fasilitas umum, serta tempat – tempat mana yang dibersihkan untuk pemasangan APK dari KPU.

Degan dilaksanakannya giat penertiban APK, kami berharap, kegiatan dalam rangka menyongsong Pilkada 2024 semakin aman tertib dan kondusif,” aku Raffiqah. (*)




Beri Kuliah di Dua Kampus Manado, Letjen TNI (Purn) Ajak Mahasiswa Terus Berinovasi

Manado, detiKawanua.com – Universitas Nusantara Manado dan Universitas Muhammadiyah Manado sukses menggelar kuliah umum yang menghadirkan pembicara utama Letnan Jenderal TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh, pada Selasa (5/11/2024).

Kuliah ini berfokus pada pemanfaatan bonus demografi dan tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, dengan perhatian khusus terhadap Sulawesi Utara.

Di Universitas Nusantara Manado, acara dihadiri oleh para peserta dari berbagai kampus swasta di Kota Manado. Dalam materinya, Jenderal Tuejeh membahas peluang bonus demografi yang dimiliki Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

Ia menekankan bahwa periode bonus demografi dapat menjadi momentum strategis untuk meningkatkan daya saing bangsa melalui pengembangan SDM yang unggul dan berkualitas.

Sementara itu, pada sesi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Manado yang diikuti oleh mahasiswa dari dua fakultas dan tujuh program studi, Jenderal Tuejeh menyampaikan materi mengenai tantangan yang dihadapi pemuda dalam menyongsong masa depan bangsa, khususnya dalam pengembangan SDM dan wawasan kebangsaan.

Dirinya mengajak para mahasiswa untuk terus berinovasi, mengembangkan diri dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang kuat guna menghadapi perubahan global yang semakin dinamis.

Acara kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Manado juga dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, para dosen, dan mahasiswa. Kedua kuliah umum ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan pemahaman mahasiswa mengenai peran serta kontribusi yang dapat mereka berikan dalam pembangunan bangsa.

Kegiatan kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada mahasiswa serta meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya peran SDM dalam menghadapi tantangan era modern, sekaligus menyambut peluang dari bonus demografi bagi kemajuan Sulawesi Utara dan Indonesia. ***




Dua Oknum Anggota Polres Minahasa Viral Bersama Salah Satu Cagub diperiksa Propam Polda Sulut

ilustrasi.

Manado, detiKawanua.com – Polda Sulawesi Utara (Sulut) melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), memeriksa dua anggota polisi dari Polres Minahasa terkait viralnya foto yang menunjukkan mereka berpose dengan tim sukses (timses) salah satu pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur.

Foto tersebut menuai perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran terkait netralitas Polri dalam Pilkada Serentak 2024.

Kepala Bidang Humas Polda Sulut, Kombes Pol Michael Irwan Thamsil, membenarkan pemeriksaan tersebut dan menegaskan pentingnya menjaga netralitas Polri selama proses pemilu.

“Kedua anggota Polri yang bersangkutan telah dipanggil dan sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polda Sulut,” ujar Kombes Pol Thamsil pada Rabu (6/11/2024).

Ia menegaskan bahwa setiap anggota Polri wajib menjaga sikap netral dalam perhelatan politik, sesuai peraturan yang berlaku.

Kombes Thamsil menyebutkan sejumlah regulasi yang mengatur ketentuan tersebut, di antaranya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 Pasal 5 huruf B tentang disiplin anggota Polri, serta Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 Pasal 4 huruf H yang mengharuskan anggota Polri untuk bersikap netral dalam kehidupan politik.

“Aturan ini menegaskan bahwa anggota Polri dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis demi menjaga kehidupan bernegara yang tertib dan bermasyarakat. Netralitas adalah kewajiban mutlak bagi setiap anggota Polri,” jelas Kombes Pol Thamsil.

Polda Sulut juga memastikan bahwa setiap pelanggaran netralitas oleh anggota Polri dalam Pilkada akan ditindak tegas sesuai prosedur hukum.

“Sanksi yang dijatuhkan dapat berupa pelanggaran kode etik, disiplin, atau bahkan sanksi pidana, tergantung pada tingkat pelanggaran yang terbukti dalam pemeriksaan,” tutup Kombes Pol Michael Irwan Thamsil. ***




Bahas Ranperda Bantuan Hukum, DPRD Sitaro Kunker ke DPRD Sulut

SULUT – Sekwan Niklas Silangen bersama jajaran Kabag dan Kasubag menerima kunjungan kerja dari Anggota DPRD Kabupaten Sitaro, Selasa (05/11/2024) di kantor Dewan Sulut.

Maksud kunjungan dari DPRD Sitaro tersebut adalah melakukan konsultasi perihal Ranperda tentang Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin yang sementara direncanakan.

Para Anggota DPRD Sitaro yang tergabung dalam Komisi I dan II pun pada kesempatan itu meminta petunjuk dan penjelasan terkait Ranperda tersebut.

