PJ Wali Kota Hadiri Evaluasi Kinerja Penjabat Wali Kota Masa Jabatan Triwulan 1 di Kemendagri RI.

Kotamobagu- Pj. Wali Kota Kotamobagu Abdullah Mokoginta, SH., M.Si., hadiri Evaluasi Kinerja Penjabat Wali Kota Masa Jabatan Triwulan 1 di Kemendagri RI. Rabu (13/12/2024).

Evaluasi dilaksanakan di lantai 8 gedung Inspektorat Jenderal Kemendagri RI, oleh Tim Evaluator yang ditunjuk oleh Menteri Dalam Negeri untuk melaksanakan evaluasi kinerja para Pejabat Kepala Daerah.

Statement Abdullah Mokoginta, tentu memberikan apresiasi. “Apresiasi dan penghargaan kami sampaikan kepada Tim Evaluator Itjen Kemendagri. Terima kasih telah melaksanakan evaluasi pada hari ini. Poin-poin catatan dari pelaksanaan evaluasi ini tentu akan menjadi bahan masukan dan menjadi perhatian kita bersama untuk dilakukan perbaikan-perbaikan ke depan. Kami bersyukur evaluasi berjalan sesuai yang diharapkan,” ucapnya.

Sedangkan Sekda Sofyan Mokoginta, SH., ME, juga mengurai tanggalannya. “Ya hari ini dilaksanakan evaluasi terhadap kinerja penjabat Wali Kota Kotamobagu. Pada prinsipnya evaluasi kinerja Penjabat Kepala Daerah hari ini adalah tahapan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk melihat sudah sejauh mana program kegiatan pemerintah daerah, khususnya pada periode masa jabatan penjabat kepala daerah berjalan sesuai perencanaan,” ungkapnya.

Berbagai upaya maupun strategi pemerintah daerah dalam pelaksanaan program kegiatan tadi semuanya dipaparkan oleh Pak Penjabat Wali Kota, dan semuanya dievaluasi, mulai dari penanganan inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, pelayanan publik hingga berbagai program unggulan lainnya. Alhamdulillah tahap evaluasi berjalan dengan baik dan lancar.

Sekadar diketahui, yang hadir sejumlah pejabat Kemendagri yang masuk dalam Tim Evaluator, serta para pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu. (*)




Debat Terakhir, E2L Sebut Tanggal 27 November Jangan Lupa Pilih Nomor Urut 3

Sulut, detiKawanua.com – Dalam debat pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (12/11/2024) malam, Cagub Elly E Lasut (E2L) blunder dengan menyebut pilih nomor urut 3 saat ia memaparkan visi dan misi debat.

Padahal E2L dan Hanny Joost Pajouw (HJP) merupakan paslon nomor urut 2.

Adapun pemilik Nomor 3 yakni paslon Steven Kandouw dan Denny Tuejeh (SK-DT), mengatakan bahwa itu tanda-tanda kemenangan.

“Itu tanda-tanda alam, dalam acara yang di lihat di seluruh Indonesia, terus kita memberikan kesalahan dasar, itu berarti tanda-tanda pasangan SKDT akan jadi Gubernur dan wakil Gubernur Sulut,” ujar SK saat konfrensi pers.

SK pun sangat bersyukur tahapan debat terakhir sudah selesai dan berjalan dengan baik.

“Saya menilai dalam debat, itu subjektif tapi teman-teman yang boleh menilai bagaimana penguasaan materi, penguasaan konsep dan mengejawantahkan, menginformasikan visi dan misi,” terangnya.

Menurut SK, dari awal sampai akhir SK-DT sudah memperlihatkan kemampuan, untuk penguasaan materi-materi yang sudah di berikan oleh KPU Sulut.

“Apabila SKDT dipercayakan oleh rakyat, di setujui oleh Tuhan dan maha kuasa, pasti kami akan memberikan yang terbaik, yang aman, damai dan sejahtera untuk masyarakat Sulut,” ungkapnya.

Selain itu SK mengatakan bahwa di pesta demokrasi ini masyarakat harus happy dan ceria, tidak boleh ada ketakutan.

“Mari masyarakat Sulut mengahadapi tanggal 27 November ini, kita happy-happy saja jangan ada kecemasan dan takut-takut. Itu hanya upaya-upaya tapi intinya ini pesta milik rakyat dan milik masyarakat Sulut,” pungkasnya. ***




Tegas!, Jendral Alfred Tuejeh : Jangan Coba Rampas Kebebasan dan Kedaulatan Rakyat

SKDT saat tampil memukau di debat ketiga Pilgub Sulut yang digelar KPU Sulut. (Ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pada debat ketiga Pilkada Sulut, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Steven Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh (SKDT), mengakhiri sesi dengan seruan yang penuh makna tentang hak dan kebebasan masyarakat.

Dalam pernyataan penutupnya, Cawagub Sulut Alfred Denny Tuejeh (ADT) menegaskan bahwa kedaulatan rakyat adalah esensi dari demokrasi, dan kebebasan ini adalah hak asasi yang harus dijunjung tinggi.

Dalam sesi penutup, ADT menyampaikan keprihatinannya atas situasi demokrasi di Sulawesi Utara. Menurutnya, kedaulatan rakyat tidak boleh diganggu apalagi dihilangkan, sebab hak ini melekat pada diri setiap manusia.

“Jangan coba-coba ada yang merampas kebebasan dan kedaulatan rakyat. Demokrasi kita di Sulut, khususnya dalam Pilkada ini, justru memalukan dan memprihatinkan,” tegasnya.

ADT menyerukan agar semua pihak lebih mengedepankan pendekatan positif dalam meraih hati masyarakat. “Kalau ingin memenangkan hati rakyat, lakukan dengan baik. Paparkan visi misi yang jelas, kasih makan berikan perhatian, buat mereka senang, berdayakan mereka agar sejahtera. Bukan dengan intimidasi atau menakut-nakuti. Biarkan rakyat bebas, biarkan mereka bahagia,” ujar ADT dengan penuh empati.

ADT mengutip filosofi lokal Sitou Timou Tumou Tou yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan orang lain, sebuah konsep yang ia yakini hanya dapat dilaksanakan oleh masyarakat Sulut dengan pemahaman mendalam dan ketulusan hati. Ia menegaskan bahwa pasangan SK-ADT memahami dan menghormati filosofi ini sepenuhnya.

“Paslon nomor 3, SKDT, tahu betul apa yang dimaksud dengan Sitou Timou Tumou Tou. Kami bekerja dengan hati nurani. Kami tidak sekadar bicara kami membawa visi yang nyata untuk Sulut yang lebih kuat, sebagai anugerah dari Tuhan,” ujarnya.

ADT kemudian mengakhiri pernyataannya dengan permintaan yang tulus kepada masyarakat Sulut.

“Saya minta tolong, jangan salah pilih. Pilihlah pasangan yang benar-benar membawa ketulusan, yang mengutamakan kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat. Tetap pilih nomor 3, SK-ADT, untuk Sulut yang kuat dan diberkati,” tutupnya. ***




Salah Sebut Nomor Urut, Alamanda Nay: E2L Dapat Promosi Gratis Dari Pendukung Lawan Politik

Sulut – Calon Gubernur Sulut nomor urut 2, Elly Engelbert Lasut (E2L) menjadi sasaran pendukung lawan politik saat pemaparan visi-misi yang tak sengaja menyebut agar masyarakat memilih pasangan nomor urut 3 dalam Pilkada 27 November 2024 mendatang.

“Saudara-saudara sekalian pada tanggal 27 nanti, pilih nomor 3 untuk gubernur dan wakil gubernur yang berkualitas,” ujar Elly Lasut yang langsung disambut tepuk tangan riuh pendukung nomor urut 3 Steven Kandouw-Alfred Denny Tuejeh (SK-DT).

Vidio ucapan tersebut pun dalam sekejap langsung bertebaran di sosial media sembari pendukung lawan politik membangun opini seakan-akan E2L mengintruksikan masyarakat untuk memilih SK-DT sebagaimana yang diucapkan E2L pada Debat Pamungkas Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilaksanakan KPU Provinsi Sulut di Grand Kawanua International City (GKIC) Manado.

Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Sahabat E2L Sulut, Alamanda Lianfong Nay (Lia) mengatakan, ada beberapa faktor kemungkinan sehingga Bupati Talaud ini salah dalam menyebut nomor urut yang seharusnya angka tersebut melekat pada dirinya yakni nomor urut 2, malah menyebut angka yang ditujukan pada pasangan calon lain.

Menurutnya, sekelas E2L yang telah malang melintang di dunia politik tidak mungkin salah menyebut angka pasangan calon lain kalau tidak ada maksud dan tujuan tersendiri pada saat debat terbuka. Apalagi debat tersebut disiarkan secara live di salah satu siaran TV Nasional yang kemudian disaksikan jutaan mata masyarakat Sulawesi Utara.

“Kalau seandainya bapak Elly salah menyebut angka, mungkin lumrah karena sifat manusiawi. Sengaja atau tidak sengaja diucapkan, terbukti popularitas E2L-HJP makin meroket di masyarakat dan menjadi tranding topik di jagad sosial media,” kata Lia, (Rabu, 13/11).

“Bisa jadi itu bagian dari strategi, buktinya coba cek di Facebook, Instagram, Tiktok dan medsos lainnya, Bapak Elly dapat promosi gratis dari pendukung lawan politiknya,” ungkapnya, sambil tersenyum.

Melihat kondisi politik yang tinggal menyisahkan beberapa hari lagi, Lia mengatakan, elektabilitas E2L-HJP akan terus meningkat sampai pada hari pemilihan.

“Terlepas benar tidaknya salah ucap tersebut, hal itu tidak akan berpengaruh pada pendukung bapak Elly. Karena E2L-HJP selalu terdepan dan makin dicintai masyarakat Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Sebelumnya, E2L usai debat terbuka mengatakan, kalau memang dirinya tidak sengaja menyebut angka 3. Menurutnya, hal itu biasa-biasa saja dan juga bisa dijadikan bagian dari strategi.

“Biasa itu. Kadang-kadang bisa dijadikan strategi. Tadi memang dipikiran kami menyebut angka 3. Tapi tidak apa-apa, sekaligus bantu-bantu endorse orang,” kata E2L sambil tersenyum, Selasa (12/11) saat Konfrensi Pers.




Terbaik se-Sulut Transformasi Digital, Pemkot Kotamobagu Raih GM-DTGI Award 2024.

Kotamobagu- Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu berhasil meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Terbaik di Provinsi Sulawesi Utara dalam ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) Award 2024.

Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan oleh Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Oktober lalu, dan pengumuman resminya diterima oleh Pemkot Kotamobagu pada tanggal 4 November 2024.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu, Mohamad Fahri Damopolii, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mendorong optimalisasi transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Kami tentunya sangat bersyukur atas capaian ini,” ujar Fahri, Senin 11 November 2024.

Program GM-DTGI yang diadakan oleh PKSI FEB UGM bertujuan untuk mengukur tingkat kesiapan dan implementasi transformasi digital di pemerintahan daerah.

Indeks ini mencakup evaluasi sejauh mana pemerintah daerah mengadopsi teknologi digital dan mengintegrasikannya ke dalam proses bisnis, sekaligus membantu mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

GM-DTGI menjadi alat penting dalam mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi kami di Pemerintah Kota Kotamobagu untuk terus mengoptimalkan sumber daya yang ada guna mendukung transformasi digital di daerah ini,” tambah Fahri Damopolii.

Menurutnya, pencapaian ini juga membuktikan bahwa upaya transformasi digital yang dilakukan oleh Pemkot Kotamobagu telah berjalan sesuai harapan dan mendapat pengakuan dari lembaga akademik yang kredibel seperti UGM Yogyakarta.

Dengan penghargaan ini, Pemkot Kotamobagu berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan publik berbasis digital serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif melalui pemanfaatan teknologi digital, demi kesejahteraan masyarakat Kotamobagu. (*)




Apel Rutin Kecamatan Kotamobagu Utara: Fokus Disiplin dan Pelayanan Publik.

Kotamobagu- Pemerintah Kecamatan Kotamobagu Utara menggelar apel rutin bulanan di halaman kantor kecamatan, Selasa (12/11/2024).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP-PKK kecamatan, Ketua BKMT, Ketua BPD/LPM, Ketua Lembaga Adat, para kader, Kapolsek Kotamobagu Utara, Danramil, KUA, serta seluruh Linmas se-Kecamatan Kotamobagu Utara.