Sekwan Niklas Silangen dalm pemaparannya mengatakan bahwa di DPRD Sulut untuk Ranperda Bantuan Hukum ini telah di sahkan menjadi perda pada 2021 lalu.

“Perda ini atas Inisiatif DPRD Sulut. Tapi untuk teknisnya nanti akan dijelaskan secara langsung oleh Kasubag Perundang-undangan, Fabiola Sumampouw,” Ucap Niklas.

Kasubag Fabiola pun menjelaskan berbagai tahapan-tahapan sesuai dengan aturan kemendagri tentang produk hukum daerah.

Di tengah-tengah pertemuan itu, Anggota DPRD Sulut Tony Supit dan Vionita Kuera turut hadir. (*)




Pemkot Kotamobagu Gelar Pelatihan Perencanaan Anggaran yang Responsif Gender.

Kotamobagu- Dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender yang nyata di semua bidang pemerintahan, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kotamobagu mengadakan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) untuk tahun 2024.

Pelatihan ini berlangsung di Aula Bappelitbangda dan dibuka langsung oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Adnan Masinae, yang diikuti perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan empat kecamatan di Kotamobagu, Selasa (5/11/2024).

Adnan Masinae menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknis terkait pengarusutamaan gender (PUG) di lingkungan Pemkot Kotamobagu. “Dengan pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan untuk mengelola data partisipasi gender sehingga kita bisa lebih terukur dalam menerapkan PUG di Kotamobagu,” ujarnya.

Menurut Adnan, perencanaan dan penganggaran responsif gender sangat penting dalam memastikan keseimbangan peran laki-laki dan perempuan di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. “Gender bukan hanya soal perempuan, tetapi juga tentang keseimbangan peran di antara keduanya untuk mencapai sinergi sosial yang kuat, terutama di lingkungan keluarga,” tambahnya.

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga DP3A, Femmy Hamel, menambahkan bahwa pelatihan ini juga akan memperkuat proses pengumpulan data sebagai persiapan menuju penghargaan Parahita Ekapraya. “Ini pelatihan pertama PPRG dan PUG di Kotamobagu. Data yang dikumpulkan akan mendukung penginputan untuk penghargaan Parahita Ekapraya, yang menjadi kebanggaan kita,” jelas Femmy.  (*)




Ratusan Perangkat Desa ‘Mengadu’ di Kantor Bupati, Polres Talaud Panggil Pejabat BPKAD Terkait Anggaran Diera E2L

Foto Istimewa.

Talaud, detiKawanua.com – Tindaklanjuti unjukrasa para Kades pada Senin (4/11/2024) kemarin di Kantor Bupati Talaud, maka Kaban Keuangan Talaud Diperiksa Tipikor Polres, selain itu terkait dana ketahanan pangan (Hanpangan) pada rekening desa tahun anggaran 2024  diera Bupati E2L kembali meminta para pejabat dan unsur lain dimintai keterangan.

Dari informasi Penyidik Unit Tipikor Satreskrim telah mengudang dua orang pejabat di BPKAD Talaud berinisial RG dan PD untuk memberikan klarifikasi.

RG diperiksa selama kurang lebih 2 jam oleh penyidik, Selasa (5/11/2024) siang. Dihari yang sama, pada sore harinya, Usai RG, pemeriksaan selanjutnya dilakukan terhadap pejabat lainnya  berinisial PD. Saat datang ke Polres Talaud, keduanya mengenakan pakaian dinas harian (PDH) kheki.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K, M.H membenarkan  adanya pemeriksaan yang dilakukan terhadap beberapa pejabat di lingkup pemda Talaud.

“Kita menindaklanjuti dari unjuk rasa para kepala desa kemarin. Kita coba untuk mendapatkan klarifikasi dulu kemana itu gaji kepala desa yang tidak disalurkan. Ini ada beberapa dari Kepala OPD yang sudah coba kami panggil sehingga jelas arah dan tujuannya. Apabila memang nanti terlibat tindak pidana korupsi maka kita tindaklanjuti sampai pengadilan,” tuturnya.

Dikatakan, saat ini masih tahap permintaan klarifikasi, dan pihak Kepolisian masih mempelajari pasal mana dalam UU Tipikor  yang akan dikenakan.

“Nanti kita tinggal lebih pertajam pertanyaan maupun penyelidikan yang dilakukan,” katanya seraya menambahkan ke depannya pengeloaan  uang negara harus tepat sasaran dan sesuai aturan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Diketahui, saat menerima massa aksi unras kemarin, Pj Bupati Kepulauan Talaud Fransiscus E. Manumpil menyampaikan terkait dana yang tidak ditata di APBD yang menggunakan penghasilan tetap (Siltap) pemerintah desa dan operasional perangkat desa akan berurusan dengan aparat penegak hukum (APH).

“Saat ini untuk Siltap, ada beberapa desa yang penggunaannya tidak sesuai dengan anggaran belanja dana desa. Namanya belanja ketahanan pangan. Ini tidak tidak ditata dalam APBD 2024,” tandas Manumpil. ***