Camat Kotamobagu Utara, Mohammad Edo Junaidi Mopobela, dalam arahannya menyampaikan bahwa apel bulanan ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan koordinasi antar pegawai serta memberikan evaluasi terkait pelayanan publik. “Apel rutin ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terus optimal. Kami ingin setiap pegawai di kecamatan, kelurahan, dan desa selalu siap melayani warga dengan baik,” ucapnya.

Pada apel ini, Camat juga memberikan apresiasi khusus kepada Desa Pontodon Timur dan Pontodon yang berhasil mencapai 100 persen realisasi pajak sebelum batas waktu yang ditentukan. “Kita berikan apresiasi kepada Desa Pontodon Timur dan Pontodon yang sudah mencapai target pajak 100 persen. Terima kasih kepada Ibu Sangadi dan Bapak Sangadi atas kerja kerasnya. Untuk desa dan kelurahan lain, tetap semangat dalam mencapai target,” tambahnya.

Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), Camat Kotamobagu Utara juga mengimbau seluruh masyarakat dan aparat untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar tercipta suasana yang kondusif. “Jelang pemilihan wali kota, wakil wali kota, serta gubernur dan wakil gubernur, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita masing-masing. Pastikan pilkada ini berlangsung dengan damai, aman, dan tertib,” pesannya. (*)




Transformasi Digital Terbaik se Sulut, Pemkot Kotamobagu Raih GM-DTGI Award 2024.

Kotamobagu- Pemerintah Kota Kotamobagu menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Terbaik di Provinsi Sulawesi Utara pada ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) Award Tahun 2024, yang dilaksanakan Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, pada Oktober lalu, Senin (11/11/2024).

Kadis Kominfo Kotamobagu Moh Fahri Damopolii menjelaskan, penghargaan ini diraih atas upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Kotamobagu dalam rangka mendorong optimalisasi pelaksanaan transformasi digital di tingkat daerah.

“Surat resmi dari PKSI FEB UGM Yogyakarta terkait pemberitahuan pemenang penghargaan sekaligus piagam penghargaan kami terima tanggal 4 November 2024. Kami tentu bersyukur atas capain ini,”ujarnya.

Fahri mengatakan, GM-DGTI yang diselenggarakan UGM Yogyakarta ini, dimaksudkan untuk mengukur kesiapan transformasi digital di pemerintah daerah, dan seberapa baik pemerintah daerah mengadopsi teknologi digital serta mentrasformasi proses bisnis yang ada.

Selain itu juga dimaksudkan untuk membantu pemerintah daerah dalam memahami aspek mana transformasi digital yang perlu ditingkatkan, mengidentifikasi dengan jelas area-area mana dalam penerapan transformasi digital yang belum optimal, termasuk menjadi alat yang kuat untuk mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan dalam transformasi digital di lingkup pemerintah daerah.

“Penghargaan ini tentu, menjadi pendorong bagi Pemerintah Kota Kotamobagu untuk terus mengoptimalkan sumber daya yang ada guna menunjang pelaksanaan transformasi digital di Kota Kotamobagu.
Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa proses pelaksanaan transformasi digital di lingkup pemerintah daerah telah berjalan sebagaimana yang diharapkan dan diakui oleh lembaga eksternal seperti UGM Yogyakarta,”ungkapnya. (*)




KPU Sulut Gelar Media Gathering Persiapan Debat Pamungkas Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur

Sulut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Media Gathering Persiapan Debat Publik Terbuka Ketiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Pada Pemilihan Tahun 2024 bersama ratusan jurnalis Provinsi Sulut.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Awaluddin Umbola, Anggota KPU Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Selasa (12/11) bertempat di Novotel Grand Kawanua, Kel Paniki Bawah, Kec. Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Awaluddin menyampaikan debat ketiga pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur kali ini merupakan debat pamungkas untuk pemilihan yang tinggal menyisahkan kurang lebih 15 hari lagi.

Ia pun berharap debat sebentar nanti menjadi perhatian publik untuk menyaksikan debat dalam memaparkan visi-dan misi dari pasangan calon.

“Pelaksanaan debat sebentar akan diselenggarakan puku 19.00 Wita. Kami sudah berkoordinasi dengan LO Paslon dan penyelenggara debat yakni Kompas TV agar debat terakhir ini dapat terselenggara dengan baik,” Kata Awaluddin.

Awalluddin mengatakan, tema debat kali ini berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan wilayah perbatasan.
Ia berharap acara ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat agar materi debat ini dapat dikonsumsi oleh masyarakat secara langsung.

“Untuk masyarakat yang belum menyaksikan secara langsung, kami berharap perpanjangan tangan informasi ini dapat diteruskan oleh teman-teman jurnalis kepada masyarakat,” tandasnya.




Dugaan Kejahatan Demokrasi Politik Uang, SARA dan Mobilisasi ASN- TNI/Polri Disorot Bawaslu Sulut

Komisioner Bawaslu Sulut Donny Rumagit. (Ist)

Sulut, detiKawanua.com – Praktek dugaan intimidasi pasangan calon tertentu kepada aparat pemerintah seakan menjadi trading topik dihalayak ramai.

Banyak desakan kepada Bawaslu Sulut
Untuk segera bersikap tegas. Keluhan itupun disambut oleh pihak Bawaslu.

Komisioner Bawaslu Sulut Donny Rumagit menegaskan, pihaknya mengecam tahapan Pilkada dengan melakukan mobilitas ASN.
Koordinator Divisi dan penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulut ini ada 4 bentuk kejahatan demokrasi politik uang,politisasi SARA, dan mobilisasi ASN dan TNI Polri.

“Itu adalah ancaman demokrasi,” pungkasnya saat menjadi Narasumber pada sosialisasi tahapan Pilkada yang digelar KPU Sulut di Hotel Four Point Manado Sabtu(9/11/2024).

Ia mengajak media untuk melawan kejatahan demokrasi.

“Ketika kita sadar bahwa demokrasi saat ini sedang tidak baik baik mari kita lawan. Posisi media sangat strategis sebagai pemberita damai sejahtera,” tuturnya.

Menurutnya tugas pengawasan bukan hanya Bawaslu tetapi juga media sebagai pengawal demokrasi.” Mari bersama Bawaslu kita tegakan keadilan mewujudkan Pilkada yang benar benar demokrasi,” pungkas mantan aktivis GMNI ini. ***




Polres Talaud Marathon Periksa Pejabat, Terkait Dugaan Penyalagunaan Dana Hampangan diera E2L

Dok : Istimewa.

Talaud, detiKawanua.com – Setelah beberapa waktu lalu mengundang dan menghadirkan para Kepala Desa, Kepala BPKAD, Kabid Anggaran BPKAD, salah seorang Kabid di DP3APMD bersama operator dan sejumlah Camat untuk dimintai klarifikasi terkait adanya laporan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan penyaluran Dana Ketahanan Pangan (Hanpangan) saat era Bupati Elly Engelbert Lasut (E2L), pada rekening desa tahun anggaran 2024.

Pada Senin (11/11/2024), jajaran Polres Kepulauan Talaud melalui Unit Tipikor Satreskrim melakukan Permintaan klarifikasi terhadap Kadis DP3APMD berinisial SM, Kadis DKPP berinisial DG, Bendahara BPKAD berinisial SP dan Camat Kalongan berinisial PN serta Camat Tampan’ Amma berinisial RM dan Kades Bambung Berinisial DM.

Kelima PNS dan perangkat tersebut dimintai klarifikasi oleh Penyidik Unit Tipikor mulai pukul 10. 00 Wita hingga pukul 14.00 Wita atau kurang lebih 3 jam pemeriksaan.

“Pemeriksaan marathon terhadap sejumlah pejabat di lingkup pemda, kecamatan dan unsur lainnya terkait dugaan penyalahgunaan penyaluran Dana Ketahanan Pangan (Hanpangan) pada rekening desa tahun anggaran 2024 memang sedang kami lakukan,” ujar Kasat Reskrim AKP Manuel J.Bansaga, SH
saat mendatangi Polres Kepulauan Talaud, para PNS ini mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) Kheki serta perangkat memakai kemeja dan kaos. ***